NovelToon NovelToon
BAYU : Kemana Angin Membawa Rindu

BAYU : Kemana Angin Membawa Rindu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis
Popularitas:68.2k
Nilai: 5
Nama Author: adisyah

Ramah segala usia,
Banyak kata kata puitis dari Author.
tokoh,peran dan kejadian hanya fiksi belaka.
lokasi dan tempat 80% nyata.
berlatar tahun 2011 di awal cerita.
bercerita tentang pemuda bernama Bayu. berusaha menggapai kesuksesan dan mendapatkan Cinta yang sebenarnya. sebelum mendapatkan itu semua, dia harus melewati pedih, sakit, perih dan keputusasaan.
Tapi seperti pujangga yang selalu mengatakan "semua akan indah pada waktunya" dan Bayu percaya, semua akan indah pada waktunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adisyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mata Yang Terbuka

"Hubunganmu sama Sulis gimana Dar, enak ya punya hubungan yang adem ayem.?" Bayu bertanya dengan lantang karena bisingnya mesin traktor.

Darman terdiam sejenak, dan kemudian berkata "yaaa gitu wes Yu".

"Gitu wes.? Gitu wes gimana.?"

Darman menghela nafas panjang. Sedangkan Bayu mendekati sahabatnya itu ke depan gerobak, seakan akan ada hal penting yang akan Darman sampaikan.

"Denger denger Sulis akan dijodohkan orang tuanya. Sebenernya aku sudah sering apel ke rumah Sulis, ya sekedar bercakap cakap dengan orang tuanya. pernah satu waktu aku sama Bapaknya Sulis ngomong serius. Tapi respon Bapaknya kayak ngak mengiyakan atau menolak. Terus aku denger kabar burung itu." Darman berbicara panjang lebar.

Sontak cerita Darman mencengangkan Bayu, Bayu mengira hubungan Darman dan Sulis baik baik saja, sampai sampai Bayu merasa iri pada mereka. Tapi dibalik itu semua ada jurang terjal yang memisahkan hubungan mereka.

"Masak to Dar.?" Bayu terkaget seakan tak percaya.

"Ya aku pengenya ngak percaya tapi dilihat dari sikap Bapaknya dan Ibunya sama aku ya bisa jadi bener." Jawab Darman.

"Emang kamu pernah diusir pas apel ke rumah Sulis.?" Bayu berkata dengan sedikit geram.

"Ngak kok Yu, kamu salah paham. Orang tua Sulis lho baik sama aku, juma kadang waktu ngobrol ngobrol Bapaknya sering bilang. jodoh ngak ada yag tau. Ya mungkin itu isyarat aja yu nanti aku beneran jadi sama Sulis apa ngak" Darman berkata sambil fokus ke jalanan.

Bayu tidak menyangka, bahwa Darman juga menyimpan permasalahan asmara yang pelik. Bayu selama ini melihat Darman sebagai orang yang periang dan seakan tidak pernah ada masalah dalam hubungan asmaranya.

"He Yu kamu ngapain sama Laras kemaren waktu disini.? Pasti gini ya.? ummm ummm umm ." Darman berkata sambil memajukan bibirnya.

"Ngawur ae. Ngak, sumpah ngak Dar" kata Bayu meyakinkan Darman.

"Ya semua gara gara kamu dar. Ahirnya ngak jadi." gerutu Bayu dalam hati.

Bayu teringat tempat yang dilewatinya ini, Tempat saat dia bercakap cakap romantis dengan Laras kemaren. Sampai Darman lewat merusak suasana romantis itu.

"Kalau iya juga gak papa kok Yu. Orang kita juga udah gede." Darman mengoda Bayu sambil mengangkat dahinya ke arah Bayu.

"Ngak Dar sumpah" Bayu meyakinkan Darman lagi.

"Mending kamu sama Fitri aja Dar ?. Gak kalah cantik juga dia dibanding Sulis" Bayu nyeletuk agar percakapannya tentang Laras segera berakhir.

"Ngawur aja. Kamu tau sendiri kan Ibunya Fitri bagaimana.?" Darman berkata.

"Ya kamu kan oranya pekerja keras, rajin, Kerjaan apapun di kerjakan. Paling ngak kamu sudah masuk kriteria lah buat jadi mantu Ibunya Fitri" Bayu berusaha menyemangati Darman.

"Ya ngaklah Yu. Aku kerja keras karena tanggung jawab, bukan buat dibilang rajin sama orang lain" Darman berkata.

Yang dikatakan Darman sangat benar. Sepeninggal Bapaknya, Darman berperan sebagai kepala rumah tangga untuk keluarganya. Bayu menyadari betapa beratnya beban Darman sebenarnya di bandingkan dia, dan oleh sebab itu Bayu sangat respect terhadap kawan baiknya itu.

Bayu sangat berterima kasih pada Darman. Karena dia membuka matanya, bahwa beban apapun yang sedang di tanggung jangan sampai mematahkan semangat.

"makasi ya Dar." kata Bayu sambil menepuk punggung sahabatnya itu.

"makasi kenapa Yu.?" tanya Darman.

"ya Makasi " Bayu mengulagi ucapannya lagi.

"terserahmu met slamet" Darman berkata pada Bayu karena tingkah yang anehnya.

"bilang apa barusan ?" Bayu menatap Darman tajam.

"ngak... ngak ada" jawab Darman singkat.

...selepas itu....

"Oiya Yu. Kamu ngak khawatir sama Laras.?" Darman berkata untuk mengalihkan pembicaraan, karena sepertinya dia mulai teringat kenangan bersama Bapaknya dulu.

"Khawatir kenapa Dar.?" Bayu menjawab heran.

"Ya kamu tau sendiri lah yu. Di kota kan cowoknya ganteng ganteng, kaya kaya, wangi wangi ngak kayak kita Yu, bau kambing" Darman berkata

"Kwakwkakwkakak" mereka berdua tertawa.

...Keadaan sunyi sejenak....

"Ya gimana ya Dar. Kadang aku juga mikir begitu, tapi aku yakin Laras ngak akan berpaling." Bayu berkata

"Kita berdua tau Laras Yu, waktu kecil kita sering main bersama, Aku, Kamu, Laras, Fitri, Joko, Agus, Yuda, dan Pras. Mandi di sungai sama sama, kadang bareng bareng ngejar layangan." kata Darman sambil fokus dijalan desa yang tidak rata.

"Tapi itu dulu, sekarang Laras udah perawan Yu jadi cewek beneran." imbuh Darman seakan mengingat masa kecil mereka.

Joko, Agus, Yuda dan Pras teman sebaya mereka yang saat ini merantau ke kota.

Bayu sejenak terdiam, yang di katakan Darman ada benarnya juga. Laras sekarang sudah tumbuh jadi wanita cantik, langsing, putih dengan rambut panjang lurus, mata indah, bibir tipis dan hidung mancungnya. Apalagi dengan sifat dia yang periang dan apa adanya. Lelaki mana yang tak suka dengannya.

"Gara gara kamu aku jadi kepikiran Dar.!" Bayu berkata sambil melihat dengan tatapan kosong membayangkan Laras.

"Udah jangan di pikirin, yang pasti kamu harus siap andai ada hal hal buruk terjadi tapi mudah mudahan aja ngak" Darman berkata

"Bukan juma kamu yang punya masalah asmara, aku juga kok Yu" imbuh darman berusaha menenangkan Bayu.

Sepertinya Darman tidak ingin teman baiknya terlalu kecewa nanti andai ada hal yang tidak diinginkan terjadi. Karena kemaren saat Bayu ditinggal Gadis pujaannya itu pergi keluar kota, sahabatnya itu sudah terlihat seperti orang yang kehilangan arah.

"Ya nasib Dar jadi orang desa kayak kita" Bayu berkata.

"Iya yu ya. Andai aku anak pengusaha batu bara, pasti udah macarin Luna Maya sekarang" Darman berkata sambil berhayal.

"NGIMPIIIII." Bayu berkata keras di telinga darman

'Wkwkwkwkwkwkwwkwkk" mereka berdua pun tertawa lepas lagi.

panas terik saat itu tak mereka rasakan. percakapan antara kedua sahabat itu sangat menyejukan suasana, bahkan Bayu lupa kapan terahir kali mereka bicara serius tentang masalah masing masing.

tak berapa lama mereka sampai di ladang orang yang akan di bajak dengan traktor, Bayu dan Darman mempersiapkan alat pembajak sawah.

ternyata menyibukan kegiatan dan curahan hati Bayu yang tersampaikan membuat dia tenang. tidak seperti hari hari kemarin ketika Bayu merasa kehilangan arah, kini Bayu seperti bersemangat lagi, semua itu karena Darman sahabatnya.

...Kemudian...

matahari mulai tenggelam. cahaya redupnya menembus jejeran hutan bambu di pinggir persawahan, mungkin cukup dulu untuk saat ini, dan bisa di lanjutkan esok pagi. lahan seluas 3 hektar itu kemungkinan membutuhkan 2 - 3 hari untuk selesai dibajak.

"udah dulu Yu, besok lagi" Darman berkata pada Bayu.

"oke bos," Bayu menjawab singkat.

"tapi besok kamu ngajak aku lagi kan.?" Bayu bertanya sambil merapikan alat bajak.

"ya jelas dong, siapa yang nemenin aku lagi kalau ngak kamu" Darman menjawab sambil membantu Bayu.

cahaya matahari sudah mulai jatuh di ujung barat. kedua sahabat itupun menuju pulang dengan menaiki gerobak yang ditarik traktor, suasana begitu tentram, hanya suara bising traktor yang terdengar.

di jalan mereka berdua terdiam, selain karena lelah mungkin menikmati suasana sore khas pedesaan.

sesampainya di depan rumah Bayu.

"makasi ya Yu." Darman berkata.

Bayu melompat turun dari gerobak sambil berkata "ya aku yang makasi Dar."

"yawes aku duluan. besok pagi jangan lupa.?" Darman berkata.

"oke bos. siap" Bayu menjawab singkat sambil akan memasuki rumahnya.

Bayu pun masuk ke rumah. dengan perasaan riang. seakan beban pikiran kemarin luntur seketika.

1
Akang Kumis
karya terlalu lama.....hanya ingin tahu hubungan bayu dan puteri gimana?penantian dari 1bab agak lama hingga keinginan itu rasa hilang.karya menarik tapi terlalu lama untuk diakhiri..penantian satu penyiksaan.
Gopecel: terimakasi kak atas kritiknya, memang masih lumayan lama, bila kakak berkenan bisa kembali lagi saat karya tamat. karena jujur novel ini masih akan memakan kira kira 100 bab lagi. 🙏🙏
total 1 replies
Akang Kumis
mantap......teruskan menulis.karya yang baik.aku salute sama kamu cuma jangan mengantung cerita terlalu lama hingga keinginan untuk mengetahui kesudahan cerita menjadi sirna...
Gopecel: terima kasih Kak dukungannya. Saya berusaha untuk terus menghibur para pembaca dengan tulisan tulisan sederhana Author. 🙏🙏
total 1 replies
Astri Mawarsiwi
thor.. karakternya astri lho masa' gendut?? aku lho kurus... wkwkwkwk
Gopecel: lebih ke chubby kak.. gak gendut banget kok. 😁😁✌️✌️
total 1 replies
Mail Kedaung
karya yg bagus cuma tak ada lanjutan lagi....jgn biar pembaca menunggu terlalu lama..
Gopecel: autor up lagi kak. juma mungkin tidak rutin karena kesibukan. trimakasih dukungannya.🙏🙏🙏
total 1 replies
Astri Mawarsiwi
lah.. ada bayu, ada astri.. kebetulan banget..
Albertus Sinaga
ok thor
Albertus Sinaga
ok thor mantap
Albertus Sinaga
buktikan cintamu yu
Albertus Sinaga
ok berembuk untuk tour
Albertus Sinaga
itulah cinta bagi bayu
Albertus Sinaga
lanjut
Albertus Sinaga
ok thor lanjut
Albertus Sinaga
berhasil bayu meredam kemarahan putri
Albertus Sinaga
putri luluh harus pakai jurus bebek bakar
Albertus Sinaga
hahaha bebas dari kegelisahan
Albertus Sinaga
bahagia nya hati ini melepas rindu
Albertus Sinaga
lanjut
Albertus Sinaga
mantap bayu
Albertus Sinaga
bsyu harus tegar
Albertus Sinaga
putri sudah kenal orang tua bayu, bayu nya kapan kenal orang tua putri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!