NovelToon NovelToon
RED IS YOU

RED IS YOU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Nela Kurniaty Idris

Entah bagaimana caranya Seorang pujangga mampu mendeskripsikan cinta seketika menjadi indah hanya dengan pembendaharaan diksi yang mereka punya. Padahal cinta tidak semudah mengubah suku kata menjadi barisan rima.

Begitu juga cinta yang dirasakan seorang Adha Abhimana, pelatih renang yang lisensinya tidak bisa digunakan ketika menyelami dalamnya tatapan mata seorang Aruna Nureda. Sales promotion girl yang tak sengaja ditemuinya di kota Batam. Abhi memanggilnya Red, tak hanya bibirnya, nama itu juga semerah lukanya yang basah.

Semacam karma yang dibayar tunai, Abhi jatuh hati kepada Red yang statusnya bukan gadis biasa.Cinta,harapan dan impian Runa masih untuk Rangga yang hampir tak mungkin dimilikinya.Berhasilkah perjuanan Abhi? atau harus rela Runa kembali dengan mimpinya?

Ini kisah tentang pengkhianatan sekaligus kesetiaan, luka sekaligus antiseptiknya.

WARNING : SIAPKAN ASPIRIN KARENA MUNGKIN MENGIKUTI KISAH INI AKAN MENIMBULKAN EFEK PUSING.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nela Kurniaty Idris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERUNTUNGAN

Kalau ini harga yang harus dia bayar untuk dapat memiliki Rangga, Acy menjalankan perannya dengan senang hati. Terlebih dia mendapat dukungan penuh dari sang mertua.

Ibu Suri masuk tergesa-gesa ke dalam ruangan itu, setengah kesal mendapati anaknya yang belum melakukan persiapan apapun padahal acara akan berlangsung sebentar lagi.

"Rangga!"

Rangga dengan sigap menarik kertas yang sudah selesai ditandatangani. Sudah satu pekan ini dia hanya membicarakan hal-hal penting saja dengan Ibunya. Kabut kecewanya terlalu tebal terhadap orang tua yang dia miliki satu-satunya ini.

Rangga berlalu meninggalkan Acy dan Ibu Suri di ruangan itu.

"Abis ngapain?" tanya Ibu Suri menghampiri menantunya.

"Tandatangan perjanjian itu, ma."

"Astaga, udah?"

Acy mengangguk pasrah.

"Hmmmm, Acy ... Acy. Kenapa sih kecantikan gak selalu berbanding lurus dengan kepintaran? Hmm, yasudahlah, nanti mama pikirkan lagi cara lain. Pokoknya waktu enam bulan ini, kamu Tahan tahan hati dulu deh. Kamu itu udah cantik banget," puji Ibu Suri memegang kedua pipi menantunya yang sudah terbalut busana pengantin, "tinggal gimana caranya jadi perempuan yang Rangga suka. Sikap mu loh sikap mu. Pokoknya dia suka sama perempuan ya yang seperti mantan istrinya itu. Lembut, sabar, lugu, polos, ah gitulah pokoknya."

"Ga bisa jadi diri sendiri aja, ma?"

"Rangga gak suka perempuan yang suka umbar kecantikan, sepertinya secepatnya kamu harus berhenti bikin konten make up seperti itu."

"Mau nangis aja deh ma rasanya, huaaa!"

Acy mengepal kedua tangannya dan memukul-mukul pahanya.

"Nah itu, Rangga ga suka perempuan cengeng. Walau polos dan cenderung mudah di bodohi, Runa itu tegar, kuat banget. Lima tahun sama Rangga, mama jahatin gak pernah satu kali pun dia nangis!"

"Mas Rangga itu gak mau perempuan yang mirip Runa, dia maunya sama Runa Ma, terus kenapa mama malah mati-matian misahin mereka dan bantuin aku, coba?" sungut Acy.

"Alasan itu biar mama simpan sendiri, tugas kamu jadi istri yang baik buat Rangga dan Ibu yang baik buat Razqa. Sampai kamu cubit aja cucu mama, mama laporin kamu ke polisi."

"Huaaa, gak sekalian mama bunuh aja Acy ma?"

"Hush kamu ini! sudah lanjutin dandannya. Mama juga mau benerin sanggul dulu nih,"

***

Di ruangan lain, Rangga baru selesai dengan persiapannya. Semua atribut pengantin yang sama sekali tidak dia inginkan mau tidak mau harus dia pakai.

Kemudian dia merebahka diri di atas kasur empuk berwarna putih, membaca beberapa pesan masuk yang belum sempat diperiksanya dari pagi.

Didapati satu pesan dari nama kontak

My Queen. Ternyata foto Razqa yang sedang tertidur dengan wajah sendu.

My Queen

Apa kami masih boleh Rindu?

Remuk rasanya menatap gambar dan membaca ungkapan rindu dari belahan jiwa. Rangga menyesal pernah menjadi lelaki payah dan tak bisa berbuat banyak untuk mempertahankan mereka.

Untuk itu dia bertekad akan memperjuangkan mereka berdua dengan sisa kemampuan yang dia punya.

Maaf baru bales mi. Daddy juga kangen banget sama kalian. Tunggu Daddy datang ya.

Sekali lagi pesan itu berbalas dengan foto Razqa. Kini potret Razqa sedang bermain miniatur lokomotif. Anak itu cita-citanya masih berubah-ubah sesuai buku terakhir yang kakeknya bacakan, atau mainan yang terakhir dibelikan.

Foto miminya, boleh?

Balas Rangga lagi.

Pesan itu kembali berbalas dengan sebuah gambar, dengan cepat dan Rangga mengunduh gambar itu berharap dapat melihat senyuman cantik yang memang sangat dia rindukan.

Yah, kok cuma jarinya doang?

Jadi ?

Semuanya Runa, aku kangen kamu semuanya.

Ini aku gak lagi godain suami orang, kan?

Suami orang yang lagi godain kamu. Aku video call sebentar ya? Rindu bgt.

Gak bisa mas, ada Abah.

Yaudah kalau gitu kirim fotonya.

Red membuka galeri, memilih foto terbaik menurutnya untuk dikirimkan kepada Rangga.

Pose sederhana dirinya sedang tersenyum saat mencoba lipstik merah yang dibelikan teman sesama sales girl.

Hati Rangga tak karuan memandangnya. Seketika tubuhnya panas, gemas.

Kamu sengaja ya kirim foto itu? Sejak kapan kamu pake lipstik warna merah?

Sejak harus bertahan dan berjuang hidup selama jadi janda kamu.

Aruna Nureda, tolong jangan pernah pakai warna itu selain di hadapan ku. Percayalah aku jauh lebih tersiksa saat berada jauh dari kalian berdua. Tunggu aku, besok kita ketemu. Pelik cium buat Razqa.

Rangga menyimpan ponselnya, dia harus mulai menjalankan tugas pertamanya mencoba peruntungan untuk hal yang dia sebut perjuangan.

1
lLvy
aq kira abhi bakalan gak ngakuin achy adiknya
may
Ih abah ih🤣
Syahdu: Halo kak, yuk baca novelku I Love You Brutally🫶🏻🤍 Kisah gadis yang blak-blakan banget ke cowo yang ditaksir. Mohon Dukungannya ya😆🫶🏻🤍
total 2 replies
may
Capek ngetawain abhi😩
may
Bisa bisanya mas abhi🤭
may
Mas, kamu lagi gombalin aruna kan? Kok aku yang meleyot😩
may
Sunia ya? 🤭
may
Cihuyyyy🤭
may
😒😒😒
may
Eh, gimana gimana?
may
Padahal udah pernah baca, tapi tetep senyam senyum sendiri di part ini
may
Uhukk uhukkk🤭
Diandari😍
Luar biasa
may
Maksa bgt om eja🤣
may
🤣🤣🤣Ya ampun, capek ngakak
may
Suiwittttt🤭
may
Ya ampun, adegan romantis loh inii😅
may
apaan sih mas abhi🤣
may
loh😂
may
mbak erlin kok gitusih😭
may
"meminta maaf lebih baik dari meminta izin" plisss aku ngakak banget😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!