NovelToon NovelToon
Sistem Hadiah Uang Misi 1.000.000.000

Sistem Hadiah Uang Misi 1.000.000.000

Status: tamat
Genre:Action / Duda / Sistem / Tamat
Popularitas:471.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: less22

Alrazi adalah seorang suami yang hanya memiliki pekerjaan sebagai tukang ojol, saat ia kembali ke rumah, ia semua bajunya sudah ada di teras rumah. Dan istrinya mengaku telah berhubungan dengan mantan pacarnya yang kaya.

Ia di usir dari rumah, dan motornya di ambil, akhirnya ia pun pergi dari rumah tersebut. Tak sengaja ia menendang sebuah kotak misterius, yang ternyata ada sistem.

Dengan adanya sistem, hidupnya berubah total menjadi lebih baik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6~ Misi baru

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

...Happy reading...

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

Setelah tiba di pusat kota, Alrazi berdiri di depan deretan gedung yang megah. Cahaya lampu jalan menyinari wajahnya yang polos. Ia melihat papan nama sebuah hotel yang terang dan bersih. "Hm... malam ini aku harus menginap di hotel nih, sesekali nggak apa-apa lah, buat nyenengin diri sendiri," kata Alrazi sambil tersenyum lebar. Ia melangkah ke arah pintu hotel, tapi tiba-tiba berhenti. Di sudut matanya, ia melihat seseorang yang mengenalnya—seseorang dari masa lalu yang ia coba hindari sepenuhnya.

Orang itu memandangnya langsung, dan senyum jahat muncul di wajahnya. Alrazi merasa nafasnya tercekik. Bagaimana dia bisa ada di sini? pikirnya.

Orang itu, siapa lagi jika bukan Sarah—mantan istri yang baru saja mengusirnya dari rumah seminggu yang lalu—bersama dengan Aldo, calon suaminya yang telah ia gantikan dalam sekejap. Keduanya berdiri di depan pintu hotel, mengenakan pakaian mahal yang membuat Alrazi merasa lebih kecil dengan pakaiannya yang lusuh.

Sarah memandangnya langsung, dan senyum sinis muncul di wajahnya yang dihias riasan tebal. "Kamu ngapain di sini? Mau jadi gigolo?" tanyanya dengan nada yang penuh hina, sambil menggenggam lengan Aldo yang berdaging.

Alrazi merasakan darahnya mendidih, tapi dia berusaha tetap tenang. Dia mengangkat dagunya, menatap Sarah tanpa takut. "Bukan urusanmu! Urus saja calon suamimu itu, jangan sampai nanti kena karma aja," celetuknya singkat, lalu berusaha meninggalkan keduanya dengan cepat.

"Kamu!" Sarah menjadi geram dengan ucapan Alrazi, tapi dia berusaha menahan amarah—mungkin karena tidak ingin malu di depan Aldo yang hanya tersenyum lebar, seolah menyaksikan tontonan lucu.

Tanpa melihat ke belakang, Alrazi melangkah masuk ke hotel. Tapi suara Sarah masih terdengar menggelegar di telinganya: "Kamu juga selamanya tidak akan mendapatkan pendamping, karena tidak akan ada yang mau dengan pria miskin seperti mu!"

Di dalam hotel, udara sejuk menyambutnya. Resepsionis perempuan yang cantik memandangnya dengan tatapan yang sedikit heran, melihat pakaiannya yang tidak sesuai dengan suasana hotel.

 Alrazi diam-diam mengambil uang dari sistemnya mengeluarkan beberapa lembar uang, dan menaruhnya di meja resepsionis. "Saya ingin kamar tunggal, satu malam," katanya dengan nada yang tegas.

Ting

[Saldo Anda di kurang 500.000]

[Sisa saldo Anda 999.500.000]

Resepsionis terkejut, tapi langsung mengambil kartu kamar. Saat Alrazi berjalan menuju lift, dia melihat cermin dan melihat wajahnya yang kusam, rambut yang kusut karena hujan.

"Sarah benar sekali tadi, sebelum sistem ini muncul, aku memang cuma pria miskin yang tidak berharga baginya." pikirnya dengan sedih. Tapi lalu dia menyentuh sistemnya, ingat dengan cahaya biru yang menyelamatkannya tadi. Tapi sekarang, semuanya akan berubah.

Di kamar, Alrazi mandi lama, membersihkan debu dan hujan dari tubuhnya. Setelah itu, ia duduk di ranjang dan membuka sistemnya. Layar menyala dengan cahaya biru, dan tulisan baru muncul:

Ting

Misi Baru

Mengembalikan barang berharga yang dicuri dari museum kota tanpa terlihat oleh siapa pun.

[Waktu mulai: esok pagi pukul 06.00.]

[Status Misi: Berlum berlansung]

Alrazi membaca tulisannya berkali-kali, jantungnya berdebar kencang. Museum? Mengembalikan barang yang di curi? Tapi kenapa sistem meminta ia lakukan itu? pikirnya bingung. Tapi dia tahu, jika dia tidak menyelesaikan tugas, sistem bisa saja mengambil semua uangnya kembali—bahkan mungkin lebih dari itu.

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

1
Dah Minar
jadi apa gunanya punya sistem kalo gak di kasih peringatan dan kekuatan jadi gak seru lagi bacanya cerita sistem kayak gini masak cuma kasih misi dapat duit tapi nyawanya terancam sama aja bohong
Dah Minar
di pagarin yang tinggi lah rumah mu alrazi biar gak ketemu sama ardo
Dah Minar
Luar biasa
Dah Minar
kok kayak sistem nya yang goblok seharusnya kan kasih kartu atm lah untuk nyimpen uang nya, jadi kalo dapat hadiah dari sistem langsung masuk ke ATM
Nanik Kristi
gk seru klu gk ada cashback ny ..masa punya duit hrs ada misi..klu gk da misi kere dong 🤭🤭🤭🤭🤭shrsny ada cashback ny
Nanik Kristi
kok gk ada cashback nya brxx lipat.
Nanik Kristi
kocak knp gk lgsg masuk ke rec apa tas gt masak ngmbil uang..uangnya berterbangan😄😄
Harman Loke
krrreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeennnnn
Harman Loke
tangkap pencurinya
Harman Loke
mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaappppp
Harman Loke
enak saja mau rujukan
Harman Loke
penyesalan belakangan
Harman Loke
mana mau Alrazi rujukan itu tidak mungkin
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
Harman Loke
kamu ketahuan
Harman Loke
ketahuan
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
Harman Loke
semua pada senang
Harman Loke
mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaappppp
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!