NovelToon NovelToon
AKAD NIKAHKU BATAL KARENA TUNANGANKU MENGHAMILI WANITA LAIN

AKAD NIKAHKU BATAL KARENA TUNANGANKU MENGHAMILI WANITA LAIN

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Pengkhianatan / Drama
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Umma Khummaira

Dua minggu sebelum pernikahan, dunia Larasati runtuh saat memergoki Arjuna, tunangan sekaligus pacar pertamanya yang ternyata sudah menghamili wanita lain.

Tanpa air mata, Larasati melempar cincin dan membatalkan pernikahan demi harga diri. Namun, pengkhianatan itu justru membawa Larasati ke pelukan Dewa Dirgantara, CEO konglomerat tempatnya bekerja yang siap pasang badan melindunginya.

Sementara itu, Arjuna menyesal bersama selingkuhannya yang tinggal di sebuah rumah kecil.

Sanggupkah Larasati menyembuhkan lukanya demi cinta Dewa? Dan bagaimanakah akhir dari penyesalan sang mantan tunangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Umma Khummaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Malam harinya, rumah kecil di kawasan Jagakarsa itu kembali diselimuti oleh suasana yang mencekam. Deru mesin mobil sedan hitam milik Arjuna terdengar berhenti di halaman depan. Arjuna melangkah masuk ke dalam rumah dengan bahu yang turun dan wajah yang tampak sangat kuyu. Seharian penuh di kantor, ia tidak hanya harus menahan rasa malu akibat gunjingan rekan kerja, tetapi pikirannya juga terkuras habis memikirkan draf proyek yang mendadak ditunda. Kalimat sekretarisnya pagi tadi terus berputar seperti kaset rusak di kepalanya. "Jadwal internal Creative Director mereka tidak bisa diganggu gugat."

Arjuna tahu betul siapa Creative Director yang dimaksud. Itu adalah Larasati. Mantan tunangannya yang baru saja ia khianati secara keji, kini justru memegang kendali penuh atas nasib karier dan proyek terbesar di perusahaannya.

Besok, hari Selasa pukul sepuluh pagi, ia harus melangkah masuk ke gedung Dirgantara Media Group dengan mental yang sudah hancur, bersiap menghadapi Larasati dari posisi yang berbalik seratus delapan puluh derajat.

Pintu depan terbuka, dan Selly yang sudah menunggu sejak sore langsung bangkit berdiri dari kursi ruang tamu. Dengan daster katun sederhana yang rapi, Selly menyambut suaminya dengan seulas senyum lembut, meski gurat kelelahan akibat kandungan yang mulai membesar tidak bisa disembunyikan dari wajah pucatnya.

"Mas sudah pulang? Sini, biar aku bawakan tas kerjamu," ucap Selly dengan nada suara yang sangat halus, mengulurkan tangannya untuk meraih tas kerja kulit milik Arjuna.

Arjuna tidak menolak, namun ia juga tidak memberikan respons hangat. Ia melepaskan tasnya begitu saja ke tangan Selly, lalu berjalan menuju sofa dan menghempaskan tubuhnya di sana sambil memijat pelipisnya yang terasa berdenyut kencang.

"Air hangat untuk mandi sudah aku siapkan di kamar mandi, Mas. Pakaian gantimu juga sudah ada di atas ranjang. Setelah mandi, kita makan malam sama-sama ya? Aku sudah memasak sayur bening dan ayam goreng kesukaanmu." lanjut Selly, mencoba menjalankan kewajibannya sebagai istri yang patuh demi memenuhi janjinya pada Tuhan dan ibunya di kampung.

Arjuna membuka matanya, menatap lurus ke langit-langit paviliun yang tampak berdebu. Sikap Selly yang sudah berubah ini, entah mengapa tidak membuat hatinya tersentuh. Sebaliknya, hal itu justru memicu insting narsistiknya untuk kembali membandingkan wanita itu dengan masa lalunya yang indah.

Pikiran Arjuna berputar pada memori tiga tahunnya bersama Larasati. Larasati adalah wanita karier yang sibuk, yang waktunya habis untuk memimpin rapat dan mengeksekusi ide-ide kreatif besar di agensinya. Larasati tidak pandai memasak, dan mereka lebih sering menghabiskan malam minggu di restoran sambil mendiskusikan masa depan bisnis mereka. Namun, Arjuna menyadari satu hal yang kini hilang dari hidupnya, yaitu dukungan mental berkelas dari Larasati.

Dulu, setiap kali Arjuna merasa stres atau tertekan karena tuntutan ayahnya di dunia bisnis, Larasati selalu tahu bagaimana cara menenangkan egonya. Larasati akan menatap matanya dengan cerdas, memberikan solusi logis, dan berkata kalau Juna adalah pria yang hebat. Jangan biarkan tekanan ini menjatuhkan harga dirimu. Kata-kata Larasati selalu berhasil membuat Arjuna merasa seperti pria paling berkuasa.

Namun, sebagai pria yang dasarnya lemah dan memiliki moral yang tipis, Arjuna lama-kelamaan merasa lelah dengan semua solusi logis Larasati. Setiap kali stres menghadapi tuntutan keras sang ayah di dunia bisnis, Larasati selalu menuntutnya untuk berpikir jernih dan bertindak sebagai pria dewasa yang matang. Arjuna merasa terbebani. Egonya yang kerdil menolak untuk terus dididik oleh ketegasan Larasati.

Itulah mengapa, enam bulan yang lalu, pertahanannya yang rapuh, runtuh total saat ia kembali menemukan Selly.

Berbeda dengan Larasati yang menenangkan jiwanya dengan otak, Selly menenangkan stres Arjuna murni dengan tubuh dan pemuasan fisik yang liar. Setiap kali Arjuna tertekan oleh masalah kantor, ia akan melarikan diri ke dalam kamar kontrakan milik Selly. Di sana, mereka mengulang kembali gaya pacaran bebas masa kuliah mereka, melakukan hubungan intim sebagai bentuk pelampiasan amarah dan stres yang membabi buta.

Selama enam bulan terakhir, Arjuna benar-benar terjebak dalam candu duniawi itu. Di atas ranjang Selly, ia tidak perlu berpura-pura menjadi manajer yang hebat. Ia hanya perlu melepaskan seluruh nafsu kebinatangannya pada tubuh mungil Selly yang selalu menerima dan memujanya dengan pasrah. Kombinasi antara rasa kasihan, ego lelaki yang diagungkan, dan kenikmatan fisik yang melintasi batas norma itu membuat Arjuna merasa menemukan surga dunia di belakang Larasati. Ia terlalu bodoh untuk menyadari bahwa setiap desah napas dan kepuasan ranjang yang ia nikmati bersama Selly adalah tiket emas yang sengaja disiapkan wanita itu untuk menjebaknya ke dalam kehamilan lima bulan ini.

Sedangkan sekarang? Di hadapannya hanya ada Selly. Wanita yang ia nikahi karena keterpaksaan dan aib, yang hanya bisa menyajikan sepiring makanan rumahan di dalam rumah kecil yang dingin. Penyesalan itu kembali datang merayap, mencengkeram dada Arjuna dengan begitu sesak. Ia telah menukar wanita berkelas seperti Larasati dengan kubangan lumpur yang mengikat kakinya hingga tidak bisa bergerak lagi.

1
Melda Andriyani
jempol untuk mu Larasati 😍😍🤗
Siti M Akil
lanjut thor
sunaryati jarum
Dikhianati tunangan dicintai bos besar
sunaryati jarum
Kena mental kan kamu , Arjuna
sunaryati jarum
Kapook
sunaryati jarum
Ibumu orang baik,demi smbisimu hidup enak dan kebiasaan hidup liarmu membawamu menjadi pelakor.
Ibu Anak Dua
Sebagai pemula ya novel ini bisa dibilang lumayan ya. Semoga author semakin semangat menerbitkan karyanya
Ibu Anak Dua
laki-laki alasannya dijebak, tapi sampai hamidun gede gitu. Ya ampun Junnnn,,,sing eling toh Jun
partini
silakan di nikmati jun penyesalan mu
Ibu Anak Dua
syalan kalian emang🤭🤭🤭
Ibu Anak Dua
munahfiq banget si Jun, dasar buaya🤣🤣
tadi diawal ngomongnya manis bet ke Selly.
sekarang ditinggal Laras ngomongnya manis ke laras. hadeuh🤭🤭
partini
aihhh kata cinta tapi selingkuh itu ga cinta namanya jun
bagus lah kalian pasang yg cocok sama" bobrok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!