NovelToon NovelToon
Anak Kembar Sang Mafia

Anak Kembar Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Single Mom / Anak Kembar
Popularitas:329.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Miss AL

Derasnya hujan malam ini, seorang gadis yang sedang merenungkan nasibnya sekarang, air mata terus berjatuhan tak ada niatan untuk di hentikan, bibirnya mengatup hanya ada isakan yang terdengar, matanya hanya tertuju pada satu benda dan kertas foto persegi kotak di tangannya dan seluruh tubuhnya bergetar hebat "Apa, yang harus aku lakukan." Jeritnya pilu.

Keputusan apa yang akan ia pilih. melepas atau menerimanya dan pergi menjauh ia butuh ketenangan.

Dan apa jadinya saat kehidupannya sudah tenang seolah olah takdir sedang mempermainkannya.

Ini tantangan hidup apakah ia bisa melawan traumanya karena masa lalu ataukah ia akan menemukan takdirnya bersamaan kembalinya dia dan orang orang masa lalu yang mulai hadir.


Heyy buat para reader semoga suka karena karya ini asli hasil imajinasi sendiri NO PLAGIAT NO CURI² MILIK ORANG LAIN, murni hasil berpikir sendiri 😁.

selamat membaca 💞

salam dari Author 💋😻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKSM 8 (Revisi)

Suara bel terdengar dipenjuru sekolah pertanda berakhirnya pelajaran dan waktunya pulang. Yashica yang sudah setengah jalan hampir di seret Dara & Nabila kalo saja Alan sang pangeran sekolah tidak memanggil namanya dan mulai mendekat pada Yashica. Pada akhirnya Dara & Nabila gagal membawa Yashica ke gudang belakang sekolah.

"Ca, pulang bareng yuk," ajak Alan.

"Eeh gak usah, aku bisa pulang sendiri kok, takut ngerepotin," tolak halus Yashica.

"Gak papa, mumpung hari ini aku lagi free gak ada kegiatan, ayok," ajak Alan sambil menarik tangan Yashica.

Sesampainya di parkiran roda 4.

"Lan, udah gak usah, aku bisa pulang sendiri kok," ucap Yashica berusaha untuk segera pergi dari hadapan Alan karena dia sudah tak nyaman dengan pandangan sinis para murid.

Alan yang tidak menerima penolakan segera mendorong Yashica untuk masuk ke dalam mobil, Alan bukannya tidak tau pandangan para murid cewek kepada Yashica dan dirinya, Alan bodo amat memangnya mereka siapa melarang ia dekat dengan Yashica, ia punya hak untuk dekat sama siapa aja.

Di bagian gudang belakang sekolah Vika & Tania sedang menunggu ke dua temannya membawa Yashica. Saat melihat Dara & Nabila tidak membawa buronan mereka Vika terlihat marah.

"Mana si babu, kalian gak bawa dia kesini!" marah Vika.

"Slow dulu Vik, dengerin penjelasan kita," ucap Dara tenang.

"Ya cepetan," ucap Vika tak sabaran.

"Tadi tuh kita udah mau nyeret si babu, eh tiba-tiba saja ada Alan, yaaa jadinya kita gak jadi bawa si babu ke sini, malahan cowok inceran lo itu ngajak pulang bareng si babu," ucap Nabila.

Vika yang mendengar penjelasan Nabila pun menjadi geram.

"Tenang Vik, masih ada lain hari buat ngasih pelajaran buat si babu," ucap Tania memprovokasi.

Di lain tempat.

Mobil yang di kendarai Alan sudah sampai di rumah besar milik Yashica.

"Ini rumah kamu, Ca?" tanya Alan.

"Iya Lan, lebih tepatnya rumah peninggalan orang tua aku," ucap Yashica. "Ya sudah kalo gitu aku turun ya, makasih tumpangannya," lanjut Yashica pamit dan Alan pun melajukan mobilnya untuk pulang.

Sedangkan di dalam rumah saat Yashica hendak turun tante Della memanggil anaknya.

"Bel... Bella...," teriak tante Della.

"Apa sih mam, teriak-teriak, kuping aku gak budek tau," kesel Bella.

Tante Della melambaikan tangannya "Udah sini, tuh lihat Yashica di antar siapa? Pake mobil bagus," ucap Della.

Bella pun mendekat dan berdiri di samping mamanya, saat ia melihat Yaschica turun dari mobil ia mengenali siapa pemilik mobil keren itu.

"Whatttt," teriak Bella.

"Ishhh, Bella kalo teriak kira-kira donkkk, pengengg nih kuping mama," sewot Della sambil mengusap kuping kanannya. "Kamu kenal yang punya mobil?" lanjutnya bertanya pada Bella.

"Ya jelas kenal lah mam, gak cuman kenal tapi Bella tau siapa pemilik mobil itu," ucap Bella yang masih syok.

"Siapa?" kepo Della.

"Namanya Alan Wijaya, cowok incaran aku mam, dia tuh pangeran sekolahan," ucap Bella yang masih menatap tajam Yashica yang sedang memasuki gerbang.

"Tunggu, Alan Wijaya, mama rasa pernah dengar nama Wijaya, tapi di mana ya?" gumam Della.

Bella yang mendengar gumaman sang mama pun menyahuti.

"Wijaya Grup," ucap Bella.

"Aaa, iya Wijaya Grup, Papa mu kan sedang menjalin kerja sama dengan mereka sayang," ucap Della senang.

"Benarkah mam," ucap Bella senang karena ia berharap adanya kerjasama antara perusahaan papanya dan Wijaya Grup bisa juga terjalin hubungan spesial antara ia dan pangerannya.

"Hemmm, tapi sebelum itu kita kasih pelajaran dulu sama anak itu," ucap Della lalu melangkah menghampiri Yashica yang sudah masuk ke dalam rumah.

"Wahhh bagus yaaa jam segini baru pulang, dari mana saja kamu," marah Della menghadang Yashica.

"Ica dari sekolahan Tan," jawab Yashica.

"Halah sekolah apa sekolah, paling juga nge*alang dia mam," ucap Bella provokasi.

"Bener tan, Ica dari sekolahan gak kemana-mana," ucap Yashica membela diri sendiri.

"Udah mam kasih hukuman aja," kompor Bella.

"Sini kamu!!!" panggil Della dengan marah ia langsung menyeret Yashica masuk ke kamar mandi.

"Bel, bawakan mama es," perintah tante Della.

"Oke, mam," ucap Bella semangat. Ia langsung ke dapur untuk mengambil es yang masih plastikan.

Yashica yang di tarik hanya menggeleng dan pasrah saat di masukan ke kamar mandi.

Byurrr

Byurrr

Byurrr

"Ampun, tan dingin," teriak Yashica kedinginan.

Bibir Yashica sudah hampir biru dan badannya pun menggigil, tetapi Della tidak menghiraukan pengampunan Yashica, dia terus-terusan mengguyur keponakannya dengan air es. Bella yang di ambang pintu hanya menyeringai jahat. Tiba-tiba.

"Nyonya udah nyonya, kasihan non Ica," ucap mbok sambil menghalau air yang akan Della siramkan lagi.

"Hah, menyusahkan. Kenapa juga kamu gak sekalian saja ikutan mati kayak ke dua orang tuamu itu!!" Marah Della sambil membanting gayung lalu keluar kamar mandi di ikuti Bella dari belakang.

Setelah ke duanya pergi dari kamar mandi, mbok Darmi langsung mencari handuk bersih untuk menghangatkan badan nonanya dan membawa Yashica ke kamar untuk mengganti baju.

"Non istirahat saja, mbok ambilkan makan dulu buat non," ucap mbok Darmi dengan sedih.

"Tapi mbok, nanti kalo ketahuan tante atau Bella gimana? Mending gak usah saja mbok," ucap Yashica khawatir dengan si mbok.

"Udah, itu urusan mbok, yang penting perut non ke isi dulu habis itu minum obat takutnya nanti malam non Ica demam," ucap mbok sambil berlalu ke dapur.

Di dapur mbok sedang melihat situasi di rasa aman mbok segera mengambil makan dan minum tidak lupa obat untuk nonanya, sebelum pergi pun mbok Darmi tetap hati-hati kalo-kalo ke pergok salah satu penghuni rumah bisa gawat.

Setelah Yashica menghabiskan semua makanan dan tidak lupa meminum obat, ia di suruh mbok untuk istirahat karena mumpung penghuni rumah sedang tidak ada di tempat. Setelah mbok mengantar makan untuk nonanya mbok sempat keluar di halaman samping, mbok sempat melihat 2 medusa itu sudah memakai pakaian rapih sepertinya hendak pergi, setelah memastikan mereka pergi baru mbok menyuruh Yashica untuk istirahat sejenak.

...----------------...

Setiap hari tiada hari tanpa penyiksaan entah itu di dapat di rumah maupun di sekolahan, Yashica pun selalu berusaha menjaga jarak dengan Alan karena setelah kejadian itu Bella maupun Vika memberi peringatan untuk tidak mendekati sang pangeran sekolah walaupun kenyataannya yang mendekati duluan adalah Alan.

Berjalannya waktu tidak terasa seminggu lagi akan diadakan ujian kelulusan, semua siswa dan siswi sedang fokus mempersiapkan ujian nanti termasuk Yashica.

Tiba waktunya ujian di adakan, di hari pertama semua tampak serius mengerjakan ujian sekolah begitu pun Yashica walaupun raut wajahnya terlihat lelah tapi ia tak mau melewatkannya. Seiring berjalannya waktu tibalah pengumuman kelulusan .

Semua siswa berbondong-bondong mendekati papan pengumuman untuk melihat kelulusan mereka.

"Yeyyy aku lulus," ucap seorang siswa.

"Mana-mana, eeeh iya lulus, aku mana ya?" tanyanya.

"Ini nilai kamu, aaa kita lulus," ucap siswa itu senang.

"Yeyyy kita lulus...," teriak mereka berdua sambil meloncat kegirangan.

"Woi bro gimana?" tanya teman sebelahnya.

"Lulus donkkk...," sambil menepuk dada. "Kalo elo gimana?" tanyanya.

"So pasti, lulus juga lah," ucapnya dengan nada bangga.

"Aku penasaran deh yang jadi peringkat pertama dan ke dua siapa ya?" tanya siswa lainnya.

Mereka yang masih di sana pun di buat penasaran siapa gerangan yang menempati peringkat pertama dan kedua.

"Waaahh yang jadi peringkat pertama Yashica dari IPA 2 dan yang jadi ke dua Alan dari IPA 1," ucap siswa yang lain.

"Wahhh iya, jadi ke balik yah yang dari IPA1 jadi peringkat kedua, yang dari IPA 2 jadi peringkat pertama," ucapnya dengan kagum.

Sementara orang yang sedang mereka bicarakan saat ini ada di kantin, sambil menunggu suasana agak lenggang baru ia bisa melihat papan pengumuman, karena papan pengumuman ada di dekat kantin, setelah di rasa orang-orang mulai berkurang ia mulai beranjak dari duduknya.

"Syukurlah," ucap Yashica penuh haru.

"Haiii, selamat ya," ucap Alan yang tiba-tiba sudah di samping Yashica.

Yashica yang kaget akan kedatangan Alan yang tiba-tiba menjadi khawatir, ia menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri ia takut tiba-tiba ada Vika atau pun Bella. Alan yang melihat tingkah aneh Yashica pun menjadi heran.

"Kamu kenapa Ca?" tanya Alan heran.

"Emmm, aku gak pa-pa," ucap Yashica yang masih waspada. "Ohh ya selamat juga buat kamu Lan," lanjutnya.

"Oya Ca minggu depan sekolah mau ngadain graduation party, kamu ikut gak?" tanya Alan.

"Emmm gak tau aku Lan, bisa datang atau enggak," jawab Yashica yang masih ragu.

"Yahhh aku berharapnya kamu datang atau gini aja mau aku jemput?" tanya Alan menawarkan dengan penuh harap.

"Gak usah Lan, aku nanti bisa bareng teman kok," tolak Yashica dengan halus.

Alan pun tak bisa memaksakan, ia hanya menerima keputusan Yashica.

♤♡◇♧

1
Agustina Amy
lanjut kak tambah seru aj ceritany
Agustina Amy
percaya diri bngt tuch si bella...blom tahu dy siapa ansel
Agustina Amy
Lanjut kak tambah seru ceritanya
fatmawati (pipit)
mungkin gk ya shica hamil muda
Farida Irwanq: mereka kayaknya belum,menjalankan malam pertama setelah menikah.
total 1 replies
Glastor Roy
update ya torku yg baik hati
Glastor Roy
torku update ya
Farida Irwanq
Terimakasih kak thor.. semoga anaknya cepet sembuh.
Farida Irwanq
Di tunggu bab selanjutnya kak thor. nanggung nih.. apa kah itu mama nya yasicha
Farida Irwanq
di tunggu bab selanjutnya kak thor🙏
Farida Irwanq
semangat up kak thor di tunggu bab selanjutnya. terimakasih banyak🙏
Farida Irwanq
Semangat up nya kak thor. trimakasih🙏
Farida Irwanq
makasih kak thor. selalu menunggu
Agustina Amy
sllu d' tunggu updatenya Thor...jng lama" ya
Farida Irwanq
di tunggu bab selanjutnya kak thor,trimakasih🙏
Agustina Amy
Jujur Thor aq kasihan sma leo... bikin bs melarikan dri aj Thor Leony...biar logan g' makin dendam yg akhirnya merugikan dri logan sndri
Farida Irwanq
Di tunggu bab selanjutnya kak thor
Farida Irwanq
Di tunggu bab selanjutnya kak thor trimakasih banyak🙏
Glastor Roy
makasih torku update ya
Farida Irwanq
up lgai kak thor
reza indrayana
ai kembal sudah kenal ternyata dengan sang opa.. 🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!