NovelToon NovelToon
Kontrak Pernikahan 101 Hari

Kontrak Pernikahan 101 Hari

Status: tamat
Genre:Paksaan Terbalik / One Night Stand / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:174.6k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

follow Ig ainunharahap12.

Kamar hotel yang terlihat sangat berantakan. Dengan pakaian yang berserakan di lantai dan ada sepasang insan yang berbaring di atas ranjang dengan tubuh polos yang tertutupi selimut.

Seorang pria dengan tangannya yang memeluk wanita di sampingnya itu yang lurus berbaring. Tiba-tiba wanita itu mengkerutkan dahinya dengan membuka matanya yang sangat berat. Wanita itu juga memijat kepalanya yang terasa sangat berat.

Wanita itu merasa berat pada perutnya yay membuatnya menoleh kesampingnya dan kaget melihat pria di sampingnya.

"What!' pekiknya dengan wajah kagetnya yang langsung menutup mulutnya dengan tangannya. Wanita itu langsung duduk dan melihat tubuhnya yang di balik selimut sudah polos.

"Bawa aku jalan-jalan ke surga. Sebelum aku kembali ke dalam Neraka," wanita itu menepuk jidatnya saat hanya mengingat sepenggal kata saat mabuk yang di ucapkannya pada pria yang tidak dikenalnya di sampingnya itu.

"Kau benar-benar keterlaluan Alea!" umpatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6 Pertemuan kembali yang mengejutkan.

"Jika papa sudah tidak menganggapku lagi anaknya untuk apa dia masih mencariku, menyuruhku pulang. Ya dia menyuruhku pulang hanya untuk membantu istrinya menyelamatkan bisnis istrinya dan tidak ada hubungannya denganku. Aku harus menjadi korban atas keegoisan mereka,"

"Seharusnya langsung to the point dan katakan jika aku sudah tidak di perlukan lagi. Maka aku bisa kembali hidup sendiri tanpa kalian. Kalian bahkan tidak pernah merasa bangga dengan profesi ku sebagai Dokter. Profesi yang aku perjuangkan selama ini," Alea sembari menyisir rambutnya sembari curhat dengan keadaan yang di alaminya. Karena sangat sakit sebagai dirinya yang tidak di anggap di keluarganya.

Tok-tok-tok-tok.

Pintu kamar Alea di ketuk membuat Alea menghela napasnya.

"Masuk!" pinta Alea.

"Kak Alea!" panggil Livia yang langsung masuk kedalam kamarnya. Livia terlihat cantik dengan dres merah mencoloknya selututnya dan terlihat berpenampilan istimewa.

"Livia!" sahut Alea.

"Kak Alea kenapa masih di sini. Ayo cepat kita ke ruang tamu. Livia akan kenalkan calon suami Livia kepada kakak," sahut Livia yang sangat excited

"Kamu duluan saja!" sahut Alea.

"Kak Alea jangan mencari masalah. Nanti papa marah loh. Ayo dong kak!" bujuk Livia dengan memaksa Alea sampai menarik tangan Alea.

"Iya-iya, aku rapikan rambut sebentar,"  sahut Alea.

"Iya ayo cepat buruan!" desak Livia.

Tadinya Alea memang mau keluar menemui tamu itu setelah di panggil papanya Sandres. Karena Alea juga takut salah. Jika tiba-tiba muncul. Namun ternyata Livia memanggilnya dan juga atas perintah Sandres.

*********

Tamu Sandres dan Monica masih berada di ruang tamu yang mengobrol dengan sepasang suami istri dan juga putra mereka. Ternya tamu Sandres adalah Ramon, Shandra dan juga Alvian.

"Apa Livia belum turun?" tanya Shandra.

"Sebentar lagi mbak. mbak tau sendirikan kalau perempuan itu lama sekali bersiapnya," sahut Monica.

"Iya benar. Sama seperti kita muda dulu," sahut Shandra.

"Hmmmm, saya mendengar Putri pertama tuan Sandres juga sudah kembali?" tanya Ramon.

"Benar tuan Ramon. Dia akan melangsungkan pernikahannya dalam waktu dekat," sahut Sandres.

"Wau setelah itu baru pernikahan Alvian dengan Livia," sahut Shandra.

"Mah!" tegur Alvin yang malas membahas masalah pernikahan.

"Kita memang harus melaksanakan jika hal itu niat baik," sahut Monica.

"Itu mereka datang!" sahut Sandres yang melihat Livia dan Alea yang akhirnya datang. Namun Alea yang berjalan di belakang Livia.

Mata Alvian langsung melihat kearah Livia. Namun begitu terkejutnya Alvian saat melihat Alea yang masih belum melihat Alvian karena Alea masih fokus berjalan. Hingga akhirnya Alea dan Livia yang semakin dekat ke ruang tamu melihat Alvian dan membuat Alea terkejut dengan mata Alea melotot dan langkah kakinya yang terhenti.

"Kamu sangat tampan, bawa aku ke surga malam ini, aku cape tinggal di neraka jahanam ini," Alea mengingat jelas siapa Pria yang sekarang melihatnya itu dengan wajah kagetnya.

Pria yang tidur bersamanya malam itu dan Alea mengingat jelas. Walau dalam keadaan mabuk dan melihat wajah pria dengan samar-samar. Namun saat dia sadar dengan jelas dia melihat pria yang di bayarnya dengan 10 jura itu.

"Bukannya dia!" batin Alea yang benar-benar tidak percaya akan bertemu dengan Alvian.

"Wanita itu!" Alvian juga mengingat jelas wanita yang mabuk berat dan meminta dirinya untuk membawanya ke surga.

"Tante!" sahut Livia yang langsung mencium punggung tangan Shandra dan juga Ramon.

"Kamu cantik sekali Livia!" puji Shandra.

"Tante bisa aja. Tante juga sangat cantik!" jawab Livia dengan tersenyum.

Dan melihat ke arah Alvian. Alvian masih tetap dengan wajah kagetnya yang masih melihat Alea yang berdiri di tempatnya.

"Kenapa kamu berdiri di sana Alea?" tanya Sandres yang membuat Alea terkejut.

"Oh iya pah!" sahut Alea menelan salivanya dan Alvian juga yang membuyarkan lamunanya.

"Kak Alvian!" sapa Livia. Alvian hanya tersenyum tipis pada Livia. Dia masih tidak menyangka bertemu dengan wanita 10 jutanya itu.

"Apa ini Alea?" tanya Shandra.

"Iya ini Alea putri pertama saya," sahut Sandres.

"Tante!" sapa Alea dengan gugup dan saking gugupnya Alea tidak menyalam Sandra dan juga Ramon.

"Alea sopanlah sedikit. Salam mereka!" titah Monica sinis dan Alea yang kembali sadar. Lalu langsung melakukannya dia memang seperti orang linglung. Mungkin karena bertemu dengan Alvian.

"Kebanyakan anak sekarang memang seperti itu mbak dan itu bukan hal yang lumrah," sahut Shandra.

"Maaf Tante, Om," sahut Alea dengan gugup.

"Tidak apa-apa Alea. Alvian kamu kenalkan ini Alea anak Om Sandres yang pertama," sahut Ramon yang memperkenalkan pada Alvian.

"Alvian!" sahut Alvian dengan suara dinginnya.

"Alea!" sahut Alea dengan menelan salavinya dan menghindari tatapan dari Alvian. Dia berpura-pura tidak mengenal Alvian. Padahal jelas Alvian mana mungkin melupakan siapa Alea.

Tatapan mata Alvian kepada Alea ternyata diperhatikan oleh Monica. Monica juga heran kenapa Alvian begitu melihat Alea seperti Alvian sudah mengenal Alea.

"Alvian kenapa terus melihat Alea seperti itu," batin Monica.

"Ya ampun! Kenapa sih dari tadi matanya tidak berhenti melihatku sejak tadi. Sial! aku pikir dia itu laki-laki bayaran ternyata dia anak Om Ramon dan Tante Shandra, calon suami Livia. Bagaimana ini. Tidak Alea kamu harus tenang Aku yakin dia pasti tidak mengenalmu jadi kamu Jangan gugup Alea," batin Alea yang bergerutu sendiri di dalam hatinya.

"Apa wanita ini berpura-pura tidak mengenalku. Sangat jelas sekali dia menghindari pandangan dariku. Apa dia memang tidak mengenalku atau dia pura-pura tidak mengenal ku. Tapi jelas tidak denganku karena aku jelas mengingat wanita 10 juta ini," batin Alvian dengan menyunggingkan senyumnya.

"Hmmm sebaiknya kita langsung makan saja bagaimana?" tanya Sandres.

"Iya benar sekali. Kami sudah menyiapkan makan malam," sahut Monica.

"Wau boleh, kami sebenarnya sudah lapar," sahut Shandra dengan tersenyum.

"Kalau begitu mari kita langsung makan saja," sahut Sandres yang menawarkan tamunya makan dan mereka mengangguk yang mulai bergerak.

Alea terlihat diam dengan menelan salavinanya yang terlihat sangat gugup.

"Kak Alea!" tegur Livia yang membuat Alea terkejut dan langsung melihat ke arah Livia. Kakak ngapain masih berdiri di sini.

"Ayo kita kita makan yang lain sudah pergi," ucap Livia.

"Oh iya ayo!" sahut Alea dengan mengangguk.

**********

Mereka semua sudah berada di meja makan dengan mereka yang menikmati makanan yang terhidang di meja makan. Banyak menu makanan yang di siapkan pelayan di rumah tersebut atas perintah majikan mereka pastinya.

Mereka makan dengan sembari mengobrol-ngobrol satu sama lain. Yang pasti membicarakan masalah hubungan Alvian dengan Livia.

Namun terlihat Alea yang makan dan tidak tenang dan kebetulan Alea juga yang duduk di depan Alvian. Bagaimana bisa tenang jika Alvian terus mengingatnya.

"Aku tidak percaya. Jika pria malam itu yang tidur bersamaku. Justru calon suami Livia. Aissss bagaimana ini. Aku berharap dia tidak mengingatku. Tapi mana mungkin dia tidak mengingatnya," batin Alea yang memejamkan matanya dengan wajah paniknya.

"Dia kaya raya. Tapi menghargaiku hanya 10 juta. Aku rasa dia tidak pura-pura lupa dengan apa yang terjadi," batin Alvian yang mencuri-curi pandang melihat Alea. Mereka berdua sama-sama bergerutu di hati mereka tanpa keduanya memperdulikan obrolan di meja makan mengenai bisnis tersebut.

Bersambung

1
Dyah Oktina
bukan ugd(unit gawat darurat)..tp icu(intensif care unit) kali thor.. yg ngurus orang kritis mah..
Dyah Oktina
alea...ngak tahu terima kasih sm alvian..dah d bantu banyak banget kamu..sampai d nikahi dgn mewah.. banyak banget protes dgn ke inginan alvian..mbok ya jd orang yg mau sama2 menguntungkan gitu loh
Dyah Oktina
ngak maksut ..aku nih dgn paragraf ini... maaf banyak yg salah kata jd rancu maknanya... pdhal ceritamu bagus2 loh thor.. sebaiknya d baca ulang sebelum d kirim ya thor... 💪🏻💪🏻😍
Dyah Oktina
???????
Rossida Sity
Thor byk kt kt yg salah tolong diperbaiki
Rossida Sity
Alexa jgn mw ditindas trz
ALIKA🥰🥰CHEN ZHE YUAN.LIN YI
🥰
Dian Ariestya
Luar biasa
Dian Ariestya
Lumayan
Noxera
keren
novi a.r
tks thor cerita dg ending yg bahagia.
novi a.r
alvian...alea itu ngidam kepiting yg d masak d atas kapal atuh...
novi a.r
so sweet alvian
novi a.r
good job alvian
novi a.r
good job fisya🤣
Herman Lim
thanks author semangat utk karya baru lain nya
Kasih Bonda
trima kasih
Kasih Bonda
next Thor semangat
Ana
lnjut
Kasih Bonda
next Thor semangat.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!