NovelToon NovelToon
The Employer

The Employer

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Misteri / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: zanizen_

Bagi Laily, mendapatkan pekerjaan sebagai pelayan di rumah mewah keluarga Arshawirya adalah sebuah keberuntungan—kesempatan kedua untuk mengubur masa lalu kriminalnya.

Jeffran Arshawirya adalah suami sempurna yang tampan dan penuh perhatian, sementara istrinya, Selina, tampak seperti wanita kaya yang tidak stabil dan gemar menyiksanya dengan aturan tak masuk akal.

Namun, di balik kemegahan rumah serbaputih itu, tersimpan gema masa lalu yang mengerikan. Sebuah rumor berbisik bahwa Selina pernah mencoba membunuh putrinya sendiri di bak mandi. Ketika batas profesional antara Laily dan Jeffran mulai mengabur dalam satu malam yang terlarang, Laily menyadari satu hal: di rumah ini, tidak ada yang benar-benar jujur.

Apakah Selina memang seorang psikopat yang berbahaya, ataukah ada skenario yang jauh lebih gelap yang sedang mengintai nyawa Laily? Ingat, di rumah ini, salah memilih langkah bisa berarti kematian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zanizen_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter tujuh

Aku lupa betapa luar biasanya rasanya tidur dengan kaki yang bisa diluruskan. Oke, ranjang lipat ini sebenarnya tidak ada istimewanya. Permukaannya tidak rata dan berbenjol-benjol, lalu per di rangka tempat tidurnya selalu berderit setiap kali aku bergerak bahkan hanya semili pun. Tetapi ini jauh lebih baik daripada mobilku. Dan yang lebih luar biasa lagi, jika aku perlu menggunakan kamar mandi saat malam hari, letaknya tepat di sebelahku! Aku tidak perlu berkendara ke sana kemari untuk mencari tempat istirahat di pinggir jalan sambil menggenggam kaleng semprotan merica di tangan saat sedang buang air kecil. Aku bahkan tidak butuh semprotan merica lagi sekarang.

Rasanya sangat nyaman bisa tidur di tempat tidur yang normal, sampai-sampai dalam hitungan detik setelah kepalaku menyentuh bantal, aku langsung tertidur lelap.

Ketika aku membuka mata kembali, suasana di luar masih gelap gulita. Aku langsung terduduk dengan panik, mencoba mengingat di mana aku berada. Yang kutahu pasti hanyalah aku tidak sedang berada di dalam mobilku.

Butuh waktu beberapa detik sampai kejadian-kejadian selama beberapa hari terakhir kembali teringat olehku. Selina yang menawarkan pekerjaan ini kepadaku. Pindah dari mobilku. Lalu tertidur di tempat tidur yang sungguh-sungguh nyata.

Secara bertahap, napasku yang memburu mulai melambat.

Aku meraba-raba meja laci di samping tempat tidur untuk mencari ponsel yang dibelikan Selina. Waktu menunjukkan pukul 3.46 pagi. Belum saatnya untuk bangun dan memulai hari. Aku menepis selimut yang terasa gatal dari kakiku dan turun dari ranjang lipat saat mataku mulai menyesuaikan diri dengan cahaya bulan yang menyaring masuk melalui jendela kecil. Aku akan ke kamar mandi dulu, lalu mencoba untuk tidur kembali.

Langkah kakiku menimbulkan suara derit pada papan lantai kayu yang polos di kamar tidur mungilku. Aku menguap, meluangkan waktu sejenak untuk meregangkan tubuh sampai ujung jariku hampir menyentuh bohlam lampu di langit-langit. Kamar ini membuatku merasa seperti raksasa.

Aku sampai di pintu kamar, meraih kenopnya, dan...

Kenop itu tidak mau berputar.

Rasa panik yang tadinya sempat surut dari tubuhku ketika menyadari di mana aku berada, kini melonjak drastis sekali lagi. Pintunya terkunci. Keluarga Arshawirya mengunciku di dalam kamar ini. Selina mengunciku di dalam kamar ini. Tapi untuk apa?

Apakah semua ini hanyalah semacam permainan yang sakit? Apakah mereka sengaja mencari mantan narapidana untuk dijebak di sini—seseorang yang tidak akan dicari oleh siapa pun jika menghilang? Jari-jariku menyentuh bekas guratan cakar di pintu, bertanya-tanya siapakah wanita malang terakhir yang pernah terjebak di dalam sini sebelum aku.

Aku tahu ini semua pasti terlalu indah untuk jadi kenyataan. Bahkan dengan kondisi dapur yang luar biasa kotor pun, ini tetap terasa seperti pekerjaan impian. Aku tahu Selina pasti sudah melakukan pemeriksaan latar belakang. Dia kemungkinan besar mengunciku di sini karena berpikir tidak akan ada seorang pun yang merindukanku.

Ingatanku langsung terlempar kembali ke kejadian sepuluh tahun yang lalu, pada malam pertama ketika pintu sel penjaraku dibanting hingga tertutup rapat, dan aku tahu tempat itu akan menjadi rumahku untuk waktu yang sangat lama ke depan. Aku bersumpah pada diriku sendiri saat itu bahwa jika aku bisa bebas keluar, aku tidak akan pernah membiarkan diriku terjebak dalam situasi apa pun lagi. Namun, belum genap satu tahun setelah aku bebas, di sinilah aku sekarang berada.

Tapi aku punya ponsel. Aku bisa menelepon polisi.

Aku menyambar ponselku dari atas meja laci tempatku meninggalkannya. Tadi siang aku masih mendapatkan sinyal, tetapi sekarang sama sekali tidak ada apa-apa. Tidak ada bar jaringan. Tidak ada sinyal.

Aku terjebak di sini. Dengan hanya satu jendela kecil yang tidak bisa dibuka, menghadap langsung ke arah halaman belakang.

Apa yang harus kulakukan?

Aku meraih kenop pintu sekali lagi, bertanya-tanya apakah aku bisa mendobrak pintu ini hingga roboh. Namun kali ini, ketika aku memutar kenopnya dengan sentakan kuat, kenop itu berputar di tanganku.

Dan pintunya pun langsung terbuka.

Aku melangkah keluar dengan goyah ke lorong sambil bernapas dengan cepat. Aku berdiri di sana selama beberapa saat, sementara detak jantungku perlahan melambat kembali ke batas normal. Ternyata aku sama sekali tidak pernah dikunci di dalam kamar. Selina tidak punya rencana gila apa pun untuk menjebakku di kamar ini. Pintunya hanya macet.

Namun tampaknya aku tetap tidak bisa menghilangkan perasaan aneh yang membuatku tidak tenang itu. Perasaan yang membisikkan bahwa aku harus segera pergi dari sini selagi aku masih bisa.

.

.

.

.

.

.

To be continue....

Kasih like gaes🥰

1
Kim Borahae
hi, saya pembaca baru. ceritanya bagus. semangat ya 💪

btw, saya pun baru mula menulis novel, kalau ada masa, boleh singgah profile. terima kasih 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!