NovelToon NovelToon
SIMPUL KIRANA : TAKDIR ENAM NEGERI

SIMPUL KIRANA : TAKDIR ENAM NEGERI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Sistem / Penyelamat
Popularitas:431
Nilai: 5
Nama Author: Noona Y

Bhaskara hanyalah pemuda biasa ... hingga sebuah kecelakaan merenggut hidupnya.
Saat membuka mata, ia telah berada di Jagaddhita—dunia yang perlahan ditelan kegelapan. Sebuah sistem misterius muncul di hadapannya.

《Misi Utama》
-Pulihkan Prisma Kirana.
-Satukan Enam Negeri.
-Selamatkan Jagaddhita.

Untuk menyelesaikan misi itu, Bhaskara harus mencari lima putri pewaris elemen—Anala, Nirmala, Sekar, Samira, dan Vajra.

Namun, menyatukan mereka tidak cukup. Ia harus membentuk Simpul Kirana, ikatan suci yang dapat membangkitkan kembali cahaya dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 : PISTOL CAHAYA

Bhaskara menyeringai tipis, meluruskan telunjuk dan ibu jarinya membentuk pola pistol kecil ke arah Naga Purba. "Serangan pola beruntun seperti ini umum di duniaku. Kami menyebutnya serangan senjata api."

Anala mengerutkan dahi, matanya membelalak menatap Bhaskara dengan bingung sekaligus penasaran. "Dunia... apa? Senjata api? Bahasa asing macam apa lagi itu?"

"Intinya, di duniaku kami tidak bertarung memakai pedang atau sihir. Sebut saja... 'Pistol Cahaya'," terkekeh Bhaskara seraya mengedipkan sebelah matanya.

Anala menggeleng-gelengkan kepalanya, "Duniamu terdengar sangat aneh... tapi aku harus mengakui, logika bertarungmu sangat jenius, Bhaskara."

Naga Purba yang sempat terkapar akibat gempuran Pistol Cahaya itu kembali menggerung rendah.

Sisik-sisik magmanya berderak, lalu dengan satu kibatan dahsyat, sayap batu raksasanya mengembang—menciptakan badai angin panas yang menerbangkan sisa-sisa debu di arena. Sang naga bangkit kembali, matanya menyala merah pekat oleh sisa-sisa dendam Energi Kelam.

Bhaskara langsung mengambil posisi kuda-kuda. Ia meluruskan kembali jarinya, memusatkan pendar Prana emas di ujung telunjuknya untuk bersiap melepaskan rentetan Pistol Cahaya berikutnya.

Namun, sebelum cahaya itu meledak keluar, Anala melangkah maju. Sosoknya dengan tenang berdiri tepat di depan Bhaskara, menutupi pandangan pria itu dari kejaran hawa membunuh sang naga.

"Kali ini... serahkan padaku," bisik Anala tanpa menoleh, suaranya terdengar begitu mantap dan penuh wibawa.

Bhaskara terdiam. Tangannya mengendur perlahan saat merasakan perubahan suhu udara di sekitarnya yang mendadak melonjak drastis.

WUUUSHHH!

Dada Anala berhembus kencang. Dari sekujur tubuh Sang Putri, meluap gelombang api merah keemasan yang luar biasa murni. Api itu tidak lagi membakar secara liar dan merusak, melainkan membumbung tinggi, mengulur, dan memahat dirinya sendiri di udara.

Di atas kepala Anala, lidah-lidah api murni itu mekar sempurna membentuk sosok Roh Phoenix bertubuh raksasa. Burung api abadi itu mengepakkan sayap apinya yang megah, memancarkan aura keagungan yang menyelimuti seluruh Colosseum dengan pendar hangat yang menyilaukan.

> [RESONANSI TAKDIR: PERUBAHAN WUJUD ANALA]

> 🔥 Status: Kebangkitan Darah Murni Agni (Kemurnian 100%)

> ✨ Efek Sinopsis: Dukungan dan kepercayaan mutlak dari Bhaskara telah membuka segel Roh Phoenix Kerajaan yang tertidur dalam diri Anala.

Anala mengangkat Pedang Garuda Merahnya ke udara. Roh Phoenix di atasnya melengkingkan suara emas yang merdu sekaligus menggelegar, bersiap menerjang Naga Purba yang sedang lengah.

Dengan tatapan mata yang berkilat tajam, Anala mengacungkan Pedang Garuda Merahnya lurus ke arah Naga Purba.

SCREEECH!

Roh Phoenix yang membumbung di atas kepala Sang Putri melengkingkan suara emas yang menggetarkan jiwa. Burung api abadi itu mengepakkan sayap cantiknya, meluncur deras menembak ke depan. Phoenix api itu terbang melingkar dengan kecepatan tinggi, berputar-putar mengelilingi tubuh raksasa Sang Naga hingga menciptakan Tornado Api Murni yang membumbung tinggi menembus atap Colosseum.

GROAAARRRGGIHHH!

Naga Purba terperangkap di tengah pusaran inferno murni tersebut. Raungan kesakitan yang memekakkan telinga terdengar menggema. Saat panasnya api murni Agnivara membakar habis pengaruh jahat di tubuhnya, Sang Naga membuka mulut raksasanya lebar-lebar—memuntahkan gumpalan uap hitam pekat yang berbau sulfur busuk ke udara.

Di sudut pandang Bhaskara, pendar Lontar Emas seketika bergetar melintas cepat:

> [NOTIFIKASI SYSTEM: DETEKSI ENERGI KELAM]

> ⚠️ Peringatan: Uap hitam yang terdesak keluar adalah Energi Kelam Umbrawa.

> 💡 Instruksi Misi: Binasakan Energi Kelam tersebut! Murnikan jiwa Sang Naga Purba, jangan biarkan monster purba warisan Agnivara ini binasa!

Melihat Anala siap mengayunkan pedangnya untuk memberikan tebasan terakhir yang mematikan pada kepala sang naga, Bhaskara melangkah cepat dan memegang bahu Sang Putri.

"Anala, tahan!" seru Bhaskara lantang, memotong ayunan pedangnya. "Jangan dibunuh!"

Anala menoleh cepat dengan dahi berkerut, matanya masih memancarkan pendar emas Phoenix. "Apa maksudmu, Bhaskara?! Naga ini telah mengamuk dan hampir meratakan arena ini!"

"Lihat uap hitam itu—itu adalah Energi Kelam Umbrawa yang mengendalikan pikirannya! Jika kau membunuhnya sekarang, kau hanya menghancurkan pelindung purba kerajanmu sendiri. Serahkan sisa pemurniannya padaku!" tegas Bhaskara sambil menunjuk gumpalan uap hitam yang kini merayap gila di udara.

Anala menatap uap hitam yang membusuk di udara, lalu melirik ketulusan di mata Bhaskara. Napasnya teratur kembali, dan perlahan-lahan ia menurunkan Pedang Garuda Merahnya.

"Baiklah," ucap Anala, lalu memerintah sang Phoenix melepaskan sang Naga.

Bhaskara melangkah maju melewati Anala, mengangkat tangan kirinya lurus ke arah uap hitam tersebut. Inti Prisma di dadanya meledak memancarkan pilar Cahaya Kirana murni yang menyilaukan seluruh Colosseum.

"Kembali ke kegelapan asalmu, Umbrawa!" teriak Bhaskara.

Cahaya emas murni meluncur bagai kilat, menerjang langsung uap hitam di udara dan meresap ke dalam jantung Sang Naga Purba untuk menghapus sisa-sisa racun kegelapan hingga bersih tak berbekas!

Naga Purba yang tadinya mengamuk liar seketika terkulai lemas. Matanya yang merah membara perlahan kembali jernih, memancarkan rasa terima kasih yang mendalam sebelum tubuh raksasanya melemah.

"Anala, sekarang! Cepat segel dia!" seru Bhaskara lantang, menoleh tegas pada Sang Putri.

Anala mengangguk cepat tanpa ragu. Ia memusatkan seluruh kesadarannya, menepuk dada kirinya hingga sebuah kristal merah keemasan berpendar terang melayang keluar dari tubuhnya—Fragmen Bara, inti kekuatan murni Agnivara.

"Atas nama darah murni Agni dan Cahaya Kirana, kembalilah pada wujud suci!" teriak Anala penuh wibawa.

Anala mengarahkan Fragmen Bara lurus ke arah Naga Purba. Cahaya merah-keemasan dari kristal tersebut menyelimuti seluruh tubuh masif Sang Naga.

Tubuh raksasa yang membentang puluhan meter itu perlahan-lahan menyusut, terurai menjadi partikel-partikel cahaya hangat yang berputar cepat masuk ke dalam pusaran Fragmen Bara.

Sssss... FLASH!

Sebuah ledakan cahaya lembut mengepul halus di tengah arena. Fragmen Bara kembali melayang pelan menuju telapak tangan Anala, namun kini telah bertransformasi.

Di atas telapak tangannya, kini terbaring sebuah Jimat Naga Purba berbentuk ukiran naga emas yang dilingkupi lapisan kristal perisai cahaya murni yang sangat indah—bebas dari racun kelam dan sepenuhnya tunduk pada Anala.

Anala menggenggam jimat baru itu erat-erat di dadanya, lalu menatap Bhaskara dengan senyum merekah penuh kebanggaan dan keharuan.

> [NOTIFIKASI SYSTEM: PENYELESAIAN MISI PENYELAMATAN AGNIVARA]

> 🐉 Pencapaian: Pemurnian & Penyegelan Naga Purba

> 🎁 Ganjaran: Jimat Naga Purba Cahaya (Pusaka Pelindung Tingkat Mitos)

> 🔥 Dampak Altar Agung: Kejahatan Pangeran Dahana Terbongkar Sepenuhnya!

Suasana Altar Agung Colosseum yang tadinya dipenuhi ketakutan dan kepanikan mendadak hening seketika. Kepulan asap sulfur perlahan terangkat, memperlihatkan sosok Anala yang berdiri anggun memegang Jimat Naga Purba di samping Bhaskara.

Keheningan itu pecah menjadi gemuruh sorak-sorai yang menggelegar dari seluruh sudut Colosseum.

"Hidup Putri Anala!"

"Sang Penguasa Agnivara!"

"Hidup Yang Mulia Putri Anala!"

Para prajurit berzirah merah yang tadinya ragu kini serentak bertekuk lutut, menancapkan tombak dan pedang mereka ke tanah.

Para hakim, hingga Senopati Utama menundukkan kepala penuh penghormatan, membungkuk dalam-dalam ke arah Anala dan Bhaskara.

Teater kebohongan Pangeran Dahana telah runtuh, digantikan oleh pembuktian keagungan darah murni Agnivara yang tak bisa terbantahkan.

Tepuk tangan dan sorak-sorai ribuan rakyat menggema membelah langit Colosseum.

Anala menatap lautan prajurit dan rakyatnya yang kini bersujud padanya. Keharuan terpancar jelas dari matanya yang berbinar. Kemudian, ia melirik Bhaskara di sampingnya, lalu menggenggam erat jemari pria itu di depan semua orang—menunjukkan kepada seluruh negeri siapa sosok yang berdiri setia membantunya merebut kembali takhta kebenaran.

> [NOTIFIKASI SYSTEM: HASIL PERTANDINGAN ALTAR AGUNG]

> 👑 Reputasi Kerajaan Agnivara: Maksimal (100%)

> ⚖️ Status Pangeran Dahana: Pengkhianat Terbukti (Terkepung Sepenuhnya)

> 💖 Resonansi Takdir: Legenda tentang Sang Putri Api dan Pengembara Cahaya resmi diukir dalam sejarah Agnivara.

Pangeran Dahana yang merayap ketakutan di sudut mimbar kini tak lagi punya tempat bersembunyi, ia mencoba kabur.

...****************...

1
Europa.
seperti biasa, novel baru, nunggu insect
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
Phrolova
naiknya cepet banget
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: pacing cepatt 🤣🤣
total 1 replies
Yui
masterpiece /Angry//Angry/ aku nunggu insectnya/Drool//Drool//Drool/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: gak ada insect /Curse//Hammer/
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Han Boshalvaya
Waw, othor romance nulis fantasi! patut dilihat /Doge//Good/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: /Awkward/ waduhhh
total 1 replies
Ironside
Wah /Hunger/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: /Panic/
total 1 replies
Teteh Lia
nama tokoh na dari bahasa Sanskerta semua 👍
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: Isekai tema Nusantara 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!