NovelToon NovelToon
AN ESPIONAGE PAIR

AN ESPIONAGE PAIR

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:221.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Namanya Gajendra Galang Galaxy, umur dua puluh lima tahun, seorang anak yatim piatu Asalnya dari Bali, tapi dari kecil dia sudah berada di Jakarta bersama pamannya seorang Owner dari Lembaga King Cobra yang bergerak dibidang jasa.

Galang tumbuh menjadi pemuda yang sangat tampan dengan badan tinggi tegap. Dalam kehidupannya keberuntungan seolah selalu menemaninya. Dulu sewaktu orang tua dan adiknya dibantai oleh pembunub bsyaran dia malah selamat. Setelah dia yatim piatu dia diajak oleh pamannya seorang Owner Lembaga King Cobra.

Kehidupannya bergulir mulus sampai dia menjadi Agent Intelijent King Cobra. Disini mulai ada pergolakan perasaan yang menindih hidupnya setiap saat. Dendam dan cinta seolah mengoyak sanubarinya....

Bagaimanakah kisah Galang Agent Rahasia King Cobra selanjutnya??....
Ikuti terus petualangannya yang kadang membuat kita gemesss....
Happy Reading, I Love You!!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.8 BERADA DI BALI

Galang sudah mendarat di Bali. Selama di Bali dia akan tinggal di sebuah Home Stay yang telah disiapkan oleh King Cobra. Semua sudah diatur dia tinggal datang dan menempatinya saja. Maklumlah yang datang adalah keponakan Big Bos, salah sedikit nyawa taruhannya.

Setelah keluar dari Bandara seorang pemuda menghampirinya, dan menyuruh naik ke mobil BMW hitam yang berada tidak jauh dari sana. Galang mengikutinya tanpa protes.Dia dibawa ke Home Stay. Dalam perjalanan tidak ada yang berbicara itu semua sudah menjadi peraturan di King Cobra Cobra. Dia tidak peduli siapa nama dopirnya. pikirannya lebih tertuju kepada strategi tugasnya.

Setelah sampai di Home Stay Galang turun dari mobil, langsung masuk  kedalam rumah yang berbentuk semi villa. Mobil BMW itu kemudian pergi begitu saja.

Suananya sangat sepi maklumlah ini bukan sebuah hotel, tapi sebuah rumah peristirahatan yang nyaman. Ada kolam renang dan alat nge "gym" itu yang utama, Dia merasa badannya kaku kalau tidak olah raga.

Walaupun bangunan rumah ini berbentuk minimalis, tapi masih ada Nuansa Balinya. Dindingnya terdiri dari batu bata merah yang ada ukirannya. Serta beberapa ornamen pewayangan terletak di Dinding depan. Pintu gebyok semakin membuat rumah ini terlihat unik.

Sebuah mobil Lamborghini Aventandor  yang sudah dimodifikasi berada di garasi. Mobil ini akan menjadi tunggangannya selama berada di Bali. Dia bebas memakainya walaupun diluar misi.

Suasana nyaman meresapi dirinya ketika dia masuk ke kamar. ada almari dan filling cabinet untuk menyimpan senjata Agent. Galang membuka Almari itu dan melihat ada beberapa pakaian sederhana di dalamnya.

Tidak ada barang branded yang biasanya dia pakai, pakaian ini untuk menyesuaikan pekerjaannya sebagai pengawal merangkap sopir. Galang akan menjadi orang dari kelas bawah yang sangat butuh uang.

***

BALI. Galang menarik nafas lega. Jam menunjukan pukul. 07.00 wita, cuaca sudah sangat panas. Mungkin karena  pulaunya kecil dan di kelilingi laut, sangat terasa panas. Kebetulan Home Stay nya ada di Daerah Sanur, cukup dekat dengan Pantai.

Pagi-pagi dia sudah mandi, disini airnya tidak begitu dingin seperti di Jakarta. Habis mandi lagi berkeringat, berarti dia harus selalu siap tissue basah dan air mineral karena terus haus.

Hari ini Galang memakai celana panjang warna hitam, kemeja putih dan sepatu hitam. Tidak lupa kaca mata Agent selalu menghiasi wajahnya yang ganteng Mungkin inilah yang dinamakan cowok yang sempurna. Walaupun pakaiannya sangat sederhana tidak akan mengurangi penampilannya yang fashionable. Semua gadis pasti akan meliriknya.

Galang memakai jasa Gojek untuk transportasi hari ini. Dia sudah mengantongi Rumah Bapak Hambali yang berada di sekitar Renon, di Jalan Arjuna nomor 003 Denpasar.

Tidak sulit mencari rumah besar itu, ada di pinggir jalan raya. Ada gardu Scurity di depanya. Turun dari Gojek Galang langsung menuju gardu.

 "Selamat pagi Pak, saya Galang pengawal baru Bapak Hambali," sapanya tersenyum.

"Silahkan masuk, Bapak berada didalam," sahut scurity itu ramah, dari name tag nya Galang tahu bahwa Bapak itu bernama Yanto.

"Trimakasih Pak," sahut Galang lalu masuk ke dalam melewati kolam air mancur dan taman buatan yang asri. Seorang wanita setengah baya menyambutnya.

"Cari siapa Den?" sapa Bibik menatap Galang serius.

"Maaf Bibik..bapak Hambali ada." kata Galang sopan.

"Tunggu disini dulu Den," kata Bibik lalu masuk ke dalam. Rumah Bapak Hambali berbentuk minimalis modern dengan cat tembok bewarna putih tulang. beberapa hiasan batu alam mendominasi rumah ini.

Galang duduk diteras menunggu dipanggil. Dia merasa seperti kambing congek menunggu lama sekali, sekitar dua puluh menit baru dia masuk ke ruang tamu. Tidak lupa sepatu yang di pakai disuruh dilepas.

Seorang laki-laki berumur berkisar lima puluh tahun ke atas menunggunya dengan kepala menunduk, tangannya sibuk membalas beberapa pesan masuk.

"Selamat pagi Tuan," sapa Galang berdiri tidak jauh dari orang itu.

"Duduk!!, mulai sekarang kamu sudah boleh bekerja,"  sambungnya lagi, matanya tidak lepas dari layar ponsel. Orang kaya banyak lagunya. guman Galang.

Galang kemudian duduk di Sofa dengan sabar dia menunggu perintah selanjutnya. laki-laki itu mengangkat wajahnya kemudian memandang Galang, tanpa tersenyum. Matanya menatap Galang dengan tajam.

"Kamu disini akan menjadi sopir keluarga dan juga menjadi pengawal, gaji UMR. kalau kinerjamu bagus gaji otomatis akan naik. Harus rajin dan tepat waktu." katanya.

"Saya menerimanya Tuan," sahut Galang sopan. Dia seolah pasrah, seandainya dia bekerja tanpa embel-embel Agent, tentu dia merasa terhina sekali sebagai pengawal merangkap sopir cuma dihargai tiga juta rupiah. Dia tidak tahu apakah Pamannya juga begitu, menekan wong cilik.

"Kamu bisa membawa mobil matic?." tanya Pak Hambali kembali memandang Galang.

"Bisa Tuan, saya sebelumnya adalah sopir Jawa-Bali." sahutnya bohong meyakinkan laki-laki di depannya.

 "Ini jadwal pekerjaanmu, kalau halangan minta ijin sebelumnya, jangan main kucing-kucingan dengan saya." kata laki-laki itu menyerahkan sehelai kertas.

"Kamu sudah menikah atau masih sendiri. kalau masih sendiri kamu bisa tidur disini masih ada kamar kosong di belaksng." kata Pak Hambali memandang Galang.

"Masih sendiri Tuan, tidak ada seorang gadis yang mau dengan orang miskin di zaman sekarang." sahut Galang merendah.

"Kalau begitu kamu bisa tinggal disini, atau boleh pulang. Terserah kamu, yang penting kamu setiap hari sudah standby sekitar pukul O8.00 wita,"  jelasnya kemudian.

"Saya akan pulang sehabis kerja." sahutnya sambil menanda tangani kontrak kerja.

"Oke, kamu boleh pulang sehabis kerja. Tapi kamu boleh beristirahat di belakang. pilih salah satu ķamar. Kamu boleh tidur disana kalau jam istirahat." 

"Baik Tuan, Saya berterimakasih atas diì terimanya saya bekerja disini." kata Galang tersenyum polos.

"Aku Bapak Hambali C.O di Perusahan Darren Group." katanya bangga. Tiba-tiba Galang merasa muak melihat senyum sinis dari Bapak Hambali memandang dirinya.

"Saya sangat tersanjung bisa bekerja dengan Tuan. Trimakasih atas kesediaan anda menerima diri saya." sahut Galang.

Tuan Hambali lalu memanggil Bibik Minah dan menyuruh mengantar Galang ke kamarnya. Di belakang berjejer lima buah kamar tempat pembantu dan tukang kebon beristirahat. Galang kemudian memilih datu di antaranya.

Galang kemudian masuk kedalam kamar, bau apek menyeruak menusuk hidungnya. Cepat-cepat Bibik masuk membersihkan kamar dan mengganti sprai.

"Bibik akan membersihkan kamarnya, Aden tunggu dulu di luar." kata bibik sambil membawa sapu dan masuk ke kamar. Pemuda ini sangat ganteng dan bersih, seperti orang kaya. Tidak pecicilan dan sangat sopan. pikir Bibik dalam hati.

Sebelum pukul 08.00 Galang sudah dipanggil oleh Bibik dan diajak menuju garasi. Lima buah mobil berjejer disana, mobil Jazz sampai Alphard. Tidak ada mobil Sport seperti Garasi orang Bali pada umumnya.

"Aden disuruh memanaskan mobil Jazz, mobil Juke dan mobil Alphard." kata Bibik sembari menyerahkan kunci.

"Baik Bi, ngomong- ngomong yang mana mobil Bapak Hambali?" tanya Galang ingin tahu. Bagi Galang lebel Konglomerat tidak cocok disematkan kepada Bapak Hambali. Rumah dan Mobilnya masih standard.

"Yang Alphard Den, kalau Jazz itu mobil Nona Lovina dan Juke mobil Tuan Muda Askhara." sahut Bibik memandang Galang.

"Ya Bi, trimakasih." Galang lalu naik ke mobil Alphard dan memeriksa bensin serta olinya. Bensin masih sedikit dan sudah oli harus diganti.

"Ehh dodol, kamú salah Mobil, hari ini aku membawa mobil ini karena Papi takut menyuruh kamu menyetir Alphard." seru seorang gadis cantik mengagetkannya.

Galang menoleh kepada gadis yang tidak sopan itu, dasar OKB pikir Galang turun dari mobil. Gadis itu terpesona setelah bertatap muka dengan Galang, seketika wajahnya berubah.

****

1
Aries
bagus
Cut SNY@"GranyCUT"
Cerita bagus..
🦋⃟ℛ⭐ʀᴀᴅɪsʏᴀ⭐🦋ᴬ∙ᴴ࿐
TOP LABEL⭐⭐⭐⭐⭐

SEMOGA MAKIN SUKSES KARYA NYA

GOOD JOB👍👍👍
Nasi Kaput
hpku sering eror...betul kata auhor yang comen ceritanya berkelas dan bisa jadi ilmu untukku.
ayumi: smg suka...tq sdh mampir
total 1 replies
Nasi Kaput
mampir bentar ya ayumi. waktu kita terbatasi oleh banyaknya yang kita kunjungi. kepinginnya kita bisa semuanya kita datangi tapi teman lain juga pingin kita kunjungi.
ayumi: tq kk udh datang menjenguk
total 1 replies
보라 헤
...
❤️⃟Wᵃf Zhang zhing li♚⃝҉𓆊
semangat
IG: Saya_Muchu
udah kelar ajah nih novel.
Ratna Atika
up nya kog lamaaaa sih thooor..😭😭
ayumi: I am sick
total 1 replies
es kopi
like
es kopi
jejak 👍👍👍👍👍
es kopi
jempol
es kopi
jempol singgah
es kopi
jejak
🎎 Lestari Handayani
suka banget
🎎 Lestari Handayani
like. makin seru
🐿️🐿️
novel keren
🐿️🐿️
pokoke keren pisan
F3
kereeen
Faqih
Novel yang fantastis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!