Olivia harus menikah dengan seseorang pria yang tidak ia kenal, padahal ia sudah memiliki seseorang pacar yang juga akan menikahi nya. Sekuat apapun Olivia menolak pernikahan itu ia tidak bisa melakukan nya.
Pada akhirnya Olivia menikah dengan pria yang ayahnya pilih. Pria itu bernama Adam, pria tampan yang memiliki kesabaran yang luar biasa, ia sangat sabar dalam menghadapi segala hal, termasuk sang istri Olivia.
Pernikahan mereka berdua penuh dengan drama, drama yang Olivia buat sendiri. Tetapi Adam tetap sabar menghadapi drama yang sang istri buat. Entah sampai kapan kesabaran Adam bertahan, karena manusia memiliki batas kesabaran.
Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Apakah Adam berhasil membuat Olivia menerima pernikahan mereka? Saksikan selanjutnya di novel in
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 6
Sesuai dengan yang di rencanakan, Adam pun sudah dalam perjalanan menuju rumah Olivia, ia datang dengan membawa makanan yang di siapkan langsung oleh mamahnya. Adam sangat berharap Olivia menyambutnya dengan baik, ia tidak ingin mereka berdua cekcok seperti kemarin malam.
Sesampainya di rumah Olivia, Adam langsung turun dari dalam mobil, ia melihat Olivia dengan kedua orang tuanya sudah berada di depan pintu rumah.
"Mereka menunggu ku," batin Adam sambil berjalan mendekati mereka bertiga.
"Selamat pagi om tan," ucap Adam.
"Pagi Adam," saut mereka berdua.
"Dari mamah." Adam memberikan makanan yang ia bawa.
"Terimakasih Adam, seharusnya rusak perlu repot repot."
"Ayo." Olivia berjalan lebih dulu dari Adam, ia seperti iklhas tidak ikhlas pergi bersama dengan Adam.
"Adam maafkan Olivia ya, di memang seperti itu, sangat sulit untuk di atur," ujar Akbar.
"Iya om, Adam paham kok, tidak mudah untuk Olivia menerima Adam. Kalau begitu Adam pergi, tidak enak membiarkan Olivia menunggu Adam lebih lama di dalam mobil."
"Iya kalian hati hati ya," ucap Sinta.
"Pasti tan." Sambil tersenyum Adam berjalan menyusul Olivia.
Di dalam mobil Olivia terlihat kesal dengan Adam yang terlalu lama dengan kedua orang tuanya, ia sangat tidak suka Adam terlalu dekat dengan mereka berdua. Terapi tidak mungkin juga Adam tidak dekat dengan mertua nya, apalagi jelas jelas Adam pilihan mereka berdua.
"Lama sekali sih," Olivia.
"Aku sudah di dalam jadi kamu tidak perlu marah lagi." Adam tetap seperti sebelumnya yang selalu sabar menghadapi Olivia.
Olivia membuang nafasnya dengan kasar.
"Ayo cepat, aku tidak memiliki banyak waktu," ucapnya dengan nada yang ketus.
Segera Adam membawa mobil mewahnya pergi meninggalkan rumah.
"Mau kemana dulu," tanya Adam.
"Terserah," jawab Olivia.
"Kantor KUA, atau tempat MUA," tanya Adam.
"Terserah, kamu punya kuping tidak sih," jawab Olivia.
Adam berusaha untuk terus sabar, kalau tidak karena Olivia calon istri nya, mungkin sudah entah jadi apa Olivia di buat Adam, ia terlihat cukup kesal dengan tingkah laku Olivia.
Adam membawa mobil nya ke kantor KUA untuk mengurus pernikahan mereka berdua, keduanya di minta untuk mengurus semuanya sendiri. Semua itu bertujuan agar mereka berdua sering bertemu. Kalau sudah sering bertemu sudah pasti keduanya akan lebih dekat dan bisa menerima satu sama lain.
"Ayo turun," ucap Adam.
"Kau sendiri tidak bisa," tanya Olivia.
"Ya jelas tidak bisa, banyak hal yang harus di siapkan dengan mu, kalau aku datang sendiri pasti di tanya aku akan menikah dengan siapa," jawab Adam.
"Hmmm." Olivia juga turun dari dalam mobil.
Keduanya jalan bersama masuk ke dalam kantor KUA, keduanya mulai mengurus data data dan berkas yang ada untuk pernikahan mereka berdua.
Tanggal pernikahan sesuai dengan kesempatan kedua bela pihak, kemarin saat lamaran sudah di bahas dengan tuntas. Untuk tempat juga sudah du bahas, mereka berdua akan menikah di rumah Azka, semua itu karena halaman rumah sakit jauh lebih luas, jadi mereka tidak perlu menyewa kedung pernikahan.
"Sudah selesai," ucap Adam.
"Hmmm, ayo antar kan aku pulang, aku sudah memiliki janji dengan orang lain," kata Olivia.
"Gagalkan... Kita akan ke tempat selanjutnya, aku tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus ini semua, kalau bisa di selesaikan sekarang kenapa tidak," ucap Adam.
lanjutkan lagi tor jgn kelamaan🫣
kok Agnes ? seharusnya Olivia Thor🦾💪💪
semangat upnya
bucin tau rasa loe
gak berat baca nya bisa serasa dlm.novel keikut alur cerita..😄