NovelToon NovelToon
Maaf.. Kukira Ini Taksi

Maaf.. Kukira Ini Taksi

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:16.8k
Nilai: 5
Nama Author: arrasy

Di tengah guyuran hujan deras yang membasahi jalanan Jakarta, Rima masuk ke mobil mewah yang baru saja ia buka dengan tergesa-gesa. Wajahnya memancarkan kaget luar biasa. Mata terbelalak lebar, mulut terbuka melongo. Saat baru menyadari bahwa ia salah masuk kendaraan, bukan taksi yang sudah dipesannya. Pantulan di kaca spion memperlihatkan Andre yang duduk di kursi pengemudi dengan wajah dingin kaku, tatapan tajam tanpa senyum, seolah tak percaya ada kejadian seaneh ini. Butiran air menetes di kaca jendela dan bodi mobil hitam mengkilap, memperkuat suasana yang canggung sekaligus kocak di pertemuan pertama mereka. Kontras jelas antara ekspresi Rima yang panik lucu dan sikap Andre yang tenang kaku langsung menyiratkan kisah pertemuan tak terduga yang penuh kekacauan manis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arrasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28: Berita Kepulangan ke Jogja

Saat jam istirahat makan siang tiba, kantin kantor kembali ramai dengan suara tawa dan obrolan.

Rima duduk bersama teman-teman sesama anak magang di meja pojok yang biasa mereka tempati.

Di hadapannya terhidang nasi bungkus sederhana dan segelas teh manis hangat. Namun hari ini Rima makan dengan lebih pelan, matanya sesekali menatap jendela kaca yang memandang ke arah langit biru.

Dika yang duduk di sebelahnya menyadari perubahan sikap Rima. "Rim, kamu kok diam saja? Biasanya kamu yang paling heboh kalau jam istirahat begini."

Rima tersenyum tipis, lalu meletakkan sendoknya perlahan. Ia menatap teman-temannya satu per satu.

Sani, Eka, dan Dika. Teman-teman yang selalu membantunya saat bingung, tertawa bersamanya saat melakukan kesalahan konyol, dan menghiburnya saat ia rindu orang tua.

"Aku sebenarnya mau bilang sesuatu pada kalian," ujar Rima dengan suara pelan namun jelas.

"Masa magangku akhirnya selesai. Hari Jumat ini adalah hari terakhirku di sini. Minggu aku harus berangkat kembali ke Jogja untuk melanjutkan kuliahku di UGM."

Suasana di meja itu seketika hening. Sari yang sedang menyuap nasi langsung berhenti, matanya membelalak kaget.

"Loh? Kok kamu bilangnya dadakan sih Rim."

"Iya, tiga bulan berlalu begitu cepat sekali," jawab Rima sambil mengangguk pelan.

"Aku juga belum siap berpisah dari kalian semua. Makanya dari kemarin aku nggak sanggup cerita."

"Terus nanti di Jogja kamu langsung pulang ke rumah?" tanya Eka.

Rima menggeleng sambil tersenyum mengenang kampung halamannya.

"Belum bisa langsung ke rumah. Aku tetap akan tinggal di kost dekat kampus. Soalnya rumahku letaknya sangat jauh dari kota Jogja.''

''Desa kami terletak di pinggir pantai selatan, di balik perbukitan hijau yang jalannya berkelok-kelok.''

''Kalau dari kota Jogja saja butuh waktu naik bus hampir empat jam perjalanan, apalagi kalau musim hujan jalannya jadi lebih lambat."

"Wah, jauh sekali ya sampai butuh berjam-jam perjalanan," gumam Dika takjub. "Pasti desanya sangat asri dan tenang ya?"

"Sangat indah sekali," mata Rima berbinar. "Di depan rumahku langsung terlihat hamparan laut biru, ombaknya bergulung pelan sepanjang hari.''

''Saat sore hari, matahari terbenam warnanya berubah menjadi jingga keunguan yang sangat cantik, seolah menyelimuti seluruh pantai.''

''Udara di sana juga sejuk, banyak pohon kelapa, dan pasir pantainya berwarna putih bersih. Aku paling rindu mendengar suara deburan ombak setiap kali aku terlelap."

"Pasti Ayah dan Ibu sangat merindukanmu ya," ucap Sari lembut.

"Padahal kamu sudah terbiasa tinggal kost di Jakarta, tapi di Jogja pun tetap tidak bisa sering pulang."

"Iya," jawab Rima pelan. "Aku hanya bisa pulang kalau hari sabtu ada libur atau ada libur semester saja.''

''Tapi Ayah dan Ibu mengerti, mereka menyuruhku fokus dulu menyelesaikan kuliahku dengan baik di UGM."

Selesai makan siang, Rima berjalan menuju ruangan Bu Tia untuk melapor secara resmi.

"Silakan duduk Rima," sapa Bu Tia ramah. "Ibu sudah duga kamu akan segera menyerahkan laporanmu."

"Benar Bu," jawab Rima sopan. "Hari Jumat ini masa magang saya selesai. Besok minggu pagi saya berangkat ke Jogja."

Bu Tia mengangguk paham. "Kamu tetap tinggal di kost dekat kampus kan? Karena rumahmu di pantai itu jauh sekali."

"Betul sekali Bu," Rima tersenyum. "Jaraknya memang sangat jauh, jadi saya tidak mungkin bolak-balik setiap hari.''

''Saya hanya akan pulang ke desa saat ada waktu luang yang cukup panjang. Nanti kalau ada waktu, Bu Tia dan teman-teman sekalian silakan berkunjung ke rumah saya. Pemandangannya sangat indah sekali di pinggir pantai."

"Terima kasih Rima," ucap Bu Tia tulus. "Tentu saja Ibu ingin sekali melihat keindahan desa asalmu itu. Kamu gadis yang rajin dan rendah hati, Ibu yakin kamu akan sukses besar di UGM nanti.''

''Jangan lupa jaga kesehatan dan kabari kami kalau sudah sampai."

"Terima kasih banyak Bu Tia," mata Rima berkaca-kaca haru. "Terima kasih sudah membimbing saya selama ini."

Berita telah selesainya masa magang Rima perlahan menyebar ke seluruh bagian kantor.

Semua orang yang pernah mengenalnya merasa sedih akan berpisah, namun mereka juga membayangkan betapa indahnya desa tempat tinggal Rima di tepi pantai itu.

Semua mendoakan agar perjalanannya lancar dan Rima bisa segera melanjutkan kuliahnya dengan lancar dan meraih nilai yang gemilang.

1
Miranda.
people come and go Rima. pasti setelah ini, kamu juga bakalan ketemu lagi pada sosok yang sama. meski dengan orang yang berbeda./Frown//Frown/
Miranda.
lampu ijo nih. kalo semisal Rima berniat ngelamar disini lagi🤭🤭
꧁𝓘𝓷𝓭𝓪𝓱𝓡𝓪𝓶𝓪𝓭𝓱𝓪𝓷𝓲꧂
Latar belakang bukan alasan lho, Mami. Kalau anaknya udah cinta, mau gimana lagi? Siapa tahu kebahagiaan Andre kelak akan jauh lebih baik daripada yang Mami bayangkan
Alia Chans
benih-benih cinta nya nih kelihatan banget🤭🤭
My_Lucia
Aaahhhh... butterfly era 🤣🤣
My_Lucia
Ehemm 🤭
My_Lucia
Wihhh.. kerennn 😍
My_Lucia
dapat cowok tampan juga Bu 🤭
My_Lucia
baik banget ini yang punya kost ...
My_Lucia
emang paling nyaman itu di habitat sendiri 🤣🤣
Syahira🌹
aku suka cara kamu berpikir Rima👍
Miranda.
bakalan berat sih perjuangan antar kedua pihak.

Andre yang bakalan kena cibiran karena lebih memilih bawahannya yang terkesan kurang pantas bersanding.

dan Rima yang bakalan kena cibiran karena tertuduh menggoda pak Andre demi mendapatkan posisi dan kuasa yang akan setara dengan dia./Frown//Frown/
Miranda.
menunggu sampai kapan? kamu bakalan semakin tua andre/Frown//Frown/
Miranda.
pak Andre lebih suka sama daun muda🤭🤭
My_Lucia
cieilehhh ... /Chuckle//Shy/
My_Lucia
Thor Rima ga di kisah pria pilihan lain kan ?? maksudnya yang ngedeketin di kampus atau tetangga kosan 🫣
❥␠⃝ ͭ🍁Hs' Arrasy: ngga kak. tdnya sempat punya ide seperti itu. tapi ga jadi 😄
total 1 replies
My_Lucia
untung ada yang bersihin ya, kalau ga.... gak kebayang gmna bedebunya itu di tinggal berbulan-bulan
My_Lucia
Rim kamu seriusan ga nyesel nyuruh pak Andre nunggu .. 🤭
❥␠⃝ ͭ🍁Hs' Arrasy: 🤣 nyesel sih. tp authornya nih bikin gara2 aja
total 1 replies
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
emmm gak yakin aku/Slight/
❥␠⃝ ͭ🍁Hs' Arrasy: udah ketebak ya😄
total 1 replies
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
dino awas jangan sampai keceplosan ketawa nanti gaji dipotong lo😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!