Perkenalkan Namaku Meiya Sintara. Aku adalah seorang Istri dari pengusaha ternama di Negara E .. Ia adalah Baim Wijaya . Seorang pengusaha nomor satu dinegara E .. Pernikahan kami selama 1 tahun belum dikaruniai anak.
Suamiku sering bermain dengan wanita lain. Tetapi aku sabar karena pernikahanku adalah perjodohan dari kedua orang kami .
Aku mempertahankan rumah tanggaku karena aku tidak ingin melihat orang tuaku kecewa . Mereka tidak tahu kelakuan suamiku dibelakang mereka yang sering ganti perempuan dan membawa perempuan tersebut ke rumah.
Hati seorang istri mana yang tidak sakit hati melihat suaminya bersama perempuan lain .. Tetapi aku tidak mau menyerah akan aku buat suamiku untuk berubah .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyaaayy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan Bambang dan Adi
Diruangannya Meiya yang sibuk dengan komputernya tiba- tiba handphone nya berdering.
"Hallo sayang, kamu lagi sibuk?" ucap Dito yang menghubungi kekasihnya.
"iyah nih aku lagi ngerjain laporan yang akan diberikan kepada ketua devisi." Jawab Meiya tersebut.
"Oh yaudah sayang lanjutkan saja, tapi jangan lupa makan siang ya." Ucap Dito kembali.
"Baiklah sayang." Meiya pun mengakhiri panggilan tersebut.
Waktu menunjukan jam 12.00 WIB. Bambang yang melihat pergelangan Jam tangannya pun segera beranjak dari kursi kebesarannya.
Ia rencananya akan mengunjungi sahabatnya diperusahaan sekalian mengajak sahabatnya tersebut untuk makan siang.
Sesampai dikantor sahabatnya . Ia bertanya kepada sekretaris sahabatnya itu.
"Maaf Pak diluar ada Pak Bambang ingin menemui anda." Ucap sekretaris tersebut.
"Haii. Ada apa kau kemari tumben main ke kantorku" Ucap Adi.
Ia dia adalah Adi Sintara Pemilik Perusahaan AS yang bergerak di Bidang Otomotif.
Banyak koleksi mobil mewah yang ia desain dan perusahaan itu pun berkembang pesat. Ia adalah Ayah dari Meiya Sintara .
"Sengaja aku ingin mengajakmu makan siang dan ada hal yang aku sampaikan nantinya." Jawab Bambang.
"Baiklah, bagaimana kita mencari restoran terdekat disini." Sambung Adi.
"Baiklah. " Akhirnya mereka pun pergi ke restoran . Sesampainya disana,
"Apa yang kau ingin bicarakan sepertinya ini sangat serius?" Tanya Adi disela-sela mereka sedang makan.
"Begini, kamu kan memiliki anak perempuan dan umurnya pun tidak jauh dari umur anakku." Ucap Bambang
"Terus?" Tanya Adi kembali.
"Aku ingin kita menjadi besan, aku ingin menjodohkan anakku dan putrimu itu." Tegas Bambang.
Adi pun menarik nafasnya dengan kasar.
"Bukan aku menolak tapi putriku sudah memiliki kekasih. Aku takutnya dia tidak mau. Sedangkan dia sekarang pun tidak ikut tinggal bersamaku. Ia memutuskan tinggal di Apartemennya dan Bekerja diperusahaan yang ia inginkan." Jawab Adi.
"Aku tidak mau tahu kamu harus membujuk putrimu itu kalau tidak aku putuskan kontrak kerjaku dan saham yang kutanam di Perusahamu aku cabut" Bambang.
Karena Perusahaan Adi berkembang pesat juga atas bantuan dari Bambang sahabatnya. Ia membantunya.
"Baiklah. Akan aku usahakan." Adi menarik nafasnya.
Mereka pun melanjutkan makan siangnya dan setelah makan siang mereka memutuskan kembali ke kantornya masing-masing.
...----------------...
Waktu menunjukan jam 5 Sore waktunya karyawan di kantor tersebut pulang. Diperusahaan Baim jarang ada karyawan yang lembur sampai malam.
Baim pun keluar bersama Haro.
"Kamu tidak usah ikut denganku dan bisa pulang sendiri . Aku ingin langsung pulang ke rumah utama." Tegas Baim.
"Baiklah tuan kalo begitu saya permisi" Haro pamit kepada Baim.
"Hmmmm." Baim yang melihat Haro pergi.
Baim yang keluar dari kantornya pun melihat gadis yang beberapa hari menabraknya. Gadis itu sedang menunggu Bus . Ia dia adalah Meiya. Baim yang hanya menoleh sekilas kepada meiya pun langsung melajukan mobilnya .
Di sepanjang jalan ia mengingat mantan kekasihnya Dewi.
"Kenapa kamu mengkhianatiku Dewi. Padahal apa yang kamu mau dan kamu inginkan aku turuti semuanya." Gumam Baim.
Sesampainya dirumah Baim pun langsung menuju kamarnya karena ia tidak melihat orang rumah hanya ada pembantu yang sedang memasak.
Bambang yang baru sampai rumah pun langsung ke kamar dan mencari istrinya . Istrinya yang selesai dari kamar mandi pun langsung menghampiri sang suami.
"Tumben Ayah sudah pulang jam segini." Tanya Lita.
"Iyah Mah pekerjaan tidak begitu banyak hari ini" Jawab Bambang.
"Apakah Baim sudah pulang?" Tanya Bambang.
"Mungkin sudah . Nanti Mamah cek ke kamar dia" Jawab Lita.
Lita pun keluar kamarnya dan ia menuju ke kamar Baim . Kamar baim pun tidak di kunci Lita langsung masuk ke kamar Baim.
Jangan lupa juga mampir di karyaku Hehhe
Jangan lupa mampir dikarya aku juga yaaa💜💜💜💜