NovelToon NovelToon
Happiness

Happiness

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Percintaan Konglomerat / Persahabatan / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Romansa / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

Pernikahan bukanlah akhir dari kebahagiaan. Tapi pernikahan, adalah awal dari kehidupan yang sesungguhnya.
Cinta tak selamanya indah, ketika apa yang di pertahankan dan di pertaruhkan kini menjadi alasan untuk di tinggalkan.
Bagaimana kisah kelanjutan pasangan muda mantan aktor ternama dengan seorang gadis yang selalu di manja oleh keluarganya.
Mampukah mereka menghadapi lika liku perjalanan rumah tangga yang sesungguhnya?

Ikuti terus kisah Batara dan Zefanya...
jangan lupa follow akun Noveltoon Mommy ya...
IG : Mommy_Ar29
Tiktok : Mommy_Ar95

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

...~Happy Reading~...

Setelah beberapa menit perjalanan, kini Zefanya sudah tiba di sebuah pemakaman umum. Langkah nya terlihat begitu cepat seolah ingin segera bertemu dengan sang ibu. Tapi, saat dirinya hendak berbelok menuju blok ibunya di makamkan, tiba tiba langkah nya terhenti saat tanpa sengaja matanya menatap siluet seseorang yang sangat ia kenal.

Zefanya terdiam di tempat nya, dahi nya mengerut dengan mata yang memicing tajam untuk memastikan bahwa orang yang ia lihat tidak salah. Dan benar saja, saat ia melihat orang tersebut mendudukkan dirinya berjongkok di tepi makam, Zefanya bisa melihat dengan jelas wajah orang tersebut dari samping.

Menarik napas panjang, Zefanya kembali menghapus air matanya. Ia kembali mengurungkan niat untuk menemui makam ibu nya, karena kini langkah kaki nya berjalan ke arah orang tersebut. Yang mana orang itu adalah suaminya.

Benar! Batara Kanna, meskipun memakai pakaian serba hitam dengan topi dan kaca mata. Tapi Zefanya sangat hafal dengan wajah suaminya, membuat nya semakin mempercepat langkah nya untuk mendekat.

“Kenapa?” tangan kekar itu terulur untuk mengambil sebuah bunga di dalam keranjang yang di bawa untuk di tabur ke atas gundukkan tanah di depan nya.

“Kenapa harus secepat ini?” Terdengar helaan nafas yang cukup panjang dari laki laki tersebut, seketika membuat langkah Zefanya terhenti.

“Aku gak nyangka, kalau waktu itu adalah pertemuan terakhir kita. Kepergian mu meninggalkan banyak luka pada orang di sekitar mu Nez! Tapi kamu tenang aja, aku akan berusaha untuk tetap menemukan pelaku utama nya. Karena aku yakin, bukan Ben yang melakukan itu pada mu.”

‘Kamu tenang aja, aku akan menemukan pelaku utama yang sesungguh nya,’ ucapan yang di katakan Batara seolah kini terus terngiang di kepala Zefanya.

Apakah selama ini, suaminya begitu fokus dengan kasus Inez, bukan hanya untuk membantu Ben? Melainkan karena ingin membuat mantan kekasih nya tenang di sana. Apakah Batara masih menyimpan rasa kepada Inez. Dan apakah Batara benar sangat kehilangan wanita itu? Jika benar, bukankah itu sangat wajar jika hingga kini Batara belum menyentuh nya.

Meskipun Zefanya masih ketakutan dengan kasus Inez, tapi entah mengapa kini dirinya jadi berpikiran sedikit negatif. Ia cemburu pada orang yang sudah mati! Bukan! Dirinya hanya merasa sedikit aneh dengan perasaan nya, ia merasa ada yang mengganjal, tentang perasaan suami nya.

Tidak mungkin bukan, jika Batara benar masih mencintai Inez. Dan tidak terima melihat kematian Ineez seperti itu.

“Bantu aku Nez, kasih aku petunjuk, dimana aku bisa menemukan bukti itu!” gumam Batara lagi dengan sedikit frustasi.

Zefanya memundurkan langkah kaki nya, ia mengurungkan niat untuk menemui sang suami. Dengan langkah cepat, ia segera berlari meninggalkan pemakaman dan memilih untuk pulang tanpa jadi mengunjungi makam sang ibu.

Di dalam mobil taksi yang di tumpangi Zefanya. Gadis itu kembali menghubungi sang suami, tidak mendapatkan respon. Hingga setelah tiga kali percobaan, Batara mengirimkan nya pesan, guna mengatakan bahwa saat ini laki laki itu masih berada di kantor polisi.

Seketika itu juga, air mata Zefanya langsung luruh. Entah mengapa hatinya begitu sakit, mengapa Batara berbohong. Padahal sang jelas ia melihat laki laki itu sedang berada di makam sang mantan. Tapi mengapa kini mengatakan sedang berada di kantor polisi. Berbagai praduga buruk kembali hinggap dalam benak zefanya, membuat nya semakin sakit dan semakin deras menumpahkan tangisan nya.

Baginya, hari ini adalah hari yang sangat buruk. Zefanya sangat butuh teman curhat, untuk nya berbagi setelah tadi bertemu dengan oma zarra. Tapi kini tiba tiba ia menemukan fakta baru tentang kebohongan suami nya. Entah ini yang pertama atau ke sekian kalinya Batara membohongi nya, Zefanya benar benar merasa kecewa akan hal itu.

...~To be continue ......

1
Borahe 🍉🧡
Udah konflik aja di bab pertama
lia hahahihi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
lia hahahihi
pecicilan si zef 😀
lia hahahihi
🥺🥺🥺🥺
lia hahahihi
jadi sedih
lia hahahihi
astaga 🫣
lia hahahihi
ternyata churros dikecapin wkwkwk 🤣🤣
lia hahahihi
gosonggg😂😂😂
lia hahahihi
ya ampun Ben ternyata kisah masa lalu mu sangat menyedihkan
lia hahahihi
waduh dasar bocah 😛😛
lia hahahihi
ya ampun zafenya mikirnya kejauhan
Weni Kasandra
bagus
Reni Setia
makasih author
C a l l i s t o ®
Untung kagak ngidam martabak San Fransisco nanti belinya di San Fransisco 😭
C a l l i s t o ®
Kukira kue Bandung, ternyata martabak Bangka 😭
Nur Wahyuni
selalu penasaran ya sama kisah2 sahabat yg menjadi keluarga..
Shee_👚
oma zara kayanya ini
Shee_👚
Lumayan
Shee_👚
kisah Ben lebih bikin penasaran kayanya
,/Grin//Grin/
Shee_👚
aldo ini pasti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!