Karena retaknya hubungan antara papa dan mamanya membuat seorang gadis kecil harus berjuang untuk hidupnya dan mamanya yang sakit.
Disaat umurnya yang seharusnya berbahagia bersama keluarga yang penuh kasih sayang malahan membuatnya harus bekerja dikeluarga yang sangat baik bahkan menerima dan menyanginya seperti Putri sendiri.
Sepeninggal mamanya akhirnya dia berjumpa dengan pria anak keluarga tempat dia bekerja dulu itu, dan menjalin hubungan sehingga sampai jenjang pernikahan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ermina Elisabet, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode .6.Aku Rindu
Tapi keberuntungan itu seperti tidak ada artinya, kalau kenyataannya ibu sudah pergi.
Kamu jangan bicara seperti itu, karena cinta mama tetap ada untuk kamu.Kadang aku merasa cemburu sama kamu.Tapi bagaimanapun rasa cemburuku aku harus tetap menjaga kamu.
Permintaan mama untuk mencari kamu dan untuk melindungi kamu, menyadarkan saya atas cintanya kepada kamu begitu besar.
Jadi selama ini bapak baik sama aku hanya terpaksa gitu?seruku sambil menatap wajah Pak Oktav.
Ya jujur aja, sampai akhirnya beberapa minggu lalu, baru saya sadari bahwa aku bukan hanya terpaksa karena kemauan mama tapi lebih dari itu.
Maksudnya? ucapku sambil menunggu jawaban dari Pak Oktav.
Ya perasaan untuk memiliki kamu, saya mencintai kamu.
Tapi kenapa beberapa minggu lalu bapak tidak memberikan kabar? ucapku.
Karena saya mau menetapkan hati, makanya sesudah hati Saya tetapkan, saya balik ke sini.
Kemudian pak Oktav datang menghampiri ku.Lalu menggenggam tanganku.
Ra di rumah ini , rumah mama aku yang selalu merindukan mu dan yang selalu ingin melindungi kamu, saya mau meminta kamu untuk jadi pacarku.Apakah kamu bersedi?
??seru Pak Oktav.
Aku mengangguk,tanda setuju atas permintaan pak Oktav.Kemudian aku berkata trimakasih sudah berusaha untuk mencari dan melindungi aku.
Tanpa terasa air mataku menetes dari pipi.
Lalu pak Oktav menghapus air mata ku dengan ibu jarinya.Jangan menangis nanti cantik kamu hilang lo ucapnya.
Mulai sekarang jika tidak dikampus, kamu tidak boleh panggil bapak ya.
Baiklah aku akan panggil cikudoku.
Apa itu?
Cintaku dosenku.ucapku, atau cido?
ko gitu ga enak banget dengarnya.
Kalau tidak dibalik aja panggilannya jadi doci.
Terus aku panggil apa dong.
Muci , seruku dengan murid ku cinta ku.
Murid seperti anak SD aja,serunya.
Ya anggap saja seperti itu ucapku.
Kenapa tidak seperti orang lain aja,sayang, cinta,baby, atau apa gitu.
Ya sudah aku panggil bapak aja, kalau begitu,ucapku berlagak cuek.
Ya udah deh aku panggil*muci*.
Ok doci.
O..ya doci aku mau ketempat ibu ya.
Baiklah besok sesudah dari kampus ya.
Ya sudah ayo aku antar pulang,dah malem gak enak sama ibu kamu.
Sesudah sampai di depan rumah ibu,doci pun segera pulang.Sampai besok muci da...da.. mimpi indah.
Setelah mobil doci tidak nampak lagi aku pun segera mengetuk pintu,dan tidak berapa lama Reni langsung membuka pintu.
Malam kakak sayang,ce .. ada yang bahagia ni.Ucap Reni.
Malam juga adeku yang manis, sudah pintar menggoda ni ya ucapku sambil mencubit pipi adeku.
Kok belum tidur manis tanyaku.Nunggu kakak siapa tahu bawa makanan.
Aduh manis maafkan kakak ya, kebetulan tidak ada.Kakak tadi hanya dari rumah pak Oktav aja sayang,gak ada mampir ke manapun.
Maaf ya, ucapku sambil mengatupkan kedua tangan ku.
Ye.. serius amat kak,aku hanya bercanda kali ucapnya sambil tersenyum kearah aku.
Jahil ya kamu teriakku sambil mengejar Reni yang mengelilingi ibu yang sedang duduk kursi.
Ibu dan Ronal tertawa melihat tingkah laku kami.
Ye...kejar lah aku kak ,Cemen kali gak bisa nangkap anak kecil.
Akupun mengejar Reni,aku pun berhasil menangkap tangannya.
Bu bau apa ya, tiba-tiba Reni bertanya pada ibu.
Dengan polos nya Ibu menjawab ibu tidak ada mencium apa-apa,ucap ibu.
Masa sih bu, aku mencium loh bau apek gitu.
O.. kalau begitu lepas tangan kakaknya biar dia mandi ucap ibu.
Baiklah bu dari pada nanti aku pingsan di kamar.Sana mandi kak.
Baiklah adeku sayang Ucapku dan sambil
berjalan menuju kamar untuk segera mandi.
Setelah semua selesai aku berjalan menuju kamar tengah untuk menjumpai ibu dan kedua adeku.
Setelah duduk sambil cerita sebentar kami pun masuk ke kamar untuk segera tidur.
Sampai di kamar, aku tidak langsung tidur,aku mengerjakan tugas kuliah, setelah semua selesai baru aku duduk sejenak lalu berlutut untuk bersyukur atas segala yang kuterima hari ini.
Trimakasih Tuhan atas hari yang paling indah ini.
Akupun membaringkan tubuhku, tapi beberapa menit kemudian hand phone ku bergetar, dengan cepat aku angkat.
Halo muci belum tidur suara pria dari sebrang.
Halo juga doci ,ya jelas belum tidur,kalau sudah tidur masa bisa angkat telepon ucapku.
Ya juga ya, tumben sekali kamu pintar ucapnya.
Memang aku pintar kali ucapku, sudah bawaan dari lahir.Ucapku berlagak sombong.
Wah belum apa-apa sudah mulai sombong saja ya.
Bukan sombong tapi angkuh.
Apa bedanya muci?
Ada dong doci.Yalah orang sombong tidak bisa untuk dilawanucapnya.
Selamat tidur muci,aku tutup telepon nya ya, sampai jumpa besok.
Setelah kami mengakhiri pembicaraan,aku yang sudah mengantuk tanpa menunggu lama aku pun segera terlelap.
Suara burung dan 🐔 (ayam) membuat aku terbangun.Akupun melihat jam yang terpampang di dinding kamar,wah sudah jam setengah tujuh.
Cepat-cepat aku menuju kamar mandi untuk membersihkan seluruh tubuh ku.Setelah beres akupun menuju meja makan.
Akupun duduk karena sudah lebih dulu ibu dan kedua adeku menunggu.
Maaf bu aku terlambat, ucapku.
tidak apa nak ucap ibu,ya sudah kita makan.
Kamipun sarapan dengan hikmah.
Dek nanti kakak , tidak langsung ketoko ya, tolong kalian perhatikan disana, mungkin Mega akan kerepotan kalau sendirian.
ucapku.
Memang kakak mau kemana tanya Ronal.
Kakak mau ke makam mama dan ibu yang kakak ceritakan waktu itu.
Baiklah kak ucap Rona dan Reni bersamaan.
Kamipun berangkat dan sekarang aku sudah sampai di kampus.
Mata kuliah pertama diisi dengan dosen yang benar galak.Hanya karena satu yang salah eh semuanya tidak bisa belajar
Begini terus rugi dong ucapku, tapi ternyata di dengarkan si ibu sombong itu.
Hei kamu selesai mata kuliah saya,kamu temui saya di ruangan.
Baiklah bu, ucapku.
Setelah siap mata kuliah bersama ibu sombong, akupun langsung menjumpai siibu .Kamu berani melawan Saya? ucapnya.Kamu kuliah atas kebaikan orang saja sudah belagu.
Aku hanya diam tanpa adanya bantahan sama sekali.
Setelah sekian lama komat kamit , akupun bertanya pada ibu itu.Sudah selesai bu apa boleh saya pergi? ucapku.
Enak saja, sekarang kamu harus memeriksa semua tugas dari kelas sebelah , ucapnya.
Eh...bu yang benar saja,ibu hukum saya atas kesalahan yang tidak Saya buat ucapku.
Kamu melawan? teriaknya.
Apa yang salah atas perkataan saya.Memang benar kan? kalah satu orang yang bermasalah terus hukum semuanya apa tidak merugikan semua.
Dan ini sudah terjadi tiga kali dalam sebulan ini.
Kalau ibu mau melaporkan saya , silahkan.ucapku lalu keluar dari ruangan para dosen.
Akupun pergi ke kelas untuk mengambil tasku, ketiga aku hendak keluar ternyata doci sudah menunggu di depan pintu.
Doci menarik tangan ku, lalu berjalan menuju ke parkiran.Sampai di sana kami pun masuk ke mobil.
Selama di mobil kami hanya diam, hingga sampai ke sebuah tempat hiburan, yaitu sebuah taman.
Ayo turun, aku pun segera turun dan mengikuti langkah doci.
Kamipun duduk di kursi yang ada di taman.
Masih marah?
Siapa yang marah, ucapku.
Muci panggilnya dengan lembut.
Muci ku lagi marah.
Gak tau.Ucapku.
O....gitu ya.Baiklah aku senang dengarnya.
Alam ini,indah banget ya.Semoga muciku bisa menjadi bunga yang indah.
Sesudah doci, bicara kemudian kami hanya larut dalam angan sendiri.
Muci.. panggil doci, makan yo lapar.
Ayolah aku juga lapar.
Kamipun segera berlalu untuk mencari rumah makan.
Sampai di rumah makan, kamipun segera mesan makanan.
Setelah pesanan datang, kami langsung makan.
Setelah makanan habis,doci menatap ku dengan pandangan yang penuh cinta.
Muci sekarang sudah lebih tenang? kita balik ke kampus Yo.
Tapi aku masih malas nanti jumpa sama tronton itu, ucapku.
Kamu tuh ya ngatain orang dibelakang, tenang saja , kalau kamu tidak suka dengan dia, nanti ganti dengan dosen lain.
Ayo nanti telat.Atau mau dihukum lagi?
Gimana mau menghukum, yang mau menghukum juga terlambat.Ucapku.
Kami pun segera keluar dan berjalan menuju mobil.
Sekarang kami sudah sampai di kampus, akupun langsung menuju kelas.
Anak-anak di kelas kembali ribut,e Ra kamu tadi di suruh apa sama tronton kok akhirnya nya sama si ganteng ucap Vina ,teman yang selalu cari perhatian si doci.
Ngukur jalan seruku dengan santai.
Gila loh,mana ada hukuman seperti itu, buktinya adakan?kataku dengan cepat.
Perbincangan kami masih berlanjut ternyata Si doci sudah duduk manis.
Apakah masih ada yang mau dibahas ucapnya sambil menatap ke arah ku.
Tidak ada lagi Pak, ucap Vina.Ok kalau begitu mari kita mulai belajar.
Pelajaranpun telah selesai, semua siap-siap untuk pulang.Aku berjalan menuju parkiran.
Tiga puluh menit aku menunggu tapi doci gak datang juga.
Aku berjalan menuju taman kampus, aku duduk sambil menatap mobil yang lalu lalang.
Sibuk dengan pemandangan jalan, ternyata si doci sudah duduk di samping aku.Maaf muci membuat mu menuggu.
Sadar ada yang bicara, aku mencari asasi suara, akupun melihat pria yang ada di samping aku,dan berkata tidak masalah untuk sekarang tapi tidak untuk lain kali, ucapku sambil tersenyum.
Ayo nanti keburu hujan,dah mendukung seru doci.
Kamipun segera melaju, sekarang kami pun sudah sampai di pemakaman.Ternyata pemakaman mamanya doci dan makam mama ku bersebelahan.
Doci pun menaburkan bunga mawar putih yang kami bawa, mama tenanglah Disana.Aku sudah mendapatkan apa yang Mama inginkan.
Lihatlah gadis cantik yang ada di sebelah ku mama.Semoga cinta kami abadi ma, dan tidak menyakiti satu sama lain.
Setelah doci ,
akupun bercerita kepada ibu.
Ibu kenapa kita tidak bisa bertemu lagi aku sangat rindu ibu.
Ibu tahu,aku sangat menderita sesudah ibu pergi.Tapi rupanya deritaku tidak sebanding dengan derita ibu.
*********
Hai kakak, Abang,adek yang cantik dan ganteng,bantu aku ya,dengan memberi vote dan like.
Mohon maaf bila masih banyak yang salah.
Kalau ada waktu mampir juga yah ke novel ku.
di tunggu mampir nya.
Terimakasih 🙏
bdw mampir juga ya kak di novel ku judulnya cinta segi tiga
semangat dan sukses untuk karyanya
Jangan lupa mampir yuk ke ceritaku
"pernikahan bisnis dengan cinta pertama ku"
Terimakasih
Sukses selalu 👍
Dapat salam dari "Raja dan Ratu" &
"Mengejar cinta di masa lalu"
Salam kenal 🤝
Btw makasih kalo mau mampir, love you all..
Buat author semangat 🔥🔥
suksesk kak untuk karyanya
jangan lupa mampir di karyaku yang menceritakan cowok letoy yang selalu di tolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY.
Terimakasih 🙏