NovelToon NovelToon
Menikahi Korban Temanku

Menikahi Korban Temanku

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Cintamanis / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:62.7k
Nilai: 5
Nama Author: hanisanisa_

"Ons nya dengan nya, tapi aku nikah dengan mu. kenapa kamu mau tanggung jawab atas perbuatan teman mu sendiri?" - Husna Aldina.

"Because I love you" - Dimas Baskara.

....

fyi : autor ga pernah copas/menyalin karya orang lain! semua karya yang autor buat murni dari khayalan+kisah nyata yang di alamin oleh teman-teman autor.

kalau tidak menyukai karya ini atau karya ini terlalu kaku, tolong beri saran bukan makian. tks.

langsung baca aja ya! biar nggak penasaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hanisanisa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Setengah jam sudah berlalu, akhirnya tangisan sudah tak terdengar lagi.

Husna bersama kedua orang tua nya sedang duduk di sofa, dengan posisi Husna di tengah-tengah kedua nya.

"Una bisa jelasin dengan jujur gimana-" cetus Asra langsung di tahan Farel. Farel tak ingin memaksa Husna untuk bercerita bila masih tak kuat.

"Bisa kok Ma" jawab Husna menatap Farel dan Asra bergantian. Husna mengambil nafas sejenak untuk menceritakan kronologi nya pada orang tua nya.

"Una sama Baim itu sudah pacaran seminggu yang lalu, dia duluan yang nyatain perasaan dia ke Una, karena Una nggak enak jadi Una terima aja ajakan dia buat pacaran" tutut Husna melirik Farel ingin tau reaksi Papa nya saat mendengar penjelasan awal Husna.

Farel hanya diam menanti cerita Husna yang membuat dunia nya terasa berhenti seperkian detik.

"Selama seminggu itu, Una sama dia fokus belajar buat lomba walau terkadang Baim masih sering modus"

"Modus nya kayak gimana?" sahut Asra mencela penjelasan Husna saat Husna sedang mengambil nafas.

"Nggak nakal kok Ma. Semacam ngasih hadiah atau beliin makanan sama minuman buat Una" jawab Husna di angguki Asra.

"Terus setelah lomba kemarin selesai, dia ngajakin Una buat jalan bilang nya sekitar kota sini aja. Tapi ternyata nggak, Una di bawa ke apartemen nya"

"Awalnya Una ngambek tapi di bujuk sama Baim. Sampai dia mulai berani macam-macam. Nyentuh leher sama paha Una"

"Udah Una tolak, berkali-kali. Bahkan Una sempat nyoba kabur, tapi percuma dan terjadilah hal itu.. Maaf Pa Ma.. Una nggak bisa jaga diri"

Husna menyelesaikan cerita nya dengan kepala menunduk. Farel menghela nafas berat dan mengelus rambut lembut Husna.

"Berarti ini murni pem*rko*sa*n?" tanya Farel di angguki Husna dengan murung.

"Lain kali kamu harus bertindak lebih kasar lagi bila ada yang coba sentuh-sentuh kamu tanpa izin" tutur Asra langsung diiyakan oleh Husna.

"Iya Ma.. Una udah nggak bisa berpikir jernih tadi malam, kejadian nya begitu cepat" balas Husna menurut.

"Baguslah kamu sempat berontak tapi tetap aja kamu salah, karena kamu udah berbohong sama Papa Mama" cetus Farel membuat Husna kembali menundukkan kepala nya.

"Iya Pa.. Una minta maaf karena udah berani bohongin Papa Mama" sesal Husna, dia berjanji pada diri nya sendiri tidak akan berbohong lagi pada orang tua nya dan orang lain sekalipun.

"Kalau begitu kita harus siap-siap" ucap Farel segera bangkit dari sofa membuat Husna dan Asra bingung.

"Siap-siap kemana?" tanya Asra mewakili.

"Kita harus minta pertanggung jawaban dari Baim Serga dan juga keluarga nya. Papa nggak mau kamu dapat masalah dan gunjingan dari tetangga" jawab Farel menatap lekat putri nya.

Husna menghela nafas berat. "Tapi Pa.. Baim janji bakal tanggung jawab kok kalau Una hamil" ucap Husna sebenarnya tak yakin dengan janji Baim.

"Jangan percaya janji manis itu, kalau dia berani berbuat, dia harus berani bertanggung jawab!" tegas Farel tak mau ada yang melawan lagi.

Husna pun menurut begitu juga Asra.

Seperginya Husna, Asra menghela nafas pelan dan menatap Farel dengan tatapan sendu.

"Kenapa takdir ku harus turun ke Husna, Mas" lirih Asra masih tak kuat menahan kesedihan mendalam.

Farel langsung mendekap erat Asra. "Ini cuma kebetulan, Ra. Kebetulan yang terjadi di dalam hidup Una yang baru menginjak usia 18" balas Farel sembari mengelus pundak Asra memberi kekuatan.

"Tapi aku bangga sama Una Mas. Dia nggak seperti aku yang langsung depresi sampai bikin masalah baru" sahut Asra. Farel mengangguk membenarkan ucapan Asra.

Husna lebih kuat mental nya di bandingkan Asra yang dulu.

1
pretty girl's
luar biasa
Safa Almira
yey
nessa
terimakasih ya buat readers yang setia sampai bab 71 ini, maaf krna trllu lama nunggu author buat up, author trllu sbuk smpai kcpean kdg tu/Frown/
atik
bagus
Supriatun Khoirunnisa
lnjut ka
Oniq Zha
Kecewa
Oniq Zha
Baik
c
ngebandingin bini sndiri sm tmn bini nya dim/Facepalm/
c
hrs bgt nih sm Sinta
c
lama bgt bru up thor.. dh lama nungguin nich
c
waduhhhh
c
lahhh/Sob//Sob/
c
apa tu chat nya yg bkin dimas bgni/Shy/
c
moduss
c
psti pngn jg yaaa
c
psti bella jg mau hamil yaa tp blm dksi, gpp bell brusaha terus yaa, smngt kak bellaas
c
cemburu nih yeee
c
bener bgt tuh kata max..
Boutiq Maria
lanjutttt
c
wah d kerjain sih inii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!