NovelToon NovelToon
Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:697.8k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

BERTAHUN-TAHUN DIANGGAP MANDUL, TERNYATA ITU ADALAH JEBAKAN SUAMI DAN ORANG KETIGA. SETELAH MENGETAHUI KEBENARANNYA, AKU PUN MULAI MEMBALAS DENDAM!

Demi menikahi Lavanya, Aditya tega memberikan obat anti-ovulasi kepada Kemuning, agar tidak pernah bisa punya anak. Aditya juga memanipulasi hasil tes kesuburan Kemuning.

Namun, takdir berkata lain ketika kecelakaan menimpa Kemuning. Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau ada zat berbahaya di dalam rahimnya.

Dengan bantuan Arkatama, Kemuning menyusun pembalasan kepada Aditya dan Lavanya. Membuat mereka merasakan pembalasan yang tak disangka-sangka.

Niat ingin menguasai harta milik Kemuning, yang Aditya dapatkan malah gigit jari.

Akankah rahim Kemuning bisa subur kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Bu Ratih masih belum bisa menyembunyikan rasa senangnya. Wajahnya yang biasanya penuh kerutan kini tampak lebih jelas. Bola matanya berbinar, seolah akhirnya harapan yang dia tunggu selama ini mulai terlihat nyata.

“Jadi, Lavanya itu subur, kan?” tanya Bu Ratih ingin memastikan, suaranya sedikit bergetar karena antusias.

Aditya langsung mengangguk cepat, bahkan terlalu cepat. “Subur, Bu. Lavanya … wanita subur!” Nada suaranya penuh keyakinan, seolah kalimat itu adalah jaminan masa depan.

“Bagus!” Bu Ratih menepuk tangannya pelan. Senyumnya melebar, setelah sekian lama akhirnya dia mendapatkan kabar gembira. “Akhirnya Ibu bisa punya cucu.”

Kalimat itu meluncur begitu saja, tanpa rasa bersalah sedikit pun. Seolah Kemuning tidak pernah ada dalam hidup mereka.

"Tapi, Bu ...." Aditya terlihat ragu-ragu.

"Ada apa lagi?" tanya Bu Ratih penuh pengertian.

Aditya tampak menimbang-nimbang, lalu akhirnya bicara, "Orang tua Lavanya minta maskawin uang seratus juta. Dan mereka ingin pernikahan dirayakan besar-besaran." 

Suara Aditya lirih karena tahu ibunya tidak suka membuang-buang uang, kecuali untuk keperluannya sendiri.

"Apa?!" Mata Bu Ratih langsung melotot. Dia tidak menyangka keluarga Lavanya minta uang yang banyak. "Jangan mau!"

"Bu ... ini demi Ibu juga," rayu Aditya dengan memasang wajah memelas. "Nanti Lavanya bisa memberi ibu cucu yang banyak. Dia kan wanita muda dan subur."

Bu Ratih pun terdiam beberapa saat, sehingga ruangan itu terasa sunyi. Lalu, dengan berat hati wanita paruh baya itu berkata, "Baiklah ... tapi kalian harus kasih Ibu cucu!"

Nada suara Bu Ratih penuh peringatan dan itu membuat Aditya menelan ludahnya. 

Keesokan harinya, setelah menyelesaikan pekerjaan rumah, Kemuning pergi ke bank. Dia hendak membekukan rekening bersama yang dahulu dibuat bersama Aditya. Itu sebagai langkah menyelamatkan aset kekayaannya, sebelum habis oleh suaminya untuk menyenangkan gundik itu.

Arkatama sudah menunggu Kemuning di bank. Dia selaku pengacara, akan melakukan yang terbaik untuk kliennya.

"Aku sudah membawa beberapa dokumen penting yang Mas minta kemarin," kata Kemuning sambil menepuk tasnya.

"Bagus, Mbak," balas Arkatama tersenyum tipis. "Sekarang kita urus dulu tabungannya. Nanti, kita lanjut ke langkah lainnya."

Beruntung Arkatama pandai menjelaskan permasalahannya kepada pihak bank, sehingga pembekuan rekening bisa dilakukan dengan lancar dan tidak memakan banyak waktu.

"Astaga ...! Uang yang tersisa tinggal lima ratus juta." Kemuning langsung diliputi rasa marah bercampur kesal, ketika melihat saldo terakhir.

"Suami ambil uang tampa sepengetahuanmu, Mbak?" tanya Arkatama ikutan geram.

"Iya, Mas Arka. Padahal aku enggak pernah ambil uang ini karena ingin melakukan program bayi tabung," jawab Kemuning lirih. "Rupanya Mas Aditya tega mengambil diam-diam."

"Nanti ini bisa menjadi laporan baru, Mbak, jika uang yang diambil suami untuk selingkuhannya," ucap Arkatama. "Suami dan selingkuhannya bisa kena pasal berlapis."

"Benarkah?" tanya Kemuning, di sudut hatinya merasa senang karena bisa menjerat keduanya masuk penjara lebih lama.

"Tapi, kita harus cari bukti yang falid, Mbak, kalau uang itu dipakai oleh si selingkuhan."

Kemuning mengangguk. Tekad dia sudah bulat ingin membalas orang-orang yang sudah jahat kepadanya.

"Terima kasih, Mas Arka," ucap Kemuning. "Sekarang aku sedikit lega."

Arkatama tersenyum tipis. "Mbak Kemuning pantas mendapatkan keadilan."

Setelah dari bank, Arkatama mengajak Kemuning ke kantor firma miliknya. Tempatnya ada di kota, berjarak dua puluh kilo dari kampung tempat tinggal Kemuning.

Di sana mereka membicarakan langkah apa yang selanjutnya harus Kemuning lakukan untuk mendapatkan keadilan. Wanita itu terlalu polos dan baik, serta tidak tahu apa-apa tentang hukum.

"Mbak Kemuning, apa Mbak yakin akan melaporkan perselingkuhan suami Mbak ke polisi?" tanya Arkatama dengan nada serius.

"Tentu saja, Mas," jawab Kemuning tegas. "Kalau sekarang bisa ... aku ingin melaporkan perbuatan perselingkuhan Mas Aditya dan Lavanya ke polisi. Apa Mas Arka juga bisa membantu?" 

"Sebaiknya jangan gegabah. Kita kumpulkan bukti-bukti perselingkuhan dan saksi, yang tidak bisa dibantah oleh mereka," ucap Arkatama dengan suara pelan. Dia tidak ingin Kemuning kecewa dengan hasil akhirnya nanti.

"Kan, buktinya itu sudah ada!" Kemuning menunjuk tas Arkatama. Barang dan dokumen miliknya ada di sana.

"Kita butuh saksi yang menyaksikan perbuatan mereka," balas Arkatama.

Di tengah-tengah ketegangan itu, tiba-tiba pintu terbuka. Aryasatya datang masih menggunakan seragam.

"Eh, ada Mbak Kemuning!" Pemuda itu tersenyum lebar.

"Kamu bolos sekolah? Atau kabur dari sekolah?!" tanya Arkatama dengan tatapan tajam dan suara tegas.

"Sekolah dibubarkan sejak jam sepuluh pagi, Kak. Istri kepala sekolah meninggal dan kepala sekolah kritis, karena mengalami kecelakaan," jawab Aryasatya.

"Lalu, ke mana dulu kamu?" tanya Arkatama dengan tatapan curiga.

"Ke mal cari ini ...." Aryasatya meletakan satu kotak fizza. "Kita makan bersama."

Kemuning tersenyum tipis melihat interaksi kedekatan kakak beradik itu. Dia merasa iri karena tidak pernah punya saudara.

"Eh, tadi kayaknya aku melihat suami Mbak Kemuning di mal," kata Aryasatya sambil menyodorkan kotak fizza kepada Kemuning.

"Sama seorang wanita?" tanya Kemuning. Dia pun mengambil satu potong dan mengucapkan, "terima kasih."

Aryasatya terkejut. Lalu, dia melirik kepada Arkatama. Sang kakak pun mengangguk.

"I-iya, Mbak," jawab Aryasatya.

"Ish, jika saja kamu ambil foto mereka berdua, bagus untuk dijadikan barang bukti," ucap Kemuning dan membuat Aryasatya melongo.

"Eh, kamu mau enggak jadi saksi nanti di pengadilan, atas perselingkuhan Mas Aditya dengan Lavanya?" lanjut Kemuning.

"Kalau foto enggak ada, aku ambilnya video mereka tadi," balas Aryasatya dan membuat Kemuning senang.

"Mana-mana ...! Cepat kasihkan ke kakakmu!" 

Dengan buru-buru, Aryasatya mengeluarkan ponselnya dari saku celana. Lalu, menunjukan video hasil rekamannya.

Di dalam video itu, Aditya dan Lavanya berjalan mesra saling merangkul. Keduanya membawa tas belanjaan. 

"Rupanya, Mas Aditya menggunakan uang dari peternakan juga buat bersenang-senang!" gumam Kemuning menahan emosi.

"Viralkan saja mereka, Mbak!" celetuk Aryasatya dan Kemuning menoleh ke arahnya.

1
antha mom
Aditya,, kalau ada perempuan yang mau Kamu ajak selingkuh,,itu namanya perempuan yang nggak benar, perempuan yang mau enaknya aja,ada uang abang sayang nggak ada uang abang di tinggal kabur 🤣🤣, nikmatilah hasil perselingkuhan mu Aditya 😄😄
niktut ugis
bukan berbahagia karena anaknya Lavanya meninggal tapi itu lebih baik buat kelanjutan hidup baby.. semoga takdir baik mulai menyelimuti Lavanya
niktut ugis
mewek baca cerita Steve tapi celetukan Arya bikin mata melotot.. tolong kemuning atau arka bantu q ketok kepalanya Arya 😡😂
niktut ugis
Arka coba buka otak Arya isi nya apa 😂😂😂
niktut ugis
Aryaaaaa ya ampun 😡😂😂😂
ayu cantik
bagus
Yani Suryani
makannya punya mulut dijaga sering ngerendahin orang sekarang mulutnya perot kan
Yani Suryani
syukurlah tak kirain baru ketemu dimatiin, ternyata ada solusi lain
Steven semangat ya buat sembuh
aku baca udah tamat gak tau akhirnya gimana soalnya walau komen pun sudah selesai ceritanya
ini hanya sekedar meninggalkan jejak, walau ceritanya sudah selesai tapi masih ada pembaca yg baru nemuin cerita ini
semangat juga buat kak Santi dengan karya" yg 👍
🌸 Sunshine 🌸: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Yani Suryani
lah masak mati Stevennya kan orang kaya berobat diluar negri siapa tau ada yg donor, setelah itu berteman dengan Arya biar gak kesepian 🤭
Yani Suryani
disaat air mataku ikut menetes karena Steven ehhh ada iklan Arya yg bikin ngikik
Yani Suryani
apapun yg terjadi sama orang tua anak yg jadi korban, walau hidup bergelimang harta dan dibesarkan ibu kandungnya sendiri tapi justru hidup Arya lebih bahagia karena berlimpah kasih sayang, sedang Steven di hidup dalam kesunyian dan menyedihkan
Yani Suryani
kalau sekolah bisa antar jemput itu Arya bisa saja diculik, tapi bisa jadi kemuning jadi sasaran
kok jadi tegang tapi suka ceritanya bukan lagi bucin"an lagi jadi makin seru dan ada gregetnya,biasa cerita awal konflik habis itu bucin" hingga selesai tapi ini beda jadi lebih menarik ceritanya 👍
Yani Suryani
ingat dia yg membuangmu,dia datang cuma mau memanfaatkan mu Arya,yg keluarga sesungguhnya ya kakakmu itu
Yani Suryani
ya ampun ikut tegang, kalau jaman dulu mungkin orang bisa hilang dengan mudah tapi sekarang beda jaman, semua bisa viral dan cepat terbongkar
Yani Suryani
lah kayak Adit gini bangkit dan menyesali perbuatannya, berusaha untuk menjadi lebih baik setelah apa yg terjadi, Adit jika sukses lagi jangan sombong jangan sok, tapi jadi rendah diri itu buat kamu tambah sukses
niktut ugis
jalang Lavanya beneran cari mati
Ila Lee
bagus aditya mula kn baru bertaubat jgn lagi berbuat dosa pasti tuhan akan memurahkan rezeki MU jadi yg lebih baik 💪💪💪💪
Ila Lee
akhirnya ketemu mantan Aditya sama kn kemuning dengan diri MU yg tidak kuat iman mudah tergoda
Ila Lee
pergi kemna cari kemuning sesal dulu pendapatan sesal kemudian tidak berguna nasi sudah menjadi bubur 😭😭😭😭
Ila Lee
jalani ajer dulu kemuning tak semestinya pacaran akan bahagia aku juga dijodoh n.kn cuma kenal 2 bukan langsung nikah Alhamdulillah sekarang sudah 30 tahun menikah Thor jadi yg lepas biar menjadi masa lalu aku yakin arkatama lelaki yg baik terima kemuning ❤️❤️❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!