Entah sampai kapan hari itu tiba ...itulah yang di rasa
seorang ineke hapstari.Lahir dari keluarga miskin hingga saat dia remaja tetap itu yang dia rasa.Ada kala jenuh dan ada kala bosan dengan semuanya
namun semua kembali lagi dengan keadaan yang tetap sama .....sampai suatu ketika di ujung rasa lelah nya ,seperti ada uluran tangan yang akan mengubahnya menjadi lebih baik walau masih banyak lika likunya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon andriyanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 6
Dan setelah Mayang menanyakan adeknya ,ternyata dia mau ,jadilah adeknya yang bekerja di rumah Bella.Sehingga Bella sekarang tidak lagi kesiangan untuk berangkat ke butiknya.Sebenarnya jarak antara rumah Bella dan rumah Mayang tidak terlalu jauh , hanya beda kecamatan , hanya saja kalau Mayang masih di pedesaan sedang kan Bella sudah masuk di perkotaan untuk sampai ke rumah Bella masih harus menggunakan kendaraan angkutan kota paling sekitaran 30 menit .Namun Mayang masih enggan untuk sekedar berkunjung padahal Bella sering menghubungi Mayang dan menyuruh Mayang maupun Ineke untuk bermain dan menginap di rumah Bella .Tapi untuk Ineke dia sering main ke butik Bella ,kadang di rumah bantuin bibinya yang bekerja di sana tapi tidak pernah menginap .Lama kelamaan hubungannya dengan Bella maupun Herman jadi semakin akrab .
waktu terus berjalan seiring dengan usaha Herman yang makin berkembang , sehingga ia menjadi kewalahan dan akhirnya ia harus menyerahkan tugas kepada orang kepercayaan untuk mengelola perusahaannya .Dan dengan janjinya dulu kepada sang mama saat pabrik sudah ada yang memegang, dia akan pindah ke Jakarta.Maka sekarang Herman telah pindah ke tempat orang tuanya .Mereka mengajak serta Ineke dan Mayang .Tetapi Mayang menolak sudah pastinya.Adek Mayang pun menolak saat di ajak , ada keluarga yang tidak bisa di tinggalkannya.Butik Bella juga sama ,Dia serahkan kepada karyawan kepercayaan ,terkadang Ineke juga ikut bantu di butik .
Karna lelah harus bolak balik ,akhirnya Herman membuka kantor cabang di jakarta.Perusahaan yang mengelola beraneka teh lumayan besar itu sebenarnya ada campur tangan Sulaiman waktu pertama merintis itulah kenapa sang mama merasa sangat berjasa kepada Sulaiman yang merupakan anak angkatnya .Dulu sebelum Herman hadir, Sulaiman yang waktu itu berumur lima tahun dia hanya tinggal dengan sang ayah yang sering sakit ,mau ketika di angkat Lili mamanya Herman untuk jadi anaknya , karna Lili sudah menikah lima tahun tapi belum juga di karuniai seorang anak ,karna menurut kepercayaan kalau belum mempunyai keturunan , dengan mengambil anak angkat akan menjadi pancingan untuk bisa memiliki anak , dan benar saja setelah dua tahun Sulaiman bersamanya ,Hadirlah Herman.Tapi karna Lili dan suami memang orang baik , dia tetap memperlakukan layaknya anak sendiri.Menyekolahkan sampai kuliah ,walau usaha nya hanya perkebunan teh yang tak seberapa , namun berkat kegigihan dan di bantu Sulaiman yang tumbuh jadi anak yang penurut dan rajin , akhirnya kebun teh dengan perlahan menjadi sebuah perusahaan kecil , Herman walaupun pintar tapi tidak se rajin Sulaiman .
Itulah mengapa orangtuanya selalu membandingkannya dengan Sulaiman , dia marah , dia mau rajin seperti Sulaiman , tapi dengan syarat dia harus kuliah ke luar negri , jelas orang tuanya keberatan mengingat perusahaan yang baru di bangun ,pasti keuangan akan terganggu dengan menyekolahkan Herman ke luar negri yang sudah jelas dengan biaya yang tidak sedikit. Herman marah bahkan dia tidak mau kuliah kalau tidak ke luar negri , di tambah lagi dia sering di bandingkan dengan Sulaiman,dia merasa orangtuanya lebih menyayangi Sulaiman.Dia sering pergi kadang tidak pulang ,dan akhirnya Sulaiman ambil tindakan , dia datangi Herman di tempat temannya, dia meminta Herman pulang , dia bilang biar dia yang akan pergi .Benar saja sepulangnya Herman ke rumah , mamanya sedang menangis sambil memegang kertas tulisan Herman yang menyatakan maaf , harus pergi dari rumah , demi kebaikan bersama .Dan setelah itu Herman jadi menyesal dan dia jadi berubah hingga saat ini.....
udh ketumpuk ma novel lain
sampai ke tumpukan novel baru