NovelToon NovelToon
Menembus Senja

Menembus Senja

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Spiritual / Iblis / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:193.8k
Nilai: 5
Nama Author: ARSY AL FAZZA

Pada masa modern jaya pura, Krani, seorang pendidik yang bekerja di sekolah negeri favorit terlibat dalam sebuah drama politik, forum pencitraan dan manusia seribu topeng yang menyebabkan ia harus berurusan masalah tiada henti. Sebuah peristiwa membuatnya tidak sadarkan diri, kemudian dia menemukan dirinya berada di era jaya pura zaman lalu dan terperangkap dalam tubuh seorang perempuan bernama Renggana yang ternyata akan menikah dengan Raja Paku bumi.
Sejak saat itu Krani dalam tubuh Renggana harus menyesuaikan diri dengan jaman Jaya wilayah wangsa selatan sebagai ratu Renggana juga terlibat dalam intrik kerajaan. Berbagai kejadian yang tidak terduga muncul selama Krani hidup sebagai Renggana. Berhasilkan kah kembali ke masa modern dan keluar dari tubuh Renggana?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARSY AL FAZZA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semeru jiwa

Di kehidupan lalu dan esok, jiwa-jiwa pengganggu pasti tidak akan pernah selesai mengganggu makhluk yang di anggap mereka lebih unggul darinya. Hal ini bisa jadi Pelajaran berharga bagi Krani sebagai ratu Renggana. Kehidupan yang menunjukkan orang-orang terdekat sekalipun ingin menyakiti dan membunuhnya.

Tidak terkira apa yang di rasakan sesosok tubuh yang di tempati jiwa dirinya di masa yang lalu dan akan datang. Di ruangan khusus para penjahit, sang ratu yang baru saja menyelesaikan beberapa baju untuk di persembahkan kepada ibu suri dan ratu Tiran tiba-tiba mengalam hal yang tidak terduga.

Kain yang yang selesai dia sulam Bersama sang dayang pendamping itu lebih menyerupai spanduk atau sebuah tanda memperlihatkan tempat yang akan di bangun. Ratu akan menjadikan ruangan di dekat paviliun Teratai sebuah butik yang di beri nama Krani.

“Wkwkwk. Lihatlah, selain semua bakat yang ku pendam. Selain menegakkan sebuah tempat, aku juga berencana menambahkan tempat pameran seni Lukis hasil karya ku. Oh My God! Aku rindu menulis! Andai saja aku mempunyai waktu yang lebih Panjang, maka aku akan menyelesaikan novel ku yang tertunda di masa modern. Krani, sekarang kau di panggil ratu Renggana. Kau bisa melakukannya kan?” gumam Panjang sang ratu renggana.

Sesuatu yang mengganggunya di mulai dari sorot matanya yang berbeda. Sepasang mata ghaib yang dia miliki sejak lahir memperlihatkan makhluk halus yang mulai mengganggunya. Dia mengguncangkan kepala yang semakin terasa sangat pusing. Sang ratu jatuh pingsan mengubah ruangan itu sangat histeris.

“Yang mulia!” teriak para dayang.

...----------------...

Di ruangan istana Barat, selir Nah sudah Bersiap-siap menunggu sang raja. Di ruangannya, di hias bunga-bunga beraroma sangat harum. Dia juga menabur di atas Kasur hingga sesekali tersenyum merapikan riasan di kepalanya. Dia telah berjam-jam menunggu, meyakini sang raja akan datang bermalam bersamanya.

Perjalanan sang raja yang mengarah ke wilayah ruangan Tengah kebesaran tidak bisa di hentikan dayang pendamping selir nah. Sang dayang pendamping sang ratu terlebih dahulu menemukannya. Dia menangis sambil gemetaran memegang lentera.

“Raja, gawat raja. Yang mulia ratu__hiks” isak tangis sang dayang yang tidak bisa lagi berkata.

Tanpa bertanya hal apa yang menimpa sang ratu, raja paku bumi berlari sekencang-kencangnya. Dia mulai gusar dan sangat mengkhawatirkan sang ratu. Para pendamping, kasim dan dayang sangat kesusahan mengikutinya.

Raja melihat sang ratu terkulai di atas lantai. Dia mengusap lembut wajahnya kemudian memeluknya sangat erat. “Apa yang terjadi dengan ratu? Kenapa bisa sampai begini?”

“Ampun kan kami yang mulia. Ratu tiba-tiba saja tidak sadarkan diri. Kemungkinan besar sang ratu kelelahan karena terlalu bersemangat menyiapkan jahitan. Atau kemungkinan kedua yang muncul adalah sang ratu meminum racun.”

Dayang Kribo dan para dayang yang lain berlutut meminta ampunan. Tabib yang baru saja tiba secepatnya memeriksa. Memberitahu jika keadaan sang ratu di ambang kritis karena detak jantungnya semakin melemah, sang raja mengangkat memindahkan keruangan kebesarannya. Tabib meneruskan pengobatan, dia melakukan jarum akupuntur dengan mempertaruhkan nyawanya.

“Raja, hamba siap mati kalau gagal melakukan pengobatan ini. Saat yang mulia ratu tidak sanggup mengobati pengobatan yang sangat berat maka beliau akan wafat. Namun, jika sang ratu mampu melewatinya maka masih ada harapan.”

“Jangan berkata apapun tabib. Cepat selamatkan ratu ku!”

Semua orang sangat panik, para dayang yang di tugaskan menjadi mata-mata sang ibu suri mengabarkan keadaan sang ratu. Dayang yang lain di istana ratu Tiran juga menyampaikan pergerakan yang sangat aneh di dalam ruangannya.

“Yang mulia ibu suri. Maaf jika hamba lancang, hamba melihat ada dukun yang memasuki ruangannya membawa beberap persembahan..”

“Yang mulia, bagaimana ini? Apakah aku harus memeriksanya?” tanya Menteri pertahanan.

“Ini adalah kabar bagus. Aku bisa memanfaatkan kekuasaan ku untuk menunjukkan pada klan Selatan jika aku yang berkuasa di negeri ini. Aku akan mempermalukan mereka dengan tuduhan praktik perdukunan yang mengancam nyawa ratu Renggana. Lihat apa yang kita temukan.”

......................

Mengetahui sang raja tidak bisa datang ke ruangannya, selir nah mengepal tangannya menahan amarah. Dia enggan beranjak dari tempatnya meskipun sang dayang pendampingnya akan menawarkan bantuan untuk menggantikan gaunnya. Sang selir menemui sang raja di depan pintu kebesaran.

“Raja, mohon agar tetap menjaga Kesehatan. Hamba tidak menyangka semua ini terjadi.”

Sang selir berusaha memikat dan menggoda, namun sang raja hanya menganggukkan kepala dan pergi. Dia sangat ketakutan melihat kondisi sang ratu, raja paku bumi yang mulai mencintai ratu Renggana.

Diskusi Menteri pertahanan yang menemui Galir, dia menunjukkan bungkusan santet yang di kubur dayang dari istana ratu Nah di bagian depan istana ratu Renggana. Galih langsung berlari membawa pasukannya mendobrak paksa ruangan kebesaran. Galih mengacungkan senjata di depan sang raja, dia Bersiap membunuhnya jika sang raja melawan.

“Aku sudah memperingatkan mu. Kalau kau menyakiti ratu maka aku akan membunuh mu dengan tangan ku sendiri.”

“Apa yang lakukan? Dan kalian semua para pengawal ku! Kepada siapa kalian tunduk dan patuh?”

“Jangan kau berpura-pura tidak tahu. Lihat benda yang berasal dari istana Selatan ini. Ibu mu sendiri yang menyiapkan ritual dan persembahan kepada iblis untuk menyantet ratu renggana.”

“Tidak mungkin! Aku tidak percaya!”

“Tutup mulut besar mu dan jangan halangi aku membawa ratu untuk menjaga keselamatannya. Aku akan memindahkannya ke wilayah kebesaran klan Utara.”

“Menteri petinggi! Kau tetap anak buah ku di negeri ini. Aku adalah raja kalian, cepat jatuhkan semua pedang kalian!” teriak sang raja.

“Kau, tidak berhak menentukan keselamatan ratu. Aku adalah suaminya dan berjuang menjaganya. Aku sendiri yang akan memindahkannya di rumah tuan Seng” tambah sang raja.

Galih membawa pasukannya meninggalkan ruangan Ketika pasukan khusus sang raja tiba. Dia meminta orang-orang kepercayaannya untuk menjaga sang ratu. Tepat di rumah ayahnya, ratu di beri pengobatan khusus. Galih memasuki ruangan, dia melihat wajah sang ratu seperti sedang menahan rasa sakit.

“Ratu Renggana. Sebagai sepupu, perasaan ku ini tidak pernah berubah. Aku masih mencintai mu, akan selalu menjaga mu dan memastikan kebahagiaan mu.”

Galih mengurungkan niat untuk melayangkan sentuhan di kening sang ratu. Dia tanpa Lelah semalaman menjaga di depan ruangannya. Hingga matahari terbit, galih pergi dan menitipkan sang ratu pada kedua dayang.

Sebelumnya, tuan Seng memanggilnya di ruangannya. Seduhan teh yang sedikit menghilangkan rasa haus Galih, tuan Seng berterima kasih atas kebaikan Galih yang selalu membantu dan menjaga sang ratu.

“Aku sangat lega, engkau memperhatikan ratu.”

“Ini sudah menjadi kewajiban ku tuan. Perihal insiden penusukan ratu di jembatan, aku akan mengupas habis semua pelakunya.”

“Ya, segera kabari aku. Apapun yang kau butuhkan pasti aku akan menyiapkannya. Akan tetapi yang aku sesali, kau sama sekali tidak meminta apapun dari ku. Setidaknya tanda terimakasih yang bernilai atas kesetiaan mu sebagai sepupu ratu.”

“Jangan terlalu di pikirkan tuan. Aku tidak akan memintanya..”

1
Enyak Seul
kerennn
Enyak Seul
mengudara
Zainab
panglima perang galih walau berakhir di dalam tubuh raja paku bumi tetap keren
milki
penggambaran yang keren
milki
mimpi buruk warga hingga bayangan Raka, semuanya terangkai dengan baik. Tetapi, saya merasa akhir ceritanya masih terbuka. Apakah Pak Harun akan menjadi kunci untuk menghentikan kegelapan? Saya berharap ada sekuel untuk menjawab semua pertanyaan ini.
husada
Bagian ketika simbol aneh muncul di pintu-pintu warga sangat mengingatkan saya pada cerita rakyat yang menyeramkan. Apakah cerita ini terinspirasi dari legenda tertentu?
husada
Dilema Galih Sebagai Penghubung Dua Dunia.
Galih digambarkan sebagai karakter tragis dengan dilema moral yang kompleks. Pembaca merasa bahwa perjuangannya melawan ilmu hitam untuk melindungi Renggana menambah kedalaman emosional cerita. Konflik ini memberikan lapisan tambahan pada kisah cinta yang sudah tragis,
opuna
misteri
opuna
semuanya banyak tanda tanya
HC
Kerajaan Jayapura dalam tradisional sekaligus realistis. Dari konflik politik internal hingga ancaman latar ini menghadirkan intrik yang membuat cerita terasa hidup. Kehadiran rakyat sebagai elemen penting menciptakan koneksi antara tokoh utama dan dunia yang mereka pimpin.
HC
membayangkan cahaya merah memancar dari tubuh Herman dan patung-patung bergerak sendiri. Namun, saya juga ingin lebih banyak informasi tentang masa lalu Herman dan hubungannya dengan Raka. Itu akan menambah kedalaman cerita.
pramuka
Perpaduan horor supernatural dengan tema tanggung jawab moral sangat menarik. Bayangan Raka dan pernyataannya tentang permulaan memberi kesan bahwa ancaman ini jauh lebih besar. Saya harap cerita ini akan menjelaskan asal-usul buku terkutuk tersebut.
pramuka
Renggana dan Krani menggambarkan konflik antara tradisi dan modernitas. mengapresiasi bagaimana keduanya mewakili sisi yang saling melengkapi dalam kepemimpinan, dengan Renggana sebagai simbol tanggung jawab tradisional, dan Krani membawa perspektif rakyat kecil. Dinamika ini memperkaya tema cerita tentang kepemimpinan yang bijaksana.
kak iyin
mengantisipasi bagaimana pedang hitam dan kekuatan Galih akan menjadi elemen kunci dalam klimaks cerita. Momen pengorbanan terakhir yang melibatkan Galih atau pedang hitam dipandang sebagai potensi untuk memberikan dampak emosional besar. Selain itu, pembaca juga berharap konflik moral ini dapat memberikan pesan bahwa cinta dan pengorbanan sejati selalu membawa harapan, meskipun melalui tragedi.
kak iyin
Pak Harun yang mencoba menebus kesalahan memberi kedalaman emosional pada cerita ini. Tapi, yang membuat saya tertarik adalah misteri di balik patung-patung kecil itu. Apakah mereka memiliki kaitan dengan ritual? Cerita ini menyisakan banyak teka-teki yang membuat saya ingin terus membaca.
Ig @bucket
terpukau dengan detail suasana yang begitu nyata. Bagian tentang hujan deras dan petir menggambarkan emosi yang intens, sementara adegan Herman tergantung sangat mengguncang. Cerita ini sukses membuat saya merasa takut sekaligus penasaran. Apa yang sebenarnya direncanakan oleh bayangan itu?
Ig @bucket
Cinta Tak Terbalas yang Menyayat Hati !!!
Cinta Galih kepada Renggana yang tidak sepenuhnya terbalas memberikan elemen tragis yang mendalam. Pembaca terkesan dengan bagaimana cinta abadi Galih tetap hadir meskipun melalui ilmu hitam, menunjukkan pengorbanan tanpa syarat yang menyentuh hati. Hal ini menciptakan hubungan emosional yang kuat antara pembaca dan karakter.
Patroli 🐸
pedang hitam adalah simbol yang sangat kuat dalam cerita, melampaui fungsi sebagai alat perang. Elemen dualitas kebaikan dan kejahatan yang diwakili pedang ini memperkuat konflik internal Renggana, menciptakan dinamika emosional dan moral. Pedang ini bukan hanya warisan Galih, tetapi juga medium hubungan spiritual yang memperdalam dimensi cerita.
Patroli 🐸
sensasi horor yang mencekam! Deskripsi tentang rumah Herman benar-benar hidup, terutama simbol-simbol misterius dan kepala Herman yang berubah. Saya penasaran dengan hubungan bayangan Raka dan buku gelap yang disebut di akhir. Apakah ada kelanjutan? Saya ingin tahu bagaimana Pak Harun menghadapi ancaman yang lebih besar.
Darah Biru (Bangsawan)
Assalamualaikum. Terimakasih atas dukungannya, maaf author akan Hiatus untuk sementara waktu. InsyaAllah kembali lagi. 👋
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!