NovelToon NovelToon
Gadis Pelunas Hutang

Gadis Pelunas Hutang

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani

Riana adalah anak dari seorang pengusaha, karna bisnis papa nya mengalami kerugian. Maka papa nya meminjam uang pada perusahan yang sangat besar. Pemilik perusahan itu memiliki dua anak laki-laki. Yang satu nya adalah lelaki dingin dan tak banyak bicara. Sedang kan yang satu nya lagi adalah lelaki yang ramah dan ceria. Namun, lelaki itu mengalami lumpuh dan di kata kan tidak bisa berjalan lagi.

Karna papa Riana tidak bisa mengembali kan uang yang ia pinjam. Anak nya menjadi jaminan untuk hutang itu. Pemilik perusahan itu ingin menikah kan Riana dengan salah satu anak nya.

Karna hutang papa nya yang semakin lama semakim banyak akibat bunga yang tinggi. Dan tidak ingin papa mendekam di penjara. Riana memilih menjadi pelunas hutang yang papa nya punya.

Bagai mana kah kisah hidup Riana nanti nya. Dan siapa kah yang akan menikah dengan Riana. Ikuti kisah nya di *Gadis pelunas Hutang*

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Datang nya bos

Papa berjalan pelan menuju pintu rumah mereka. Ia melihat kearah jam dinding rumah nya. Teryata sekarang sudah jam delapan, papa semakin merasa ngeri untuk membuka pintu.

Sedang kan mama sedang makan bersama seorang perawat nya. Mama berada di dapur saat ini. Dan Riana di kamar nya, ntah apa yang ia kerja kan.

"Pa, kok gak di buka langsung aja pintu nya. Kenapa harus menunggu lama di sana." kata mama dari arah dapur.

"Iya ma, ini juga mau di buka pintu nya." kata papa.

Tangan papa gemetaran saat membuka pintu rumah mereka. Rasa takut makin menjadi-jadi, namun ia paksa kan tetap membuka pintu itu.

Saat di buka, benar saja apa yang papa takut kan ternyata brnar ada nya. Dua orang sedang berdiri tegap di depan pintu. Bukan hanya itu, bos nya juga ada di sana.

"Lama sekali kamu mau buka pintu nya." kata Herman.

"Maaf bos Herman, saya sedang di belakang tadi." kata papa berbohong.

"Oh begitu, tidak ada kah pembantu di rumah kamu ini. Atau apa kah tidak ada orang lain untuk membuka pintu." kata Herman.

"Maaf bos, istri saya sedang sakit. Jadi bagai mana mau membuka pintu, mengurus diri nya saja sulit." kata papa.

"Oh, begitu ya. Terserah kalian saja lah, aku kesini ingin kamu melunas kan hutang mu pada ku. Tanggal jatuh tempo nya sudah lewat bukan." kata Herman.

"Maaf kan saya bos Herman, bisa kah beri kan saya waktu seminggu lagi. Omset perusahaan saya sedang turun drastis." kata papa.

"Ha.. Ha.. Ha.. Kamu pikir aku apaan, aku tidak suka orang yang bertele-tele. Kamu sudah meminjam uang dari perusahaan Gemilang dengan lancar dan mudah. Kenapa saat mau mengembali kan kamu sangat sulit." kata Herman.

"Kalau kamu gak bisa bayar malam ini juga, rumah beserta isi nya akan menjadi milik ku. Kalian harus angkat kaki dari sini malam ini juga." kata Herman.

"Jangan bos, bagai mana nasib istri saya jika bos Herman menyuruh kami pergi dari rumah ini." kata papa sambil bersimpuh.

Mendengar gaduh-gaduh itu, mama dari dapur minta di antar kan sama suster nya untuk melihat apa yang terjadi.

"Ada apa sih pa, siapa mereka semua." kata mama kaget.

"Oh, ini istri mu yang sakit itu ya Raditia. Kasihan sekali nasib kalian ya." kata Herman.

Herman berjalan mendekati mama, mama terlihat sangat takut. Ia tidak tahu apa sebenar nya terjadi.

"Kamu mau tahu apa yang terjadi, suami mu meminjam uang pada perusahaan ku. Dan aku ingin kalian mengembali kan malam ini juga." kata Herman.

Mama melihat papa, meminta papa memberi kan penjelasan atas apa yang terjadi. Mama tidak tahu jika papa telah meminjam uang pada perusahaan besar yang mengeri kan itu.

"Kalian harus tinggal kan rumah ini malam ini juga. Kalau kalian tidak ada uang untuk membayar hutang kalian." kata Herman.

"Bos, jangan malam ini bos. Beri kami kelonggaran waktu sampai saya bisa membayar semua hutang saya pada bos Herman." kata papa.

"Tidak ada waktu untuk tawar menawar di sini. Aku tidak punya waktu untuk hal yang tidak ada guna nya itu." kata Herman dengan sadis nya.

1
Qaisaa Nazarudin
Pasti pacar baru nya Dodi..
dita18
mampir thoorrr
Maya Ratnasari
berpapasan thor, bukan berpas-pasan
Isayanti Hernanur
good ceritanya
Eni Kurnia
ok
Yusria Mumba
kasihan Riana,tidak bisa melihat ibu,ny ,
Yusria Mumba
semangat Riana,
Yusria Mumba
kejam sekali bos Herman,
heri chontronk
aku suka ceritanya ga terlalu panjang konfliknyanya juga ga bertele tele bess ceritanya ga bosenin terus semangat thor👍🙏🙏🙏🙏👍👍👍👍ini yg banyak di minat pembaca ga bertele tele ceritanya
Va Nee La
kurang greget thor ceritanya.. 🙏🙏🙏sekedar masukan 😁😁.. semangattt
Rani: iyah. mksih masukannya, hehe, itu karya lama. pas aku masih belum terllu menguasai tulisan.
total 1 replies
Va Nee La
ok thor😁👍
Va Nee La
aaa visualnya song wei long.. syuuukaaa syekali thor😆😆
fian widy
👍🏻
Iman Aldiyoga
waalaikum salam🤗
syifa azahra
ko visualnya cantiakan monika dibanding riana ....kan riana tokoh utama 🙏🏻
Winsulistyowati
Suka Critanya..GK Trlalu Panjang..Sukses n Smangat Brkarya Y Thor..aku tunggu Karya Slanjutnya..😍🖐️👍👍👍💪💪
Rani: huhuhuu😭😭😭
terharunya aku. Makasih banyak buat semuanya. buat semnagat, buat kamu yg udah mau baca karya ku yg entah berantakan seperti apa ini. 🥰
total 1 replies
Winsulistyowati
Mampir n Nyimak dulu ya Thor..🖐️
Dewi Zahra
lanjut lagi
Dewi Zahra
syukur lah Riana nya Uda sadar
Dewi Zahra
sabar Adit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!