NovelToon NovelToon
Huru Hara Cinta Sang Penguasa

Huru Hara Cinta Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:959.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Erna Surliandari

Kaya raya sejak zygot, tak membuat Breyhan natta nugraha memiliki jalan hidup yang mulus. Apalagi perkara cinta, tak semudah itu menaklukan hatinya.
Suatu hari Mami dan Papi menjodohkan ia dengan seorang gadis, dan rupanya gadis itu adalah sahabat kecil yang sempat bermain menjadi pengantin dengannya.
Tiara Artamevia namanya. Gadis manja yang sebenarnya belum siap menikah di usia muda. Tapi karena perjodohan itu tak pernah bisa ia tolak, maka keduanya menikah meski dengan terpaksa.

Bagaimana kehidupan mereka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 6

"Sayang, Ila... Sudah siap?" panggil Brey pada adiknya. Gadis itu juga sudah amat rapi dan siap diantar kekampusnya pagi ini karena ada presentasi untuk tugasnya.

Keduanya sarapan alakadarnya dengan roti tawar diisi dengan telur dadar buatan Ila. Terasa amat nikmat, tapi sangat tidak jika dibandingkan masakan bibik mereka yang masih ada dikampungnya.

"Bibik kapan pulang?"

"Kok nanyain Bibik? Masakan Ila ngga enak ya?" tatap gadis itu penuh curiga. Brey hanya menelan saliva karena takut kebablasan bicara. Hingga akhirnya Ia mengeluarkan jurus rayuan maut yang selalu membuat adiknya larut dalam pujian yang ada.

"Cuma takut Ilanya kakak nanti kecapean. Kuliah, urusin kakaknya," ucap Brey saat itu.

"Kakak ngga ada niatan mau nikah?" tanya Ila padanya. Di usianya saat ini dengan segala prestasi yang Ia miliki, itu sudah usia mapan dan matang untuk Breyhan menikah. Hanya saja, Brey belum memiliki calon yang tepat.

"Nikah sama siap? Ara?"

"Kakak beneran mau sama ara? Serius loh ini," tanya Ila dengan begitu antusiasnya.

Pasalnya, Ara saat ini masih kuliah dan bahkan prestasinya pas-pasan. Sedangkan Ara tahu, bagaimana gadis yang selalu dekat dengan Breyhan saat ini. Ada seorang Dokter muda beprestasi, seorang pengusaha butik, dan ada juga dosen muda. Tapi entah mengapa Brey seakan tak memiliki rasa sama sekali dengan mereka, atau hanya salah satunya.

"Yang deketin kakak itu wanita hebat semua. Kenapa Ara?" tanya Ila yang masih amat heran dengan kakaknya. Apa mungkin hanya dengan alasan pengantin kecil saja kala itu, hingga brey begitu membawanya dalam alam nyata.

"Tapi Kakak maunya Ara," jawabnya dengan santai sembari menikmati sarapan.

Ila mengajak brey bicara serius kali ini, diluar permainan masa kecil mereka akan bagaimana kondisi keluarga ara. Tapi brey masih amat santai mendengarnya, bahkan hanyan menganggukkan kepala.

" Kakak okey?" tanya Ila usai bercerita.

"Bahkan Mami hanya anak tukang bakso kala itu. Jadi apa yang membedakan?" jawab Brey

Ila lantas tersenyum senang mendengarnya, bahwa Ia bagga jika sang kakak tak terlalu memikirkan bagaimana keluarga dengan kondisi ekonominya. Toh kelaurga mereka dikenal baik selama ini, dan mami papi kenal dekat dengan mereka. Hanya sudah sangat lama tak bertemu sejak mereka pindah dari kota.

Gadis itu amat antusias dan berjanji dengan segala usaha mempersatukan keduanya. Tapi Brey memperingatkan, agar tak ada pemaksaan dengan perasaan ara nanti. Ia mau ara memang benar-benar membuka hati untuknya.

Keduanya telah siap, kini Brey juga telah didalam mobil untuk mengantar adiknya. Sebenarnya Ila juga ingin motor seperti Ara, tapi Mami tak mengizinkan karena Ila sering mendapat serangan panik jika terdesak.. Belum lagi pernah kecelakaan bersama Omnya kala itu, membuat pergelangan tangannya nyaris patah.

Dipersimpangan jalan keduanya melihat Ara dengan motornya. Brey memperlambar jalan untuk mengiringnya hingga tiba dikampus bersama. Ila bukan sebal atau cemburu, tapi kesal karena berjalan pelan adalah hal yang paling tak ia sukai.

"Kenapa pelan?"

"Supaya aman sampai dikampus bersama."

"Kenapa ngga Ila aja diturunin terus barengan sama Ara? Jadi kan kakak lebih mudah perginya."

"Jika aku ingin cepat pergi, maka aku tak akan melakukan ini." Brey mengedipkan mata pada adiknya, sedangka Ila hanya bersedekap memutar bola mata melihat keanehan kakaknya.

"Orang kalau lagi jatuh cinta itu aneh,"

1
Ridwani
👍👍👍👍👍
an
baagguuss
solehatin binti rail
suka ceritanya dak bertele tele dak banyak konflik 💪
herself_22
Luar biasa
Ibelmizzel
mampir ni Thor
WaTea Sp
Luar biasa
fatimatuz zuhriyah
👍
reza indrayana
Gemesin hubungan Brey dn Ara...🫰🏻🫰🏻😘😘😘
reza indrayana
Baca lagi nich...ktna kangrn dn crtanya agak lupa dh....🥰🥰🫰🏻🫰🏻💙💙💛💙💙😘😘😘
L A
Luar biasa
L A
Lumayan
Marhaban ya Nur17
udah ???
Marhaban ya Nur17
medal" saiko se david
Marhaban ya Nur17
ko bisa se di rumah sendiri kecolongan gtu ????
Marhaban ya Nur17
gw paling males klo g jujur , sok" paling hebat di simpen sendiri krn pd ahirnya bakal jd bumerang sendiri.
Marhaban ya Nur17
pleas deh aya soraya lu kan pake hijab 🧕 masa ea mau jd ulet keket
Marhaban ya Nur17
gw ketok neh la wkwkkwk
Marhaban ya Nur17
la ila 😮😲
Marhaban ya Nur17
☹️😛
Marhaban ya Nur17
ila ila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!