NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN 2 RAHASIA : Antara Ceo Dan Bos Mafia

PERNIKAHAN 2 RAHASIA : Antara Ceo Dan Bos Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Identitas Tersembunyi
Popularitas:941
Nilai: 5
Nama Author: indah yuni rahayu

Kinan dan Darwin bertemu pada malam hujan yang penuh bahaya. Untuk menghilang dari masa lalu mereka, keduanya pindah ke sebuah desa dan berpura-pura menjadi suami istri.

Di balik kehidupan sederhana sebagai guru TK dan petugas kebersihan puskesmas, mereka menemukan berbagai kejanggalan yang merugikan warga. Saat berusaha mengungkap kebenaran, perasaan yang awalnya hanya sandiwara mulai berubah menjadi nyata.

Namun tidak ada yang tahu bahwa Kinan adalah bos mafia yang ditakuti, dan Darwin adalah CEO yang sengaja menghilang dari dunia bisnis.

Ketika rahasia mereka terbongkar, mana yang lebih sulit dipertahankan: penyamaran, atau perasaan yang terlanjur tumbuh?

Pernikahan 2 Rahasia: Antara CEO dan Bos Mafia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah yuni rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penginapan Gratis

Darwin mengangkat alis sedikit. “Aku mulai tidak suka kalimat itu.”

Kinan tidak menoleh. Matanya tetap pada rumah kontrakan di depan mereka. Sederhana. Tembok kusam. Halaman kecil. Cukup untuk bersembunyi. Tapi mereka belum beruntung untuk mendapatkan rumah itu.

“Kalau kita berpisah?” kata Darwin.

“Bisa. Kau di satu tempat. Aku di tempat lain.”

“Uang kita tidak cukup untuk dua tempat.” ujar Darwin.

“Kamu benar. ” Lalu keduanya kembali diam.

Langkah mereka lanjut lagi, tapi tidak sinkron. Seperti dua orang yang kebetulan berjalan di arah yang sama.

Warga desa lewat. Beberapa mengangguk. Beberapa menatap lebih lama dari seharusnya.

Darwin menangkap itu. Terlalu lama untuk sekadar ramah. Ia tidak bilang apa-apa. Kinan juga.

Warung kecil terlihat di tikungan. Darwin berhenti. Dua botol air mineral diambilnya tanpa banyak bicara. Dibayar lalu kembali.

Satu botol dilempar pelan ke Kinan. Kinan menangkap.

“Jelaskan caramu,” kata Darwin.

Kinan membuka tutup botol. “Kita menikah.”

Botol di tangan Darwin berhenti di mulut. “Ulangi.”

“Kita menikah.” ulang Kinan.

Darwin menurunkan botolnya. “Baru dua hari kita kenal.”

“Itu tidak mengubah kebutuhan. Kamu mau tidur di jalanan ?”

Darwin tertawa pendek, tanpa suara. Tangannya mengusap wajah. “Pantas saja orang mencarimu.”

Kinan akhirnya menoleh. Tatapannya datar. “Kau punya ide lain selain kita menikah ?”

Sunyi. Darwin tidak menjawab. Karena tidak ada jawaban yang aman. Tidak ada tempat pulang.

Tidak ada identitas. Tidak ada waktu. Ia melangkah lagi.

“Kau mau ke mana?” tanya Kinan memperhatikan Darwin.

“Mencari tempat tidur lah.”

“Kita sedang membahas pernikahan.”

“Aku membahas hal yang lebih mendesak, aku lelah dan butuh istirahat.”

Kinan terpaksa mengikuti langkah Darwin. Beberapa waktu kemudian, mereka berhenti melangkah. Suara lain memotong jalan.

“Mas.” Seorang perempuan tua berdiri di balik pagar. Usia sekitar enam puluh. Wajahnya ramah.

Terlalu ramah untuk orang asing.

Darwin menoleh cepat.

“Kalian sepertinya bukan orang desa ?"

" Iya, kami sedang mencari penginapan. " sahut Darwin.

Perempuan itu tersenyum. “Kalau cuma semalam, rumah belakang saya kosong.”

Hening sepersekian detik. Darwin tidak bergerak.

“ Berapa harga untuk satu malam ?” tanyanya pelan.

“Mas, ini desa. Gratis tentunya. ”

"Gratis?" ulang Darwin tidak percaya. “Di desa ternyata sangat menyenangkan.”

Perempuan itu tertawa kecil. Lalu menunjukkan rumah yang dimaksud.

Kinan sudah melangkah duluan. Masuk tanpa ragu. Darwin ragu satu detik terlalu lama, lalu ikut.

Nama perempuan itu Bu Ratih. Kinan dan Darwin lalu memperkenalkan diri masing-masing.

Rumah belakang yang diperlihatkan bu Ratih terlihat sempit. Satu kamar. Ruang kecil. Dapur. Satu kipas angin. Tapi cukup untuk orang yang semalam tidur di bak pickup.

“Kalian istirahat saja di sini.” kata Bu Ratih.

Darwin langsung menatapnya. " Terimakasih, Bu Ratih."

Bu Ratih melangkah pergi sebelum pertanyaan berikutnya keluar. Di ambang pintu, ia berhenti.

Matanya bergeser dari Kinan ke Darwin. “Cocok.”

Darwin mengernyit. “Apanya yang cocok bu Ratih ?”

“Cocok sebagai pengantin baru.” Pintu tertutup. Sunyi jatuh lebih berat dari sebelumnya.

Darwin menatap ruang kecil itu. “Kita harus hentikan itu.”

“Kita yang memulai,” kata Kinan.

“Itu bukan jawaban.” Darwin masih berdiri di ambang pintu, lama.

Kinan masuk lebih dulu. "Kau mau tidur di luar?"

Darwin melihat isi ruangan. "Aku sedang mempertimbangkan hidupku."

"Jangan terlalu lama untuk berfikir."

"Aku merasa sedang dihukum karena menolong orang." Darwin menarik kursi kayu lalu duduk. Kinan duduk di tepi ranjang.

"Besok bagaimana?" tanya Darwin.

Kinan diam beberapa saat. "Kita cari pekerjaan."

Darwin mengangguk. "Itu masuk akal."

"Lalu identitas."

"Hm."

"Dan tempat tinggal."

Darwin menyandarkan kepala ke dinding. "Masih ada satu masalah."

Kinan menoleh. Darwin menatap langit-langit.

"Seluruh desa menganggap kita suami istri."

Ruangan kembali sunyi. Kipas angin tua berputar pelan. Beberapa detik berlalu. Kinan memejamkan mata. "Kalau begitu jangan membuat mereka curiga."

Darwin menatap perempuan itu. Lalu terkekeh pelan. "Entah kenapa aku punya firasat buruk mendengar kalimat itu."

Malam turun lebih cepat daripada yang mereka kira.

Menjelang magrib, Bu Ratih datang lagi. Ia berdiri di depan pintu sambil membawa senyum yang sama seperti siang tadi. "Rumah depan sedang syukuran. Kalian diminta datang."

Darwin yang sejak sore hanya minum air langsung menoleh. "Diundang makan?"

Bu Ratih tertawa. "Ya masa diundang lihat piring kosong."

Setelah perempuan itu pergi, Darwin menatap Kinan. "Aku mulai suka budaya desa."

Kinan mengambil jaketnya. "Jangan terlalu senang. Semakin banyak orang, semakin banyak pertanyaan."

"Tetap lebih baik daripada kelaparan."

Di rumah depan, meja makan sudah penuh. Orang-orang desa duduk tanpa jarak.

Darwin baru duduk ketika suara pertama datang.

“Dari kota mana?”

“Kapan pindah?”

“Sudah lama menikah?”

Darwin menghitung napasnya. Kinan menjawab seperlunya. Cepat. Singkat. Aman.

Lalu suara lain masuk. “Kenal dari mana dulu?”

Sendok Darwin berhenti. Kinan tidak bergerak.

Terlalu lama untuk merespon.

Semua mata mulai menunggu. Darwin menoleh sedikit ke Kinan. Kinan tidak membantu. Ia juga tidak menjawab.

Karena mereka tidak pernah menyusun cerita itu.

Tidak pernah menyepakati masa lalu yang harus mereka pakai. Dan sekarang, semua orang menunggu satu hal yang belum mereka miliki.

Darwin membuka mulut. “kami...” Kalimat itu tidak selesai. Hanya menggantung di udara.

Di bawah meja, jarinya mengetuk pelan. Satu-satunya gerakan yang tidak terlihat siapa pun.

"Kami bertemu di terminal. "

"Terminal mana ?" Pertanyaan lain muncul.

Darwin berhenti dan seluruh meja kembali menunggu jawabannya.

1
Kayla Rane
tambah seruuu lihat aksi Kinan. kak indah mau masuk grup author gak. kalau mau chat japri yuk. tukeran no wa
Kayla Rane
lanjutt Thor tmbah seru
Kayla Rane
tuh kan bener. keukehh waeee... 🤨
Kayla Rane
huuuh dsr Roni rese. mau nyulik Sasa, ntar jd jaminan lagi nyuruh Linda kudu nandatangani surat lahan 😤
Kam1la: terimakasih kak...sudah berkomentar 👍👍
total 1 replies
Kayla Rane
Yee Kinan pahlawan wanita. gak nyangka ih Thor Kinan trnyata ahli bela diri /Joyful//Bye-Bye/
Kam1la: kan bos dia...😄
total 1 replies
Kayla Rane
Kinan ayo bantu Sasa! kasian ibunya
Kayla Rane
kesel si Roni, maksa pisan heuuh
Kayla Rane
bagus Linda lawan aja suamimu yg TDK tanggungjawab tapi sok tanggung jawab 😤
Kayla Rane
kasar ih s Roni, GK tau diri ga tau malu🤨
Kayla Rane
🥺 ya kasian linda
Kayla Rane
Andika siapa tiba2 Dateng, jahat apa baik ga ya orangnya /Scream/
Kayla Rane
yee keren banget kinan🤭💪
Kayla Rane
lanjut seru 🤭
Kayla Rane
haha lucuu/Joyful/ darwin
Kayla Rane
keren lanjutkan k😇
Kam1la: siap..
total 1 replies
SANG
Lanjut ya dek💪👍
Kayla Rane
lanjutkan k😍
Kayla Rane
😍🤭 Darwin kapan jatuh cinta sama Kinan nya?
Kayla Rane
yeey udah nikah juga 😍
SANG
Keren 💪👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!