NovelToon NovelToon
HANTU CANTIK Dan GADIS INTROVERT

HANTU CANTIK Dan GADIS INTROVERT

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Hantu / Teen
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa

Hidup Lylac yang datar tapi penuh perjuangan karena orangtuanya yang miskin, berubah total ketika tak sengaja ia bertemu hantu cantik Mika, di gudang sekolah saat ia ingin sendiri.

Mika terus merengek pada Lylac untuk mendekati Evan, Anak basket yang populer. Itu idolanya dulu saat masih hidup. ini membuat Lylac harus berhadapan dengan Angel geng cewek cantik dan populer yang merasa kesal melihat Lylac ada disekitar Evan. Padahal Lylac hanya disuruh Mika, hantu cantik itu.

Baca dan lihat bagaimana Lylac yang malas mengurusi orang malah bertemu dengan geng cowok dan cewek paling populer itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 8 Pingsan

Evan masih melihat punggung Lylac di koridor. Langkah kaki cewek itu tampak goyah, hingga membuat Evan sedikit cemas. Sepertinya pusing di kepalanya belum pulih benar setelah dijemur tadi.

Mika melayang cepat mendahului Lylac, lalu berbalik di udara demi bisa berjalan mundur sambil menatap wajah temannya yang pucat.

"Lylac! Kamu benar-benar keterlaluan ya?!" Mika memekik gemas, menepuk kedua pipinya sendiri dengan heboh karena menyadari radar mata Evan terus mengunci punggung Lylac. "Cowok sekelas Evan—crush nomor satuku jaman aku masih napas dulu—malah kamu ketusin begitu! Ditatap khawatir sama cowok ganteng itu harusnya bikin pusingmu langsung hilang, bukannya malah kabur!"

Set.

Tiba-tiba saja Lylac menghentikan langkahnya membuat Evan yang sejak tadi melihat dari belakang ikut berhenti.

"Kenapa Ly?" Mika heran, ikut menghentikan gerakan melayangnya di udara.

Lylac memejamkan mata sejenak, meremas kantong plastik obat di tangannya. "Aku pusing."

"Tadi ngapain keluar UKS? Riri pasti kaget kamu pulang cepat," cerocos Mika lagi, melayang turun ke dekat bahu Lylac dengan wajah cemberut.

Evan mendengar gumaman lirih Lylac. Dia bicara dengan siapa? Kepala cowok ini celingukan mencari orang di sekitar Lylac, tapi ia tidak menemukan siapa-siapa kecuali dirinya sendiri di koridor itu. Sudut alis Evan bertaut. Jadi... kabar angin itu benar? Dia benar cewek yang bisa melihat hantu?

Di koridor seberang, Angel yang mau ke ruang guru berhenti. Langkah kakinya tertahan di dekat pilar. Ia sebenarnya hendak menyapa Evan, tapi kemudian urung saat melihat cowok itu sedang memperhatikan sesuatu dengan begitu intens.

Mata Angel menyipit, mencoba mencari tahu apa yang sedang merebut perhatian cowok itu. Ternyata, di depan Evan ada si cewek Hantu. Julukan yang biasa disematkan anak-anak untuk Lylac si penyendiri.

Tangan Angel mengepal samar di sisi roknya. Apa yang dilakukan Evan?

Kaki Evan berhenti melangkah ketika cewek itu berhenti. Pikiran Angel berkecamuk. Tidak mungkin Evan mengikuti anak aneh itu, kan? Evan yang populer, kaya, dan selalu dikejar-kejar, tidak mungkin menurunkan harga dirinya untuk mengikuti cewek kuper seperti Lylac.

Namun, dugaan Angel makin membesar ketika Lylac kembali berjalan perlahan, dan di detik yang sama, Evan ikut melangkahkan kakinya juga di belakang cewek itu. Menjaga jarak, tetapi jelas-jelas mengikuti.

Kenapa Evan harus mengikuti cewek aneh itu?

Selama ini, boro-boro mengikuti cewek, dilirik oleh Evan saja sudah membuat siswi di sekolah ini merasa menang banyak. Tapi sekarang? Cowok paling mahal di sekolah itu malah berjalan pelan di belakang si Gadis Hantu seolah sedang menjaga langkahnya.

Sengaja banget cari perhatian, batin Angel sinis, mengira Lylac sedang memakai trik murahan untuk memancing Evan.

Sementara itu, Lylac benar-benar sudah tidak kuat. Pandangannya mengabur, kabut hitam mulai menutup matanya. Pekikan panik Mika di telinganya terdengar makin menjauh.

Gubrak!

Tubuh kurus Lylac limbung dan ambruk ke lantai koridor.

"LYLAC!" jerit Mika histeris, mencoba menahan tubuh Lylac dengan tangan transparannya yang tembus begitu saja.

Sebelum Angel sempat melangkah maju untuk melihat situasi, Evan sudah lebih dulu bergerak cepat. Sifat tenangnya runtuh seketika saat melihat Lylac jatuh. Langkah lebarnya berubah menjadi larian kecil.

Evan langsung berlutut di samping Lylac yang pingsan. Dengan gerakan cekatan, dia menaruh telapak tangannya di dahi Lylac. Panas.

"Batu banget sih jadi cewek," bisik Evan pelan, mendengus di tengah kepanikannya. Kalimatnya simpel, tapi nadanya penuh kekhawatiran yang jarang dia tunjukkan pada orang lain.

Tanpa pikir panjang dan tanpa memedulikan koridor yang mulai dilewati satu-dua murid, Evan langsung mengangkat tubuh gadis itu dalam gendongannya.

Dari kejauhan, Evan sekarang sedang menggendong si "Cewek Hantu" yang pucat dengan kedua tangannya sendiri.

Mika yang melayang di samping Evan langsung membekap mulutnya sendiri, melompat-lompat di udara dengan wajah memerah. "KYAAAA! EVAN! GANTENG BANGET PAS LAGI PANIK!" pekik Mika, melupakan fakta bahwa Lylac sedang pingsan.

Evan mulai melangkah lebar kembali ke arah UKS. Saat berbelok di koridor, matanya sempat menangkap sosok Angel yang berdiri mematung menatapnya.

Namun, sesuai dengan sifatnya yang acuh, Evan sama sekali tidak peduli. Dia melewati Angel begitu saja seolah gadis populer itu hanya pajangan dinding, fokus matanya hanya tertuju pada wajah pucat Lylac di pelukannya.

Cewek aneh, aku ingin tahu apa yang membuat Evan mengikutimu, batin Angel.

Meski sedikit ngilu di pergelangan tangannya, Evan menahannya. Ia segera membopong tubuh Lylac ke UKS.

"Evan? Ah, cewek tadi." Bu Hani langsung paham itu Lylac. "Ayo bawa masuk. Tadi sudah kasih tahu kalau harus tidur malah mau balik ke kelas." Sambil ngomel, Bu Hani menyiapkan ranjang untuk Lylac. "Tidurkan disini."

Dengan pelan dan hati-hati, Evan meletakkan tubuh Lylac di atas ranjang. Setelah itu Bu Hani mencari minyak kayu putih dan kembali ke dekat ranjang. Evan melihat wajah pucat Lylac di atas ranjang.

Evan sedikit meringis saat merasakan sakit di pergelangan tangannya.

"Tangan kamu sakit?" Bu Hani menemukan ekspresi sakit Evan barusan.

"Sedikit."

"Wajar sakit. Padahal baru di kasih salep tapi kamu harus menggendong seseorang barusan."

"Saya tidak mungkin diam dan membiarkan dia tergeletak di lantai, Bu."

"Benar juga," ujar Bu Hani sambil mengusap minyak kayu putih pada badan Lylac. Evan menjauh saat tangan beliau mulai membuka kemeja putih cewek itu untuk menjangkau perut dan dadanya.

"Duduk dulu. Aku liat tanganmu lagi."

"Saya Kembali aja, Bu. Nanti terlalu lama ada disini, ketua kelas bingung cariin saya."

"Ya sudah. Terimakasih."

Evan keluar dan kembali ke kelas.

...****************...

Evan di tegur oleh guru pembimbing, tapi kemudian paham setelah diberitahu soal ada anak pingsan dan ia menolongnya.

Akhirnya jam pelajaran pertama usai.

"Lama banget ke UKS?" tegur Jay.

"Bantuin anak yang pingsan."

"Siapa yang pingsan?" tanya Nuno.

"Anak kelas lain."

"Apa dia gadis hantu itu?" tebak Niki. Evan menoleh. sedikit terkejut karena tebakan Niki benar.

"Kenapa dia?" tanya Jay heran.

"Tadi waktu dihukum dia kelihatan pucat. Aku bilang dia harus segera minum air putih."

"Ya, itu dia." Evan akhirnya kasih tahu kalau dugaan Niki benar.

"Apa karena sering bicara sama hantu dia jadi sawan?" tebak Jay asal.

Nuno tersenyum. "Jangan bilang gitu."

"Dia memang bicara sedikit sih, tapi enggak ada aura mistis deh." Niki berpendapat.

Jay, Evan, dan Nuno menoleh.

"Kan Jay bilang dia gadis hantu. Aku juga, kita dan semua menyebut dia gadis hantu, tapi ... aura dia enggak suram. Biasa aja."

"Karena dia sering ngomong sendiri," tukas Jay.

"Betul. Kamu, terutama Jay, suka ngatain cewek itu," tuding Nuno. Evan yang mendengarkan itu hanya diam. Dia memikirkan cewek itu yang memang suka bicara sendiri.

1
viellia
Ly kasian mika kenapa ga jujur aja si,mika udah ga lama lg akan balik ke alamnya😭😘
viellia
coba aja angel bisa liat mika pasti mukanya pucet dan ga gangu liylac lg🤭
viellia
lanjut kakak...
LisA: Terima kasih sudah mampir dan baca😊
total 1 replies
Jumi Saddah
pengen deh mika masuk ke raga liylac,,trus mukul angel🤭🤭
Jumi Saddah
klo lylac ju2r apa riri percaya,,,
Jumi Saddah
moga evan percaya klo lylac bisa melihat yg orang tidak lihat,,
Jumi Saddah
sering up donk,,soal nya seru ini cerita nya,,
LisA: Siap. Terima kasih sudah membaca.
total 1 replies
Inah Ilham
astaga gemes ih pingin nguncir bibirnya si Mika
Inah Ilham
dicueki salah.... ditanggapi makin salah lagi, piye to wis jan angel...angel...
LisA: 😅😅😅😅😅
total 1 replies
Inah Ilham
🤣🤣🤣🤣🤣
Prines
bagus cerita nya lanjutin lg yaa
Prines
Thor mana kelanjutannya aku tunggu loh
LisA: Terima kasih sudah baca😊
total 1 replies
Suci Lestari
Thor,, kok novel kencan buta, udah gk ada lagi??
LisA: Iya😅🙏
total 1 replies
Kasandra Kasandra
crita shana sm pak regas katanya mau ada extra part nya kak.. sy tunggu2 ndak muncul2😞
Qaisaa Nazarudin
waaahhh kayaknya kereeennn nih..Nabung dulu ah,nunggu babnya banyak,biar bisa marathon bacanya 🙏🙏😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!