NovelToon NovelToon
The Porch Light

The Porch Light

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Penyesalan Suami / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Pernikahan mewah Rowan Vale-Knight dan Cathez hampa tanpa kehadiran buah hati.

Terobsesi pada kebebasan, Cathez terus menolak hamil hingga melontarkan tantangan gila: mengizinkan Rowan mencari wanita lain untuk melahirkan keturunannya.

Dikuasai rasa dikhianati, Rowan menerima tantangan tersebut.

Di malam yang sama, takdir mempertemukannya dengan Rossi Widmer—gadis terbuang yang nekat melompati mobil Rowan demi melarikan diri dari jebakan penjualan diri oleh ayahnya sendiri.

Terdesak ancaman bahaya dan pengaruh obat perangsang, penyatuan tak terduga terjadi di antara mereka.

Rowan yang terkesan oleh kemurnian Rossi memboyong gadis itu dalam pernikahan sah demi mendapatkan anak, tanpa menyadari rahasia besar bahwa Rossi sebenarnya adalah adik kandung Istrinya yang diasingkan sejak kecil.

Di antara keputusasaan, perlindungan tulus, dan intrik masa lalu yang membayangi, akankah benih cinta sejati tumbuh di tengah hubungan transaksi mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#29

Sementara kehangatan dan rasa aman melingkupi kamar utama di sayap timur Mansion Vale-Knight—tempat Rowan dan Rossi terlelap dalam dekapan satu sama lain—malam di sudut lain kota Los Angeles bergulir menjadi keheningan yang mencekam.

Di dalam sebuah unit apartemen mewah yang remang, Cathez Widmer sedang mondar-mandir dengan napas memburu.

Penampilannya acak-arakan, matanya sembap, dan kepanikan liar memburu alir darahnya. Surat penangkapan atas namanya telah terbit, penyelidikan kematian Reagen resmi dibuka kembali, dan keberadaannya kini diburu oleh kepolisian serta jaringan intelijen swasta.

Namun, sebelum Cathez sempat mengemas pakaian dan melarikan diri menembus kegelapan malam, pintu utama apartemennya didobrak secara brutal!

Brak!

Belasan pria berbadan tegap berpakaian serba hitam—anak buah kepercayaan keluarga Vale-Knight yang bergerak atas perintah langsung dari Kaelor Vale-Knight—menerobos masuk tanpa ampun.

Tanpa memberi kesempatan pada Cathez untuk berteriak atau melawan, dua pria kekar menangkap kedua tangannya, memborgol jemarinya ke belakang, dan menyeret wanita itu keluar menuju limousine berniaga gelap yang telah menunggu di basemen.

Beberapa puluh menit kemudian...

Mobil mewah itu berhenti bukan di kantor polisi, melainkan menyusuri jalan setapak tersembunyi di belakang kawasan estate Mansion Utama Vale-Knight. Cathez yang kepalanya ditutupi kain hitam diseret menyusuri lorong beton yang dingin dan lembap, turun melintasi tangga melingkar yang curam.

Ketika kain pelindung di kepalanya disentakkan secara kasar, mata Cathez terbelalak menerima silau lampu sorot yang tergantung di langit-langit beton.

Aroma tanah lembap, besi tua, dan kecemasan pekat memenuhi udara. Cathez tersungkur di atas lantai semen yang dingin.

Saat ia mendongakkan kepalanya dengan tubuh gemetar, sosok Kaelor Vale-Knight berdiri tegap di hadapannya.

Di samping Kaelor, Nyonya Suzzy berdiri dengan gaun malam berwarna merah gelap. Tatapan mata Suzzy yang biasanya dipenuhi keceriaan dan kehangatan kini berubah menjadi tatapan membunuh yang teramat dingin dan kejam.

"D-Dad... Mommy..." cicit Cathez dengan suara serak yang gemetar hebat, dadanya naik-turun oleh ketakutan yang luar biasa. "Kenapa... kenapa aku dibawa ke tempat ini? Tolong lepaskan aku!"

"Tolong?" Kaelor menyunggingkan senyum sinis yang amat mengerikan. Pria paruh baya yang memimpin dinasti Vale-Knight itu melangkah maju, sepatu kulitnya berdenting nyaring di atas lantai semen.

"Bagaimana? Kau baru tahu ada ruangan ini di mansion ini, Cathez?" tanya Kaelor dengan nada bariton yang begitu menekan, menggema di seluruh sudut ruang bawah tanah yang terisolasi tersebut.

Cathez membeku. Selama empat tahun terikat pernikahan dengan Rowan, Ia tidak pernah tahu bahwa di bawah kediaman megah keluarga Knight, terdapat ruang tahanan bawah tanah yang tak tersentuh oleh hukum publik.

"Empat tahun..." Kaelor melanjutkan, matanya menyipit penuh amarah yang tertahan. "Selama empat tahun kau telah membuat putraku terkekang! Kau membodohinya, menipunya, dan memanfaatkannya dengan alibi wasiat palsu atas kematian Reagen!"

Kaelor mengepalkan tangannya di samping tubuh, nada suaranya meninggi hingga membuat bulu kuduk Cathez berdiri.

"Kau tidak akan pernah aku maafkan, Cathez! Seandainya aku tahu kau membodohi putraku sejak hari pertama, dan seandainya Abner tidak ikut menutupi kebenaran buas itu... kau harusnya sudah membusuk di penjara sejak empat tahun lalu! Bukan malah menikmati hidup mewah dan jalan-jalan ke luar negeri menggunakan uang keluargaku!"

Mendengar nama ayahnya disebut dan seluruh kejahatannya terbongkar tanpa sisa, pertahanan Cathez runtuh seketika.

Wanita yang biasanya selalu tampil anggun dan penuh tipu daya itu kini merangkak di atas lantai semen yang dingin, berlutut tepat di depan kaki Suzzy.

"Mommy... maafkan aku! Aku mohon, ampuni aku, Mommy!" tangis Cathez pecah, air mata membasahi wajahnya yang pucat. Ia mencoba meraih ujung gaun Suzzy dengan kedua tangannya yang terborgol. "Aku melakukan semua itu karena aku sangat mencintai Rowan! Aku tidak mau kehilangan dia! Bebaskan saya, Mommy... tolong kasihanilah saya!"

"Mommy?"

Suzzy meludah tepat di samping wajah Cathez yang berlutut, menatap wanita itu dengan pandangan paling jijik yang pernah ada.

"Jangan pernah sudi kau memanggilku dengan sebutan itu!" jerit Suzzy histeris, emosi seorang ibu yang memuncak meluap tanpa bisa dibendung lagi.

Suzzy melangkah maju, mencengkeram rahang Cathez dengan sangat keras hingga wanita itu mendongak meringis kesakitan.

"Aku bahkan sangat menyesal pernah memasakkan makanan untuk perutmu yang membusuk itu!" bentak Suzzy dengan mata membelalak merah, menyemburkan amarahnya tepat di depan wajah Cathez.

"Kalau saja aku tahu sejak awal bagaimana kau memperlakukan dan menyiksa mental putraku seperti ini... sianida sangat cocok untuk hatimu yang tega memaksa kehendak atas putraku!"

Cathez gemetar hebat di dalam cengkeraman tangan Suzzy. Rasa takut akan kematian mendadak mencengkeram sanubarinya.

"Aku akan membunuhmu kalau kau sampai membawa penyakit untuk putraku!" teriak Suzzy lagi dengan suara melengking yang memenuhi ruangan bawah tanah itu. "Kau wanita tidak tahu diri! Kau berkeliaran di luar sana dengan banyak pria, lalu kau datang menempel pada Putra-ku yang tulus?! Kau benar-benar iblis berbaju manusia!"

Suzzy menghempaskan rahang Cathez secara kasar hingga wanita itu tersungkur kembali ke lantai. Suzzy membalikkan tubuhnya, mengambil napas memburu di dalam dekapan Kaelor yang merengkuh bahunya untuk menenangkan sang istri.

Kaelor menatap Cathez yang menangis tersedu-sedu di atas lantai semen tanpa daya.

"Kau tidak akan mati di sini, Cathez," ujar Kaelor dengan nada dingin yang teramat mematikan. "Kematian terlalu cepat dan terlalu mudah untuk dosa-dosamu. Besok pagi, saat matahari terbit, bukti pembunuhan Reagen dan dokumen pemalsuan wasiat akan diserahkan langsung ke kejaksaan agung."

Kaelor menyunggingkan senyum dingin.

"Kau akan menghabiskan sisa umurmu di balik jeruji besi penjara dengan hukuman terberat. Dan keluarga Widmer... akan memastikan tidak ada satu sen pun uang yang tersisa untuk menyelamatkanmu."

Kaelor merangkul pinggang Suzzy, membalikkan tubuh mereka berdua untuk melangkah pergi meninggalkan ruang bawah tanah.

"Jaga dia. Pastikan dia tidak mati sebelum persidangan besok," perintah Kaelor dingin pada para pengawal yang berdiri di pintu besi.

"Baik, Tuan Besar!"

Pintu besi tebal ruang bawah tanah itu tertutup rapat dengan dentuman keras BAM!, mengunci Cathez dalam kegelapan dan jeritan penyesalan yang tak akan pernah didengar oleh siapa pun lagi.

Sementara itu, beberapa lantai di atas ruang bawah tanah yang dingin...

Di dalam kamar utama sayap timur yang hangat dan harum lavender, suasana terasa begitu damai. Pendar sinar bulan menerobos masuk dari celah tirai, menerangi ranjang berukuran king-size.

Rowan terbangun dari tidurnya. Pria tegap itu tidak menyadari sedikit pun keriuhan dan amarah orang tuanya di ruang bawah tanah. Yang ada di dalam pikirannya hanyalah wanita yang kini tertidur lelap di dalam dekapannya.

Rowan merapikan selimut yang menutupi bahu halus Rossi. Ditatapnya wajah manis istrinya yang terlelap tenang—wajah yang telah melewati begitu banyak penderitaan, namun kini menemukan perlindungan sejati di sisinya.

Rowan mengecup kening Rossi dengan durasi yang lama, menyunggingkan senyum hangat yang sarat akan rasa cinta mutlak.

Badai telah berlalu, para pengganggu telah menerima pembalasannya, dan di dalam Mansion Utama Vale-Knight ini... masa depan mereka yang damai baru saja dimulai.

1
Nurul
kalau bisa, kehamilan jangan ditunda-tunda
Mia Camelia
hahaa rasaiin ketauan ,rowan ngumpetin anak gadis🤣🤣
Rosdianah 🌷: wkww🤣
total 1 replies
alunanfiksimalam
Wanita jahat
nayla tsaqif
Uhh,, marathon bacanya thor,, tp nyampe jg bab 20🤭
Rosdianah 🌷: Waaah luar biasa kak🫶
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Rossi 😍😍😍
Rosdianah 🌷: siap kak🫶
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
bikin semua kejahatan catzhes terbongkar
Rosdianah 🌷: siap kak🤭
total 1 replies
nayla tsaqif
Huwaa😭 knp q ketinggalan notifnya,, tau2 udah bab 20 ajahh,,! Semangat 30 menit pasti selesai baca💪
Rosdianah 🌷: Huhuhu semangat kak reader 🥰🫶
total 1 replies
Mia Camelia
so sweet banget sih mereka brdua🥰🥳
Rosdianah 🌷: uhuuuuuiii 🥳
total 1 replies
Mia Camelia
aduh ngenes banget ngliat rowan nanggis ky bgitu🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: hahaha🤣
total 1 replies
Mia Camelia
cathez gak tau diri banget cowo sekelas rowan di sia sia kan😔
Rosdianah 🌷: huhuhu
total 1 replies
Mia Camelia
rowan jahat banget sih cuma mau ngambil anak nya doang🤣🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: perlu digampar anak Daddy satu itu🤣
total 1 replies
Mia Camelia
rosi polos banget yaa, cocok nih sama rowan🥰🥰🥰
Mia Camelia
semua nya mudah klo rowan udh niat 😂🤣
Mia Camelia
hehe rowan kebelet banget pingin anak🤣🤣
Rosdianah 🌷: bisa bayangin lah ka🤣🤣🤣
total 1 replies
Mia Camelia
ehmm pertemuan yg tak terduga😂
Rosdianah 🌷: hihihi🤭
total 1 replies
Mia Camelia
horeee 🥳 akhir nya kisah rowan publish juga🥰😄😂😂
aku pasti baca thor mpe abis🥰🥰🥰
Rosdianah 🌷: Huhuhu terharu, Ma'aciww kak, Semoga suka sama ceritanya.
Happy Reading 🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!