"Nama ku Cleo, nama ini memiliki arti wanita cantik tetapi penampilanku tidak sebagus namaku, aku selalu dirundung orang-orang karena wajahku yang penuh jerawat ini, tapi sudah saatnya aku berhenti membiarkan hidupku hancur karena mereka! " Ini adalah kisahku dimana aku akan mengubah hidup ku dari nasib ini dan akan membalaskan dendamku kepada mereka yang telah menghancurkan hidup ku..."
Btw ini karya pertamaku, jadi maaf jika ada kesalahan😭🙏Oleh karena itu Mari bantu aku dengan memeberikan saran-saran. Terimakasih banyak🥰😍
Instagram
Author : cell_elestria
Artist : Yumeika_
Editor :
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cellestria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Felix dan rencana Cleo
Sesampainya di sekolah..
"Sepertinya wajahku sudah agak membaik. Bagus! Rencanaku sudah mulai berjalan dan sekarang pak Bob sudah kembali, waktunya lanjut ke tahap selanjutnya," pikir Cleo dengan senyuman licik sambil berjalan mendekati pintu masuk.
Tiba-tiba terdengar suara orang banyak, dan saat ia menoleh ke belakang, terlihat Marco dan Felix berjalan bersama. Semua tatapan tertuju kepada mereka berdua.
"Wow. Seperti yang diharapkan dari cowok tertampan nomor 1 dan 2. Kekuatan ketampanan yang tidak tertandingi, " ujar Cleo.
Marco dan Felix melihat Cleo.
"Hai Cleo!" Seru Felix sambil melambaikan tangannya.
"Hai!" Cleo menjawab sapaan Felix.
Marco hanya tidak berkata apa-apa dan berjalan terus melewati Cleo. Kemudian Felix pergi menyusul Marco.
"Aku pikir kita sudah lumayan dekat.. Aku sedikit kecewa, " gumam Cleo.
"Ayo pergi...." Ujar Marco yang tiba-tiba berhenti dan menatap Cleo.
"O-oke!" Jawab Cleo sambil tersenyum.
Sementara itu, Lisa melihat hal tersebut. Ia marah dan iri pada Cleo.
"Lisa bagaimana ini? Kelihatannya Marco dan Cleo sudah semakin dekat. Jangan-jangan mereka sudah paca-" kata Dewi.
^^^-Grup Lisa terdiri dari Dewi, Ayu, dan Jessi-^^^
Ayu menutupi mulut Dewi dan memotong pembicaraannya lalu berkata "Jangan ngomong sembarangan.. Kau tidak lihat Lisa sedang marah!? Nanti kita yang kena."
Ayu dan Dewi terus berbisik-bisik. Lisa pun semakin marah.
"Diam!! Bantu aku cari tahu cara menghancurkan perempuan itu...." Bentak Lisa.
"Bagaimana kalau kita serang dia saat pulang?" Jessi mengemukakan pendapatnya.
"Tapi kan dia selalu pulang lebih duluan dan entah kenapa selalu cepat menghilang, " kata Dewi.
"Kamu benar. Tapi aku sudah tahu dia sering melewati jalur mana. Apalagi jalurnya tidak memiliki terlalu banyak cabang, jadi mudah untuk mencari dia. Untuk informasi tempat tinggal, sepertinya sedang dilindungi sehingga aku hanya mendapat informasi tentang jalur tempat tinggal, " ujar Jessi.
"Hebat!! Jessi kau jenius!! Seperti yang diharapkan dari anak ahli komputer!" Lisa membanggakan Jessi.
"Mari kita suruh kelompoknya Rudy untuk mengganggu Cleo pada saat jam pulang, " ungkap Lisa.
Maka dengan itu, Lisa memulai rencananya.
Pada jam istirahat, Cleo diinformasikan oleh mata-mata yang ditanamnya pada kelompok Lisa. Orang tersebut memberitahukan Cleo tentang rencana lisa untuk menyerangnya saat pulang sekolah.
"Kerja bagus. Mari kita lihat siapa yang menang!" Ucap Cleo tersenyum licik.
Felix Dwell. Merupakan seorang anak dari perusahaan Dwellys yang bekerja di bawah perusahaan Diaz. Perusahaannya merupakan perusahaan yang berada di peringkat kedua setelah perusahaan Diaz.
Cleo sempat menanyakan tempat tinggal Felix dan ternyata ia tinggal di sekitar rumahnya Cleo. Sehingga Cleo ingin menggunakan Felix sebagai jalur perlindungan ke rumahnya.
Tapi, jika Cleo langsung pulang dengan Felix maka Lisa tidak mungkin akan menyerang.
"Tapi apa asiknya!? Aku ingin dia semakin bertingkah jahat dan membuat Marco makin membencinya. Untuk itu, Aku tidak akan memberi tahu Marco dan Felix tentang penyerangan ini, " gumam Cleo.
"Ah! Aku tahu caranya untuk membuat penyerangan Lisa terbongkar!" Ucap Cleo.
"Ding.. Dong...." Bel berbunyi menandakan waktu istirahat selesai.
"Hei! Kalian sudah dengar? Katanya Pak Bob sudah kembali!" Bisik salah seorang teman sekelas Cleo.
Semua murid-murid kecewa akan berita ini. Tetapi cuma Cleo yang senang ketika mendengar kepulangan Pak Bob.
Cleo menatap Lisa yang duduk di paling belakang dan terlihat wajah Lisa kesal akan berita tersebut.
"Cih! Kenapa harus datang hari ini sih!" Gumam Lisa sambil menundukkan wajahnya.
Cleo tersenyum licik dan bergumam," jangan kesal dulu Lisa karena permainannya baru dimulai!"
Cleo menulis sebuah surat untuk pak Bob yang berisi tentang laporan bahwa ada anak-anak yang sedang merokok di gudang tanpa menulis bahwa surat itu berasal dari dia.
Saat waktunya pulang, Cleo meletakan surat tersebut di atas mejanya Pak Bob secara diam-diam.
Kemudian Cleo pergi ke ruang OSIS.
"Halo ketua Sheryl!" Seru Cleo sambil memasuki ruang OSIS.
"Hai Cleo! ada perlu bantuan apa?" Ujar Sheryl sebagai ketua OSIS.
"Aku ingin menawarkan diri untuk membantu mengunci pintu. Boleh kan?" Kata Cleo dengan nada membujuk.
"Boleh sih. Tapi kenapa?" Tanya Sheryl.
"Aku hanya ingin bantu. Apa tidak boleh?" Ungkap Cleo dengan nada murung.
"Boleh kok! Terimakasih banyak, " jawab Sheryl dengan senang hati.
Akhirnya Cleo mendapatkan kunci beberapa ruangan. Ia pun mulai mengunci pintu.
Gym sekolah dan ruang OSIS juga akan dikunci oleh Cleo.
Semua murid sudah pulang kecuali beberapa murid termasuk Cleo, Marco dan Felix.
Marco sedang berbicara dengan guru sedangkan Felix sedang menunggu diluar.
"Hei! Katanya pak Bob telah kembali!" Ungkap salah seorang anak sambil merokok di gudang.
"Gawat nih! Lebih baik kita berhati-hati. Jangan sampai ketahuan orang itu!" Balas salah seorang murid dari kelompok itu.
"Memangnya kenapa!? Dia siapa?" Tanya seorang anggota baru dari kelompok itu.
"Kamu gak tahu ya!? Pak Bob dikenal sebagai guru yang sadis dan ketat. Setiap anak nakal telah dibasmi oleh dia. Selain itu dia dikenal sebagai mantan petinju yang heba," kata Ketua dari grup itu.
Sementara itu, Cleo sedang mengunci pintu Gym.
"Sebentar lagi waktunya pak Bob datang. Sebenarnya Aku bisa saja melakukan metode yang mudah. Tapi, aku juga ingin menghancurkan geng itu agar mereka jerah. Karena mereka pernah bekerja sama dengan Lisa untuk merundung aku. Jadi lebih baik aku menghancurkan Lisa dan orang-orang yang telah mengganggu aku kan!" Pikir Cleo.
Pak Bob pun muncul.
"Apakah ada anak-anak yang merokok di dalam gudang?" Tanya Pak Bob pada Cleo.
Cleo menjawab sambil menganggukkan kepalanya, "iya pak".
Pak Bob pun berjalan mendekati gudang dan saat pintunya dibuka, semua anak kaget dan mereka tertangkap basah telah merokok.
Yang awalnya santai, tiba-tiba menjadi panik dan melarikan diri ketika pak Bob sudah mengetahui perbuatan mereka.
Kelompok Rudy awalnya ingin melewati jalur E, tetapi di sana terdapat Pak Bob sehingga mereka terpaksa menggunakan jalur A dan melanjutkan arah ke jalur B. Tetapi ternyata pintunya terkunci. Karena panik, mereka pun pergi ke jalur C yang merupakan jalan buntu akibat tumpukan sampah. Sehingga mereka harus berputar untuk mengambil jalur D. Tapi, ternyata Pak Bob sudah berada di depan mereka dan akhirnya mereka pun tertangkap.
Cleo mulai tersenyum.
Ia sengaja mengunci pintu agar jalur kaburnya tertutupi sehingga mereka akan menghabiskan waktu untuk berputar mencari jalan lain dan hal ini dapat menyebabkan Pak Bob berhasil menangkap kelompok Rudy dengan waktu yang singkat, dan hal itu sudah terbukti.
Dengan tertangkapnya kelompok Rudy, Lisa tidak mempunyai pilihan lain selain turun tangan akan masalah ini.
Menurut informasi yang didapat, Felix tinggal dekat dengan Cleo. Maka Felix merupakan kunci dalam membantu Cleo agar saat pulang Cleo tidak perlu takut lagi.
Karena terdengar keributan, Marco pun menghampiri mereka.
"Apa yang terjadi disini!?" Tanya Marco yang baru datang.
Bersambung.....
Q!
(?) Siapa sih yang melindungi alamat rumahnya Cleo?
(?) Siapa yang sudah bisa menebak identitas mata-matanya Cleo~?
Stay toon~
Keren keren. Jatuhnya nyaris kayak mafia
Felix kalo baik kadang suka ada aja tanda kena masalahnya
Shipping ye dalihnya
Dirimu benar-benar lagi dapet Ilham pas nulis ini ya wak
Aku syok ada Bintang