"Kau terlalu banyak menyimpan kebohongan sehingga kejujuran mu di pandang semu sekarang."
Kepergian Reno bukan lah sesuatu yang salah, aku yang salah disini aku paham arti perginya. "Jangan pergi! jangan tinggalkan rumah."
Dia amat marah setelah berita itu sampai ke telinga nya...
yukk buruan cari sepenggal kalimat ini dibalik cerita aku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMI ADRIELLA20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ternyata aku penuh kasih..
"Kamu bisa nggak kalau kita minat nginep ?kalau mau pulang aku pesenin ojek aja ya ." Aku berpikir sejenak kalau jam segini pulang sampai rumah jam berapa lagi, "aku nggak sanggup kalau misalnya kita harus pulang ,rada pusing ."
Jalan satu-satunya dalam mencari penginapan terdekat ,tidak jauh dari situ ada penginapan yang menyediakan kamar sweet tidak ada double bed.Ya sudahlah nanti di sana bakal diakalin .
Layar layar handphone menunjukkan sudah pukul 11.00 malam ,teringat nya tadi aku ingin sekali makan ,tapi Makan apa di jam segini ?coba ingat-ingat ,50 m dari hotel ini kan ada marketplace mungkin di sana Lengkap makanan .
Urai dari saku celana Kak Reno kunci motor saatnya aku beraksi menunjukkan cara mengemudi ku kepada kalian .50 meter( 50 M )jarak yang cukup Lumayan dekat bagiku ,ternyata di sini sangat lengkap aku tidak hanya membeli makanan tetapi juga obat-obatan .entah kenapa batinku mengatakan aku perlu benda pipih pereda demam ,kuambil 2 paket dan juga sesuatu yang dapat diseduh dengan cepat .ada bubur ayam dan tidak lupa aku meminta mangkok serta sendok tambahan dari sana ,butuh kantong Kak ?What the f*** ternyata di sini semua serba dibeli,
Kembalinya aku ternyata kak Reno masih tertidur pulas .entah inisiatif ,rasa Peduli ada perasaan berlebih .aku memberikan perhatian itu kepadanya ,perhatian yang tidak setiap orang bisa menerimanya ,seduhan air panas di mangkok putih Serpong bukan hanya sekedar kubur tetapi juga tuangan kehangatan dari kasih sayangku ku pandang dengan seksama wajah lelaki itu pulas Dan meletakkan rasa nyaman ,secangkir teh hangat juga tak lupa ku sajikan .
"Kak bangun dulu yuk" jamuan makanan Ia nikmati dengan santai ,namun badannya masih ditahan oleh suatu bantal di belakang tempat tidur .apa yang kalian pikirkan ?aku menyuapinya ?enggak !Aku juga makan dong !menikmati makanan pedas dan juga tontonan video yang sempat tertunda ,setelahnya . Aku memberikan air hangat putih sekaligus obat ,kalau diperhatikan ini anak badannya kok merah
ya . Tanganku berubah menjadi termometer mengukur suhu tubuhnya benar dugaanku kan! karena kalau asam lambung itu kambuh pasti disertai demam dan lemas kalau sudah pada tahap kumat .
Ia bangkit dari tempat tidur ,pandangannya lurus menuju kamar mandi .ada mungkin 10 menit muntah ,aku tidak mengganggu waktu itu, takut juga itu area privasi. "Aduh mbak Tolong bantu jalan dong." mintanya dengan wajah pucat.
ia merasa dingin ,tapi juga kepanasan tubuhnya hangat sekali ; aku memilih tetap menghidupkan AC memakaikannya selimut juga kompres—ia merogoh kantongnya ,Apa mungkin mencari kunci motor ?
"Kak kunci motor sama aku ya." supaya ia tidak kebingungan ,"Hem iya."
Ya kembali tidur ,kalau begini posisinya polos ya kelihatannya . Belum tidur kali banget nih orang handphonenya berdering, "Kamu di mana ?" Suara perempuan dari balik telepon , "besok cepetan datang !aku nggak mau nunggu kayak biasanya ,kan kamu udah janji sama aku ."
Tunggu! tunggu! tunggu ! Kupikir dia single makanya ibunya melakukan pendekatan kepadaku ,ternyata ternyata ."Iyaa ...aku lagi sakit yank."
"Terus kamu sendirian di kos ? Aku mau ke sana ya" cewek itu juga sepertinya tipikal perempuan yang perhatian. "Nggak usah udah malam juga, udah mendingan ketemu besok ya ."
Mereka lanjutkan obrolannya,pelan namun pasti tanganku meraih satu bantal dari dekat Kak Reno membuatnya di sofa .mau keluar dari hotel melanjutkan obrolan sementara aku meraih selimut juga karena tidak terbiasa tidur terbuka terlebih ada orang masih dekatku .Jam menunjukkan pukul 03.00 pagi rasanya badan yang amat lelah sekali ,kemudian itu Aku tidak tahu Kak saya mau kembali jam berapa intinya aku sudah mengambil tempat untuk Aku istirahat dengan nyaman .
Sepertinya ini sebelum main siang ,aku terbangun dengan sepi badanku pasti aku ditinggal .ternyata tidak !dia sudah bangun dan duduk di ujung tempat tidur lirikan menangkap moment itu ,Aku ingin bersikap menghadap dinding sofa agar tidak ketahuan kalau sudah bangun .
Ketika langkahnya mendekatiku aku ketakutan membuat ku pura-pura tersadar dari tidur ku. "maaf Kak katanya."
Maaf untuk apa batinku !Ya sudahlah semua lagi sama saja ,"kita logout jam 12.00 kan ?Aku masih ngantuk." ia tidak jadi membangunkan ku .dari jam tangannya aku tahu kalau sekarang masih jam 07.00 pagi ."Kalau mau pergi duluan nggak apa-apa ntar aku yang bayar juga nggak apa-apa Yang penting aku masih mengantuk ," dia langsung menjauh pergi entah ke mana .aku sedikit kesal atas pendekatannya berapa hari ini.
Pukul 10.30 pagi aku sudah mampu sadar sepenuhnya ,dia masih ada di tempat .Entahlah batinku ,bereskan diri di kamar mandi kemudian sarapan dengan apa yang ada .bincang-bincang dengan dia lagi pula asa rasa lelahnya masih belum hilang tapi nggak mungkin ditahan .
Membereskan segala sesuatu yang tertinggal akhirnya masih tanggung jawab ,kita masuk kontek-kontekan di grup menganggap malam itu hanyalah sebuah cerita fiktif.
Mulainya ada telepon cewek di malam itu ,Aku ingin dekat dengan dia .biasa dipermainkan !sampai ujungnya ,aku mendapat teror nomor yang tidak dikenal,
aku ketakutan sampai !aku tahu kalau itu
ulah keluarga Dean ,gamon (gagal move on) banget sih.
Tidak ku gubris sama sekali entah kabar apa yang ingin mereka sampaikan Yang pastinya Aku berharap itu yang terbaik buat Dean ,pijat tenaga untuk satu hari ini .Kak Reno menanyakan perihal biaya,layaknya teman split bill Aku menyerahkan dan perhitungan apa aja yang dia konsumsi nomor rekening tak kirim, dan sejumlah sejumlah dana Kuterima masuk menjadi saldo pengganti .Ya Sudahlah.
Hari-hari kami kembali menjadi orang asing yang hanya mengenal seperti biasa ,tegur sapa tak ada batasan. Kalau soal ibunya kak Reno kami masih bertukar pesan satu sama lain dia juga bercerita tentang ke seharian nya aku tanggapi dengan demikian .sama seperti halnya dengan tante ibuku.
ternyata...belum pemilik hati Kak Reno ,aku masih penasaran dengan siapa wanita yang menelepon subuh-subuh sekali.
Mama kak Reno: "mau dikirim ke Jakarta ,tapi nanti busuk di jalan .Ya udah gambarnya aja dulu ya biar kalian semangat pulang ." coba apa nggak baper ibunya selalu Kirim kabar lah anaknya !!!Jangan Ditanya !!!
Jalanin aja kehidupan ini sampai mana dapatnya !Kalau dapatnya Kak Reno Ku Bersyukur dengan kebaikan keluarganya yang aku kenal ,Kalau pendapat yang lain harus yang lebih baik dan lebih pantas untuk di sampingku Ya Tuhan .
Hari ditutup dengan cerita yang sama dan terus berulang.