Hana dijodohkan dengan Rendra, kakaknya. Hana pikir dia akan baik - baik saja namun ternyata dia salah. Satu per satu kejadian datang dan menggoreskan luka di hatinya. Dia juga merasa menyesal karena sudah memutuskan Andra, pacarnya. Apakah Hana bisa mempertahankan pernikahannya? Atau dia akan kembali pada Andra yang dia anggap sebagai jodohnya?
Ingin tahu kelanjutannya? Baca cerita ini ya. Semoga menghibur!!!
Cover by Pinterest
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febri Siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 6
"Jadi kamu pelakunya!"
"Pe...Pelaku apa?" Ella bertanya dengan heran.
"Orang yang membuat Hana depresi bahkan hampir masuk rumah sakit jiwa itu kamu!" bentak Rendra.
"Rendra?" Ella berkata dengan sangat pelan. "Aku minta maaf aku tidak tahu kalau dia itu adikmu."
"Lalu kalau kamu tahu dia adik ku kamu tidak akan melakukan hal itu padanya? Sedangkan saat itu saja kita belum kenal."
"Ren...Rendra, maaf!" Ella mulai menitikkan air matanya.
Rendra melunak melihat kekasihnya mulai menangis. Jujur saja dia sangat kesal dan marah karena tahu Ella yang membuat adiknya hampir depresi bahkan gila. Ella yang membuat keluarganya hampir berada di ambang kehancuran dengan Ayah yang memaksa agar Hana di masukkan ke rumah sakit jiwa sementara Bunda bersikeras untuk merawat Hana di rumah.
"Aku akan minta maaf pada Hana dan keluarga mu."
Rendra tersentak. "Kalau Ella datang ke rumah, Ayah dan Bunda akan tahu kalau aku masih punya pacar. Jangan - jangan ini tidak boleh terjadi."
"Kamu minta maaf pada Hana saja. Aku yakin kalau Hana memaafkan mu maka Ayah dan Bunda juga akan memaafkan mu. Karena di sini yang jadi korban itu Hana."
Ella mengangguk sambil melihat pintu kamar Hana yang tertutup. "Kapan aku bisa minta maaf pada Hana?"
"Kalau dia sudah tenang baru kamu minta maaf. Lebih baik sekarang kamu istirahat. Aku tidak mau kamu kelelahan terus sakit." Rendra mengelus lembut rambut kekasihnya.
Ella tersenyum lalu menyeret kopernya menuju kamar tamu dan beristirahat. Sementara Rendra masih duduk di sofa ruang tamu. Dia berharap selama Ella disini, keluarganya tidak akan datang ke rumah mereka.
"Ayah, Bunda, Rafa, aku minta maaf. Aku telah melakukan kebohongan besar pada kalian semua. Aku telah menyakiti Hana."
\=\=\=\=\=\=\=
Hana sedang menyiapkan makan malam. Saat dia keluar kamar tadi dia tidak melihat keberadaan Rendra dan Ella. Hana hanya menerka - nerka jika mereka sedang di kamar masing - masing atau sedang berjalan - jalan.
"Cantiknya." Hana memuji keahliannya menata makanan di atas meja.
"Aku harus panggil mereka atau makan duluan ya?" gumamnya.
Baru saja Hana duduk di kursi, dia mendengar suara pintu terbuka di sambung dengan suara tawa Ella dan Rendra.
"Wangi makanan sayang."
"Ayo ke dapur. Pasti Hana sudah menyiapkan makanan." Rendra menggandeng tangan Ella menuju dapur.
"Wah! Makanannya banyak! Sepertinya enak! Apa aku boleh ikut makan sayang?" Ella duduk di kursi.
"Bolehkan Hana?" Rendra bertanya sambil melihat wajah Hana yang sudah terlihat murung.
Hana mengangguk lalu mencoba untuk tidak mempedulikan kedua orang itu. "Aku yang capek masak dia yang enak tinggal makan."
"Aku masuk ke kamar dulu. Jangan lupa piringnya di cuci." Hana berdiri dari duduknya setelah menyelesaikan makan malamnya dengan cepat.
Rendra mengangguk sementara Ella terlihat asyik menikmati makan malam.
"Aku rindu Andra." gumamnya tiba - tiba. Dia membuka pintu kamarnya lalu menguncinya agar kedua orang itu tidak mengganggunya.
Hana duduk di atas tempat tidur sambil memeluk boneka pemberian Andra saat ulang tahunnya yang ke - 20.
"Selamat ulang tahun sayang. Semoga panjang umur dan sehat selalu. Doakan aku ya supaya aku bisa cepat menjadikanmu sebagai istriku."
"Terimakasih sayang." Hana tersenyum.
"Ini untukmu." Andra menyerahkan sebuah bingkisan yang cukup besar.
Hana menerimanya dengan senang hati dan langsung membukanya. Tampaklah boneka teddy bear berwarna cream disana.
"Bonekanya cantik! Aku suka sayang! Terimakasih ya."
"Mimpi indah Andra." gumam Hana lalu memejamkan matanya sambil tetap memeluk boneka kesayangannya.
#bersambung
ada ekstra part nya kah?
Semangat thor, ceritanya bagus.
Sekalian mau izin promosi thor. Yuk mampir ke cerita aku..
-Kebahagiaan Dari Negeri Gingseng
-Hidup Kembali Menjadi Gadis SMA.
Ditunggu ya....
happy ever after yaa💖
Krna suka Bgt sa ceritax, tetap mnjadi pembaca setia dong... 😍😍