NovelToon NovelToon
Bukan Perempuan Bayaran

Bukan Perempuan Bayaran

Status: tamat
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / One Night Stand / Tamat
Popularitas:686.9k
Nilai: 5
Nama Author: Harsie Alive

Sama sama mencari keberadaan satu sama lain, akankah mereka bertemu??

Malam panas itu telah merenggut kesucian sang gadis yang dikira perempuan bayaran. Saat pria itu keluar sebentar dari kamarnya, gadis itu melarikan diri dengan membawa uang dari dompetnya. Beberapa bulan berlalu, seorang bayi mungkin nan tampan dititip di dalam kardus kertas HVS, Richard yang belum memiliki pengaruh penting kala itu langsung menyadari bahwa anak itu adalah putranya, dia diusir dari rumah keluarga nya dan bertekad mencari keberadaan ibu kandung anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harsie Alive, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BPB: Boneka Kumal

Setelah acara pentas seni berakhir, Richard bersama putranya dan sahabat sahabatnya pulang ke kediaman milik Richard yang berada di lokasi perumahan elit yang sulit untuk dimasuki.

Perumahan yang ditempati oleh orang orang penting, pebisnis, triliuner, artis besar dan orang-orang kaya lainnya berkumpul di perumahan mewah nan mahal itu.

Richard mengemudi dengan tenang, sejak tadi putranya tak berbicara, anak itu hanya diam dan menatap boneka kecil yang diberikan oleh Rara padanya saat di depan toilet tadi.

Wajahnya yang tampan tersenyum sampai lesung pipinya terlihat jelas di kedua belah pipinya.

Matanya terus menatap benda itu dan mengusapnya dengan lembut. Seolah dia menemukan harta yang sangat berharga, beberapa kali Gege terlihat memeluk boneka kecil yang jika ditaksir harganya hanya 1 persen dari mainan mainan yang dimiliki Gege di rumahnya.

Richard tentu saja bingung. Tak pernah putranya bersikap seperti itu, dia bahkan tak pernah melihat Gege begitu senang dengan sebuah mainan apalagi benda itu adalah boneka.

Pernah sekali Daniel si koboy memberikan boneka beruang besar untuk Gege karena menurut penjualnya, anak-anak pasti akan menyukai boneka, tapi boneka itu malah di tolak mentah-mentah oleh Gege dan mengatakan kalau boneka adalah mainan perempuan.

Tapi yang dilihat oleh Richard hari ini adalah, Gege memainkan boneka yang tampaknya dibuat dengan tangan namun terkesan unik dan cantik. Seharusnya Gege menolak benda itu tetapi dia malah memainkannya,bahkan sampai bercerita terdengar dari bibirnya yang bergumam sejak mereka pulang.

“ Wahh..... anak ini benar benar misterius, aku jadi benar benar penasaran dengan ibumu, apa dia orang yang sama seperti dirimu? Kau memiliki wajahku tapi sifatmu sangat berbeda denganku...” batin Richard yang malah menatap putranya setelah dia tiba di parkiran.

Tentu pria ini tak habis pikir dengan sifat Gege yang sangat unik menurutnya. Sekalipun anaknya mewarisi wajahnya yang tampan dengan bonus lesung Pipi dari ibu kandungnya, sifat anak itu sebagian besar didominasi oleh gen ibunya. Karena jika sifat itu turun dari Gen Richard maka Gege pasti akan membuang benda aneh yang di pegang nya saat ini.

Jari Richard mendarat di pipi Gege yang diisi dengan lesung pipi,” plop... senang sekali anak papa, dapat dari mana bonekanya? Bukannya kamu bilang boneka itu mainan perempuan, nah kok ini kamu mainkan ?” ucap Richard yang langsung menghentikan aktivitas putranya.

Gege terlihat gugup,” eh.. i.. itu. Gege... emm... Gege mau main yang ini kok... Gege mau main yang ini, laki laki juga boleh main boneka...” ucap anak itu yang langsung menyembunyikan mainannya ke dalam kantong jaketnya.

Richard mengamati perubahan ekspresi pada putranya, dia tahu kalau Gege takut mainan itu diambil, baru kali ini Richard melihat putranya tersenyum semanis itu hanya karena sebuah mainan.

Bibir Richard melengkung ke atas, tangannya mengusap kepala putranya,” ya sudah mainkan, dijaga jangan sampai hilang.. papa lihat kamu suka sekali, boleh Papa cek? “ tanya Richard.

Gege menggigit bibirnya, dia terlihat takut, dengan ragu-ragu anak itu mengeluarkan boneka kecil yang hanya seukuran tangan orang dewasa itu,” ini.. ta.. tapi jangan dibuang ya Pa... Gege suka..” ucap anak itu pelan.

Ada sedikit rasa sedih di hati Richard. Sifat Gege yang seperti ini muncul setelah dia kecelakaan, rasa percaya dirinya berkurang drastis dan dia sangat mudah takut, padahal apa pun yang dia inginkan pasti akan Richard berikan termasuk mencari ibu kandung anak itu.

Sejak kejadian itu Gege jadi anak yang mudah murung tetapi juga mudah ceria, dia sering melamun sambil menatap halaman perumahan dimana anak anak lain sedang berlari dan bermain dengan orangtua mereka.

Richard menepuk kepala putranya , dia mengambil boneka kecil itu dan memeriksa benda itu kalau kalau ada benda aneh yang dimasukkan ke dalamnya persis seperti kejadian beberapa waktu lalu saat seorang perempuan yang tertarik pada Richard memberikan mainan pada Gege, ternyata di dalamnya ada kamera tersembunyi yang entah untuk tujuan apa di pasang disana, beruntung saat itu Damian memeriksa mainan itu dan menemukan kamera. Sejak saat itu mereka semua berhati hati jika menerima barang dari orang lain.

“ Siapa yang berikan?” tanya Richard.

“ seseorang.. apa boleh Gege rahasiakan?” ucap anak itu sambil terus menatap boneka kecil itu.

Richard sampai menyerngitkan keningnya saat mendengar ucapan Gege, benar-benar bukan Gege yang biasanya,” tidak, siapa yang berikan , kasih tahu papa!” ucap Richard dengan tegas dan tanpa sadar dia membentak putranya karena rasa takut yang sering menghantuinya.

Gege diam, dia tak mau menjawab, dia menutup mulutnya rapat-rapat sambil menunduk dan memilin ujung pakaiannya.

“ ge... Papa bicara serius, siapa yang memberikan boneka kumal ini padamu..” kali Ini Richard lebih tegas dan terdengar menakutkan di telinga Gege.

Tapi anak itu tetap diam, dia tak ingin memberitahu siapa yang memberikan benda itu, sambil menahan air matanya, anak dengan perasaan yang sangat lembut itu tak mau menjawab pertanyaan ayahnya. Padahal biasanya dia akan menjawabnya dengan mudah.

Gege tak mau memberitahukan siapa yang memberikan benda itu karena takut kalau sampai Richard tahu Gege bertemu dengan perempuan asing yang tak dikenal, apalagi sampai menerima hadiah sembarangan akan membuat Gege tak bisa bertemu dengan perempuan itu lagi.

Dia penasaran dengan sosok perempuan berlesung pipi yang dia jumpai tadi, jika sampai Papanya yang kaku dan terkesan kejam mengetahui hal itu , bisa saja perempuan itu akan dalam bahaya seperti perempuan-perempuan lain yang berusaha mendekati Richard maupun Gege .

“ George jawab Papa, siapa yang memberikan ini padamu? “ Richard menatap putranya dengan tatapan tegas .

Karena ketakutan, Gege menangis dan berteriak di dalam mobil , air mata yang berusaha dia tahan sekuat mungkin akhirnya tumpah karena dimarahi oleh sang ayah.

“ Hiks hiks hiks... huwaaaa,......... berikan itu Pa... itu punya Gege... itu punya Gege... hiks hiks hiks, berikan pada Gege!!!” pekik anak itu. Dia menangis kencang sambil meronta-ronta ingin merebut boneka itu dari tangan Richard, tapi kakinya tak bisa bergerak, dia menangis dan memukuli kakinya sendiri,” arrkkk... kenapa Gege gak bisa jalan Pa... itu punya Gege kembalikan...” pekik anak itu sambil menangis sesenggukan.

Di saat yang sama pintu mobil dibuka, Damian tampak terkejut mendengar tangisan Gege,” Gege ada apa?” Damian panik, dia langsung memeluk anak itu dan menatap Richard yang menjauhkan main-main itu dari Gege.

“ Berikan itu paaa...” pekik Gege, dia mengisi sambil memukuli kakinya sendiri, hancur hati Richard melihat hal ini, dia terdiam membatu saat melihat betapa hancur dan betapa rapuh anaknya karena kondisi kakinya.

“ Berikan itu... hiks hiks hiks.....”

“ Richard berikan mainan itu, dia menangis seperti ini karena kau bentak ya?” Damian ikut marah, dia merampas mainan itu dari tangan Richard lalu mengangkat Gege dan membawa anak itu keluar dari dalam mobil.

“ Sialan kau.. seharusnya kau tanya padaku... kenapa membuatnya menangis seperti ini, sadar kau Richard!!” Damian berdecak kesal, cepat cepat dia berlari ke dalam rumah dan menenangkan anak itu dalam pangkuannya.

Richard terdiam membisu, anaknya benar-benar menangis karena ulahnya yang terlalu keras ,” sial.. siala.. saiaan,... arkkkhh!!!” pekik pria itu sambil memukul kemudi mobilnya.

.

.

.

Like, vote dan komen

1
Ririn Nursisminingsih
semua gara2 harta jadi gila dan jahatt
Ririn Nursisminingsih
hemmm penuh misteri thor dan semua karena harta...
Selvi Wondal
bagus ceritanya🙏👍
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌠🌟🌟🌟🌟🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌟🌠🌟🌟🌟🌠🌟🌟🌟🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌟🌟🌟🌟🌟🌠🌠🌠
Dyah Oktina
hapy ending... 👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻❤️
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
hahahaha... gangguan otak ya... jd miring deh mikirnya. 🤭😆😆
Dyah Oktina
Luar biasa
Melisa Author
🤣🤣🤣🤣😍 Paok? othor ini orang Medan kah? 🤣🤣🤣
merry puspita
ceritanya g terduga sangat menarik
sandi Gelau
😂😂😂
Nurul Boed
cerita nya susah ditebak, alurnya keren
Yunita Anggraeni
terimakasih ceritanya menghanyutkan🙏
Dian
bagus bngeettt.. semangat kak u/ karya" yg lain.y 👍👍👍
Dian
yahhh... Irene sama anak.y max gak diceritain 😔
Dian
wkwkwk.. si tukang makan jatuh cinta... awal.y q kira max yg akan brsama via trnyata si bobrok tukang makan 🤣🤣🤣
Dian
kekonyolan Philip menular ke Hansel 🤣🤣🤣
Dian
wkwkwkwk... Hansel berasa anak Philip 🤣🤣🤣🤣
Dian
mngkin yg dimaksud lili itu nana
Dian
udah keduluan satu langkah lu sama dri istri.y 🤪🤪🤪 si sok paling bisa 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!