NovelToon NovelToon
Aisyah, Istri Kedua Ku.

Aisyah, Istri Kedua Ku.

Status: tamat
Genre:Poligami / Aliansi Pernikahan / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:65k
Nilai: 4.9
Nama Author: L-viie Ann

Menikah tanpa cinta, tidak pernah ada dalam agenda ku. Tapi aku kalah dengan kekuasaan Omah, sehingga terpaksa menikahi Aisyah, gadis bercadar pilihan nya.
Amira kekasih hati ku, tidak bisa terima itu. Ia melakukan percobaan Bu Nuh diri namun bisa diselamatkan.
Aku tidak ingin kehilangan Amira, sehingga ku putuskan untuk menikahi nya bersamaan dengan malam inai di rumah ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L-viie Ann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KESEPAKATAN

POV AISYAH

Aku mengenal nya sejak aku masih sekolah menengah pertama. Pada saat itu, aku tengah menemani Datuk melakukan cuci darah rutin di sebuah rumah sakit.

Ketika aku tengah duduk di ruang tunggu, ada sebuah keluarga yang nampak panik. Mereka mencari golongan darah AB negatif. Dan golongan darah tersebut memang sangat langka. Kebetulan sekali golongan darah ku AB negatif.

Jadi aku berinisiatif untuk mendonorkan darah ku, mereka sangat berterimakasih sekali kepada ku. Nyawa seorang pria yang mungkin sudah berusia hampir dua puluh tahun bisa selamat karena darah yang ku donor kan untuk nya.

Pria itu cukup tampan, membuat ku jatuh hati untuk pertama kalinya. Namun setelah itu, aku tidak bertemu dengan nya lagi. Pada saat Datuk melakukan cuci darah rutin nya kembali, dia sudah pulang.

Jujur aku sedikit kecewa, karena belum sempat menyapa pria itu secara langsung. Hanya keluarga nya saja yang menanyakan banyak hal tentang diriku. Sekolah dimana ? Alamat rumah ? Dan tentang identitas keluarga.

" Aneh, Datuk sudah tidak perlu bayar lagi tagihan rumah sakit " Ucap Datukku begitu dia selesai cuci darah.

" Kok bisa Tuk?"

" Entah, katanya sudah ada yang bayar " Jawab Datukku.

Aku yang masih belum mengerti apa-apa, tidak pernah berpikir jika sebenarnya keluarga besar pria itu yang menanggung semuanya.

Waktu berlalu, mungkin saat itu aku sudah menginjak kelas dua SMA. Aku bertemu lagi dengan keluarga besar itu di rumah sakit. Dan kini lagi-lagi pria itu membutuhkan pendonor sumsum tulang belakang. Katanya pria itu sakit leukimia.

Aku ingin menolong, hanya saja ini adalah operasi besar . Datuk harus tahu, beda dengan donor darah yang bisa dilakukan dalam waktu lima belas menit saja.

Mendengar aku akan mendonorkan sumsum tulang belakang ku, Datuk sempat melarang. Namun aku bersikeras dengan niatan ku yang akhirnya Datuk pun setuju setelah mendengar alasan ku.

" Jarang-jarang loh Tuk manusia bisa berguna untuk orang lain "

Datuk diam saja dan akhirnya mengijinkan aku melakukan hal yang sangat mulia.

Untuk kedua kalinya aku berhasil menyelamatkan pria itu dari kematian. Keluarga nya memberikan banyak hadiah untuk ku dan Datuk, namun aku menolak. Datuk pun sependapat dengan ku.

Akhirnya mereka menjalin hubungan kekeluargaan dengan aku dan Datuk yang memang hanya hidup berdua saja.

Ketika Datukku meninggal dunia karena ginjalnya sudah rusak parah. Aku pun dijaga oleh keluarga tersebut. Sebenarnya mereka ingin memboyong ku ke rumah besar itu, namun aku menolak. Karena wasiat Datuk, aku tidak boleh meninggalkan rumah itu kecuali aku menikah.

Pada saat itu aku sudah masuk di bangku kuliah semester pertama.

Untuk menyambung hidup, aku mencoba berjualan secara online. Dan Alhamdulillah semua berjalan lancar, usaha online ku laris manis sehingga aku mampu membeli sebuah ruko untuk ku jadikan sebuah toko.

Hingga tiba di semester lima, Perempuan paruh baya yang ku panggil Opung putri menyatakan untuk menikah kan aku dengan cucunya yang sudah ku selamatkan nyawa nya.

Tentu aku senang, dan tanpa pikir panjang menerima tawaran tersebut.

Tapi diluar dugaan, aku terkejut ketika mendengar pengakuannya di malam pertama kami. Dia sudah menikah dengan perempuan lain.

Jujur hati ini hancur, namun aku berusaha kuat. Kata-kata Datuk menjadi pondasi utama ku untuk bertahan.

 Kita sebagai manusia hanya bisa berencana, dan Allah yang menentukan. Jika takdir mu tidak sesuai yang kamu harapkan, maka bersabarlah. Allah sangat mencintai orang yang sabar dan ikhlas.

Aku berusaha sabar dan mencoba untuk ikhlas meskipun sulit. Semua ku jalani seperti orang tertatih-tatih.

Apalagi disaat aku melihat kemesraan suamiku dengan perempuan itu di atas balkon.

Ku hanya bisa memejamkan mata sambil terus berzikir agar dada ini tetap lapang.

" Say.. "

Panggilan manja Arumi membuat ku membuka mata. Ia tersenyum sembari duduk di atas meja kerja ku.

" Kau terlihat capek sekali "

" Buku yang ku pesan kamu bawa nggak ?" Ku alihkan pembicaraan, karena aku berusaha menutupi aib rumah tangga ku.

Arumi mengangguk seraya mengeluarkan buku-buku yang ku minta.

" Sepertinya pernikahan mu tidak baik-baik saja ?" Rupanya Arumi tetap saja membahas masalah yang ku hindari.

" Kata siapa?"

" Kau tidak usah berbohong padaku "

Aku beranjak lalu masuk ke kamar mandi untuk mengambil wudhu. Ini sudah jam sepuluh malam, dan aku belum melakukan sholat isya.

" Kalau butuh bantuan ku bilang ya... Jangan sungkan " Arumi sengaja berteriak supaya aku mendengar nya.

Ku hembuskan nafas panjang, lalu ku tatap wajah ku di depan kaca. Disini aku sanksi, apa aku bisa melalui cobaan ini seorang diri ?

Belum seminggu menikah sudah mau cerai.. Pernikahan ini atas permintaan keluarga dari pihak laki-laki, meskipun sebenarnya aku memang menyukai Kak Wahyu.

Dan sekarang perceraian pun dari pihak mereka, seolah-olah diriku tidak memiliki hak untuk berpendapat.

 Jadilah perempuan yang memiliki jiwa ksatria, jangan mudah dipengaruhi oleh orang yang akan merusak mental dan kebahagiaan mu.

Wejangan Datuk kembali terngiang, aku hanya bisa meremas kuat tepian sisi wastafel yang licin.

Benar ! Aku harus membuat keputusan sendiri. Jangan mau diatur oleh orang lain. Dan sepertinya Opung putri memang suka mengatur, apapun keinginan nya harus dilakukan.

Mungkin seperti contoh pernikahan yang ku jalani. Sehingga membuat Kak Wahyu mengambil keputusan ekstrim dengan menikahi pacarnya secara diam-diam.

Tuuuuuuuuut

Sambungan telepon terdengar, sebelum aku menunaikan shalat, Aku ingin bicara dengan Opung. Supaya aku bisa sholat dengan khusyuk tanpa memikirkan semuanya.

" Hallo ?"

" Assalamualaikum Opung.. Apa Aisyah mengganggu ?"

" Tidak, ada apa Aisyah ? Tumben nelfon malem-malem begini ?" Seperti biasa, suara Opung sangat lembut.

" Maafkan Aisyah Opung, Aisyah ingin membicarakan masalah rumah tangga Aisyah dengan Kak Wahyu "

" Iya.. Terus ??"

" Aisyah ingin mengulur waktu untuk proses perceraian, Aisyah malu Opung. Belum seminggu sudah cerai.. Terus Opung akan menikahkan Aisyah dengan cucu yang lain, rasanya itu sangat memalukan untuk Aisyah "

Opung diam menyimak ucapan ku dengan baik.

" Jadi biar lah dulu sampai setahun, jika memang sudah tidak berjodoh ? Aisyah ikhlas "

" Maafkan Opung ya Aisyah, Opung sudah melakukan kesalahan besar dengan menikahkan Aisyah dan Wahyu "

" Tidak apa-apa Opung, Aisyah yakin Opung hanya ingin yang terbaik untuk Aisyah dan Kak Wahyu "

" Terimakasih Aisyah... Baiklah, jika itu keinginan Aisyah. Opung setuju "

" Alhamdulillah... Terimakasih ya Opung "

Lega rasanya, setidaknya nama baikku bisa diselamatkan. Masalah Kak Wahyu ? Biarlah dia hadapi semua sendiri. Aku juga sudah tidak perlu lagi menutupi semua perbuatannya.

1
ayu cantik
gantung
key lin
ceritanya bagus
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Rasain 🤪🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
baru nyadar ya
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Jangan" Amira kabur tuh 🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Rasain 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Makjleb tuh 🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
hadeuh 🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Sabar Aisyah 😌
neng ade
cerita nya bagus meski bnyk konflik
neng ade
ini beneran udh tamat.. kematian Aisyah masih menjadi misteri .. dan kehidupan Wahyu pun demikian setelah masuk pesantren lalu keadaan oma dan kedua ortu nya juga ga tau keadaan nya
neng ade
sebenar nya kemana Aisyah .. apa yg terjadi dngn nya hingga sampai 3 thn tak ada kejelasan sama sekali
neng ade
setelah Wahyu berjaya lagi si Anita kembali nempel
neng ade
rumit amat sih karena ego yg terlalu tinggi jadi ya gitu deh
neng ade
ga harus gimana gimana nikmati aja proses nya karena kamu tuh udah nyakitin terlalu dalam hati nya Aisyah ..
neng ade
pantas aja Mahfud tau klo Aisyah itu cantik ternyata dia melihat nya saat sedang sholat toh 😁
neng ade
kamu pasti akan shock jika tau siapa orang yg berhati malaikat itu ... asal km tau 2x dia menolong mu saat donor darah dan donor sumsum tulang belakang... dia itu istri sah mu yg udah km sakiti
neng ade
Aisyah hati mu begitu lembut . andai suami tau kalau kamu udah 2x menyelamatkan hidup dia pasti akan menyesal karena udah menyakiti hati mu
neng ade
nikmati aja prosesnya karena itu kan mau mu sendiri yg sangat mencintai Amira
neng ade
itu akibat nya udah membuat kecewa keluarga suami nu .. mari kita lihat bagaimana ke depan nya karena sekarang suami mu itu juga udah di pecat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!