NovelToon NovelToon
Glory After Rebirth

Glory After Rebirth

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Xianxia / Fantasi Timur
Popularitas:242.5k
Nilai: 5
Nama Author: catur Wahyudi

Wang Xiang adalah seorang Kultivator yang berada di ranah Kaisar Dunia. Tinggal selangkah lagi dia akan menjadi Kaisar Langit yang kabarnya memiliki kekuatan layaknya dewa.

Untuk mencapai ranah itu, dia mencari berbagai tanaman sumber daya yang langka serta mencari keberadaan sebuah pusaka kuno yang kabarnya bisa membuat seseorang menerobos tingkatan.

Akan tetapi setelah semua bahan yang dia butuhkan terkumpul, kekasih dan sahabatnya menikamnya dari belakang dan merampas semua yang dia miliki.

Wang Xiang akhirnya terbunuh. Akan tapi takdir berkata lain. Ia mendapatkan kesempatan kehidupan kedua serta pusaka yang ingin direbut oleh kekasih dan sahabatnya terlahir kembali bersama dirinya.

Dengan ingatan masa lalunya, akankah Wang Xiang bisa mendaki puncak kekuatan untuk sekali lagi? Apakah kesempatan kedua yang dia dapatkan digunakan untuk membalas dendam atau memulai kehidupan baru.

Ikuti ceritanya hanya di Glory After Rebirth.

Pengingat Tingkat Kultivasi.
Prajurit tingkat 1-9
Prajurit Langit tingkat 1-9
Jenderal tingkat 1-9
Jenderal Langit tingkat 1-9
Raja tingkat 1-9
Raja Suci tingkat 1-9
Kaisar tingkat 1-9
Kaisar Dunia tingkat 1-9
Kaisar Langit tingkat 1-9
Dikatakan ada tingkatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kaisar Langit tapi kabarnya, tingkatan itu adalah mitos.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon catur Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 08. Naik Dua Tingkat Sekaligus

Perjalanan yang memakan waktu panjang diselingi oleh canda dan gurauan Wang Xiang dan Guan Ji Duan di dalam kereta.

Wang Xiang tentu tidak akan membawa kotak berisi kacang mete yang diberikan oleh nenek nenek sebelumnya sehingga dia memutuskan untuk meletakkan kotak itu di atas meja.

Dia tidak berpikir terlalu jauh karena memang isi dari kotak itu adalah kacang mete yang sangat menjijikkan, bahkan Wang Xiang tidak pernah berpikir bahwa dia menyentuh salah satu dari kacang mete itu.

"Saudara Xiang, kau membawa kacang mete tapi kau tidak membaginya padaku. Kau benar benar pelit" tanpa bisa dihentikan oleh Wang Xiang, Guan Ji Duan mengambil kacang mete yang ada di dalam kotak tanpa bisa Wang Xiang hentikan.

Dan ketika Guan Ji Duan memasukkan kacang mete itu ke dalam mulutnya, pemuda itu merasa akan muntah tapi dia tidak bisa memberitahukan asal usul kacang itu pada Guan Ji Duan.

"Lebih baik aku diam saja, jika dia tahu asal usul kacang mete itu aku rasa aku tidak akan hidup tenang" Ujar Wang Xiang, meskipun demikian dia masih merasa jijik melihat dengan santainya Guan Ji Duan memakan kacang mete itu bahkan para bawahannya juga ikut menikmatinya.

"Kacang mete ini memiliki rasa yang unik, ada aroma coklat dan teksturnya benar benar berbeda"

"Kau benar, rasa dari kacang mete ini belum pernah aku rasakan. Benar benar berbeda dari kacang mete kebanyakan" 

Ujar dua orang penjaga Guan Ji Duan sementara Wang Xiang hanya bisa menggaruk kepalanya dengan keringat yang terlihat mengalir dari dahinya.

"Sudahlah, aku tidak usah memikirkannya, asalkan mereka tidak tahu asal usul kacang mete itu maka semua akan baik baik saja" batin Wang Xiang menatap ketiganya yang tengah menikmati kacang mete itu.

"Saudara Xiang, apakah kau tidak makan?" Guan Ji Duan menyodorkan kacang mete ke arah Wang Xiang membuat pemuda itu terlihat sangat gugup.

Bagaimanapun dia harus menolak kacang mete itu tapi dia harus bisa menghilangkan kecurigaan dari ketiganya sehingga Wang Xiang mencoba berpikir keras hingga setelah beberapa saat akhirnya dia menemukan sebuah ide untuk menghindari pertanyaan dan paksaan untuk ikut bergabung dengan mereka memakan kacang mete.

"Ya…yah, kalian makan saja, aku harus berlatih sebelum tiba di tempat tujuan" Ujar Wang Xiang.

Setelah mengatakan hal itu, Guan Ji Duan hanya bisa menganggukkan kepalanya kemudian dia melanjutkan makan kacang mete sementara Wang Xiang mengambil sikap lotus.

Wang Xiang menarik nafasnya dalam dalam dan setelahnya tidak terdengar pemuda itu menarik nafas lagi, dia benar benar sangat tenang dengan mata terpejam membayangkan Danqi yang tersebar di udara masuk ke dalam tubuhnya.

Setetes air jatuh dari ketinggian dan membentur sebuah kolam yang ada di bawahnya, ketika mendengar hal itu, Wang Xiang segera membuka matanya dan dia menemukan dirinya berada di tempat yang tidak pernah dia sangka akan berada di sana padahal dirinya masih belum bisa menyimpan Danqi.

Saat ini Wang Xiang berada di dalam kesadarannya, sebuah tempat yang menghubungkan seseorang dengan jiwa dan raganya serta tempat untuk menggali potensi lebih tinggi dari diri sendiri.

"Aku tidak menyangka aku bisa berada di dalam kesadaran, padahal aku masih belum menjadi seorang kultivator, aku benar benar beruntung karena dengan berlatih di sini, maka latihanku akan berjalan semakin cepat dibandingkan dengan kebanyakan orang" Guman Wang Xiang.

Dia mencoba mengedarkan pandangannya ke segala arah mencoba menganalisis kesadarannya sendiri tapi dia tidak menemukan kesamaan dengan kesadarannya sebelumnya.

Kesadaran yang dia tempati saat ini seolah olah bukan kesadaran miliknya karena aura hitam bercampur dengan aura ungu seolah menyelimuti seluruh tempat.

Ketika Wang Xiang sibuk memperhatikan sekitarnya, dia melihat dua benda melayang yang mana salah satu benda memancarkan aura hitam yang sangat pekat hingga Wang Xiang kesulitan untuk menjangkau dan mengetahui isinya sementara yang lain berbentuk layaknya sebuah mangkok.

Mangkok yang melayang di depan Wang Xiang bisa diibaratkan sebagai dantian, tempat Danqi berkumpul dan berpusat.

Dantian juga menjadi tempat penampungan Danqi seorang kultivator. Semakin tinggi tingkatan kultivasi maka semakin luas dantian yang mereka miliki.

"Ada yang aneh di dalam Arg…" kabut hitam mulai masuk ke dalam tubuh Wang Xiang, dia benar benar tidak menyangka kabut hitam yang berkumpul di dalam dirinya mampu menyerangnya dengan begitu ganas.

"Apa apaan kabut hitam ini, dia mengikis dan memakan jiwaku perlahan lahan!" Wang Xiang merapatkan giginya sambil berusaha menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.

Kabut hitam yang masuk ke dalam tubuh Wang Xiang memiliki sifat yang merusak bahkan Wang Xiang harus menahan penderitaan yang sangat pedih hanya untuk menahan rasa sakit dari kabut yang masuk ke dalam dirinya.

"Pikirkan, pikirkan apa yang bisa menghentikan kabut ini?" Ujar Wang Xiang hingga akhirnya dia membelakkan wajahnya.

Di kehidupan pertamanya, Wang Xiang pernah menemukan sebuah gulungan yang sangat tua berisikan sebuah teknik pelatihan.

Kala itu dia tidak memiliki kesempatan melatih teknik pelatihan itu karena untuk melatihnya dibutuhkan pondasi kekuatan yang sangat kuat sementara dulunya Wang Xiang hanya mementingkan basis kultivasi tanpa memikirkan mengenai Fondasi.

Jika dia memulai semua dari awal maka dia bisa menggunakan teknik pelatihan itu tapi masalahnya, teknik pelatihan itu memerlukan usaha dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan teknik pelatihan lainnya.

Tapi bagi Wang Xiang semua itu tidak masalah karena dia kali ini memulai semuanya dari awal, meskipun waktu yang dia butuhkan untuk mencapai puncak jauh lebih lama tapi dengan teknik pelatihan itu, Wang Xiang bisa menjadi lebih kuat dibandingkan dengan tingkatan yang sama dengannya.

Wang Xiang merentangkan tangannya dan membentuk sebuah gerakan yang terus berurutan hingga setelah beberapa saat gerakan itu membentuk seekor naga yang bersinar keemasan.

Setelahnya kabut hitam yang sebelumnya begitu menyakiti Wang Xiang terserap masuk ke dalam tubuhnya tanpa memberikan rasa sakit seperti sebelumnya, justru perasaan nyaman yang Wang Xiang rasakan.

Dia juga melihat di atas mangkok yang melayang di depannya aliran air keluar dan semakin memenuhi mangkok itu hingga setelah beberapa saat mangkok itu berubah menjadi semakin besar. 

Ukuran mangkok itu berubah sebanyak dua kali membuat senyuman tipis terlukis di wajah Wang Xiang.

"Aku naik dua tingkat sekaligus, entah apa yang akan dikatakan oleh orang orang aku benar benar seorang jenius" Ujar Wang Xiang.

Dia cukup senang karena untuk meningkatkan dua tingkatan dalam waktu bersamaan jika bukan masa dimana seluruh segel spiritual hancur maka hal itu tidak akan pernah terdengar.

Mungkin Wang Xiang adalah satu satunya kasus yang bisa ditemui di era modern yang mana dia bisa membuat dirinya naik ke ranah yang lebih tinggi.

"Dan juga" Wang Xiang mengalihkan perhatiannya ke arah token besi yang melayang di depannya dengan sebuah senyuman di wajahnya "Aku tidak menyangka Token Dewa Kuno akan terlahir bersama denganku di kehidupan ini, Wu Nandong, Xin Rou. Kalian berdua akan merasakan penyesalan seumur hidup karena pernah menyinggungku" Tambahnya.

1
Ibad Moulay
Uraaa 🐎🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Uraaa 🐎🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
Eka Awa
seperti drama i'a no body
mengumpulkan kultivar orang di era modern
Eka Awa
banyak thypo nya
Eka Awa
reinkarnasi berjamaah
Eka Awa
di Wuhan ada corona
arfan
ayo semañgat up terus bos
poetrae raentaeo
gak ada kelanjutan lagi kah
poetrae raentaeo
hade
Elozz Eins
mungkin sedikit saran aja thor, kalo kata sambung kayak "Berbeda beda" atau "Orang orang" pakai garis hubung "-" gitu thor biar yang baca tau kalo itu satu kata, jadi pas baca gak kepotong.

"Berbeda-beda" // "Orang-orang"
poetrae raentaeo
up up
poetrae raentaeo
up
Lodya Wila
lamanya update
azka aldric Pratama
Hadi Thor 👋👋👋🤭🤭🤭🤭
Cella
sambungannya
poetrae raentaeo
kapan up lgi thor
Faizal MohdNor
smbungan?
poetrae raentaeo
thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!