NovelToon NovelToon
Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Pria yang selama ini mereka remehkan adalah Dewa Perang yang mampu menghancurkan kerajaan dalam semalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Pria yang biasanya mengenakan seragam lusuh dan menenteng ember pel basah itu kini berubah drastis menjadi sosok bos muda yang sangat luar biasa berwibawa.

​Dari arah meja keamanan, Riko berjalan cepat mendekat dengan wajah yang masih dipenuhi ketidakpercayaan.

​"Heh Devan! Dapat jas sewaan murahan dari mana kamu hah?" ejek Riko mencoba menutupi rasa gugupnya dengan berteriak keras.

​"Pasti kamu menguras semua tabungan miskinmu hanya untuk menyewa jas ini agar terlihat keren di kantor kan? Dasar orang miskin tukang halu!" tambah Riko tertawa sumbang mengundang perhatian semua orang di sana.

​Devan menghentikan langkahnya dan menatap Riko dengan sorot mata yang sedingin es di kutub utara.

​"Riko, apa kamu tidak diajarkan tata krama dasar untuk menyapa atasanmu di pagi hari?" ucap Devan dengan nada suara berat dan sangat tenang.

​Mendengar ucapan Devan, Riko tertawa semakin keras hingga terbungkuk-bungkuk memegang perutnya.

​"Atasan? Kamu pikir karena rumor murahan tentang pernikahanmu dengan Bu Clarissa itu benar, kamu bisa berlagak jadi bosku di sini?" hina Riko terang-terangan di depan kerumunan.

​Sebelum Devan sempat menjawab hinaan itu, Siska tiba-tiba menerobos kerumunan dan berlari mendekati Devan dengan mata berkaca-kaca.

​"Devan! Tolong jujur padaku, pernikahan aneh itu semua hanya paksaan dari bos saja kan?" tanya Siska sambil berusaha meraih lengan jas hitam Devan.

​Siska menatap wajah tampan mantan pacarnya itu dengan penuh penyesalan karena pesona Devan saat ini benar-benar menyilaukan matanya dan meruntuhkan gengsinya.

​"Kamu melakukan semua ini cuma karena marah padaku kan? Maafkan aku Devan, aku benar-benar mau balikan sama kamu sekarang juga." rayu Siska dengan suara manja yang terdengar sangat menjijikkan di telinga Devan.

​"Aku janji akan meninggalkan Riko hari ini juga asal kamu mau kembali padaku seperti dulu." tambah wanita tak tahu malu itu terang-terangan di depan umum tanpa peduli harga dirinya.

​Riko membelalakkan matanya ngeri mendengar pengkhianatan langsung dari mulut Siska.

​"Siska! Apa-apaan kamu ini! Wanita murahan beraninya kamu mengkhianatiku di depan banyak orang!" bentak Riko dengan wajah merah padam karena sangat menahan malu.

​Devan hanya menatap drama murahan cinta segitiga di depannya itu dengan pandangan jijik yang sangat kentara.

​Sret!

​Devan menarik lengannya dengan cukup kasar sebelum tangan kotor Siska berhasil menyentuh jas mahalnya yang bersih.

​"Maaf Nona Siska, tolong jaga jarak Anda dariku, istri sah saya orangnya sangat pencemburu." ucap Devan dengan suara bariton yang menusuk tajam merobek harapan Siska.

​Siska mematung seketika dengan air mata menetes mendengar penolakan dingin dan panggilan formal dari pria yang dulunya selalu memanggilnya sayang itu.

​"Dan untukmu Riko," ucap Devan beralih menatap manajer pemasaran yang sedang marah besar menahan malu itu.

​"Sesuai perintah langsung dari Nyonya Clarissa pagi ini, jabatan resmiku sekarang adalah Asisten Pribadi CEO." jelas Devan membeberkan status barunya dengan sangat santai.

​Seluruh lobi kembali meledak dalam bisikan kaget mendengar pengumuman resmi dan menakutkan tersebut.

​"Sebagai Asisten Pribadi CEO, aku punya hak penuh untuk mengevaluasi kinerja seluruh manajer rendahan sepertimu di perusahaan ini." ancam Devan melangkah maju perlahan hingga jaraknya hanya sejengkal dari wajah Riko.

​Riko refleks memundurkan langkahnya ketakutan karena aura intimidasi yang dipancarkan Devan tiba-tiba terasa sangat menyesakkan dadanya.

​Keringat dingin mulai mengucur deras di pelipis Riko menyadari bahwa nasib karirnya sekarang benar-benar berada di genggaman pesuruh yang sering dia bully habis-habisan.

​"Kudengar kau sangat sering memanipulasi dana promosi perusahaan untuk kepentingan pribadimu, benar begitu Manajer Riko?" bisik Devan pelan namun terdengar seperti vonis hukuman mati yang mutlak di telinga Riko.

​Bruk!

​Riko kehilangan keseimbangan tubuhnya dan langsung jatuh terduduk di lantai lobi karena kedua kakinya mendadak lemas seperti tak bertulang sama sekali.

​Devan tidak mempedulikan ketakutan Riko dan kembali berjalan santai membelah kerumunan karyawan yang kini secara otomatis menunduk hormat padanya dengan tubuh gemetar.

​"Oh iya Riko, jangan lupa siapkan buku laporan keuanganmu siang ini, aku ingin melihat seberapa bersih hasil pekerjaanmu." tambah Devan tanpa menoleh sedikit pun ke belakang.

​Siska hanya bisa menangis sesenggukan meratapi nasibnya di tempatnya berdiri tadi.

​Wanita materialistis itu kini menyadari bahwa dia baru saja membuang bongkahan berlian demi memungut seonggok sampah tak berguna yang kini terduduk gemetar di lantai.

​Devan menekan tombol lift eksekutif dengan senyuman kecil penuh kepuasan di bibirnya.

​Misi dari sistem untuk berhenti menjadi pecundang di mata orang lain sepertinya sudah mulai membuahkan hasil yang sangat luar biasa memuaskan pagi ini.

1
Mamat Stone
/Good/
Mamat Stone
/Ok/
Mamat Stone
🥰🥰🥰
Mamat Stone
🤩🤩🤩
Mamat Stone
😈😈😈
Mamat Stone
/Skull//Skull//Skull/
Mamat Stone
/Good/
Mamat Stone
/Ok/
Mamat Stone
👻👻👻
Mamat Stone
👊👊👊
Mamat Stone
/Skull//Skull//Skull/
Mamat Stone
/Bomb//Bomb//Skull/
Mamat Stone
👊👊/Skull/
Mamat Stone
🔪🔪/Skull/
Mamat Stone
/Good/
Mamat Stone
/Ok/
Mamat Stone
👊👊👊
Mamat Stone
🔪🔪🔪
Mamat Stone
👻👻👻
Mamat Stone
😈😈😈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!