Aku Yie Er. Wanita bersenja yang dikhianati kematian. Dihidupkan kembali sebagai Permaisuri dari sebuah kerajaan, Dinasti Han.
Permaisuri yang bahkan tidak dinginkan rakyat dan Kaisarnya. Permaisuri dengan takdir hidup menyedihkan. Permaisuri dengan cintanya yang besar kepada Kaisar, suaminya. Membuatku, sebagai Yie Er kerap kali bertingkah mencintai Kaisar karena cinta dalam tubuh yang sekarang menjadi tubuhku.
Cinta Permaisuri, membuatku menekan perasaan seorang Yie Er. Bahwa aku, Yie Er sama sekali tidak mencintai Kaisar.
"Yang menghianatiku harus mati. Kalian semua harus mati ditanganku." Yie Er menatap marah semua penghuni Istana di depannya. Menatap Yuan penuh kekecewaan dan luka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tac Sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perhatian Palsu
"Permaisuri, anda terlihat sangat cantik. Para pelayan lain bahkan memuji kecantikan anda!" Puji Rei Rei tepat dibelakang Yie Er.
"Ya, dan pelayan itu dulu tidak begitu bersikap baik dengan Permaisuri ini!" Gumam Yie Er menatap tajam pelayan beberpa meter disampingnya.
Mulut Rei Rei terkatup rapat-rapat. Nyalinya menciut melihat perubahan mengerikan junjungannya. Jika dirasa, Junjungannya sedikit berbeda setelah bangun dari tidur panjangnya.
Namun Rei Rei lebih menyukai junjungannya yang sekarang, sangat terlihat keren. Memiliki aura berbeda dengan dulu yang selalu terlihat lemah lembut.
"Apakah Yang Mulia itu yakin mengundang Permaisuri ini kejamuan makan?" Yie Er menatap tajam pintu besar di depannya.
"Ya Permaisuri. Salah satu kasim Yang Mulia datang ke kediaman Dendalion!" Jawab Yu Are yakin.
Tanpa sempat membalas, pintu di depannya terbuka lebar. Membuat Yie Er menatap tak suka prajurit penjaga pintu dua meter di sampingnya.
"Tidak bermoral!" Decak Yie Er melangkah memasuki ruangan dengan semua anggota Istana di dalamnya. Rupanya si Kaisar itu mempunyai banyak istri.
"Salam semuanya. Mohon maaf, Permaisuri ini membuat kalian menunggu!" Ucap Yie Er dengan senyuman menyesalnya.
"Tidak papa Permaisuri. Mari duduk di sebelah Ibu Suri Agung ini!" Ucap Ibu Suri Agung, menyambut ramah Yie Er bersama Ibu Suri.
"Terima kasih Ibu Suri Agung!" Ucap Yie Er tersenyum sampai pada kantong matanya.
Lihat mereka semua! Selir- Selir itu menatap sinis Yie Er, apa lagi dengan Selir Pertama. Dia bahkan menggumamkan kata yang hanya bisa dimengerti oleh alien.
Dengan dagu terangkat Yi Er duduk di kursi pertama sebalah kanan tepat di sebelah Yuan. Si patung yang sedari tadi terus diam tanpa bergerak, dengan rahang mengeras.
"Apa kau sudah membaik Permaisuri? Namun bila dilihat, rasanya kau tidak begitu baik. Jadi Zhen menyipkan ramuan khusus untukmu!" Seru Yuan memalingkan wajah tanpa ekspresinya menatap Yie Er. Membuat semua orang di ruangan itu menatap Yuan dan Yie Er.
"Anda begitu perhatian Yang Mulia. Tapi Permaisuri ini sudah merasa begitu baik. Bahkan sangat baik, anda bahkan bisa melihat Permaisuri ini!" Yie Er terseyum manis, menatap wajah Yuan tanpa takut.
Selir Pertama berdecih, menatap terang-terangan Yie Er penuh ketidak sukaan. Apa-apaan Permaisuri tidak diharapkan itu, berani berbuat pongah setelah bangun rupanya.
"Ini perintah dari Zhen sebagai perhatian. Seharusnya dengan syukur kau meminum ramuan itu!" Desis Yuan menatap tajam Yie Er.
"Maaf Yang Mulia, Permiasuri ini tidak begitu membutuhkan perhatian Yang Mulia. Tapi terima kasih atas perhatiannya!" Balas Yie Er pongah, terseyum manis menatap Yuan di depannya.
"Jaga mulut sampahmu itu Permaisuri...!!" Ucap Yuan keras, mata merahnya menatap Yie Er tajam dengan rahang mengeras. Membuat udara disana seketika memanas.
"Maaf Yang Mulia, ini jamuan makan! Seharusnya mulut Permaisuri ini memang bergerak." Decakan Yie Er terdengar.
Beberpa pelayan di sana menatap Yie Er penuh keterkejutan. Permaisuri mereka yang tidak diharapkan sama sekali tidak pernah membalas jika seseorang mencelanya. Membuat rakyat diluaran sana sama sekali tidak menyukai Permaisuri mereka. Permaisuri mereka hanya dihargai karena Panglima Agung Zerang dan Panglima Besar Zilong. Salah satu klan keluarga terkuat di kerajaan Dinasti Han. Kaluarga dengan katuran seorang Panglima dari beberapa gernerasi lalu hingga generasi sekarang.
da 3 tahun pulak hiatus
seharusnya pas lomba aja😁
semangat ya kak
up-nya jangan lama lama donk
penggemar. penasaran
kapok kan istrimu jalan sama kaisar lain😆😜