Berawal dari sebuah kesepakatan untuk merebut perhatian seorang pria dan setelah itu meninggalkan nya setelah berhasil mengambil hati si pria tersebut. Sinta harus terjebak dalam situasi hatinya yang mulai mencintai Edzard Prayoga, pria beristri yang sudah membuatnya mengerti akan arti cinta. Keinginan untuk menyembuhkan sang ayah, nyatanya membawa Sinta dalam situasi yang rumit, akankah Ia tetap menerima Edzard setelah kesepakatan itu selesai? Ataukah justru dirinya harus meninggalkan pria beristri yang kini telah membuatnya benar-benar jatuh cinta?
Novel author yang bertajuk Pelakor untuk kali pertama, mohon untuk bijak karena kisah ini hanya fiktif belaka 🙏❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ibu mertua datang
Setelah beberapa saat, Kailee sudah berada di depan sekolahnya, Edzard mencium kening putrinya sebelum sang anak masuk ke dalam kelasnya.
"Daddy pergi dulu, ya! Kamu yang pintar nggak boleh nakal, nanti sepulang sekolah kalau Daddy ada waktu pasti Daddy akan mengajak Kailee jalan-jalan." ucap pria itu sembari mengusap pipi Kailee.
"Oke Daddy! Daddy hati-hati ya!" ucap Kailee pada Edzard yang mulai masuk ke dalam mobil diikuti Sinta. Sebelum Sinta pergi gadis itu juga tampak mencium pipi putri Edzard tersebut.
"Mbak Sinta pulang dulu, ya! Kailee nggak boleh nakal, muachh."
Akhirnya Sinta dan Edzard masuk ke dalam mobil, keduanya melambaikan tangan kepada Kailee yang sudah di dampingi oleh guru kelasnya, dan setelah itu kini tinggal Edzard dan Sinta yang berada di dalam mobil, meskipun ada sopir yang duduk di depan, agaknya Edzard bisa lebih leluasa bersama istri mudanya.
"Jika kamu butuh sesuatu, kamu tinggal bilang sama pelayan, aku sudah menyuruh salah satu anak buah ku untuk mengawasimu di rumah, Aku tidak mau terjadi apa-apa dengan istriku." ucapnya sembari merangkul pundak Sinta dan mencium kening gadis tersebut.
"Mas tidak perlu repot-repot, Saya bisa kok jaga diri sendiri." jawab Sinta. Edzard menatap wajah Sinta dalam-dalam seraya berkata, "Sekarang kamu adalah tanggung jawabku, Aku tidak akan biarkan siapapun menyakiti istriku, Aku hanya butuh meyakinkan Mama agar percaya jika Melinda telah melakukan hubungan terlarang dengan temanku sendiri, dan setelah Aku menemukan bukti-bukti yang kuat, disitulah Aku mempunyai alasan untuk menceraikannya, dan kita akan hidup bahagia selamanya." ucap pria yang kini sungguh-sungguh mencintai Sinta.
Kembali Sinta dibawa ke dalam pelukan Edzard, pria itu benar-benar mencintai istri mudanya, bersama Sinta Ia merasa menjadi laki-laki yang dihormati, yang disayangi dan menjadi laki-laki yang hebat, Sinta selalu memberikan kelembutan kepada nya, tidak pernah Sinta sekalipun berkata keras kepada Edzard, itulah yang membuat pria itu semakin menyayangi istrinya.
"Maafkan aku, Mas! Tidak lama lagi, setelah perceraian kalian berdua, Aku akan pergi jauh dari kehidupan kalian, Aku dan Ayah akan pergi dari sini untuk selamanya." Sinta membatin saat Edzard memeluknya penuh cinta.
Hingga akhirnya mereka tiba di depan kantor Edzard, pria itu mencium bibir Sinta sekilas, Ia berpamitan kepada istrinya sebelum Edzard benar-benar keluar dari mobil.
"Aku ke kantor dulu, kamu baik-baik di rumah." ucapnya sembari membuka pintu mobil. Sinta tersenyum pada laki-laki yang kini menjadi suaminya.
*
*
*
Sesampainya di rumah, Sinta di kejutkan dengan kedatangan seorang wanita paruh baya yang tiba-tiba saja berdiri di ruang tamu dengan menyilangkan kedua tangannya.
"Deg."
"Siapa wanita itu?" tanya Sinta yang belum pernah melihat sama sekali siapa wanita itu.
"Ma-maaf, Anda siapa?" tanya gadis itu. Dan wanita yang biasa pelayan memanggilnya dengan Nyonya Ratna tersebut mulai membalikkan badannya dan menatap wajah Sinta.
Ratna memperhatikan penampilan Sinta dari atas hingga bawah, semua yang ada dalam Sinta tak luput dari penglihatan Ratna.
"Kamu pelayan baru di sini?" tanya Ratna menyelidik. Sinta menganggap kepalanya.
"Iya, Saya pengasuh Kailee." jawab gadis itu apa adanya. Ratna berjalan menghampiri Sinta, dan wanita itu tampak memperhatikan keseluruhan penampilan Sinta dari depan, samping hingga belakang.
"Apa sudah lama kamu bekerja di sini?" kembali wanita itu bertanya.
"Baru satu bulan, Nyonya!" jawabnya polos.
"Satu bulan? Secepat itu gadis ini membuat putraku tergila-gila kepadanya, benar kata Melinda, gadis ini mempunyai pengaruh yang besar untuk menggoda Edzard, putraku! Kasihan sekali menantuku itu, gadis ini benar-benar harus di usir dari rumah ini." gumamnya sembari memicingkan matanya.
Rupanya Ibu dari Edzard berhasil di pengaruhi oleh menantunya, Melinda! Ternyata Melinda langsung melaporkan perselingkuhan Edzard dengan Sinta, pengasuh Kailee. Sehingga membuat Ratna datang ke rumah Edzard, untuk memastikan siapa gadis yang membuat putranya melupakan sang menantu.
Ratna pun mulai beraksi memperlakukan Sinta secara kadar.
"Hei kamu, kamu belum tahu siapa Aku, kan? Aku adalah Ibunya Edzard, Ratna Prayoga. Mertua nya Melinda, Dan kamu harus menuruti permintaanku, karena sesungguhnya kamu adalah pelayan di rumah ini." ucap Ratna dengan sinis.
Hari itu Ratna sengaja datang ke rumah Edzard untuk memastikan laporan menantunya mengenai kelakuan anaknya yang di gadang-gadang telah berselingkuh dengan pengasuh anak mereka. Ratna tampak memandang sinis kepada Sinta.
"Ja-jadi Nyonya adalah Mamanya Tuan Edzard? Maafkan Saya Nyonya, Saya tidak tahu!" ucap gadis itu dengan menundukkan kepalanya. Ratna menghampirinya dan spontan Ratna tiba-tiba saja mengangkat dagu Sinta dan berkata. "Kamu gadis yang cantik, Aku akui itu. Tapi, alangkah baiknya jika kecantikan mu itu Kamu gunakan tidak untuk mengambil perhatian anakku." Ratna menatap bola mata Sinta dengan tajam.
"A-apa maksud, Nyonya!" Sinta tidak mengerti dengan apa yang dimaksud oleh wanita itu.
"Jangan pura-pura bodoh! Aku sudah tahu semuanya, kamu sengaja kan ingin mengganggu rumah tangga anakku dan menantuku, dan Aku tidak akan biarkan kamu memisahkan Edzard dan Melinda, lebih baik sekarang kemasi barang-barang mu dan pergi dari sini sejauh mungkin, Aku akan memberikan uang berapapun yang kamu minta agar kamu segera pergi meninggalkan rumah ini." titah ibunda Edzard tersebut sambil menghempaskan wajah Sinta.
"Maaf, Nyonya! Saya tidak bisa melakukan hal itu kecuali Tuan Edzard sendiri yang meminta Saya untuk pergi." jawaban Sinta semakin membuat Ratna geram, wanita itu menghampiri Sinta dan dengan cepat menarik rambut Sinta ke belakang sehingga gadis itu pun tampak kesakitan.
"Awww ... Nyonya! Apa yang Anda lakukan?" pekik gadis itu sembari memegangi rambutnya yang di tarik kuat oleh Ratna.
"Dengar kamu gadis Pelakor, seharusnya tempat mu bukan di sini, tapi di jalanan, harusnya kamu menjajakan dirimu di jalanan, bukan di sini. Di sini adalah keluarga terhormat dan terpandang, kehadiranmu sudah mengganggu ketentraman keluarga putraku, Ayo! Pergi kamu dari sini!"
Ratna tampak menyeret tangan Sinta untuk keluar dari rumah Edzard, terlihat Meggy yang tertawa melihat Sinta yang di seret oleh Ibunya Edzard.
"Woooww ini benar-benar seru, Nyonya Melinda harus tahu!" Meggy merekam kejadian itu dan mengirimkannya kepada Melinda.
"Ampun, Nyonya! Jangan Nyonya, jangan usir Saya!"
"Pergi kamu Pelakor! Di rumah ini akan terjadi bencana jika kamu masih saja ada ada di sini, pergi!"
"Tunggu, Nyonya Ratna! Sebaiknya Anda berhenti!" seru seorang kepala pelayan yang merupakan wanita suruhan Edzard yang ditugaskan untuk mengawasi istri mudanya itu.
Ratna terkejut melihat kepala pelayan yang menghalangi jalannya untuk mengusir Sinta keluar dari rumah itu.
"Apa hakmu melarang Aku untuk mengusir gadis Pelakor ini! Aku adalah majikan mu!" ucap Ratna dengan kesal, karena wanita itu tampak melindungi Sinta.
"Maafkan Saya, Nyonya! Saya hanya melaksanakan perintah dari Tuan Edzard, tidak akan ada satu pelayan pun yang bisa keluar dari rumah ini kecuali atas izin dari Tuan Edzard." ucap wanita yang bernama Wuri itu.
"sial! Ternyata anakku benar-benar dibutakan cinta nya oleh pelayan ini, Aku tidak boleh tinggal diam, gadis ini harus pergi secepatnya dari rumah tangga putraku, akan ku buat kamu tidak betah tinggal di rumah ini, sehingga dengan sendirinya kamu yang akan minggat dari sini, hmm tunggu saja!" Ratna menatap sinis pada Sinta tidak berani melawan, mengingat Ratna adalah ibunya Edzard, dan tentu saja Ratna juga adalah Ibu mertuanya.
"Bagaimana bisa Aku melawan Ibu mertuaku sendiri, Andai saja Nyonya Ratna tahu hal yang sebenarnya, mungkin dia tidak akan tega melakukan hal ini padaku, Ya Tuhan! Kenapa nasibku seperti ini."
...BERSAMBUNG...
...BERSAMBUNG ...
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
CURIGA SI CRISAN INI ISTRI DIMAS, PSTI INGIN BLAS DENDAM KE MELINDA.
plg ga ada ksh smpe.nikah nasib melinda sama ibu nya dan smpe anak itu laghir. dipanjangin aja gpp
sukses
semangat
mksh
mantap