NovelToon NovelToon
The Rise Of A Princess

The Rise Of A Princess

Status: tamat
Genre:Spiritual / Reinkarnasi / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Chicklit / Tamat
Popularitas:54k
Nilai: 5
Nama Author: Okta Fitria ningsih

Ada seorang putri bangsawan yang di asing kan oleh keluarga nya sendiri karena putri tersebut membuat keluarga nya malu, dan kakaknya yang sangat iri terhadapnya, karena ayahnya sangat menyayanginya meskipun telah membuat keluarga nya beredar rumor tentang putri tersebut, putri tersebut sangat lah jelek dan gendut, membuat siapapun yang melihatnya akan melemparkan batu ke arahnya. tapi siapa sangka, putri tersebut kehilangan nyawanya saat ia tersesat di hutan. akan tetapi dia bangkit lagi dan membalaskan dendam nya, yuk baca kelanjutannya sekarang!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Okta Fitria ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 8 Adanya Pertandingan

Peri jahat itu tampak ketakutan melihat diriku yang marah, aku tidak takut, toh ini kan elemenku. Aku melihatnya dengan tatapan tajam, hingga petir menyambar apa yang aku lihat.

Duar!

Eh!? Petir menyambar tepat di sayapnya. Aku memang menatap dia dengan tajam, tapi yang ku tuju adalah sayapnya, kenapa bisa? Dia terjatuh lagi dibawah, aku mendorongnya untuk lebih dekat ke arahku menggunakan angin.

Lalu aku mengikat nya dengan akar yang kecil menggunakan elemen tumbuhan, dia sangat ketakutan melihatku.

Para Peri yang aku suruh untuk bersembunyi kini sudah keluar dari persembunyian dan menghampiriku. Melihat Peri jahat ini.

"Siapa kau? mengapa bisa masuk kesini? Dan bagaimana caranya?"

Emosiku sudah tidak tahan lagi, melihat kejahatan ini.

"A-aku Peri Gia, aku diutus untuk menghancurkan hutan Peri ini. Aku bisa kesini menggunakan kekuatan perpindahan,"

"Heh! emang ini hutan milik mu?! Seenaknya aja mau hancurin! Siapa yang menyuruh mu?"

Dia terlonjak kaget mendengar bentakan ku yang mungkin sangat memekikkan telinga.

"Ra-ratu Peri Era yang menyuruhku, dia Ratu Peri ke-kegelapan."

"Kenapa dia menyuruhmu untuk menghancurkan hutan Peri ini?"

Dia seperti ketakutan menjawab pertanyaan ku yang satu ini. Aku dibuat penasaran oleh tingkah aneh Peri ini.

Dia terus diam tidak menjawab sepatah kata pun. Membuatku geram saja.

"Cepat ka--"

Duak!

"Akh!" Aku tersungkur kebawah, seseorang telah menyerang ku dari belakang menggunakan kekuatan nya.

Aku mendongakkan kepala, melihat Peri yang menatapku dengan senyum mengejek. Dia kah yang dimaksud Ratu Peri Era? Sangat jelek hihi. Eh sudahlah, nanti saja bercandanya.

Aku memang merasakan aura kegelapan di tubuhnya, tidak terlalu kuat juga ternyata.

"Berani nya kau mengganggu murid ku!"

Lah? Aku pula yang disalahkan, bukankah dia yang mengganggu kami?

"Dasar Peri jelek! kau yang duluan mengganggu!"

Kulihat dia marah besar kepadaku karena aku memanggilnya dengan sebutan Peri jelek! Ya bodo amat toh emang fakta kok.

"Apa! mau marah?"

Aku melotot padanya, agar dia takut.

'Putri, jangan melawannya. Nanti anda bisa diserang oleh dia.'

Aku tidak menghiraukan ucapan si Putih yang tampak ketakutan.

"Enyah lah kau!"

Dia marah ternyata, ck baperan sekali dia. Peri jelek itu menyerang ku dengan kekuatan kegelapan, aku menangkisnya menggunakan elemen es dan api. Dia tampak kewalahan menghadapi kekuatanku.

Tiba-tiba ada serbuk yang mengenai mataku, aku sontak menghentikan menyerangnya. Setelah sudah bisa melihat dengan jelas, aku melihat Peri jelek itu kabur. Sial! hampir saja tadi aku akan mengalahkannya. Dia membawa muridnya juga.

Para Peri bersorak riang, tapi tiba-tiba mereka berhenti bersorak.

"Ratu!" ucap salah satu dari mereka.

Semua terkejut, mereka segera terbang dan mencari Ratu mereka. Sambil berteriak memanggil Ratu nya.

Aku pun ikut mencari bersama mereka, kedua hewan ku pun ikut serta.

Aku seperti mendengar suara minta tolong, aku pun menajamkan pendengaran ku.

"To-long! tolong a-aku!"

Suara itu mungkin Ratu Peri, asalnya dari sungai. Aku segera memanggil para Peri untuk mengikuti ku.

Dan benar saja, Ratu Peri diikat menggunakan tali berwarna hitam yang sedikit menyala. Dia terkulai lemas, para Peri mulai panik dan berteriak memanggil Ratu mereka.

Aku mencoba membebaskannya dengan menyentuh tali itu, dan berhasil! Aku segera membawanya ke tempat tadi, aku menyembuhkan nya dengan kekuatan elemen tumbuhan.

Perlahan dia mulai sadar dan menatapku bingung. Para Peri bahagia melihat Ratu nya sudah sadar. Mereka memberi salam seperti tadi. Aku tidak bisa, jadi aku diam saja.

"Terima kasih sudah menolongku, Putri Sioa."

"Anda mengenalku?" tanyaku heran.

"Tentu saja, sebagai balasan terima kasih. Apa yang anda mau dariku Putri?"

"Tidak ada Peri, aku hanya ingin kembali ke rumah. Aku sangat lelah sekali." jawabku menatapnya.

"Baiklah, kau jangan lupa untuk bermain lagi disini."

Aku hanya menganggukkan kepala, aku segera beranjak dari tempat dan melambaikan tangan kepada para Peri dan Ratu Peri tanda perpisahan.

Aku menunggangi Putih, agar cepat sampai.

Waktu sudah akan gelap, sangat cepat sekali perjalanan waktu hari ini.

Ya benar saja aku sampai di rumah matahari sudah terbenam.

Lagi-lagi mereka khawatir padaku, berteriak sambil memanggil namaku.

"Putri, anda dari mana saja? Saya sangat khawatir Putri."

Terlihat Yein begitu cemas sekali, aku memeluk nya agar dia tenang. Yein tampak kaget dengan apa yang aku lakukan.

"Jangan khawatir,Yein. Aku baik-baik saja kok," ucapku sambil melepas pelukan.

Aku mengajak mereka masuk kedalam rumah diikuti oleh kedua hewan ku.

Ya, seperti biasa kami akan makan malam bersama. Mereka sudah aku anggap seperti saudaraku sendiri.

Setelah makan, Yein membereskan semuanya. Ingin aku membantunya, tapi Yein selalu menolak dan menyuruhku untuk istirahat saja.

Seperti biasa aku menuju ke kamar, melihat bintang-bintang yang berkerlap-kerlip di atas sana.

'Kau sedang apa Putri?'

Eh? Putih mengagetkanku saja, dia datang bersama Gold.

"Menurutmu?" ucapku tanpa menatapnya.

'Melamun? apa yang sedang kau pikirkan? Kenapa aku tidak bisa membaca pikiran mu?'

Aish! Hewan ini nyerocos mulu sih, aku memang tidak memikirkan apapun tahu! Jadi kau tidak bisa membaca pikiranku.

'Baiklah aku tahu, besok aku dan Gold ada urusan.'

Aku menatapnya, urusan apa? Ternyata hewan pun ada urusan juga ternyata.

"Urusan apa?"

'Pribadi.'

Apa? Pribadi katanya? Huh! Menyebalkan sekali Putih ini.

Aku mendengus kesal, menatap Putih yang sepertinya terkekeh. Ingin rasanya aku membunuhnya sekarang juga.

"Putri, apakah anda sudah tidur?"

Suara Yein dari luar kamarku.

"Ada apa Yein? masuk saja."

Yein membuka pintu dan berjalan ke arahku.

"Besok ada pertandingan di Taman Kota, apakah anda mau melihat pertandingan itu?"

Aku mengerutkan dahi ku, pertandingan apa yang Yein maksud?

"Pertandingan apa Yein?" tanyaku sambil menatapnya dalam.

"Pertandingan memasak, Putri. Biasanya di Taman Kota akan mengadakan itu dua bulan sekali dan pertandingan nya pun berbeda-beda," ucap Yein.

Aku terbelalak, pertandingan memasak? Wah ini kesempatanku untuk ikut pertandingan itu.

"Ada hadiahnya?" tanyaku, agak aneh sih. Toh aku sangat penasaran.

"Tentu ada, Putri. Yang menentukan adalah Kaisar Jio," jawabnya.

Kaisar Jio? siapa itu? Lupakan dulu saja deh, aku ingin ikut ke pertandingan itu.

"Aku mau ikut pertandingan itu, Yein. Apakah kau mau mendaftarkan diriku?"

Yein tercengang, tampak ragu-ragu di wajahnya. Kenapa tidak percaya sekali sih!

"Ya sudah kalau kamu tidak mau, biar aku yang mendaftarkan diri sendiri."

Yein kaget dengan ucapan ku tadi, lalu berkata.

"Ba-baikah Pu-putri," ucapnya terbata-bata.

Yein mengangguk dan menunduk.

"Kalau gitu kamu istirahat sekarang, agar besok tidak lelah."

yuk baca karyaku yuk, Siapa tau suka and kecantol hihi, canda, siapa tau kalian suka, jgn lupa like yah and komen biar author tambah semangat:)

1
Kania Rahman
lanjut,,, tetap semangat dan selalu jaga kesehatan 👍👍
Quizee Nichalos: terima kasih
total 1 replies
fifid dwi ariani
trus Sukses
fifid dwi ariani
trus Sehat
Kania Rahman
kenapa di asingkan,,💪💪👍👍
Kania Rahman
baru hadir 👍👍💪💪
Frando Kanan
oee Thor knp lo buat FMC kharater jd gk berguna...udh pernah lht fantasy di buku tpi di nyata Dunia lain mlh polos.. ckckck 🙄
Frando Kanan
udh pernah lht fantasy tpi blom pernah denger apa arti jiwa menghilang
Frando Kanan
sama saja? heh 😏....emng hrs siksa sampai mati nih pasti 😈😈😈
Frando Kanan
yg kejam itu seharusny anda Dan putra anda sendiri dsr tua bangka busuk 💢
Frando Kanan
xio spagro? nma yg aneh spagro ini...
Frando Kanan
nth knp gw merasa kesel dgn FMC ini.....
Frando Kanan
sama persis kek film TV yg gw lht....wkt memasak hanyalh 1 jam
Frando Kanan
Sioa? nma yg sama...
Sulati Cus
anak nya Raja tp miris
Sulati Cus
kknya nyesel g thor tau adiknya g balik2 dr beli bakso nyesel g adiknya g kembali krn tercebur sungai / jgn2 yg dorong kknya? ada kk kandung kejam kek gini klu ak jgn kasar sm adik2 ku yg ada kdg ikut sedaih klu adikku lg sedih
xixi
crazy up up up thorr
Quizee Nichalos: terimakasih kak sudah komen😊
total 1 replies
Feni Deona
semangat
Siti Nurain
👍👍👍👍👍
Ayy°{>Anesstasya}~🤍
lanjutttttt
Shary Shary
semangat Thor,,,bikin cerita itu ngk mudah memakan waktu dan pikiran salut SMA author bisa bikin cerita bagus kayak gini,,lanjutin thor
Quizee Nichalos: makasih kak🙃❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!