NovelToon NovelToon
Daddy Tampan

Daddy Tampan

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Herti Bilkis

Menjadi kaki tangan mafia, tidak menyurutkan peran ganda Mark Robert kali ini.

Duda memiliki anak satu, cantik dan cerdas itu. Tiba-tiba mengejar cinta seorang sekretarisnya. Setelah kegagalan perasaan cintanya atau hanya sekedar tanggung jawab dulu. Apakah Mark akan benar-benar jatuh cinta dan di cintai? Mengingat latar belakang hitam dirinya bukan menyurutkan wanita tidak menyukainya, malah mereka berharap dapat di sentuh pria beranak satu itu.



Selamat membaca kisah tuan Mark Robert sahabatnya Rendi Anggara ya Kak.
Salam hangat dari Herti Bilkis😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Herti Bilkis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal Berjumpa

Saat hari sudah malam Alea terbangun dari tidurnya setelah iya membereskan kamar dan pakaiannya Iya baru tersadar bahwa dirinya tertidur cukup lama sehingga hari sudah terlihat gelap Alea mondar-mandir kesana-kemari mencari handphonenya nya mencoba untuk melihat jam di handphone ia mengerutkan dahinya ketika melihat jam yang sudah menunjukan gelapnya saat ini.

"Ya ampun ternyata ini sudah malam," gumam Alea.

Alea berjalan dan membuka pintu kamar mandinya, ia tersenyum memasuki kamar mandinya.

"Kapan dan harus apa ya aku nih? gumam Alea menggosok kepalanya yang berbusa.

Setelah aktivitas mandi malamnya selesai, Ia berjalan menelusuri kamarnya dan keluar dari kamarnya. Ia melihat wanita paruh baya orang pertama yang ia temui dan ajak bicara.

"Bu, apa saya boleh keluar mencari makan?" tanya Alea.

"Kau belum makan malam? Ambil makan di dapur seadanya saja, ini sudah malam jangan keluar kosan!" jawab ibu itu.

"Tapi Bu ...."

"Panggil Bu Tien saja!" sela wanita paruh baya itu.

"Emmm, baik bu Tien," jawab Alea ramah.

Setelah melihat ibu Tien yang Alea maksud, kini ia berjalan memasuki dapur yang bahkan ia susah menemukan dapur itu.

"Aku sih berharapnya,keluar saja daripada harus susah sekali mencari daour saja!" gerutu Alea.

"Hmmm, makan kue kering seperti ini cukup buat perutku yang lapar," ucap Alea yang kini mengunyah biskuit yang ia temukan di dapur tadi.

Ia duduk di atas ranjang yang ukurannya dua kali lipat lebih kecil dari kamarnya di Indonesia. Namun ia lebih merasa nyaman dalam kondisinya saat ini.

"Aku sangat lega bisa berada di luar rumah. Daripada harus terkurung di dalam sangkarku terus, sekali keluar aku berada di Singapura, hahahaha," gumam Alea tertawa, kemudian menutup mulutnya.

*****

Pagi ini Alea terbangun dan sudah berada di luar rumah kosannya dengan pakaian rapihnya, ia mencoba untuk menelusuri Singapura. Bukan untuk berlibur, melainkan untuk mencari pekerjaan yang akan membuatnya bertahan di Singapura.

"Hmmm, aku harus bisa mencari uang nih, agar nyawaku tertolong selama di Singapura," gumam Alea terkekeh denhan ucapannya.

Ia berajalan dengan riang, sesekali melihat suasana di kota B di daerah Singapura. Kota yang cukup padat dan ramai. Menjadi pusat tujuan Alea, Kini ia berjalan menelusuri setiap toko berharap ada tulisan lowongan pekerjaan. Namun setelah setengah hari ia menelusuri kota. Masih belum mendapat pekerjaan, Alea duduk di pinggiran jalan dengan tangan menopang dagunya.

"Hmmm, ternyata susah juga cari pekerjaan," gumam Alea.

Ia berjalan kembali menelusuri jalanan kota Jangan lowongan pekerjaan. Sesekali melihat disetiap tempat, berharap akan ada tulisan terima lowongan kerja. Namun sepanjang perjalanan, ia bahkan tidak melihat tulisan seperti itu. Setelah merasa hari semakin gelap. Alea memilih untuk kembali ke penginapan, hingga saat dekat di mana ia tinggal, Alea berpapasan dengan Ibu Mira pemilik penginapan punya.

"Selamat sore Nyonya?" sapa Alea.

Alea menatap wanita yang cukup mudah itu, yang menatap Alea dengan lekat. Ia lalu mengerutkan dahinya sedari memperhatikan Alya dari atas ke bawah.

"Apa kamu habis mencari pekerjaan?" tanya ibu Mira setelah melihat pakaian formal yang Alea kenakan.

"Iya Nyonya, saya mencoba mencari pekerjaan untuk menyambung hidup di Singapura,"jawab Alea tersenyum ramah.

"Apakah mendapatkan pekerjaan itu?" tanya ibu Mira lagi.

"Masih belum Nyonya, sepertinya pekerjaan di Singapura sangat tidak mudah didapatkan," jawab Ala .

"Kau pergilah ke supermarket yang ada di pinggir jalan itu! Sepertinya ada tulisan lowongan pekerjaan di sana!" ucap ibu Mira.

"Benarkah Nyonya? Saya pergi dulu Nyonya," pamit Alya.

Ia bergegas berjalan meninggalkan Ibu Mira yang kini sudah memasuki gerbang pintu rumah ya, ia memperhatikan Alea yang sudah berjalan jauh menenjauh dari pandangannya.

Saat Alea mencari-cari supermarket yang dimaksud oleh ibu Mira. Ia sedikit merasa lega ketika melihat tulisan yang tertempel di bagian pintu keluar masuk ke supermarket. Menerima pekerja saat membacanya, ia tersenyum bahagia dan ia segera memasuki toko supermarket tersebut dan menghampiri seorang kasir toko dan menyapanya.

"Selamat sore Nona. Ada yang bisa saya bantu?" sapa seorang gadis yang berdiri di depan kasir.

"Nona apakah lowongan yang tertempel di depan itu benar adanya?" tanya Alea tersenyum ramah.

"Iya Kami memang sedang membutuhkan karyawan," jawab kasir tersebut.

"Kalau begitu, bolehkah saya melamar pekerjaan di sini?" tanya Alea kembali. Ia tampak sangat bahagia.

"Mari ikut dengan saya menemui supervisor kami, "jawab kasir tersebut.

Alea berjalan mengikutinya dengan hati yang sudah mulai tenang dan berharap bisa diterima di toko ini. Meski ia harus kerja di sebuah toko supermarket. Mengingat dirinya adalah seorang sarjana persekretaris. Namun untuk menyambung hidupnya selama di Singapura, Alea akan mencoba menghasilkan uang dengan cara apapun dan bekerja keras.

Saat Alea bertemu dengan supervisor supermarket tersebut, ia tampak tersenyum dan bahagia ketika mendapati dirinya sudah diterima sebagai karyawan di supermarket itu. Meski dirinya harus bekerja di hari ini juga di malam hari. Alea kini berjalan keluar dari supermarket tersebut dan duduk di depan supermarket itu.

"Apa aku harus pulang dulu ya? Untuk bersiap, lagipula supermarket tidak jauh dari penginapan," gumam Alea.

Dia tersenyum dan berjalan untuk berdiri dan pulang ke penginapan. Ia tampak bahagia ketika dirinya sudah mendapatkan sebuah pekerjaan, untuk menyambung hidupnya selama di Singapura.

Tak terasa, setelah tinggal di Singapura selama 1 bulan. Alea merasa nyaman dengan pekerjaannya, bahkan dia sudah terbiasa tinggal di penginapan yang cukup ramai dan sempit. Yang lain dari kehidupannya yang sudah jauh berbeda dari biasanya. Alea yang selalu hidup dengan berkecukupan, namun saat ia tinggal di Singapura belajar menjadi seorang gadis yang mandiri dan pekerja keras.

Di sore hari, Alea keluar dari supermarket dan ia berjalan untuk pulang, saat dalam perjalanan. Alea bahkan tidak memperhatikan jalan hingga membuat dirinya membentur tubuh seorang pria, yang bertubuh kekar dan tinggi mengenakan jas serba hitam dan kemeja putih. Saat Alea membentur tubuh itu, ia mengaduh dan menggosok hidungnya, lalu melihat kearah seseorang yang ia tabrak itu

"Bisakah anda tidak berdiri di jalanan Tuan? Seperti tidak ada tempat lain saja. Hingga membuat anda berdiri di jalanan!" gerutu Alea melihat orang yang ia tabrak tersebut.

Alea membulatkan kedua matanya, ketika melihat pria yang ada di hadapannya itu. Adalah seorang pria yang sangat tampan dengan tatapan datarnya. Ia mengerutkan dahinya menanggapi ucapan Alea.

"Apa kau manusia?" tanya pria tersebut yang tak lain adalah Mark.

Alea mengerutkan dahinya, ketika mendengar pertanyaan pria yang ada di hadapannya itu. Dia Lalu memajukan bibirnya dan merasa geram kepada pria tersebut, pasalnya pria itu bahkan tidak mengucapkan maaf sama sekali kepada Alea.

"Apa kamu seorang pria?" tanya Alea dengan tatapan meledeknya.

Mark mengerutkan dahinya, mendengar pertanyaan gadis yang ada di hadapannya itu. Ia lalu berjalan mendekati gadis itu, dengan Alea yang mengerutkan dahinya dan memundurkan langkahnya. Saat Alea mencoba untuk mendorong Mark, tapi tiba-tiba Alea pergi meninggalkan Alea, tanpa berbicara sepatah kata pun. Mark bahkan memasuki mobilnya yang sudah terparkir di jalanan.

"Pria aneh!" cetus Alea.

Ia mengerutkan dahinya, ketika melihat pria itu bahkan sudah tidak nampak lagi, setelah mobilnya pergi di hadapannya.

1
Katherina Ajawaila
keren , selamat Alea dan Mark. 🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
Alea, polos, jadi mark seneng dan ngk matre, hanya doyan makan.
Katherina Ajawaila
Bram, paman y thour, kan adiknya PP nua Mark kan
Katherina Ajawaila
Mark, seru juga bisa blng sayang pada hal mafia berdarah dingin🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
Alea di bawa k Jerman nih🤫🤫🤫
Katherina Ajawaila
Alea ampun lemot amat pentium satu
Katherina Ajawaila
dasar si pentiym satu lemot amat. jadi di peralat deh sm somplak boos bocor 🤪🤪🤪🤪
Katherina Ajawaila
Alea jgn gedong donk nanti beneran di pakaian baru kapok
Katherina Ajawaila
Alea pakai perut karet kali ya
Katherina Ajawaila
Alea ampun, org lagi ramai dia malah sibuk mkn
Katherina Ajawaila
akhir nya keluar juga dr mulut boos somplak
Katherina Ajawaila
kena kqn Mark sihir nya Alea. 🤭🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
lucu Alea. lemot banget jadi org
Katherina Ajawaila
seru aja bacanya thour, liat Alea di kerjakan Mark
Katherina Ajawaila
Naura ngk boleh judes sm Alea, dady aja seneng masa Naura ngk 🥰🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
lucu thour ceritanya tapi mesra. semangat thour
Katherina Ajawaila
boos somplak sekretaris lemot🤫🤫🤫🤫
Bilkis😉: love banyak2 buat kk😍
total 1 replies
Katherina Ajawaila
Alea pin2 bo
Katherina Ajawaila
Alea lemot banget sih thour kasian amat pada hal pendidikan tinggi🤭🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
mark boos somplak, kaya nya bucin ya thour sm Alea. semoga ngk di manfaatin, kasihan Alea poltak banget kata pentium 1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!