Diana, seorang gadis bisa yang di anggap seorang Wanita malam oleh seorang pria. Gadis yang bahkan belum lama ini ia kenal. Pria bernama Andra Atmaja Wiguna berfikir jika Diana adalah wanita malam yang bahkan tidak memikirkan perasaan orang tuanya.
Tetapi saat Andra tau yang sebenarnya, pria itu malah menyatakan perasaannya dan melamar Diana untuk menjadi istrinya.
Apa yang akan terjadi?
Apakah Seorang CEO dari perusahaan terkenal bisa setia dan mencintai Diana sepenuh hati. Atau ada sesuatu yang membuatnya ingin menikahi Diana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laksmi 93, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Laut mengingatkan Diana akan masa lalu
Akhirnya hari ini Diana tidak lembur, mungkin karena Cafe terlalu rame jadi yang mendapatkan sif pagi di bolehkah untuk pulang. Tapi kalau Pun Diana harus lembur, dia sudah tidak sanggup lagi.
Ting
suara pesan dari ponsel Diana berbunyi. Diana sudah tau siapa yang mengirim pesan itu. Dengan malas Diana mengambil ponselnya, membuka pesan yang di kirim kanaya kepadanya.
"Di, lo jadi ikut kan? gue sama Kirana otw ke sana ini." Kanaya
"Iya deh jadi." Diana
"Ok, kita jalan sekarang." Kanaya.
Diana meletakan ponselnya di atas tempat tidur, dengan rasa malas karena badannya yang terasa remuk Diana berjalan menuju kamar Mandi. Sebelum masuk, Diana mengambil handuk dan beberapa alat mandi untuknya.
Selang beberapa saat Diana sudah keluar dengan wajah lebih segar.sore ini Diana menggunakan setelah celana Jins panjang dan kaos santai.Alasannya itu karena Diana tidak akan ikut Mandi di pantai. Tak banyak orang tahu jika Diana memiliki ketraumaan terhadap air Laut.
Saat Diana selesai dan sudah rapi, Diana pun menunggu Sahabatnya di teras depan. Sambil menunggu keduanya datang, Diana menyibukkan diri dengan membaca buku.
Sedang asyik dengan bacaannya tiba-tiba Diana di kaget kan oleh Kirana. Reflek Diana melempar buku di tangannya ke wajah gadis itu.
Bug
Sialnya Buku itu mengenai tepat kepala Kirana. Gadis itu meringis sambil berkata.
"Ah, kampret lo Di. Lo kira gue tikus di lempar pake buku." ujar Kirana sabil mengusap kepalanya yang sakit.
Sementara itu Kanaya tertawa karena keusilannya mengagetkan Diana.
"Elah, Jamilah.makanya lo jangan jail. Kena karma nya kan lo." ujar Kanaya
"Nah,rasain lo."timpal Diana
"Ya,Ya. tapi gak di timpuk juga kali. " Ucap Kirana. "udah ahhh, jalan yuk. Kesorean nanti kita." lanjutnya.
Diana dan Kanaya mengangguk, mereka pun segera bergegas berangkat. Kanaya melajukan mobilnya menuju ke salah satu destinasi wisata pantai yang ada di kota itu.
Selang beberapa menit mereka pun sampai di pantai. Ketiganya langsung menuju ke tepi pantai.
Canda tawa terdengar dari mulut ketiganya, seperti tidak ada beban yang melekat di dalam diri mereka. Kanaya dan Kirana memutuskan untuk berenang dan Diana menunggu di bawah pohon rindang untuk berteduh.
Mata Diana menelusuri setiap pemandangan yang terlihat di hadapannya. Saat ia melihat seorang anak bersama ayahnya, sekelebat bayangan masalalu muncul di dalam pikiran Diana.
Flashback On
12 Tahun yang lau
Diana adalah seorang anak yatim. Ia tidak memiliki seorang Ibu. Ibu Diana bernama Liliana, ia meninggal sesaat setelah melahirkan Diana. Setelah kematian Ibunya, Diana hanya di asuh oleh Ayahnya yaitu Roy.
Diana ingat betul saat usianya menginjak 8 Tahun, Ayah Diana mengajaknya pergi ke pantai. Saat itu Diana masih sangat kecil untuk tau apa itu bahaya Laut. yang Diana tau hanya kesenangan saat bermain air di tepi pantai.
Diana kecil berlari kesana kemari dengan tawa riang. Memanggil ayahnya yang sedang mengawasinya dari jarak yang tidak cukup jauh.
Sesekali Roy meneriaki Diana kecil agar tidak terlalu jauh ke dalam.
"Hati hati sayang,jangan jauh jauh nak." ujar Roy
Diana kecil tidak menjawab, ia hanya tertawa sambil melambaikan tangan ke arah ayahnya.Roy tersenyum melihat putri kecilnya begitu bahagia. Meskipun kehilangan istri tercinta, tapi Tuhan menggantikannya dengan bidadari surga yang begitu masih seperti Diana.
Diana kecil mulai lelah berlari-larian. Ia memutuskan untuk membuat istana pasir. tanpa Diana sadari sebuah ombak besar dari kejauhan mulai datang. hanya sekejap mata menyapu tubuh kecil Diana.
Roy melihat putri kecilnya di sambar obak langsung berlari dan melompat ke dalam laut untuk menyelamatkan Diana. Tapi naas saat Roy berhasil membawa tubuh kecil Diana ke pinggir pantai, tubuh Roy malah terseret ombak.
"Ayah." teriak Diana kecil saat melihat Roy terseret ombak. Dengan tubuh gemetar Diana menangis melihat tubuh Ayahnya masuk ke dalam laut.
Orang orang di sekitar pantai yang melihat kejadian itu pun langsung mencoba menolong, beberapa ada yang menenangkan Diana. Beberapa orang memanggil team sar untuk membantu evakuasi. Dan setelah beberapa jam akhirnya tubuh Roy di temukan.
Sejak kepergian Roy, Diana resmi menjadi anak yatim piatu. Ibu Diana adalah anak tunggal, jadi Diana tidak memiliki paman dan Bibi. Sementara Diana tidak tau pasti keluarga ayahnya. Sejak saat itu Diana tinggal bersama ayah dari ibunya, yaitu kakek Diana yang kini juga sudah meninggal dunia.
Flashback Off
Diana mengusap air matanya yang tiba-tiba menetes di pipi. Kenangan itu benar-benar tidak terlupakan sampai saat ini. kasih sayang yang tidak pernah Diana lupakan dari ayahnya. meski saat ini Diana harus merasakan kehidupan yang keras. tapi itu juga mengajarkannya untuk tetap kuat meski di terjang badai sekalipun.
dari semua itu Diana selalu bersyukur tentang apa yang ia dapatkan saat ini. Seperti yang bisa Diana lihat, Tuhan memberinya dua sahabat yang sangat baik dan menyayanginya. Meski Diana tau dirinya lah yang paling berbeda di antara mereka.
Diana tidak berpikiran buruk tentang persahabatan mereka, karena Diana yakin jika persahabatan mereka tulus. Sampai kapanpun.
.
.
Lanjut thor