NovelToon NovelToon
SENJA

SENJA

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Patahhati / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:136.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Venny 22

Senja, seorang perempuan yang mencari kebenaran atas apa yang terjadi dalam keluarganya.
Ayah dan adiknya meninggal di hari yang sama, sedangkan Ibunya selama 3 tahun tidak dapat mengenalinya karena hilang ingatan.
Selain mencari siapa penyebab kehancuran keluarganya, Senja dihadapkan dengan kisah cinta yang mewajibkan dia harus memilih antara dokter Sandi atau pengusaha Rama Permana.

Apakah Senja akan menemukan orang yang menyebabkan Ayah dan adiknya meninggal?

Dan siapakah cinta sejati Senja??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Venny 22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dokter Sandi Bagaskara

 

Dari kejadian yang menimpa keluargaku,sebenarnya ada beberapa pria yang mencoba mendekati. Tapi aku selalu menolaknya, karena tekadku sudah bulat, aku gak akan memikirkan hidupku sebelum aku mengetahui siapa dalang dari pembunuhan ayah dan Jingga. Meskipun aku tahu, pasti ayah disana marah melihat anaknya seperti ini.

Sampai aku bertemu dokter yang merawat ibu, ia adalah dokter Sandi Bagaskara. Dia baik, ramah, cerdas tentunya dia sangat tampan. Dia memiliki bola warna yang kecoklatan, bibir yang tipis dan senyum yang menyejukan. Berkulit putih dan memiliki dada yang bidang. Ya, aku pernah menangis di dada bidangnya itu. Rasanya?jangan ditanya karena aku sangat nyaman berada di sisinya.

Seiring waktu ibu menjalani perawatan, aku semakin dekat dengan dokter Sandi. Ia selalu mengajak aku ke pesta pernikahan teman-temannya, kadang ia hanya butuh teman untuk makan malam.

Ketika aku dekat dengan dia, aku lupa akan kasus pembunuhan itu. Aku merasa dia pria yang baik dan sopan. Satu-satunya pria yang bisa mendekati aku ialah dia. Aku gak tahu perasaan aku ke dokter Sandi ini bisa dinamakan jatuh cinta atau hanya perasaan menghargai jasanya yang telah merawat ibu?

 

Yang jelas jantungku selalu berdegup kencang ketika didekatnya.

 

Seperti malam itu, aku pergi bersamanya untuk menemaninya makan malam di sebuah cafe yang memiliki view sangat indah. Kita disuguhkan pemandangan malam kota Jakarta, kerlap kerlip lampu menghiasi padangan. Alunan musik klasik sangat begitu indah didengar dengan semilir angin malam yang seakan menggoda rambutku untuk berayun kesana kemari.

 

"Gimana, kamu suka tempatnya?" tanya dokter Sandi.

"Suka banget dok, ini keren banget malah" jawabku.

"Aku sedang tidak bertugas, panggil nama saja, atau mas Sandi saja kalau kamu mau."

"Iya dok eh mas," ku tersipu malu.

"Aku pesenin makanan yang spesial disini ya!"

"Iya mas."

 

Sambil menunggu makanan datang, aku masih takjub dengan keindahan tempat itu. Aku mengamati sekitar, banyak sekali yang datang dengan pasangannya. Benar-benar tempat yang romantis.

 

"Senja, jangan bengong aja, ini kamu makan dulu, keburu dingin makanannya," dokter Sandi mengagetkanku.

"Gak bengong kok, aku cuma suka aja sama tempat ini," jawabku.

"Ini tempat favoritku!" ucap dokter Sandi sambil berkutat dengan makanannya.

"Ini juga akan jadi tempat favorit aku mulai sekarang hehe. Oh iya mas Sandi sering kesini sama siapa, pacarnya ya?" candaku.

"Pacar dari mana, aku sudah lama jomblo, mantanku meninggalkanku demi orang lain" jawab dia sambil tersenyum kecut.

"Maaf ya mas,aku membuka kisah lama."

"Gak apa-apa santai saja, aku sudah move on kok."

"Kamu gimana, sudah punya pacar?" tanya dia.

"Aku belum mau mengikat suatu hubungan, mas tahu kan apa tujuanku sekarang!"

"Ya ya ya, tentang laki-laki yang membunuh ayah dan adikmu kan?"

"Aku berjanji mas, akan menjebloskannya ke dalam penjara."

Uhuk..uhuk..uhuk.Tiba-tiba dokter Sandi seperti tersedak.

"Mas gak apa-apa kan?ini minum dulu!" aku memberikan air putih ke tangan dokter Sandi.

"Aku gak apa-apa oke, aku kaget dengan semangat kamu yang menggebu untuk menangkap pembunuh itu."

"Itu janji aku ke ibu mas, aku harus bisa nepatin janji aku itu."

"Semangat ya, aku gak bisa bantu apa-apa, tapi aku selalu mendoakan kehidupan kamu." sambil memegang tanganku di atas meja.

"Aku snagat berhutang budi sama kamu mas, kamu sudah mau merawat ibu dengan baik."

"Itu tugas aku, dan itu pekerjaan aku jadi kamu jangan merasa tidak enak ya."

"Iya mas"

♧♧♧

 

Malam itu bintang seakan menemani perjalanku pulang dari cafe romantis itu. Sepanjang perjalanan, aku dan dokter Sandi selalu bercanda, ya dia humoris orangnya tapi kadang humornya itu terasa garing tapi aku tetap suka dan aku bisa tertawa tanpa henti.

Untuk kesekian kalinya jantungku berdegup kencang dibuatnya, tiba-tiba dia memegang tanganku lagi di dalam mobil, dan sesekali ia cium dengan hangat.Aku tak bisa berkata apa-apa lagi, aku diam seribu bahasa kala itu.

Sesampainya di depan rumah, dia menahanku untuk keluar dari mobilnya. Tanganku dipegangnya dengan erat, dia memegang daguku dan dia mendekatkan wajahnya ke wajahku, lebih dekat dan dekat lagi. Entah mengapa aku memejamkan mata malam itu, dan tahu apa yang terjadi? dia berbisik padaku "Sampai jumpa di rumah sakit besok ya Senja", aku buru-buru membuka mata dan pintu mobil. Mungkin saat itu wajahku seperti udang rebus, konyolnya aku langsung masuk ke rumah tanpa mengatakan sepatah kata apapun ke dokter Sandi.

 

"Senja kenapa sih kamu, bodoh banget, masa iya gak bisa baca gerak gerik cowok sih?" ucapku sambil memukul-mukul bibirku.

Tiba-tiba gawaiku berbunyi, tertera nama Dokter Sandi memanggil.

"Halo Senja, kamu gak apa-apa kan? tanya dia di sebrang sana.

"Ah iya itu, aku gak apa-apa kok, tadi aku kebelet. Maaf ya tadi aku gak pamit sama kamu mas," gugup yang aku rasakan.

"Baguslah kalau kamu gak apa-apa!"

"Mas Sandi masih di jalan ya?" tanyaku.

" Iya,aku masih d jalan tepatnya aku masih d luar pagar rumah kamu."

"Apa, kamu masih di luar? tunggu aku ya!" ucapku sambil berlari ke luar rumah.

"Hai" dia melambaikan tangannya dan tersenyum.

"Kamu kok masih disini sih mas, udah malem juga, dingin tau."

"Abisnya kamu tadi lari ke dalem gitu aja, ya udah aku tungguin kamu disini."

"Maaf ya mas."

"Senja, aku mau ngomong sama kamu," dia memegang kedua tanganku.

"Ngomong apa?"

"Senja, sebenernya aku itu suka sama kamu dari pertama kita ketemu, waktu ibu pertama kali ke rumah sakit. Tapi aku tahan, mungkin ini perasan sesaat aja, tapi setelah 3 tahun berlalu aku semakin suka sama kamu."

"Aku baru berani jujur sekarang, karena memang aku takut kamu jadi benci ke aku." sambungnya.

"Mas Sandi ... " aku malah gak bisa lanjutin omonganku karena saking kagetnya.

"Aku tahu ini mendadak, tapi tolong dengerin aku ya Senja. Aku itu serius sama kamu, aku gak mempermasalahkan tentang keluargamu, aku cinta sama kamu."

"Ini, bukti cinta aku sama kamu." ujar dia sambil mengeluarkan cincin dari saku celananya.

"Mas Sandi, ini aku, aku gak tau harus apa." aku kaget sambil terbata-bata dan tak bisa ku sembunyikan rasa haruku.

"Will you marry me, Senja."

"Mas, sebenarnya aku juga suka sama kamu mas, tapi maaf aku belum bisa sekarang mas." jawabku lirih.

"Apa karena kasus pembunuhan itu?"

"Iya mas, maafin aku mas."

"Senja, aku akan bantu memecahkan kasus ini sampai selesai. Aku gak mau membiarkan kamu mengerjakan itu sendiri, aku ada buat kamu kapan pun itu. Jadi kamu mau jadi istri aku?"

"Apa mas Sandi akan membantu menyelesaikan kasus ayah dan Jingga?"

"Iya, kasus itu mulai sekarang kita berdua yang akan menyelesaikan"

"Makasih mas, dan aku mau jadi istrimu mas." jawabku lirih disertai jatuhnya buliran bening di pelupuk mata yang sedari tadi aku tahan.

"Terimakasih Senja, aku akan selalu menjaga kamu dan aku akan terus merawat ibumu dengan baik."

 

Kalau boleh aku meminta, aku mau malam ini tidak akan berganti siang. Dan untuk pertama kalinya aku dipeluk Dokter Sandi Bagaskara sebagai calon istrinya.

 

1
Nurcahyani Nurr
Ada ada ajaaa... Kira2 syapa ya org yg kasih info ke wika..
Nurcahyani Nurr
Wahhhh... Bner2 gila ini sandi...
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
Semangat lanjut Thor, mari saling dukung🙂
Naoki Miki
Haii mampir yuk ke krya q 'Rasa yang tak lagi sama'
Cuss bacaa jan lupa tinglkan jejaakk🤗
tkn prfil q aja yaa😍
vielen danke😘
Ema Curup
Marko mungkin
Syala Yaya (IG @syalayaya)
lanjut kak, double like untukmu dan salam manis dari syala yaya
yuliashafira14
Smngat ya
Listiana
Next up.. semangat.😍
Dapat salam dari "Blue Eyes" & "Jalan Cerita Cinta" ❤
Duwisukema
lanjut lagi..

slm dr wedding agreement
kiki rizki
next thor..

salam dari "wanita seribu luka"
Little Peony
Suka suka sukaaa 😍
Semangat update nya thor ✨


Salam dari Serendipity dan CEO’s Love Secret 💕
linanda anggen
lanjut 😁👍
का
Lanjut, boomlike done.

Jejak : CINTA SEORANG BOS MAFIA.

🤭🤭🤭
का
Lanjut
Noejan
nungguin senja ngomong jujur ke rama
Wichan606
Udah lama g koment. Komenlah.
Semangat author
Heaven's Feel
Permisi Promosi

【Judul】
Perfect Mask

【Genre】
Comedy, Psychological, Romance, School Life, Teen.

【Note】
Aku akan sangat menghargai Kritik dan Sarannya
mbak i
kapan senangnya,,,,konfliknya nggak pernah habis😭😭😭
_sshinta
next 😍jgn lupa mampir "Hello My Presdir"
TereLea(♥ω♥ ) ~♪
dobel like untuk kakak semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!