NovelToon NovelToon
Titipan Benih

Titipan Benih

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Teen School/College / Tamat
Popularitas:156.1k
Nilai: 5
Nama Author: hermawati

Demi menolong adiknya, Azalea harus berurusan dengan siswa Berandal di sekolah.

Lelaki berandalan yang sayangnya tampan, memintanya untuk menampung benihnya,

Apa yang harus dilakukannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hermawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa salahnya

Lea tak mendapati adiknya berada di parkiran motor ataupun didekat pos sekuriti, tempat biasa Leo menunggu dirinya, ketika pulang sekolah.

Tak jauh dari gerbang sekolah, getaran ponsel dirasakan olehnya, Lea melihat layar benda pipih itu, Leo mengiriminya pesan bahwa dia berangkat ke tempat bimbel naik ojek online, Leo juga men-share ojek yang dinaikinya.

Baru saja, Lea akan melajukan motornya, ponsel miliknya kembali bergetar, kali ini giliran ibunya yang menanyakan keberadaannya, ibunya juga mengatakan, akan mengikuti pelatihan sehingga mengharuskan menginap, dan baru pulang lusa, sedangkan ayahnya sedang ada seminar di ibu kota provinsi Jawa Timur.

Lea menghembuskan nafasnya lelah, selalu begini, orang tua yang sibuk, ingin rasanya, sang ibu menyambutnya pulang dari sekolah, seperti yang dilakukan ibu dari Rani, yang bekerja dari rumah.

Lea hanya membalas, agar ibunya hati-hati dan tidak kecapekan, selesai mengirim pesan, Lea benar-benar melajukan motornya meninggalkan gerbang depan sekolah.

Langit menjelang sore saat itu mendung, dan sesekali terdengar suara petir, tak heran jika akhir bulan Januari, cuaca selalu seperti ini, karena memang sedang puncaknya musim penghujan.

Tenang saja, sekarang Lea sudah menyediakan jas hujan yang baru dibelinya belum lama, pasca kesialan yang ia alami selama seharian tempo hari.

Berapa menit berlalu, motor yang dikendarai Lea memasuki jalanan komplek tempat tinggalnya, cukup sepi, karena memang hanya penghuni komplek atau kurir yang mondar-mandir melewati jalan itu.

Namun tiba-tiba, ia dikejutkan dengan seorang yang memotong jalan motornya, beruntung rem-nya pakem, sehingga ia tak sampai menabrak orang yang mengendarai motor sport berwarna perpaduan hijau dan hitam.

Lea membuka helm berwarna biru, bergambar kartun kucing asal negeri sakura, dia mendengus kesal, dia turun dari motornya bermaksud menghampiri pengendara yang menghalangi jalannya.

"Apa-apaan sih Lo? kenapa ngalangin jalan gue? Kalau tabrakan gimana? Mau Lo tanggung jawab?" Lea mengungkapkan kekesalannya.

Pengendara motor sport itu turun dari motornya, yang baru Lea sadari adalah lelaki dengan postur tubuh cukup tinggi.

Lelaki yang mengenakan jaket hitam, itu mulai membuka helmnya, dan setelahnya Lea melebarkan matanya, melihat siapa yang kini berdiri dihadapannya.

Cedric menyisir rambutnya dengan jari, sembari meletakan helm full face miliknya di body motor, Dia memberikan senyum terbaiknya, "Hai...," sapanya melambaikan tangannya.

"Lo..., Apa-apain sih? Kenapa motong jalan gue?" Meski gugup, Lea berusaha tetap tenang.

Cedric mengangkat sebelah alisnya, lalu menyeringai, "Menurut Lo, Kenapa gue begini?"

Meski Lea tau maksud dari lelaki berandal dihadapannya, tapi dia berusaha tidak peduli, tidak penting juga baginya, "Mana gue tau!" dia menaikan bahunya.

Cedric mendengus, dia tau, jika gadis dihadapannya tengah berpura-pura, "Kenapa Lo cuekin gue? Kenapa nomor gue diblokir? Kenapa Lo menghindari gue?" dan beberapa pertanyaan setelahnya, yang Lea tak pedulikan, tidak penting juga untuknya.

"Karena gue ingin dan gue merasa, Lo manusia nggak penting, yang tak layak memiliki hubungan apapun sama gue," jawaban cukup menohok yang dilontarkan oleh Lea.

Cedric mengepalkan tangannya erat, emosinya perlahan mulai naik, harga dirinya sebagai lelaki jelas terluka, untuk pertama kalinya, dia merasa direndahkan oleh seorang gadis.

"Mulut Lo emang minta di cip*k ya, sialan emang,"

Bersamaan dengan itu, cuaca yang memang telah mendung, perlahan dari langit mulai menurunkan titik-titik air, menyadari hal itu, Lea bergegas menuju motornya, sekitar dua belokan komplek dimana rumahnya berada, ia memasukan terlebih dahulu ponsel ke dalam bagasi dan membungkus tas sekolahnya dengan plastik, agar buku-bukunya tidak basah.

Semua perbuatan Lea, seolah tak mempedulikan keberadaan lelaki jangkung itu, dia mulai menaiki motornya dan bersiap tancap gas, tak akan ada habisnya menanggapi lelaki berandal itu.

Namun baru saja men-starter motornya, Cedric berdiri menghalangi jalannya, berusaha mundur, stang motor malah dipegang lelaki itu.

Lea semakin kesal, "Minggir nggak Lo, gue mau balik, udah gerimis, gue nggak mau hujan-hujanan," Dia berusaha menepis tangan yang memegangi stang motornya, tapi jelas usahanya sia-sia, dan pada akhirnya, lelaki itu mengambil kunci motornya dan memasukannya ke dalam saku celana seragam milik lelaki itu

Dan bersamaan dengan itu, hujan mulai turun dengan derasnya, untuk pertama kalinya, Lea mengumpat, "Brengsek Lo, balikin nggak kunci motor gue," pintanya sembari turun dari motor, rasa kesalnya sudah mencapai ubun-ubun, tak peduli jika nantinya, dia akan berkelahi dengan lelaki menyebalkan itu.

Lea mulai bersiap dengan kuda-kuda nya, dan mulai menyerang, bagai sudah bisa membaca gerakan yang akan dilakukan gadis itu, Cedric menghindar, dia tak mau kecolongan lagi seperti saat berada di gudang.

Kini pakaian yang mereka kenakan basah kuyup, hujan semakin deras, disertai kilatan petir yang menyambar.

Lelah menghadapi lelaki yang selalu bisa menghindari serangannya, akhirnya Lea menyerah, tenaganya habis, apalagi tubuhnya yang mulai menggigil kedinginan.

Lea mulai menangis, sebagai atlet karate ia merasa gagal, bagaimana bisa dirinya yang beberapa kali mendapatkan mendali emas kejuaraan karate, tak bisa menggunakan kemampuannya untuk sekedar membela diri, agar bisa mengambil miliknya.

"Kenapa sih Lo gangguin gue? Lo jahat tau nggak, gue benci sama Lo sialan," teriak Lea, air matanya turun bersamaan dengan derasnya hujan yang melanda.

Cedric terdiam tak menanggapi, lelaki itu hanya menatapnya, dengan tatapan sulit diartikan.

"Sekarang terserah elo, gue nggak peduli, Lo mau ambil motor gue silahkan, gue nggak peduli, gue capek," Lea pasrah, bersiap meninggalkan tempat itu.

Tapi baru beberapa langkah tangannya ditahan oleh lelaki itu, "Lo mau kemana?"

Lea melirik tangan besar yang memegang tangannya, rasanya ingin menepis, tapi rasanya tenaganya telah habis.

Cedric menyerahkan kunci motor milik gadis dihadapannya, Lea menerimanya tanpa berbicara sepatah katapun, ia mulai menaiki dan mengendarai motor matic miliknya.

Dibawah guyuran hujan, sambil melajukan motornya, Lea menangis, bukan karena takut, tapi dia merasa marah dengan dirinya sendiri, dia juga merasa jika latihan kerasnya selama ini berakhir sia-sia, mendali emas yang didapatnya tak ada artinya, hanya melawan seorang saja dia tak mampu.

Motor matic miliknya, berhenti tepat didepan gerbang rumah milik orang tuanya, Lea turun dan mulai membuka kunci gembok, lalu mendorongnya pintu gerbangnya ke samping, untuk memudahkan motornya masuk.

Baru saja berbalik hendak menutup kembali gerbangnya, sebuah motor sport, masuk dan parkir berdampingan dengan motor matic miliknya.

"Lo mau ngapain? Kenapa masuk tanpa ijin?" tanya Lea kesal, seumur hidupnya baru kali ini, dia bertemu dengan orang yang tak tau malu.

Apa salahnya, hingga bisa bertemu dan berurusan dengan berandal itu, kenapa seperti ini nasibnya?

1
Shifa Burhan
pemikiran menjijikan dari author adalah dia membenarkan semua kelakuan menjijikan nando

semoga suamimu kayak nando Thor, semoga tuhan
Shifa Burhan
novel binatang tidak bermoral menjijikan
*nando seorang suami, tapi perhatian pada istri orang lain, melecehkan istri sahabatnya tapi author malah anggap sebagai pahlawan, menjijikan pemikiran mi Thor

semoga suamimu kayak nando, amin
Shifa Burhan
Mudah mudahan do'a ini terkabul kan

Semoga authornya dapat suami kayak nando, semoga suami author kayak nando yang lebih perhatian pada istri orang lain, mudahan suami author kayak nando yang selalu mementingkan istri orang lain, semoga suami author kayak nando yang lebih mencintai istri orang lain, dan semoga suami author kayak nando yang melakukan hal menjijikan dengan istri orang lain, semoga ya Tuhan

Dan untuk pasangan atau suami author semoga membaca koment aku ini, lihat istrimu (author) membela dan membenarkan kelakuan nando yang berarti kau juga boleh seperti nando mas (suami author)

Amin semoga saja
Shifa Burhan
Mudah mudahan do'a ini terkabul kan

Semoga authornya dapat suami kayak nando, semoga suami author kayak nando yang lebih perhatian pada istri orang lain, mudahan suami author kayak nando yang selalu mementingkan istri orang lain, semoga suami author kayak nando yang lebih mencintai istri orang lain, dan semoga suami author kayak nando yang melakukan hal menjijikan dengan istri orang lain, semoga ya Tuhan

Dan untuk pasangan atau suami author semoga membaca koment aku ini, lihat istrimu (author) membela dan membenarkan kelakuan nando yang berarti kau juga boleh seperti nando mas (suami author)

Amin semoga saja

Amin kabulkan tuhan
falea sezi
mereka yg ciuman q yg tegang kampret/Chuckle//Curse/
Shifa Burhan: mudah mudahan kau dapat suami kayak nando
total 1 replies
falea sezi
di cium tp alea bales deh kayaknya kebawa suasana ya hmmm
falea sezi
di apain woy di cium kah kayaknya nando nyimpen rasa bahaya
falea sezi
ceritanya nyata kah Thor
Mareeta: tokoh wanita dan setting tempatnya nyata, terjadi sebelum tahun 2008. Aku dapat cerita ini saat tahun 2009. sayangnya sumber ceritaku sudah berpulang waktu pandemi. kalau tokoh laki-laki pendukung hanya buat pemanis aja. intinya ini cerita tentang perjuangan perempuan yang tetap mempertahankan kehamilannya, di tengah aturan ketat keluarganya yang terpandang. Makanya dia sampai pergi ke kota lain, demi menjaga kandungannya.
total 1 replies
Vivi
Luar biasa
Woro Wardani
Luar biasa. bagus2 ceritanya. tetap swmangat thor
Mastini M. Pd
/Sob//Sob//Sob//Sob/jd ingat bapak ku....cinta pertamaku, kebanggaan ku, lelaki terhebat dalam hidupku....love U dad..../Heart//Heart//Heart/

tq thor
Brizi Ambi
secara pembawaan dan isi cerita yang sangat bagus, persuatif dengan sinopsis yang menarik, menjadikan novel inilah yang terbaik bagi novel mangatoon yang kubaca.

akan tetapi perubahan watak dari si lea yang masih kurang tegas dalam menghadapi cendrick dan perubahan watak si cendrick yang masih kasar, pemaksa, keras kepala membuat ending dari cerita yang pasaran dan mudah ditebak.
Brizi Ambi
dari awal kisah yang asik, kemudian dilanjutkan dengan konflik yang menggebu, akan tetapi aku agak kecewa dengan ending karna perubahan watak si cendrik yang tidak berubah secara signifikan malah mendapat ending yang seperti itu
Dea Abdullah
nando sedeng
Dea Abdullah
panah asmara mulai menusuk /Joyful/
Rohimatul Amanah
Luar biasa
Cece Jumi
kak ngikuti sampe disini, jgn lupa double up utk anditanya /Proud/
solehatin binti rail
bagus Thor ceritanya 👍/Drool//Drool//Drool//Drool/
ara
gilak sih gak nyangka kalo ini real.
untuk semuanya sehat" ya heppy terus 🫶
ara
ya allah emak anakmu baperrrrrrrrrrrrrrrrrr😅😅✌️✌️✌️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!