NovelToon NovelToon
Kekasih Kontrak Tuan Kane

Kekasih Kontrak Tuan Kane

Status: tamat
Genre:CEO / Mafia / Cintapertama / Tamat
Popularitas:209.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: Phopo Nira

Dibayangi rasa penyesalan pada kejadian masa lalu membuat setiap malam Kane Serana Sylvester, sang Prince Mafia dan Ceo yang sempurna di bayangi mimpi buruk.

Hingga suatu hari, Elyshia Cassandra atau sosok gadis yang menjadi tokoh dalam mimpi buruknya kembali hadir dalam kehidupan sebagai Flora Levannia, wanita yang mendaftar sebagai calon salah satu karyawannya. Namun, bukan tawaran kerja yang Kane berikan melainkan tawaran untuk menjadi kekasih kontraknya.

Dan di saat bersamaan Kane di hadapkan dengan pernikahan bisnis dengan mantan kekasihnya yaitu Stella Edith Salvatore yang membuat dirinya hidup dalam mimpi buruk sebuah penyesal selama ini.

Apakah Flora akan menerima tawaran menjadi kekasih kontrak dari atasannya itu atau malah menolaknya? Dan Akankah sosok Flora Levannia memang benar Elyshia Cassandra?

Lalu bagaimana dengan pernikahan bisnis yang datang pada Kane dari mantan kekasihnya, Stella?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sang Prince Mafia

“Sebaiknya kau kembali mengunjungi Doktermu itu? Lihatlah, kondisimu saat ini benar-benar sangat buruk.”

Pria bernama Kevin itu kembali memberikan saran yang sama seperti malam sebelumnya, setiap kali Kane mengganggu jam tidurnya seperti ini.

“Bukankah kau tahu sendiri, bahwa semua obat-obatan itu tidak berguna untukku,” jelas Kane yang juga merasa lelah dengan hidupnya yang terus dihantui mimpi buruk dari kejadian di masa lalunya.

“Sudah 10 tahun berlalu! Kita masih tidak bisa menemukan keberadaannya dan kau selalu di hantui mimpi buruk tentangnya. Jika aku tahu akan menjadi seperti ini, maka aku tidak akan memberitahumu soal perasaan Shia padamu.”

Tiba-tiba pria yang datang bersama Kevin, yaitu Jaxon mulai angkat bicara. Jujur, dia juga menyesal karena pada saat itu tidak menghentikan aksi Kane melemparkan tubuh Shia ke laut.

Dan setelah gadis itu di nyatakan menghilang dan kemungkinan besar sudah tiada, Jaxon malah memberitahu tentang perasaan terpendam Shia selama ini pada Kane.

“Tidak! Kau melakukan hal yang benar, Jax! Mungkin semua ini hukuman untukku, karena membuat Shia, _....”

“Tidak! Bukankah kita sudah berhasil menemukannya!” seru Kevin yang teringat dengan wanita bernama Flora yang sangat mirip dengan Shia, bahkan luka di bahunya juga sama persis menurut penilaian Kane yang tidak pernah salah.

“Benar, aku yakin kalau Flora itu adalah Shia!” Kane segera membenarkan dengan keyakinan penuh.

“Lalu bagaimana jika Flora ternyata bukan Shia, tapi orang lain yang hanya mirip dengannya?” ujar Jaxon dengan polosnya tanpa sadar perkataannya mematahkan semangat Kane untuk membuktikan bahwa Flora adalah Shia.

“Hentikan! Bukankah kau memanggil kami untuk melupakan tentang mimpi burukmu? Jadi, bagaimana kalau kita balapan saja dan yang kalah harus mentraktir makan siang untuk besok!” seru Kevin yang dengan sengaja memotong pembicaraan itu, sebab dia sudah tahu apa yang akan sahabatnya itu katakan Kane selanjutnya.

“Baiklah, siapa takut!” sahut Jaxon yang langsung menyanggupi tantangan tersebut dengan senang hati.

“Kalian berdua ini! Kenapa taruhannya tidak membersihkan kandang Wolfy, Tiger dan Lion saja selama satu minggu!” seru Kane menyarankan taruhan yang lainnya.

“NO! Mereka berbahaya untuk orang-orang seperti kami,” tolak Kevin dengan tegas.

“Benar! Aku setuju, sifat mereka sama seperti pemiliknya!” imbuh Jaxon yang sependapat dengan kevin.

“Hahahaaa, … Maksud kalian mereka sama tampan dan gagahnya dengan pemiliknya,” celetuk Kane yang tertawa penuh dengan percaya diri.

“Ayo, cepat! Kita bertanding sepuluh putaran saja, karena setelah itu kami butuh tidur!” ujar Kevin yang sudah bersiap duduk di atas motor sport kesayangannya, begitu juga dengan Jaxon.

“Baiklah, ayo mulai!” sahut Kane yang juga sudah bersiap.

Dalam hitungan ketiga, mereka langsung saja tancap gas untuk meraih posisi pertama. Baik, Kane, Kevin maupun Jaxon tidak ada yang mau mengalah satu sama lain.

Janji yang di bicarakan hanya sepuluh putra, pada kenyataannya mereka hampir melakukan dua puluh putaran. Dan pemenangnya tentu saja Kane, karena dia memang ahlinya dalam balapan motor.

Sementara Jaxon di posisi kedua dan Kevin yang berada dalam posisi paling akhir, sehingga Kevin ‘lah yang harus membayar untuk makan siang besok.

“Jax, besok pilihlah restaurant yang paling mahal! Tenang saja, ada Tuan Kevin yang akan membayar semua makanan kita,” goda Kane yang bahagia sekali setiap kali Kevin kalah taruhan maupun balapan.

“Hahahaa, … Bahagia sekali kau melihatku jatuh miskin!” cibir Kevin dengan menunjukan wajah cemberutnya.

“Karena terlalu sering mentraktir kalian berdua, tabungan masa depanku menjadi semakin menipis! Sudah porsi makannya seperti Wolfy, Lion dan Tiger lagi,” sambungnya.

“Okay, bye! See you tomorrow!”

Tidak ingin mendengar keluhan yang sama, Jaxon memilih untuk segera pergi dari sana. Kane pun hanya bisa terkekeh melihat kelakuan absurd kedua sahabatnya itu. Berbeda dengan Kevin yang semakin terlihat kesal, karena di tinggalkan begitu saja.

“Mau balapan sekali lagi?” tawar Kane berharap Kevin menyetujuinya.

“Okay, asal kau mau menggantikan aku membayar makan siang besok,” sahut Kevin memberikan sebuah syarat.

“Lupakan saja! Lebih baik aku bermain dengan Lion, Tiger dan Wolfy saja itu membuatku merasa lebih baik dari pada bermain denganmu,” ujar Kane yang kembali malajukan motor sportnya dan meninggalkan Kevin yang masih berdiam diri di tempatnya.

“Sialan! Punya sahabat gila begini banget ‘yah nasibnya,” gerutu Kevin menatap kepergian Kane dengan menahan kesal di dadanya.

...****************...

Disisi lain, tepatnya di sebuah mansion besar nan mewah. Terlihat sepasang suami istri yang tengah berdiri di balkon lantai tiga mansion tersebut sembari menatap semua pemandangan malam yang terlihat di mata mereka.

Siapa lagi kalau bukan Ardion Serano Sylveter, sang mantan king mafia yang paling di takuti dan istri tercintanya Crystalline Soraya Sylvester yang juga merupakan mantan Queen mafia di negara tersebut.

Orang tua dari Kane Serano Sylvester, sang Prince mafia yang mewarisi semua kekuasaan, kekayaan dan bahkan sifat dari kedua orang tuanya.

“Sayang, kenapa di sini? Belum tidur atau sedang menungguku?”

Sebuah tangan melingkar di terus melingkar di sertai kecupan lembut dari bibir pria yang tengah memeluk wanitanya itu. Sejak awal Sora memang berdiri seorang diri di balkon sambil melihat putra semata wayangnya yang pergi menaiki motor sport kesayangannya.

Sora sudah bisa menebak kemana putranya itu akan pergi, karena setiap malam terbiasa seperti itu. Tak lama kemudian, Ardion sang suaminya kembali dan langsung menghampirinya yang tengah termenung.

“Emmm, … Aku sedang memperhatikan putra kita! Dia sepertinya mengalami mimpi buruknya lagi,” ujar Sora yang terlihat kesedihan dari sorot matanya akan keadaan yang di hadapi putra semata wayangnya.

“Jangan khawatir, Kane pasti bisa menghadapi semuanya!” Ardion hanya bisa mengatakan hal itu untuk menenangkan perasaan istrinya.

“Apa kau sudah mendapatkan kabar tentang gadis itu?” tanya Sora yang mengetahui bahwa kepergian Ardion ke markas besar mereka, karena mendapat informasi penting dari orang suruhan mereka.

“Tidak! Hanya sebuah omong kosong yang aku dapatkan dari orang itu,” jawab Ardion sembari menghela napas panjang.

“Ini sudah sepuluh tahun berlalu! Kita tidak tahu gadis itu masih hidup atau sudah menyatu dengan kerasnya ombak di laut itu,” sambungnya yang merasa semua usahanya terasa begitu sia-sia.

“Seharusnya Kane juga sudah bisa melupakannya,” lanjutnya lagi.

“Bagaimana jika hal itu terjadi padaku? Apakah setelah sepuluh tahun kau akan melupakanku?”

Sora tidak sudah mendengar perkataan Ardion, hingga dia pun membalik pertanyaan dan tujukan pada suaminya di sertai tatapan menusuknya.

Melihat sang istri sudah menunjukkan aura tidak bersahabat, Ardion dengan cepat harus mengalah dan meminta maaf dengan setulus hatinya, kalau tidak akan berakibat fatal untuk dirinya sendiri.

Bersambung, .....

1
Yulvita Darnel
cerita action selalu bikin jantung dag dig dug.
Winter192
Gambar visual tokoh kurang kecil Thor 😳😏
Mimi rachmah
Luar biasa
Fahmi Ardiansyah
alhamdulilah aku udah baca ke 2 nya thor
Fahmi Ardiansyah
klu Kevin jdi mensi gini inget Will n rayga Thor.
Fahmi Ardiansyah
yeeee shia senang banget tu cintanya gak bertepuk sebelah tangan.
Fahmi Ardiansyah
iya alhamdulilah Kane n flora masih selamat walau ada korban semoga leana dengan tenang disana.
Fahmi Ardiansyah
ya skrg Kane yg menjadi target Calvin n Stella semoga Kane bisa lolos.
Fahmi Ardiansyah
iya Flo bertahanlah bantuan segera datang untuk mu
Fahmi Ardiansyah
iya semoga Flo bisa di selamatkan
Fahmi Ardiansyah
tu kan Calvin mau menjadikan uji coba lab nya.
Fahmi Ardiansyah
ooh apa Calvin ingin menggunakan tubuh shia sebagai uji percobaan.hingga shia atau Flo bisa melarikan diri jadi shia mengetahui rahasia besar itu.
Fahmi Ardiansyah
👍👍👍👍👍
Fahmi Ardiansyah
iya flora pasti kecewa atas sikap Kane yg mengabaikan shia gara2 adanya Stella.
Fahmi Ardiansyah
iya papa ardion takut juga dgn ancaman mommy.
Fahmi Ardiansyah
semoga mommy berhasil menemukan yg di pasangan pengawalnya Calvin.
Fahmi Ardiansyah
Sama sama serakahnya bisa bisa saling bunuh antara saudara n keluarga tu nantinya
Fahmi Ardiansyah
Flo Kamu sangat beruntung punya mertua n keluarga seperti mereka.
Fahmi Ardiansyah
iya papa ardion betul.
Fahmi Ardiansyah
apa mungkin sebenarnya shia gak hilang ingatan Krn tanpa sadar Flo bicara yg Kane gak mengetahui kebenarannya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!