NovelToon NovelToon
REINKARNASI DEWA PELAHAP

REINKARNASI DEWA PELAHAP

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Dan budidaya abadi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:196.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Arlingga Panega

Ini adalah kisah dari seorang dewa yang memiliki julukan Dewa Pelahap. Dia yang merasa bosan karena telah berada di puncak kultivasi dan tidak mampu naik ke alam primordial, akhirnya berbuat nekat dengan memasuki siklus reinkarnasi menggunakan teknik tertentu dan menyegel ingatannya agar tidak menghilang saat bereinkarnasi.

Entah sebuah takdir atau kesialan yang menimpa Dewa Pelahap, sehingga dia bereinkarnasi menjadi menjadi manusia fana dengan dantian tersegel.

Namun ketika dia sedang dalam titik terendahnya, dia menemukan sebuah benda aneh yang mampu mengikis segel dalam dantiannya secara perlahan. Dan awal kisah Reinkarnasi Dewa Pelahap pun dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arlingga Panega, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertarungan Pertama Di Jurang Kematian

Jedeeerrrr...

Petir yang sangat besar dan juga menakutkan menyambar menuju ke arah di mana Jurang Kematian berada. Semua orang yang menatapnya merasa keheranan dengan kultivator yang sedang menerobos itu. Bagaimana bisa seseorang hendak menerobos ke Tingkat Raja di dekat Jurang Kematian? Padahal tempat itu adalah sarang dari hewan buas dan binatang spiritual.

Hal yang lebih mengherankan lagi, setelah petir kesengsaraan menakutkan itu menyambar sekali, awan hitam yang sangat pekat dan mencekam langsung pudar seketika itu juga. Mereka semua langsung berspekulasi bahwa kultivator jenius yang hendak menerobos ke Tingkat Raja tidak berhasil melewati petir kesengsaraannya atau tewas.

Mereka benar-benar menyayangkan bakat yang tersia-siakan itu. Semua orang yakin, jika kultivator yang hendak menerobos itu sangat menantang langit, sehingga langit atau hukum surgawi memberikan petir kesengsaraan yang sangat menakutkan.

di tempat lain atau lebih tepatnya di kediaman milik Tetua Kedua atau ayah dari Yu Jireu, Yu Han yang sedang memegang sebuah kristal yang terus bersinar dengan terang apalagi setelah petir pasang suaraan itu menyambar ke arah Jurang Kematian, tatapannya pun terlihat menerawang sangat jauh.

'Apakah itu kamu, nak?' batin Yu Han sembari tangannya mengelus-elus kristal atau lampu jiwa milik Yu Jireu.

Jika memang benar yang sedang menerobos itu adalah Yu Jireu putranya, maka dia akan benar-benar menjadi seorang paling jenius di Klan Yu, karena kultivasi Tingkat Langit hanya dimiliki oleh mereka yang sudah ada di jajaran murid senior.

Meskipun Klan Yu dikenal sebagai klan kecil saja oleh khalayak masyarakat, namun sebenarnya Klan Yu adalah klan Tingkat 1 yang dapat disetarakan dengan para bangsawan atau sekte tingkat 2. Mereka benar-benar Klan yang tertutup dan memiliki dunia kecil sendiri.

Bahkan terdapat sebuah aturan yang mengharuskan semua anggota Klan Yu mulai dari jajaran murid senior hingga ke atasnya, untuk menyegel kultivasinya satu tingkatan penuh. Karena aturan ini juga lah yang membuat Klan Yu tidak begitu terkenal.

Tidak ada seorangpun yang tahu mengenai hal ini kecuali hanya mereka yang berasal dari Klan Yu. Sedangkan untuk anggota klan sendiri, mereka sudah disumpah atas nama langit dan bumi untuk tidak mengungkapkan rahasia ini.

Untuk para Tetua Klan, mereka harus sudah menerobos Tingkat Raja Tahap Awal dan para leluhur di Raja Tahap Akhir hingga Tingkat Kaisar. Yu Yan atau ayah dari Yu Han sendiri merupakan salah satu leluhur yang telah sampai di Tingkat Kaisar Tahap Awal. Maka dari itu sebelumnya Yu Shang sangat berhati-hati dalam bertindak karena kakeknya yang juga telah masuk jajaran para leluhur Klan Yu tidak memiliki kekuatan sekuat dari kakek Yu Jireu.

***

Jurang Kematian.

Di dasar Jurang Kematian, Yu Jireu saat ini sedang dalam posisi terlentang dengan posisi tidak karuan dan baju compang-camping serta lidahnya sedikit keluar. Dia yang baru saja menerobos ke Tingkat Langit, sungguh tidak menyangka bahwa petir kesengsaraan yang harus dilewatinya begitu menakutkan.

"Sial! Ada dendam apa kau ini?" Yu Jireu mengutuki langit, dia mengirim petir kesengsaraan di luar akal sehatnya.

Namun di sisi lain, Yu Jireu menjadi sangat senang karena esensi yang terkandung di dalam petir kesengsaraan sangat banyak yang telah dia serap, sehingga kekuatan tubuh fisiknya kembali meningkat hingga setara dengan kultivator Tingkat Raja Tahap Akhir. Ini benar-benar keberuntungan di balik kesialan yang terjadi kepadanya.

Yu Jireu segera bangkit dan merasakan kekuatan besar yang meluap-luap dari dalam tubuhnya. Untung saja benda aneh yang dia ikatkan menggunakan sobekan jubah tidak terdampak apapun dari petir kesengsaraan yang sangat besar sebelumnya. Kini pakaian Yu Jireu benar-benar telah hancur hampir dari separuhnya.

"Meskipun aku telah menerobos ke Tingkat Langit Tahap 1, namun aku hanya bisa mengalahkan setidaknya dua atau tiga tahapan dalam tingkatanku menggunakan seluruh kemampuan dan juga pengalaman bertarung yang aku miliki. Haaiih.. Jika saja tidak ada segel yang membelenggu dantianku ini, mungkin aku bisa seimbang melawan Tingkat Raja Tahap Awal," ujarnya.

Yu Jireu sadar bahwa dia hanya mampu menggunakan separuh dari energi Qi yang tersimpan di dalam dantian miliknya. Hal itu tentu saja karena segel yang mengikat belum sepenuhnya terkikis oleh energi aneh yang terdapat di benda yang ditemukannya setengah tahun yang lalu, saat dia hendak melakukan bunuh diri.

Saat Yu Jireu masih merenungkan mengenai segel misterius yang mengikat dantiannya, tiba-tiba intuisinya mengatakan bahwa ada bahaya yang sangat besar menghampirinya. Secara reflek Yu Jireu langsung bergerak menghindar ke arah kiri dan berguling-guling.

Grapp!

Benar saja, seekor serigala berukuran seperti banteng yang merupakan hewan spiritual Tingkat Langit Tahap 5 muncul dan hendak menerkam Yu Jireu namun berakhir dengan gagal.

Seperti yang Yu Jireu sangkakan di awal-awal dia menuruni Jurang Kematian, para hewan buas atau binatang spiritual yang ada di dalam jurang pastilah akan sangat-sangat kuat. Kenyataan dengan munculnya serigala angin yang memiliki kekuatan setara dengan kultivator Tingkat Langit Tahap 5, padahal ini masih lah di bagian terluar dari dasar Jurang Kematian.

"Ggrrr.." serigala itu menghilang tidak puas karena mangsa yang dia incar berhasil meloloskan diri dari terkamannya.

"Yoo.. Serigala angin Tingkat Langit Tahap 5? Apakah kau tidak malu hendak menyerangku secara diam-diam?" ejek Yu Jireu.

"Ggrrr.." seolah tahu apa yang dikatakan oleh Yu Jireu, serigala berbulu putih transparan yang merupakan jenis serigala angin menggeram dengan marah.

Yu Jireu sama sekali tidak takut dengan serigala angin tersebut. Meskipun nanti akan sangat merepotkan baginya karena saat ini dia tidak memiliki senjata apapun, tapi Yu Jireu yang di kehidupan pertamanya telah menjadi entitas terkuat di Alam Dewa tentu memiliki banyak cara untuk menghadapi binatang spiritual Tingkat Langit Tahap 5 ini.

"Hoho.. Apakah kau marah serigala kecil? Kedatanganmu benar-benar merupakan keberuntungan bagiku karena sudah hampir setengah tahun ini aku sama sekali belum memakan daging! Bagaimana jika kamu menjadi sate panggang saja?" Yu Jireu terus mengucapkan kata-kata ejekan yang membuat serigala angin itu semakin marah dibuatnya.

"Ggrrr.."

Serigala itu menggeram dengan suara yang cukup keras lalu melesat dengan kecepatan tinggi, sembari mengayunkan cakar yang memiliki ketajaman seperti pedang.

Sraiing!

Tiga bilah cakar yang tercipta dari Qi monster melesat mendahului serigala angin itu dan mengarah ke Yu Jireu. Bisa dipastikan bahwa jika Yu Jireu terkenal bila cakar itu maka tubuhnya pasti akan terpotong menjadi empat bagian.

Zheep!

Yu Jireu yang sadar akan kekuatannya dan tidak memiliki pendukung yang berupa senjata atau yang lainnya segera bergerak dengan kecepatan tertingginya untuk menghindari 3 bilah cakar serigala angin.

Boommm...

Dia berhasil menghindarinya dan ledakan yang cukup lumayan segera terjadi karena ketiga bilah itu menghantam bebatuan yang ada di belakang Yu Jireu berdiri sebelumnya.

"Hahh.. Untung saja selamat! jika sampai aku telat sedikit saja, maka pasti aku sudah menjadi seperti tahu yang terpotong-potong!" ucap Yu Jireu sembari mengelus-elus dadanya, karena jantungnya berdetak sangatlah kencang saat ini.

1
Iwa Kakap
vssbnodubnsks
Alfa Kristanti
/Heart//Heart//Heart//Heart/
Atik Kiswati
gt aja tamatnya....
wong agung
pertarungan nya terlalu lama
wong agung
kunpeng si ikan pelahap langit
wong agung
buah bodhi itu ada pohon nya
ira kasih
ditunggu season 2 nya thor...😁
seru soalnya
ira kasih
akhirnyaaaaa.......
ira kasih
raja yang sopan...
ira kasih
semoga ketemu ya thor.. sama istrinya 😁
ira kasih
waahhh.... langsung kayyaaaaa.....🤩
ira kasih
a..
ira kasih
👀
ira kasih
😁👍
ira kasih
a
ira kasih
yeeeeyyy....
ira kasih
😁👍
ira kasih
yeeyy...
ira kasih
kangen karya othor.. pas nwmu yg ini blm baca.
tetap semangat berkarya thorr.. semoga sehat selalu amin
Huang Ling'er
ARC 2 ya dimana ya ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!