NovelToon NovelToon
Jiwa Seorang Pemimpin

Jiwa Seorang Pemimpin

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyelamat / Tamat
Popularitas:610.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Pa'tam

Dia tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang raja.
Namun jiwa seorang pemimpin sudah melekat sejak kecil dalam dirinya. Dan darah seorang raja mengalir dalam tubuhnya.
Carlos, seorang pemuda yang menjadi pewaris dan penerus dari kakek moyangnya Atalarik attar.
Namun tidak semudah seperti apa yang dibayangkan, rintangan demi rintangan harus ia hadapi. Mampukah Carlos menghadapinya?

Penasaran? Baca yuk!
Cerita ini hanya fiksi belaka tidak ada kaitannya dengan dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 7

"Tuan," sapa penjaga.

"Hmmm ada apa?" tanya perdana menteri.

Saat ini mereka sedang di taman belakang istana. Tempat itu cukup sepi saat ini, namun mereka juga harus tetap berhati-hati. Takut ketahuan oleh yang lain lalu dilaporkan.

"Bagaimana dengan kedua pemuda itu? Apa mereka ...?"

"Jangan dibahas," potong perdana menteri. Penjaga itupun menutup mulutnya rapat-rapat. Perdana menteri pun segera pergi dari situ.

Perdana menteri harus waspada jika berbicara di istana. Karena semua ada kuping yang sewaktu-waktu bisa mendengar.

Bahkan bunga sekalipun patut di curigai oleh perdana menteri. Sementara penjaga tadi adalah orang kepercayaan perdana menteri.

Perdana menteri masuk kedalam ruang peristirahatan nya. Ia mengunci pintu kamar dan memastikan aman dari siapapun.

Perdana menteri mengeluarkan selembar foto seorang wanita dan dua anak kecil. Sudah sangat lama ia tidak melihat kedua anak itu.

"Bertahanlah kalian, ayah sedang mencari bantuan untuk bergabung menghancurkan raja William," gumamnya.

Ya, kedua anaknya dan istrinya di penjara oleh raja. Sejak saat itu perdana menteri tidak pernah lagi mendengar kabar mereka.

Namun perdana menteri yakin jika mereka masih hidup. Perdana menteri tidak berdaya karena keluarganya ada di tangan raja.

Jadi perdana menteri tidak ada pilihan lain selain patuh pada raja. Jika membangkang, maka keluarganya akan lenyap.

Perdana menteri menyimpan foto itu kembali, lalu mengusap air matanya perlahan. Ia merebahkan tubuhnya diatas ranjang dan tertidur sejenak.

Di tempat Carlos ...

"Nak, lencana ini kamu simpan baik-baik. Jangan sampai jatuh ke tangan raja William. Karena jika itu terjadi, maka dia akan lebih berkuasa," pesan kakek Bahram.

"Baik kek, aku akan menjaganya dengan baik," ujar Carlos.

"Kakek percaya kamu keturunan raja Attar, tapi jika hanya lencana ini, tidak bisa membuktikan apa-apa. Maksudnya, orang tidak akan percaya dengan hanya mengandalkan lencana. Tapi untuk membuktikan nya, kamu harus mencabut tombak yang ada di istana di dekat singgasana raja," ucap kakek Bahram.

Carlos, Diyan dan Sofia terdiam mendengar penuturan sang kakek. Carlos belum pernah mendengar tentang tombak itu sebelumnya.

"Jadi bagaimana kek?" tanya Carlos.

"Jika kamu bisa mencabut tombak tersebut, maka rakyat akan percaya bahwa kamu adalah keturunan raja Attar. Kakek pernah mendengar cerita dari kakek ku dulu. Katanya raja Attar sebelum wafat, ia bersumpah sambil menancapkan tombak tersebut dan hanya garis keturunan nya yang bisa mencabut tombak tersebut," kata kakek Bahram menjelaskan.

Carlos tertegun mendengarnya, apalagi saat kakek Bahram menceritakan sudah puluhan ribu orang mencobanya, namun tidak ada satupun yang berhasil.

"Kakek pikir awalnya bohong, namun setelah kakek membuktikan nya sendiri, barulah kakek percaya," kata kakek Bahram.

Ia sedikit malu mengakui bahwa dirinya juga pernah mencoba. Karena tombak tersebut bisa di goyang, namun saat di cabut tidak bisa.

"Apa aku harus ke istana kek?" tanya Carlos.

"Tidak perlu, susun dulu rencana untuk mengalahkan raja William. Ingat, dia itu orangnya licik," jawab kakek Bahram.

"Baik kek aku mengerti," ujar Carlos.

"Ini dompet yang kakek temukan di saku pakaianmu, juga ponsel, tapi disini tidak ada sinyal," kata kakek Bahram.

Carlos dan Diyan pun mengambil barang mereka masing-masing. Mereka berpikir jika barang-barang itu jatuh saat mereka di buang ke tebing.

Ternyata semuanya lengkap, bahkan jam tangan Carlos pun ada di tangan kakek Bahram.

Carlos melihat dompetnya masih utuh, kartu dan uang tunai negara ini. Beruntung ia lebih dulu menukar uang tunai dengan mata uang negara ini. Karena ia merasa jika satu waktu akan diperlakukan.

"Terima kasih kek, aku sudah ikhlas jika semua ini hilang," ujar Carlos.

Diyan juga memeriksa barangnya yang juga sama, masih utuh. Lalu ia mengambil beberapa lembar uang dan menyerahkan nya ke kakek Bahram.

"Tidak usah, kakek sudah tidak butuh uang," tolak kakek Bahram.

Diyan pun menyimpan kembali uangnya di dompetnya. Kemudian Carlos menanyakan letak pasar. Karena Sofia mengatakan jika dia menjual daging kelinci ke pasar.

"Jauh, sekitar 5 kilometer dari sini. Tapi harus berhati-hati, karena prajurit dari istana sering kesana untuk meminta pajak," kata kakek Bahram.

Kakek Bahram meskipun tidak pernah kemana-mana, namun setiap informasi di istana ia mengetahuinya.

Hanya saja ia juga tidak bisa berbuat apa-apa, karena raja William tidak akan empati pada siapapun yang berkhianat. Maka hukumannya adalah tembak mati.

"Harus menyamar jika ingin ke sana," sela Sofia yang sejak tadi diam.

Kakek Bahram mengangguk membenarkan. Kakek Bahram dulu sering pergi membawa cucunya, namun setelah cucunya besar, ia tidak pernah lagi kesana.

"Aku ingin mencari informasi kek, disini tidak ada sinyal, aku cukup kesulitan menghubungi keluargaku," kata Carlos.

Ponsel Carlos tidak ada sinyal, jam tangannya juga tidak berfungsi karena tidak ada sinyal. Carlos sebenarnya lebih mengkhawatirkan keluarganya jika dirinya tidak ada kabar. Terutama sang mama.

"Kakek juga tidak tahu disana ada sinyal apa tidak? Karena kami tidak memiliki ponsel," ucap kakek Bahram.

Carlos memberikan ponselnya kepada Sofia, Sofia menolak karena dirinya juga tidak mengerti.

Carlos mendekat dan perlahan mengajari Sofia cara-cara menggunakan ponsel. Sofia tersenyum, seumur-umur hidup di hutan, tidak mengerti teknologi zaman sekarang.

"Asyik juga ya? Tapi untukmu?" tanya Sofia.

"Aku ada ini," jawab Carlos menunjukkan jam tangannya. Sofia melihat jam tangan Carlos yang harganya sudah pasti mahal.

"Kamu orang kaya ya? Dari barang-barang ini sudah terlihat," tanya Sofia.

Carlos tidak menjawab, ia hanya mengelus kepala Sofia dengan lembut. Diyan melongo melihatnya Carlos. Padahal sebelumnya, boro-boro mengelus kepala yang namanya perempuan. Disentuh sedikit saja sudah ditepis sedemikian rupa.

"Wah, ternyata oh ternyata disini jodohmu berada," gumam Diyan.

"Kakak bilang apa?" tanya Carlos karena gumaman Diyan kurang begitu jelas.

"Gak ada." Diyan menggeleng cepat.

"Aku dengar loh kak, jangan bohong," kata Carlos.

"Gak ada, kapan kita ke pasar?" ujar Diyan mengalihkan pembicaraan.

"Besok saja, tapi sepedanya cuma satu," jawab Sofia.

Carlos segera mengajukan diri kalau dirinya saja yang ke pasar bersama Sofia. Sementara Diyan mendadak muram karena selalu saja dia yang mengalah.

Tadi juga saat ingin ikut berburu, ia tidak di perbolehkan. Besok ingin ke pasar juga tidak bisa ikut.

"Ya sudah, apa boleh buat," ucapnya.

"Nanti baru giliran kakak," kata Sofia.

"Hmmm," ujar Diyan dengan nada malas.

Sofia jadi merasa tidak enak, namun Carlos meyakinkan jika itu tidak apa-apa. Carlos mengatakan jika kakaknya itu orang baik.

Tanpa terasa hari pun sudah malam. Untuk sementara mereka memakai baju milik kakek Bahram. Karena pakaian mereka tertinggal di hotel.

1
Dewi Lestari
sungguh luar biasa karyamu thor
Anita Juwita
/Good/
04581
aku suka semua karya2 nya kak....semoga Kakak lebih semangat lagi buat menghasilkan karya2 yng pasti nya lebih seru lagi cerita nya ..
aku tunggu karya mu selanjut nya kak.
tetap semangat dan sukses buat semua karya2 nya..sukses selalu semangat 💪💪
Sharifah Linda Ismail
I like it 🇲🇾🫶
Siti Nurjanah
wah siisiap bertempur nih
Siti Nurjanah
wah omongan Carlos waktu kecil jd kenyataan dpt istri orang hutan
ndapa Ngara
asyik deh certanya
sangt menghiburku/Drool//Drool//Drool//Drool/
Karo Karo
bagus banget Thor 🫰🏻
Atze Atze
seandainya ada pemimpin cerdas,adil, bijaksana,tegas, pinter.. didunia nyata... negara ini akan aman dan makmur..
Atze Atze
persis sama seperti didunia nyata..negara Konoha...miris..
Mazree Gati
alurnya jadi beda,cerita kerajaan,,skip
Pa'tam: Silakan kalau mau skip. Tapi di sini ceritanya Carlos menjadi raja menggantikan raja yang lalim. Carlos dengan kekuatan keluarga Henderson bersama-sama merebut kembali kekuasaan dan menjatuhkan raja yang lalim dan mengembalikan kepercayaan rakyatnya.
total 1 replies
ummu syafanah
thor urutannya kudu baca yg mana dlu? opa oma ny mninggal pas dcerita mana ya?
Pa'tam: Eh lupa, 9) Arsy Kesayangan Tuan Mafia.
total 2 replies
Irma Luthfah
ternyata Leo dan Leona jg udah meninggal. huhuhu ikut sedih😭😭😭😭
Irma Luthfah
ikut sedih diva dan darmendra udah meninggal😭😭😭
Sativa Kyu
👍👍👍
LENY
SUDAH BACA DULUAN THOR KEREN CERITANYA👍👍
LENY
UNTUNGLAH SANIA HATINYA BERSIH DAN JG BAIK GAK CEMBURU ANAKNYA LEBIH DEKAT DISAYANG MERTUA.❤
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
LENY
DUH ADAKAH RAJA YG SEPERTI CARLOS INI BENAR2 KEREN RAJA BERHATI MALAIKAT❤❤
LENY
REZEKI ORANG BAIK BEGITULAH ❤
LENY
MANTAP INI BARU RAJA YG MENCINTAI RAKYATNYA ❤❤👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!