" Aku percaya suatu saat nanti kita akan saling mencintai dan menyayangi, walaupun sekarang kita disatukan dalam ikatan pernikahan karena perjodohan, Tetapi hati seseorang siapa yang akan bisa menebaknya " Fadly ".
" Aku tidak tau apakah aku pantas bersanding dengan dirimu yang hampir sempurna di mata diriku, berbeda dengan aku yang jauh dari kata sempurna untuk menjadi wanita idaman " Azura".
Namun aku percaya kalau kita memang sudah di takdirkan bersama, maka semua kesulitan dan cobaan akan bisa kita hadapi bersama hingga pada saatnya yang kita rasakan adalah kebahagian setiap harinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novi yanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
# Part Delapan
Beberapa hari telah berlalu hinga sampai lah kini pada hari minggu, hari dimana kata Bunda kelurga Om Fajri akan datang.
Saat ini jam yang sudah menunjukan pukul 06.00 Sore dan keluarga Om Fajri akan datang pada jam setengah 08.00 Malam atau lebih tepatnya setelah sholat Magrib.
Kedua kakak ku, Rinjani dan Bilqis saat ini sedang membantu Bunda memasak makan malam sedangkan aku sendiri tidak di izinkan untuk bergabung, karena Bunda menyuruh aku untuk bersiap-siap dan berdandan yang cantik.
Mungkin kalau seandainya yang datang itu adalah cowok yang aku cintai, yang aku pilih sendiri untuk jadi calon suami, aku pasti sekarang ini aku sudah merasa sangat senang dan bahagia karena dapat menikah dengan lelaki yang aku cintai dan pilihan aku sendiri namun berbeda sekarang, jujur aku tidak merasakan senang sedikit pun hanya perasaan Hampa yang aku rasakan namun aku tetap harus melakukan semua ini untuk kebahagian orang tua ku.
Setelah siap shalat Magrib, aku langsung mengganti baju dengan gaun yang sudah Bunda siapkan, gaun berwana Pink Soft yang panjang nya sampai di bawah kaki dan bisa di pastikan ini merupakan gaun terpanjang dan tersopan yang pernah aku pakai.
Selama ini kalau dari segi pakaian, aku memang sering memakai pakaian yang sedikit terbuka namun tetap masih sopan di bandingkan dengan kedua kakak ku yang memang selalu memakai pakaian tertutup dan berhijab, bisa di katakan semua perempuan di rumah ini berhijab kecuali aku.
Bunda tidak melarang atau menyuruhku untuk mengikuti gaya pakaian kedua kakak-kakak ku karena Bunda ingin aku merubah penampilan karena keinginan aku sendiri bukan karena paksaan dari pihak manapun dan selama pakaian yang aku kenakan tidak malu-maluin dan masih sopan bagi Bunda masih oke-oke saja.
Bagi aku Bunda adalah segalanya, aku merasa sangat senang memiliki orang tua yang tidak terlalu mengatur kehidupan anak-anaknya dari segi banyak hal dan bisa di katakan mereka adalah orang tua yang sangat pengertian dan paham akan kebutuhan anak-anaknya.
Jam saat ini menunjukan pukul 07.15 dan aku sudah siap dengan style ku + Make up natural namun tetap cantik, aku pun segera turun ke bawah dan melihat sang Bunda yang sedang menyiapkan minuman dingin di meja makan.
Sedangkan sang kakak pertama ku, kak Balqis sedang duduk di ruang tamu dengan suami sambil bercanda dengan buah hati nya, keluarga mereka terlihat seperti keluarga yang harmonis namun apakah aku juga bisa seperti itu nantinya.
Aku pun langsung berjalan ke arah Bunda, dan bertanya apakah Bunda masih perlu bantuan untuk urusan dapur sambil memeluk Bunda dari belakang.
" Ada yang perlu aku bantuin Bun? " tanya Azura.
" Eh, ank Bunda udah cantik banget, kamu enggak perlu bantuin apapun, ini udah siap semua dan kita tinggal tunggu tamunya datang, jadi kamu duduk di depan tv aja sama kakak kamu " jawab Bunda.
" Iya Bun " jawab Azura.
Baru saja aku ingin duduk di atas sofa empuk ruang tamu, suara bel pintu depan pun mulai terdengar pertanda tamu yang di tunggu sudah sampai.
" Biar Bunda aja yang buka, kamu tolong panggilin kak Rinjani dan Ayah di kamar " ucap Bunda.
" Iya Bun siap " jawab Azura.
Aku pun langsung naik ke kamar atas untuk memangil kakak dan setelah itu memanggil Ayah, kami pun turun ke bawah bersama dan melihat Om Fajri, Tante dan seorang lelaki yang cukup tampan di samping nya yang aku yakini adalah orang yang akan di jodohkan dengan aku.