NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Tamat
Popularitas:41.9k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Rizal dan Arum telah duduk disalah satu ruangan, didepan mereka seorang pria yang terlihat begitu emosi

"Berani banget lo jala___" Ujarnya seraya melihat wajah wanita itu dengan penuh amarah "Lo mau gue masuk penjara gitu?"

Arum terlihat pias, tersirat ketakutan yang begitu besar dari wajahnya "Kamu memang sudah kasar pada Arum, jadi sudah seharusnya kamu berada disini!"

Pria bernama Daru itu menatap kearah Rizal lalu tersenyum miring "Lo suka sama bini gue?"

"Bukan urusan anda!"

"Lo selingkuh sama wanita mura___ ini? Lo bakal nyesel. Percaya Ama gue" Suami Arum itu sudah tertawa

"Mas aku gak mau disini! Aku mau pulang saja" Arum menggenggam tangan Rizal dengan tubuh yang bergetar

Rizal menyadari perubahan pada kekasih gelapnya itu "Kita pergi sekarang!"

"Semoga lo sadar sebelum terlambat!" Teriak Daru sebelum Rizal dan Arum keluar dari ruangan tersebut

Arum diam saja selama perjalanan, entah kenapa ia merasa gelisah mendengar ucapan mantan suaminya itu

"Ada apa?" Rizal menggenggam tangan Arum yang menyadarkan wanita itu "Kamu pasti trauma banget kan?"

"Aku cuma kepikiran aja" Ucapnya lirih

"Ingin bersenang-senang?" Arum membawa pandangannya pada pria disampingnya

"Bersenang-senang?"

"Gimana kalau kita melewati hari ini dihotel? Masih ada beberapa jam dan kita bisa melakukan beberapa ronde sebelum sore"

Rizal tersenyum dan Arum membalasnya sambil menganggukkan kepalanya. Mobil melaju menuju hotel terdekat

Rizal memesan kamar untuk mereka menghabiskan waktu. Ia akan memberi alasan pada Hanna karena pulang terlambat

Sesampainya dikamar, Rizal langsung menyerang Arum dengan tidak sabaran. Tubuh Arum sudah bersandar pada dinding dengan Rizal yang melumat habis bibirnya

"Sebentar mas!"

"Tidak bisa sayang! Aku sudah tidak bisa menahan diri!" Rizal kembali menikmati bibir lembut itu, lalu membawa tubuh Arum ke tempat tidur

Teriaknya matahari di luar kamar hotel tidak bisa mengalahkan panasnya kegiatan sepasang kekasih gelap itu

Arum tengah bergerak liar diatas tubuh kekasihnya dan Rizal terlihat begitu menikmatinya

Kegiatan itu berlangsung hingga berjam-jam dan kini keduanya telah sama-sama lelah setelah beberapa kali mencapai puncaknya

***

Hanna kembali kerumah saat hari sudah sore, wanita cantik itu masih belum melihat mobil milik suaminya disana

Hanna sudah panik saat dirinya pulang terlambat, namun ternyata suaminya belum sampai rumah

"Bi, apa bapak belum pulang?" Tanya Hanna pada seorang asisten rumah tangga

"Belum Bu"

"Ya sudah, saya kekamar dulu mau bersih-bersih!" Ujar Hanna

"Ibu mau disiapkan sesuatu?" Tanya wanita paruh baya itu

"Tolong buatin saya jus ya bi! Saya capek banget soalnya, lagi pengen minum yang segar-segar"

"Ya sudah, bibi buatkan"

Hanna menuju kamarnya, ia membersihkan diri lalu menemui putranya yang sepertinya tengah belajar

"Mama boleh masuk?"

"Mama" Fathan bersorak "Ayo sini Mah! Fathan lagi belajar sama Hafiz, dia ternyata pinter banget loh"

Hanna mendekat dengan senyum hangatnya, wanita hamil itu sedikit kesulitan untuk duduk karena perut yang semakin besar

"Coba! Mama mau lihat!" Dengan penuh semangat bocah tujuh tahun itu memperlihatkan bukunya "Waah Fathan memang pintar!"

"Ini dibantuin sama Hafiz"

"Bilang apa sama Hafiz?"

"Terima kasih ya Hafiz"

Putra Arum itu tersenyum "Sama-sama Fathan"

Hafiz membawa pandangannya pada perut buncit Hanna "Apa disini ada adiknya Fathan"

"Iya, sebentar lagi Fathan akan punya adik perempuan yang lucu" Hanna tertawa mendengar jawaban putranya

"Hafiz juga mau punya adik, tapi ibu gak mau kasih" Hanna terlihat prihatin pada anak laki-laki berusia delapan tahun itu

"Begini saja, Hafiz juga bisa menganggap adiknya Fathan sebagai adiknya Hafiz" Ujar Hanna dengan lembut

"Beneran Tante?"

"Bener dong"

"Waah terima kasih Tante, Tante Hanna baik sekali. Coba saja ibunya Hafiz itu Tante Hanna" Hanna mengerutkan keningnya, ia tidak mengerti dengan ucapan putra Arum ini

"Loh, kok gitu?"

"Iya, Hafiz kadang dimarahin sama ibu kalau ibu lagi ada tamu dirumah" Bocah laki-laki itu menunduk

"Kan emang Hafiz gak boleh bandel kalau ibu lagi ada tamu"

"Tapi kalau ibu ada tamu, Hafiz suka dikunciin di kamar sama ibu! Kalau ibu udah selesai sama om nya baru deh pintu kamar Hafiz dibuka"

Hanna bertanya-tanya apa maksud dari ucapan Hafiz, tamu seperti apa yang diterima Arum hingga dia harus mengurung putranya sendiri

"Memangnya siapa tamu ibunya Hafiz?"

"Om yang banyak uang" Jawabnya polos

Saat Hanna hendak bertanya lagi, pintu kamar anak-anak terbuka menampilkan Arum yang tersenyum

"Mbak Hanna disini?" Tanyanya sembari melangkah mendekat

"Iya, kalian kok lama sampainya?" Arum sudah duduk bersama ketiganya

"Oh itu, tadi polisinya nanya macem-macem. Mas Rizal juga bawa aku ketemu sama pengacara dulu"

Hanna mengangguk "Syukurlah, semoga masalahnya cepet selesai yaa Rum, biar kalian bisa hidup tenang"

"Iya mbak, ini semua berkat mbak Hanna dan mas Rizal juga"

Hanna kembali kekamar karena suaminya telah kembali, namun ia masih bertanya-tanya tentang apa yang Hafiz katakan

Apa maksud dari tamu yang banyak uang? Hafiz hanya anak kecil, tidak mungkin anak sekecil itu berbohong

"Sayang" Rizal menegur istrinya yang terlihat melamun "Ada apa?"

"Gimana tadi dikantor polisi? Semuanya aman kan?" Tanya Hanna

Rizal mendekat, duduk disamping istrinya yang tengah duduk disisi tempat tidur "Semuanya baik-baik saja, suami Arum pasti dihukum berat. Aku juga bawa dia ketemu sama pengacara"

"Syukurlah, aku berharap masalah ini cepat selesai. Biar Arum bisa segera meninggalkan rumah kita dan hidup mandiri"

Rizal terlihat keberatan dengan ucapan istrinya. Ini akan semakin sulit jika dirinya tinggal terpisah dari Arum, ia mulai terbiasa dengan wanita itu

"Kenapa dia tidak tetap tinggal disini saja?" Hanna mengernyit mendengar ucapan suaminya

"Jangan mikir yang bukan-bukan, maksud aku dia bisa bantu-bantu dirumah ini, kalau kamu mau kamu bisa kasih dia gaji. Biar ada yang bantuin kamu, terlebih nanti setelah anak kita lahir"

"Aku bisa kok urus diri aku sendiri, lagi pula mbok War kan ada. Aku hanya tidak ingin Arum bekerja sebagai pembantu disini mas"

Hanna berpikir dua kali untuk membiarkan Arum tetap dirumahnya, terlebih ia mendengar apa yang Hafiz ucapkan

"Memangnya kamu sudah mendapatkan pekerjaan untuk Arum? Bagaimanapun dia butuh pekerjaan kan?"

Hanna mengangguk "Hanin ngasih saran supaya Arum kerja di toko, didekat toko juga ada kontrakan jadi Arum bisa tinggal disana, jaraknya lebih deket"

Rizal diam, jika dirinya terus mempertahankan Arum, jelas Hanna akan curiga

"Hanin juga bilang, kalau ibu akan bantu bicara sama pemilik kontrakan supaya Arum bisa dapat setengah harga"

Rizal memaksakan senyumnya, sekarang dia benar-benar tidak memiliki alasan apapun untuk mempertahankan agar Arum tetap berada disini

"Itu bagus"

1
ceuceu
hana goblok banget sih,pembaca aj muak sm kelaukan rizal..eeh si hana segala nyuapin/Skull/
ceuceu
apa jangan" arum di KDRt krn kedapatan selingkuh,pantes suaminya teriak.jal-ng
ceuceu
ipar aj maut,apa lg orang lain.
jangan ada wanita lain dalam satu rumah
Senja
kenapa sih, hanna pakai nnya mau kemana. mbok ya pura2 tidur lho. gemes liatnya
Senja
greget banget sm hanna
YuWie
siapakah women ituuuhh
❥␠⃝ ͭ🍁ᴹᴵᴹᴵ 💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ 🇮🇩: calon jodohnya Bima🤣
total 1 replies
YuWie
Hanum ibu,Hanna Kakak, Hanin Adik..tripel H
Kale Ganindra Awan
sukurin tuh Rizal,,makan tuh selingkuhanmu ,,pelacur kok dibela👏👏👏👏
Kale Ganindra Awan
jngn buat bersatu dng Rizal Thor,,
cerai sja,,jng menormalisasikan perselingkuhan,penghianatan,,
Kale Ganindra Awan
thor,,,kasih Hanna tau dng melihatnya sendiri saat Rizal ninuninu sama arum,,terus gugat cerai
Kale Ganindra Awan
ceritanya bagus,,
Kale Ganindra Awan
Thor, buat Hanna tau klau Rizal selingkuh sma Arum,,, buat Hanna cerai dri dari Rizal,,biar Rizal menyesal kehilangan Hanna,,,
Kale Ganindra Awan
Hanna salah menolong orang,,,memasukn pelacur kedlm rumahnya
Kale Ganindra Awan
oala,,,ternyata kerjanya si arum itu p*****r toh,,,Rizal sdh diperingatkn oleh Daru ,ntar dia nyesel klau Hanna pergi,,
Kale Ganindra Awan
Jin Dasim sdh beraksi
Kale Ganindra Awan
laki"yg sdh berani berkhianat ,,sebentar lagi pasti hancur,,,Hanna sudah menolong orang yg salah,,tau begitu biarkn Arum mati ditangan suaminya
Kale Ganindra Awan
sudah banyak yg memperingatkn kmu Hanna,,tp kmu yg tutup telinga,,,
Kale Ganindra Awan
kalau Arum menjadi penghianat dlm rumah tangga Hanna,,memang orang yg tidak tau terimakasih
Kale Ganindra Awan
jngn sampai kamu menyesal Hanna,,
adikmu sja sdh punya firasat gk baik
Oma Gavin
sukurin kamu bastian dasar laki" goblok cemburu aja yg digedein habis tau kalau keguguran pasti hanna stress lagi dan semoga hanna nuntut cerai dari bastian biar tambah nyesel itu orang goblok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!