NovelToon NovelToon
Dia Wanitaku

Dia Wanitaku

Status: tamat
Genre:Petualangan / Tamat
Popularitas:320.7k
Nilai: 5
Nama Author: wndanaomi

Aurellia, hanya karena ambisi balas dendamnya atas kematian sang ibu tercinta, ia merelakan masa-masa kecilnya dengan menjalankan misi, yang bahkan anak kecil seusainya tidak akan mampu. Ia bahkan rela dijadikan bahan olokan, caci maki dan fitnah yang pasti orang biasa tak akan tahan menghadapi cobaan itu.

Hingga takdir mempertemukan ia, dengan seorang pria yang mampu membuat hidupnya kembali berwarna.



Folow ig : wndanaomi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wndanaomi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eira Lagi

Aurell sudah sampai didepan kampus, ia berjalan masuk namun tiba-tiba langkahnya terhenti tepat didepan parkiran, disana ia melihat mobil yang sanggat familiar dimatanya. Ya itu adalah mobil milik Gavin yang selama ini ia tumpangi, ia melihat Gavin keluar bersama dengan Eira.

"Wow siapa tuh, yang datang bareng sama Gavin" ucap salah satu mahasiswi yang juga ada diparkiran itu.

"Ngak tau mungkin anak baru disini, biasanya kan Gavin berangkatnya sama Aurell kok malah sama dia, mana Aurellnya"

"Entahlah, jangan bahas si miskin itu ah, lebih baik cewek yang sama Gavin itu dari pada si Aurell, penampilannya itu loh gak cocok banget kalau disandingkan dengan pangeran kampus ini, tapi kalo yang baru ini lebih lumayan deh" ucap mahasiswi itu yang tengah membanding-bandingkan.

"Kasian yahh si Aurell hahaha"

"Peffttt biar tau rasa hahah"

Masih pagi pun mereka asik mencemoh orang lain tanpa memikirkan perasaannya. Aurell tak perduli selagi mereka tak menganggunya maka Aurell tak akan bertindak, itulah prinsip Aurell selalu tenang menghadapi masalah.

Aurell melangkahkan kakinya untuk menuju kekelas namun tiba-tiba saja suara Gavin menghentikan langkahnya itu.

"Aurell....." panggil Gavin.

Aurell berbalik kearah Gavin, tampak Gavin berlari kearahnya sambil tersenyum, itulah yang disukai Aurell senyumanya yang selalu membuatnya tenteram.

"Kebetulan sekali kita bertemu disini, kamu udah makan rell?" tanya Gavin.

"Belum" jawab Aurell.

"Yaudah kalau gitu kita kekantin dulu" ucap Gavin, sambil menggiring Aurell kearah kantin.

"Gavin.... Trus aku gimana?" rengek Eira yang ada dibelakang Gavin itu.

"Kamu pergi aja, kamu kan bisa urus sendiri urusanmu Eira" jawab Gavin.

"Yaudah yuk kita kekantin, kita duluan ya Eira" ucap Gavin setelah itu meninggalkan Eira yang sendirian diparkiran itu.

"Ihhhh Gavin kok main tinggal-tinggal aja sihhh... Ngeselin deh, gara-gara cewek miskin itu Gavin jadi ngacuhin aku, ini gak bisa dibiarin aku gak mau kalah dari cewek miskin itu" ucap Eira, setelah itu ia tersenyum semirk seperti sedang merencanakan suatu hal.

...----------------...

Sesampainya dikantin Gavin memoersilahkan Aurell dengan menarik kursinya. "Silahkan tuan putri" ujar Gavin sambil tersenyum, Aurell menangapinya juga dengan senyuman.

"Kamu mau pesen apa, biar aku yang pesankan" ucap Gavin.

"Aku kayak biasa aja" jawab Aurell.

"Mie ayam lagi?" tanya Gavin yang dianguki oleh Aurell.

Gavin tersenyum. "Yaudah kamu tunggu ya" ucap Gavin setelah itu bangkit untuk memesan makanan.

Aurell tersenyum melihat punggung Gavin yang berjalan untuk mengambil pesanannya.

Lima menit sudah, Gavin kembali dengan membawa nampan berisikan makanan Aurell dan makanan untuk Gavin.

"Nih.... Mie ayam kesukaan kamu sudah sampai....." ucapnya sambil memberikan mangkuk berisi mie ayam kepada Aurell.

Aurell tersenyum menerimanya. "Makasih" kata Aurell.

"Sama-sama cantik" jawab Gavin tersenyum, yang membuat hati Aurell berdesir melihatnya.

"Ayo silakan dimakan...." ujar Gavin.

Namun saat ia ingin menyendokan makannya kemulut, tiba-tiba saja hanpone bergetar. Gavin melihat hanpone dan mengangkatnya.

"Halo om" ucap Gavin.

"Kamu sama Eira kan Gavin?"

"Tidak om, saya sedang bersama dengan teman saya" jawab Gavin sambil melirik Aurell yang juga melihatnya.

"Astaga Gavin, Om kan sudah minta tolong sama kamu untuk bareng terus sama Eira, kamu tau kan Eira baru datang diindonesia, dia sangat kesulitan bergaul jika tidak ada orang yang ia kenali"

"Tapi om, saya tidak bisa selalu dengan Eira, saya juga ingin menikmati waktu saya sendiri"

"Saya tidak mau dengar alasan kamu, pokoknya kamu temani Eira sekarang tolong terus bersamanya, jika tidak bisnis saya dengan papamu, akan saya batalkan" ancam papa Eira.

"Kenapa om malah bawa-bawa masalah kantor, ini kan bukan hal yang penting om"

"Kamu bilang apa? Eira itu putri saya, tentu saja dia penting bagi saya"

"Tapi kan om"

"Gak ada tapi-tapi, cepet kamu sama Eira tolong jaga dia jangan sampai dia kenapa-napa"

Tuttttt......

Tanpa mendengar jawaban dari Gavin, papa Eira memutuskan telfon secara sepihak. Gavin yang melihat itu hanya bisa menghembuskan nafasnya.

Gavin melihat Aurell yang tengah makan. "Ehemm rell.."

"Aku sudah tau" jawab Aurell tenang.

Gavin tersenyum kikuk. "Aku minta maaf rell, aku gak bisa nemenin kamu makan, kamu habisin makanan mu dulu jangan terburu-buru, aku sudah bayar tadi jadi kamu gak usah bayar" ucap Gavin namun tak ditanggapi oleh Aurell.

Gavin meraih tangan Aurell. "Rell maaf yaa, kamu gak marah kan?" tanya Gavin sambil melihat wajah Aurell.

"Aku tidak berhak marah, karena aku juga bukan siapa-siapa kamu" jawab Aurell.

"Rell.... Jangan ngomong gitu dong, kamu tau kan aku sukanya sama kamu, jadi kamu gak boleh bilang gitu" ucap Gavin.

"Tapi aku bukan pacar kamu Gavin" kata Aurell sambil melihat mata Gavin.

Gavin tertegun, sejenak. "Maaf rell" lagi-lagi itu jawaban dari Gavin, dan hal itu membuat Aurell menghebuskan nafasnya untuk kesekian kalinya.

"Huffft..... Kamu samperin Eira sana"

"Tapi, Rell kamu gak marah kan?" tanya Gavin.

"Ngak! Kamu samperin aja" ucap Aurell.

Gavin mengelus tangan Aurell. "Yasudah, kamu lanjutin makanmu kita ketemu lagi setelah pulang nanti" ucap Gavin setelah itu mengambil tasnya yang ada dikursi dan berlalu meninggalkan kantin itu.

Aurell hanya bisa diam melihat punggung Gavin yang makin menjauh itu, ia merasa kedekatan antara dengannya dan Gavin semakin ada tembok yang menjadikan jarak diantara mereka. Dan mungkin Gavin belum merasakannya, atau hanya pikiran Aurell saja.

...----------------...

Aurell saat ini sudah berada dikelas, disampingnya sudah ada Doni yang setia dengan bukunya itu, pelajaran belum dimulai karena dosen hari ini sedikit telat datang kekelas mereka.

Tiba-tiba saja pintu terbuka, dan memperlihatkan Dosen bersama dengan seorang pria dibelakangnya.

"Perhatian semuanya" ucap dosen itu, dan membuat ruangan seketika senyap.

"Hari ini kita kedatangan teman baru, jadi kalian tolong akurlah pada teman baru kalian ini, dia baru saja datang dari luar negri yaitu dari Inggris oleh sebab itu tolong bimbinglah teman baru kalian ini" ucap dosen itu.

Salah satu dari mahasiswa disana mengangkat tangannya.

"Ya silahkan" ucap dosen itu mempersilahkan untuk bicara.

"Pak, bukanya yang harus membimbing itu adalah dosen ya pak! Kok harus siswanya yang disuruh ngebimbing" ucapan Mahasiswa itu sekita membuat gelak tawa dari teman-temannya yang ada disana.

"Ya pertanyaan kamu sangat bagus sekali, saya dosen, saya banyak pekerjaan, jadi saya serahkan pada kalian semua yang ada disini"

"Tapi pak, kita juga sibuk, sibuk mengerjakan tugas dari bapak" ucap mahasiswa itu lagi.

"Oke, kalau kamu tidak mau, tugas kamu saya tambahkan" ucapan dari dosen itu, seketika membuat semuanya tertawa.

"Eh, ngak jadi pak, saya tidak mau melawan lagi"

"Oke apa ada pertanyaan lagi, jika ada maka kalian akan dapat tugas dari saya" tidak ada yang menjawab, semuanya kembali hening.

"Kamu" ucap dosen pada seorang pria yang dinyatakan mahasiswa baru itu. "Silahkan perkenalkan nama kamu"

Pria itu menganguk dan berjalan kedepan. "Halo teman-teman perkenalkan nama saya Sagarra, mohon bantuannya semoga kita semuanya bisa akrab" ucap pria itu tersenyum namum tak ada tanggapan dari mereka.

Bersambung.

1
Rosita Hendriyani
kalo koma bukannya penyumbatan di otak ya Thor????
Rosita Hendriyani
Ktnya pimpinan sharky, tp kok gak dijaga, kmana semua komplotannya.
btw byk banget yg typo ya Thor???
Lina Zascia Amandia
Dua like mampir buat karya Kak Mi Ni yg ini soalnya lagi di pajang di Pengembangan diri.
wndanaomi: Wuohhhh.... Terima kasih kak
total 1 replies
Lina Zascia Amandia
Sabarr ganteng bgt.... Nah karya ini. lagi dipajang di Tamat bulan ini.
Lina Zascia Amandia: Sama2...
total 2 replies
vio~~~~
mamam tuh buah hasil dari kebegoan mu gavin... dasar sudah ma eira masih aja mau miliki aurel juga..ckckck
vio~~~~
wah jangan sampai ada udang dibalik bala2 tuh si Doni..🤔🤔
vio~~~~
ya kn lg penampilan cupu kamu sagar,, coba aja ajak cewe2 lain kencan ma penampilan kamu sekarang apa masih ada yg mau..ckckck🤣🤣
vio~~~~
kayaknya si Doni suka deh sama aurel..
vio~~~~
hilihhh... sekarang aja bilangnya teman.. aneh lu gavin lama2 gue gibeng juga lu..😤😤😤
vio~~~~
apa aku bilang si gavin tuh bego.. udah kasih aja ma eira gavinnya aurel, masih banyak cowok mh jgn milih yg bego kayak si gavin..😆😆
wndanaomi: Harundang harundang🤭
total 1 replies
vio~~~~
lah cowok bego kayak gitu ngapain diharepin mending cari yg lain aja..😁😁
vio~~~~
devinisi cowok bego y gini lngsung nyalahin tanpa diselidiki trlbih dhlu..wkwkwk
wndanaomi: Huhu🤭🤭
total 1 replies
@Kristin
semangat up ya Thor 🤗
@Kristin: Ooh aku baru baca nyicil..😁
total 2 replies
Jhuwee Bunda Na Alfaa
ijin promosi ya dearss...
singgah di novel aku yukss
ISTRI PENGGANTI TUAN MUDA TAMPAN
🙏🙏🙏
wndanaomi: Hihi🤭

Okeyyy🙏
total 1 replies
@Kristin
Gavin sepertinya orang baik
@Kristin
sirik aja sih👎
@Kristin
hhhaa 😱🤭
@Kristin
Hebat kmu Rel aku suka gaya mu👏
yuliyuli
rugi bgt punya cowok kayak gavin
yuliyuli
buang jauh2 tu si gavin eneg liatnya !!!
wndanaomi: Haha🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!