kisah ini menceritakan tentang gadis bernama Tina yang ingin mengambil kembali hak ibunya, dan tanpa di duga dia bertemu dengan seorang,
Dia Tuan Muda yang aneh
Tiba-tiba memintanya menikah dengannya
Ah ternyata hanya pernikahan kontrak
Bagaimana kisah ini berakhir
Akankah mereka saling jatuh cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 6
"Kau harus menemani ku malam ini" Bisik Alek yang membuat Tina jijik mendengar nya namun apalah daya itu pekerjaan nya
Alek kemudian duduk kembali ke tempat duduk nya, dia melambaikan tangannya pada Tina, memberi isyarat pada Tina untuk mendekat padanya
Tina menghela nafas nya beberapa kali, kemudian dia beranjak mendekat pada Alek
"Duduk" Ucap Alek
Tina kemudian bersiap akan duduk di samping Alek namun di tahan oleh Alek
"Tidak aku belum selesai berbicara, duduk di sini" Ucap Alek sembari menepuk pahanya
"Maaf Tuan saya tidak bisa" Ucap Tina sopan dia masih ingat dia sedang bekerja jika tidak dia pasti sudah memaki-maki orang yang ada di depannya itu
"kenapa? Apa kau lupa apa pekerjaan mu!! " Bentak Alek, Tanpa basa-basi Alek langsung menarik tangan Tina namun terhenti saat kepala pelayan sudah berada di hadapan mereka
"Maaf Tuan dia hanya pelayan, dia hostess kami yang sebenarnya" menunjukkan wanita disebelah nya
"Tidak aku hanya mau gadis ini yang menemaniku!! " Ucap Alek
"Tapi Tuan" Ucap kepala pelayan itu terhenti
"Kau ingin membuat aku pelanggan setia mu pergi hah!! bawa wanita itu aku hanya mau gadis ini yang menemani" Ucap Alek
"kau temani tuan ini" Ucap kepala pelayan
"Tapi pak, perjanjian kita " Ucap Tina terhenti
"Kau masih ingin bayaran mu bukan" Ucap kepala pelayan itu
kepala pelayan itu kemudian pergi tanpa menghiraukan Tina yang terus memohon untuk membawa nya kembali
Tina menatap Alek penuh kebencian
"Jangan menatap ku seperti itu sayang, bukankah dulu kau selalu menatap ku penuh cinta ha" Ucap Alek sembari menarik Tina dalam pangkuannya
"kau" Ucap Tina
Tina dengan cepat beranjak berdiri dari pangkuan Alek rasanya menjijikkan bagi Tina walau hanya satu detik berada di pangkuan laki-laki yang telah mengkhianati nya dengan sahabat nya sendiri.
namun sialnya baru saja Tina berdiri Mitha sudah datang dengan tatapan penuh amarah
"Kau gadis murahan jall*ng sialan!!!!! " Ucap Mitha
Plaaaakkkk tamparan mendarat sempurna di wajah cantik Tina
"Byuurrr" Satu gelas alkohol tumpah sempurna di atas kepala Tina
"Beraninya kau menggoda kekasih ku, kau perempuan tak tau malu" Bentak Mitha membuat semua mata melihat kearah mereka
"Siapa yang kau sebut menggoda kekasihmu!! tanyakan padanya dia atau aku yang sedang menggoda" Ucap Tina santai dan tegas
"Tentu saja kau!! aku melihat mu berada di pangkuan kekasih ku" Ucap Mitha
"Maksud mu Kekasih mu yang merupakan barang bekas milik ku" Ucap Tina lirih namun penuh penekanan
"Kenapa kau berbicara seperti itu, kupikir kau sahabat ku, kau kenapa tidak merelakan nya saja untuk ku kenapa bicara seperti itu, apa kau sengaja bekerja disini untuk merebutnya " Ucap Mitha yang sadar dirinya kini sedang jadi pusat perhatian para eksekutif muda itu
"Ha? merebutnya? Apa pantas laki-laki seperti dia aku rebut darimu!! itu memalukan" Ucap Tina
"Tina jangan bicara seperti itu aku tau kau belum mengikhlaskan Alek untuk ku, tapi kau harusnya tau kami saling mencintai" Ucap Mitha terus dengan sandiwara nya seolah-oleh dia adalah korban disini
"Ambillah laki-laki seperti dia tidak pantas untuk ku" Ucap Tina
"Kau beraninya bicara seperti itu " Ucap Alek menarik tangan Tina, Tina berusaha melepaskan genggaman Alek
"Tina kenapa masih ingin menggoda kekasihku,lepaskan tanganmu darinya
aku mohon jangan menggoda nya" Ucap Mitha masih dengan dramanya
"Lepaskan tanganmu dari wanita ku!! " Ucap laki-laki dari pintu masuk terdengar sangat berwibawa
Laki-laki itu berjalan menuju Tina
semua mata Terpana akan kedatangannya laki-laki yang memiliki aura pemimpin itu, gayanya yang terlihat dingin namun juga terlihat hangat, wajah yang rupawan tentu saja membuat para wanita di ruangan itu tak bisa mengedipkan matanya
"Aku bilang lepas kan" Ucap kenzo sembari memberikan tatapan membunuh nya pada Alek ya laki-laki itu adalah Kenzo
Alek dengan cepat melepaskan tangannya
"Nona kau pasti salah paham, mana mungkin Wanita ku menggoda pria yang tidak pantas untuk nya!! " Ucap Kenzo
Untuk sejenak Mitha terpana akan ketampanan Kenzo yang sudah dua kali iya temui
"Tapi aku mengatakan yang sesungguhnya Tuan, lebih baik Tuan meninggalkan dan mengganti nya dengan wanita lain" Ucap Mitha seakan menggoda Kenzo
"Wanita Kenzo wiguna hanya satu Tidak ada lagi, lain kali kalian harus ingat wajah wanita ku!! jangan berani menyentuh nya atau kalian akan tau akibatnya" Ucap Kenzo tegas
Kenzo menarik Tangan Tina Menggengamnya dengan kelembutan dan menarik perlahan Agar Tina mengikuti nya pergi meninggalkan ruangan itu
dan semangat buat mbk Yuniar
eneng2 wae /Joyful//Joyful/
/Scream//Scream/
kita akan menantikan kisah bima dan queen
lalu kisak kai dan gladis
pasti dia ada niat jahat../Chuckle//Chuckle/
siapa kemal....?
😂