NovelToon NovelToon
Transmigrasi Carra

Transmigrasi Carra

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Time Travel / Transmigrasi ke Dalam Novel / Identitas Tersembunyi / Penyeberangan Dunia Lain / Chicklit
Popularitas:35.9k
Nilai: 5
Nama Author: iiyn_blue

TRANSMIGRASI

Yah.. Mungkin itu nama yang cocok untuk situasi Carra saat ini yang tiba-tiba saja terbangun di dunia antah berantah dengan dirinya yang memasuki raga seorang gadis cantik bermata biru pekat sepakat lautan dalam yang menghanyutkan.

Entah bagaimana dirinya bisa masuk ke dalam raga gadis yang Carra ketahui bernama Carla Ransiska Atmaja ini, nama yang hampir mirip dengan namanya.

Dibalik kejadian yang tak masuk akal ini, ada sebuah misteri yang membuat Carra mau tak mau harus mengungkap tuntas misteri itu. Agar dirinya bisa kembali ke raganya seperti semula. Itu adalah kunci satu-satunya yang akan mengantarkan Carra kembali ke raganya.


Baru belajar menulis! Maaf kalau gak sesuai ekspetasi, mohon jangan terlalu berharap!


#Cover by pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iiyn_blue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 9

Pagi harinya kedua orang tua Carra menyuruhnya untuk menemani Calvino ke mall untuk membeli baju untuk Calvino, karena Calvino hanya membawa beberapa baju saja.

Carra menurut saja karena sekolah juga masih libur jadi tidak masalah untuk Carra, sekalian jalan-jalan juga, daripada dirumah terus Carra merasa jenuh juga lama-lama.

Sekarang Carra dan juga Calvino sudah sampai di salah satu mall terbesar dikotanya.

Calvino segera memarkirkan mobilnya lalu segera memutari mobil dan membukakan pintu untuk Carra. Mereka berdua tidak diantar supir melainkan menggunakan mobil sendiri, itu atas permintaan Calvino yang ingin menghabiskan waktunya berdua saja dengan Carra. Namun mereka tetap dijaga oleh beberapa bodyguard yang mengikuti mereka.

Sekarang mereka berdua sudah memasuki mall besar tersebut, banyak pasang mata yang menatap kearah mereka berdua dengan tatapan kagum dan juga iri. Kagum karena Calvino dan Carra memillik wajah yang sangat menawan hingga membuat keduanya sangat cocok menjadi pasangan, lalu iri karena melihat mereka yang sangat sempurna itu bagai melihat putri dan pangeran.

Lalu mereka segera pergi ke toko baju untuk membeli beberapa baju untuk Calvino.

Setelah mereka sudah membeli beberapa baju untuk Calvino mereka berdua memutuskan untuk ke restoran di mall tersebut. Sedangkan baju-baju Calvino dibawa oleh bodygard yang ditugaskan untuk menjaga mereka berdua.

"Ayo kita makan dulu" Carra mengangguk saja, karena dia juga sudah lapar.

"Mau pesen apa?" Carra melihat-lihat didaftar menu untuk mencari makanan yang ingin dipesannya.

"Aku pesen Spaghetti, minumannya Jus Alpukat" Carra menutup buku menu itu memberikannya kepada Calvino.

"Oke. Spaghetti dua, Espresso satu, Jus Alpukatnya satu" Calvino menyerahkan buku menu itu kepada pelayan setelah menemukan apa yang ingin di pesanannya. Pelayan tersebut membungkuk sopan lalu segera pergi memesankan makanan yang dipesan Carra dan juga Calvino.

Sambil menunggu pelayan mengantarkan pesanan mereka, Calvino mengajak Carra untuk mengobrol.

"Bagaimana sekolahmu Honey, apakah ada yang menggodamu?" Calvino memegang kedua tangan Carra yang berada diatas meja.

Carra melihat kearah Calvino lalu menjawabnya dengan tersenyum manis. "Tentu tidak ada kak" Tidak mungkin Carra menceritakan kepada Calvino bahwa banyak yang menggodanya bukan?. Melihat sifat posesif yang Calvino miliki kepada Carla itu sudah cukup untuk Carra tak menceritakannya, karena bisa saja Calvino berbuat nekat dengan orang-orang yang berani menggodanya.

Calvino menatap Carra dalam seolah tidak percaya dengan ucapan yang baru saja Carra katakan. Bagaimana pun juga Carra sangatlah cantik, tentu pasti banyak yang menggoda gadisnya ini bukan?.

"Benarkah?"

Carra mengangguk. "Benar kak" Carra tersenyum manis mencoba meyakinkan Calvino bahwa tidak ada yang menggodanya.

"Baguslah kalau tidak ada yang menggodamu, karena kakak tidak akan membiarkan mereka begitu saja" Calvino tersenyum manis kearah Carra.

Carra tau ucapan yang diucapkan Calvino bukanlah bualan semata. Karena menurut Carra, Calvino bukanlah orang yang ingin apa yang dimilikinya dimiliki oleh orang lain. Jadi Calvino pasti akan melakukan apapun agar apa yang dimilikinya tidak diambil oleh orang lain.

Carra sudah menebak jika Calvino menyimpan perasaan terhadap pemilik tubuh asli ini-Carla. Karena terlihat jelas dimatanya yang mendambakan Carra dan tatapannya yang penuh dengan obsesi itu, dan tindakannya yang tidak seperti kakak sepupu terhadap adiknya membuatnya dapat langsung menyimpulkan jika Calvino menyimpan perasaan terhadap Carra.

Jangan salah di kehidupannya dulu Carra sudah banyak melihat tatapan para pria yang melihatnya dengan penuh damba, jadi tidak susah untuk Carra memahami arti tatapan yang diberikan Calvino untuknya.

Di tengah perbincangan mereka, seorang pelayan datang dengan membawa pesanan yang dipesan oleh Carra dan juga Calvino. Lalu mereka berdua segera memakan makanannya dengan tenang.

Setelah mereka berdua sudah selesai dengan makanannya, mereka berniat untuk mampir ke-bioskop untuk menonton salah satu film yang saat ini sedang populer. Kegiatan mereka terus berlanjut hingga malam tiba tepat jam 22.00 malam mereka baru akan pulang.

Namun ditengah jalan ketika mereka ingin pulang, mereka melihat banyak para pemuda yang sedang tawuran di jalan, sehingga mereka harus memutar balik mobilnya untuk memilih jalan lain.

Memang jalan yang dilalui oleh Calvino sedikit sepi, karena hanya jalan ini yang lebih cepat sampai kemansion Atmaja, jadi Calvino lebih memilih jalan ini, namun mereka malah dihadang oleh para pemuda yang sedang tawuran.

Calvino yang ingin memutar mobilnya dia urungkan karena Carra yang memintanya untuk berhenti sebentar.

Carra melihat kearah depan mencoba menajamkan penglihatannya, disana terlihat jelas enam orang yang sangat Carra kenali sedang bertarung. Sepertinya mereka sedang bertarung dengan geng musuh mereka. Siapa lagi kalau bukan Arka dkk.

"Kau kenal dengan mereka?" Calvino menatap datar carra.

Carra yang ditanya mengalihkan pandangannya kearah Calvino. "Tentu. Mereka teman sekelasku"

"Kau dekat dengannya?" Calvino bertanya lagi dengan menekankan ucapannya. Calvino seperti tidak ingin jika Carra dekat dengan cowok lain, dan jika itu terjadi maka tunggu saja apa yang akan Calvino lakukan kepada cowok yang berani dekat dengan gadisnya. Ya Calvino sudah menganggap Carra sebagai gadisnya, meng-hak paten kan Carra hanya miliknya, orang lain tidak boleh mengambil Carra darinya, dan itu tidak akan pernah Calvino biarkan itu terjadi.

Karena tidak ingin membuat Calvino curiga, Carra memilih untuk pura-pura tidak mengenali Arka dkk. "Tidak." Carra menggelengkan kepalanya. "Aku hanya sekedar mengenal nama mereka saja" Lanjutnya menambahi.

Calvino tersenyum mendengar ucapan Carra. "Baguslah" Calvino mengelus pelan puncak kepala Carra, lalu Calvino segera memutar mobilnya, melajukannya ke-mansion Atmaja.

...

Setelah beberapa hari ini sekolah libur, akhirnya hari ini tepatnya hari senin sekolah sudah mulai berangkat lagi.

Sekarang Carra sedang bersiap, mematut dirinya didepan cermin panjang yang berada dikamarnya. Carra sudah memakai seragamnya di hari senin, lalu rambut silver kebiruan nya kali ini Carra mengikatnya menjadi satu, Carra memakai sepatu berwarna hitamnya yang sedikit tinggi.

Setelah dirasa sudah semuanya Carra segera turun kebawah tak lupa mengambil tas hitamnya yang berada di atas kasur lalu setelah itu Carra segera turun menuju meja makan.

"Pagi pah, mah, kak" Sapa Carra. Lalu setelahnya dia segera duduk di samping mamah Laras, didepannya ada Calvino, papah Sandrio duduk diujung meja.

"Pagi sayang/dek" Jawab mereka bertiga secara bersamaan.

Setelahnya mereka ber-tiga memakan sarapannya dengan hikmat.

"Nanti kamu mau berangkat sama Carra diantar supir atau memakai mobil sendiri Vin?" Tannya papah Sandrio.

"Aku pakai mobil sendiri saja om sama Carla, kamu mau kan dek?" Carra yang ditanya oleh Calvino hanya mengangguk saja mengiyakan, toh jika dia menolak pun tidak bisa karena pasti Calvino akan memaksanya berangkat bersama dengannya.

"Yasudah, hati-hati dijalan, jangan ngebut loh ya!" Ucap mamah Laras mewanti-wanti mereka berdua.

"Baik tante"

"Kami berangkat dulu ya om, tante"

"Kami berangkat pah, mah"

Mereka berdua segera masuk kedalam mobil setelah berpamitan dengan papah Sandrio dan juga mamah Laras.

Setelah beberapa menit mereka berdua sudah sampai di sekolah DHS, mereka segera turun dengan Calvino yang membukakan pintu mobil untuk Carra.

Setelah mereka berdua turun terlihat banyak para siswi yang langsung berteriak heboh saat melihat wajah rupawan Calvino, apalagi dia berangkat dengan Carra yang sudah diberikan julukan sebagai queen DHS dan siswi tercantik se-sekolah.

Ya setelah Carra menjadi siswi baru di sekolah DHS Carra langsung dibandingkan dengan queen DHS sebelumnya yaitu Verana yang sebelumnya digadang-gadang sebagai siswi tercantik, namun sekarang posisinya sudah digeser oleh Carra saat Carra menjadi siswi baru di sekolah DHS ini.

"Ayok kak, aku anter ke ruang kepsek" Calvino mengangguk lalu mereka berdua segera pergi dari parkiran menuju ruang kepsek.

Sedangkan di parkiran motor, tepatnya diarea parkiran yang biasanya ditempati oleh Arka dkk, mereka yang melihat Carra berangkat dengan seorang cowok langsung berteriak heboh.

"Anjir! siapa tuh yang berangkat sama cewe gue!" Teriak Bailen heboh.

Plak.

"Cewe gundulmu!" Bailen mengelus belakang kepalanya yang baru saja di geplak oleh Valo.

"Carla kan emang cewe cok?!" Sewot nya.

"Ya emang! siapa yang bilang Carla cowo sat!"

"Lah lo tadi yang bilang"

Valo menatap kesal Bailen. "Maksud gue Carla bukan cewe lo anj!" Emosi sudah Valo dengan Bailen.

Bailen hanya cengesan melihat Valo yang sudah emosi itu. Memang jika didekat Bailen itu bawaannya emosi terus, Bailen yang suka memancing emosi, sedangkan Valo yang hanya memiliki stok kesabaran setipis tisu dibagi seribu, perpaduan yang sangat amat bertolak belakang bukan?, namun walaupun begitu mereka berdua malah yang selalu terlihat kompak, apalagi jika sudah menyangkut cewe cantik, beh.. jangan ditanya lagi bagaimana senangnya mereka saat menggosipi cewe cantik.

Sedangkan sahabatnya yang lain hanya terkekeh melihat kelakuan mereka berdua, mereka sudah biasa melihat perdebatan antara mereka berdua itu. Hanya Black dan Arka tentu nya yang tidak menanggapi ucapan Bailen dan Valo.

Mereka berdua malah sedang menatap tajam punggung Carra dan juga Calvino yang sudah mulai menghilang. Jika Arka mungkin wajar menatap tajam Carra karena dia sedikit memiliki ketertarikan terhadap Carra, namun mengapa Black juga ikut menatap tajam Carra?, seakan akan Black juga tak rela jika Carra bersama dengan cowok lain. Tapi bukankah Black hanya pernah berinteraksi sekali dengan Carra waktu di Restoran?, apakah Black juga tertarik dengan Carra?.

"Lo hanya milik gue Carla!" Batin Arka menatap tajam Carra, matanya berkilat penuh obsesi terhadap Carra.

"Kira-kira siapa ya yang berangkat sama Carla?" Ujar Adrisna.

"Melihat perlakuan manis tuh cowok, jangan-jangan pacarnya lagi?" Tebak Valo.

"Tapi gak mungkin deh kayaknya"

"Kenapa gak mungkin? lo cemburu ya No?" Bailen memicingkan matanya curiga kearah Abino.

Abino yang dicurigai menatap tajam Bailen. Tentu saja dia sedikit cemburu, dia kan memang menginginkan Carla menjadi pacarnya.

"Cabut!" Mereka yang mendengar ucapan Arka, mau tak mau harus menghentikan perdebatan mereka, lalu segera beranjak pergi ke kelas mereka.

1
Dewi Yanti
suka visual carra
IndraAsya
👣👣👣
putri cobain 347
up terus kak
putri cobain 347
absen kk, follback putri kak
Oma yeni*🦋
like plus komen plus subscribe 🥰
Oma yeni*🦋
mampir menyapa 🥰
🇮  🇸 💕_𝓓𝓯𝓮ྀ࿐
Tante /Facepalm/
🇮  🇸 💕_𝓓𝓯𝓮ྀ࿐
kunti... bogel?
Kunti bertubuh kurcaci ya/Joyful/
🇮  🇸 💕_𝓓𝓯𝓮ྀ࿐
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
🇮  🇸 💕_𝓓𝓯𝓮ྀ࿐
ho judes ya
🇮  🇸 💕_𝓓𝓯𝓮ྀ࿐
mirip tapi tidak kembar?
🇮  🇸 💕_𝓓𝓯𝓮ྀ࿐
ungkal buat ngasah golok bukan🤔
🇮  🇸 💕_𝓓𝓯𝓮ྀ࿐
toloooong aku tenggelam
🇮  🇸 💕_𝓓𝓯𝓮ྀ࿐
play girl 🤔
🎀⃝ ᥊іᥲ'ᥱr
okelah 5 kopi meluncurr~
🎀⃝ ᥊іᥲ'ᥱr
sumpah ngakak bagian ini🤣🤣🤣
🎀⃝ ᥊іᥲ'ᥱr
anj ayyy/Facepalm/ tipe mc cwe yg anti naif kah
🎀⃝ ᥊іᥲ'ᥱr: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 2 replies
🎀⃝ ᥊іᥲ'ᥱr
menarik nih/Facepalm/ w suka cara dia bicara dalam hati
🎀⃝ ᥊іᥲ'ᥱr
wth.... baru mulai🗿
🎀⃝ ᥊іᥲ'ᥱr: blm baca si, baru aja mulai udh salfok ma julukannya🗿
total 2 replies
Bening
akhirnya ceritanya di lanjutkan semangAt untuk priyn..
segelas kopi meluncur
.maaf cuma biza balez ini
pri: hehe iya gpp kok kak, aku mlh terimkasih bnget sma kak bening.. trimksih atas dukungannya kak/Kiss/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!