NovelToon NovelToon
Hidden Lines

Hidden Lines

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Angst / Tamat
Popularitas:21.7k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Bebas dari tuduhan konspirasi penculikan yang dirancang mantan kekasihnya, Michaela Hokked (24) memilih mati demi melepaskan diri dari masa lalu yang busuk.

Namun, takdir memiliki selera humor yang kejam.

Pelariannya menuju Los Angeles hancur bersama taksi yang ia tumpangi dalam kecelakaan maut yang meremukkan wajahnya.

Enam bulan koma dan melewati enam
Kali operasi wajah, Michaela terbangun dengan rupa baru: wajah cantik milik Cecilia Lynch, wanita bermata teduh yang kecelakaan bersamanya.

Kini, Michaela terjebak sebagai 'Cecilia' di hadapan Killian Vale-Knight (28 th) pria berkuasa yang mengaku sebagai kekasih jarak jauh Cecilia.

Tanpa kecurigaan, keluarga miliarder itu menghujaninya dengan kasih sayang yang tak pernah ia miliki.

Namun, kenyataan pahit menghantam: Cecilia asli tewas dalam keadaan hamil, Mencuri identitas Cecilia adalah tiket kebebasannya, atau justru awal dari labirin misteri yang mematikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

027

Gemercik air yang mengalir dari keran wastafel perak menjadi satu-satunya suara yang memecah keheningan sunyi di dalam kamar mandi eksklusif itu.

Killian Vale-Knight membungkuk, menangkup air dingin dengan kedua telapak tangannya yang besar, lalu membasuh wajahnya berulang kali dengan kasar.

Kulitnya terasa beku, namun darah di dalam pelipisnya berdenyut kencang bagai tabuhan genderang perang yang tak mau berhenti.

Di luar sana, di balik pintu kayu ek yang tebal ini, Michaela tampak sudah tertidur lelap di atas ranjang rumah sakit.

Setelah drama melelahkan dan ciuman penenang yang ia berikan beberapa puluh menit lalu, wanita itu akhirnya memejamkan mata, membiarkan tubuhnya beristirahat di bawah pengaruh sisa obat penenang.

Namun bagi Killian, malam ini baru saja dimulai.

Dia tidak akan bisa tertidur. Sepasang matanya yang sehitam malam tetap terjaga, dipenuhi oleh badai pikiran yang perlahan mengikis seluruh kehangatan yang sempat ia tunjukkan di sisi ranjang tadi.

Killian menegakkan tubuhnya yang tegap.

Uap hangat dari pancuran air yang sempat dinyalakan sebelumnya membuat permukaan cermin besar di hadapannya berembun, menghalangi pantulan dirinya sendiri.

Dengan gerakan tangan yang lambat namun penuh penekanan, Killian mengusap uap cermin itu dengan telapak tangannya, menyingkap bayangan sepasang mata elang yang kini memancarkan kilat kegelapan yang mengerikan.

Ia menatap lurus pada pantulan dirinya sendiri.

Bibirnya yang tegas perlahan berkedut, membentuk garis lurus yang dingin sebelum sebuah kalimat meluncur dengan nada rendah, sarat akan racun yang mematikan.

"Aku benci dikhianati," desis Killian, suaranya bergema di dinding keramik yang dingin.

"Aku benci pembohong!!!!"

Duarrr!!!!

Ingatannya mendadak meledak, kembali pada setiap untai kalimat yang diucapkan Michaela di atas ranjang tadi.

Rasa kecewa yang sempat ia tekan di bawah sadarnya kini merayap naik, bermutasi menjadi kecurigaan yang membakar akal sehatnya.

Ego seorang pria Knight yang terbiasa memegang kendali mutlak atas hidup orang lain merasa terhina.

"Sedari awal kau tidak jujur padaku dan malah melemparkan dirimu ke altar itu," ucap Killian, matanya menyipit tajam menatap bayangannya di cerminan.

"Apa alasan yang kau katakan tadi? Kasih sayang? Merindukan kehangatan keluarga? Pembohong besar! Siapa yang tahu apa yang sebenarnya ada di dalam otak kecilmu itu, Michaela?!"

Killian mencengkeram tepi wastafel marmer hingga buku-buku jarinya memutih kembali.

Pikiran buruknya yang terlatih di dunia bisnis yang kejam mulai merajut teori konspirasi baru.

"Kau mungkin saja adalah bagian dari sindikat Cecilia berikut nya yang sengaja dipersiapkan untuk skenario terburuk. Juga kakakmu, Gabriella itu! Masuk ke kamar ini dengan akting penuh amarah... Luar biasa sekali pola permainan murahan ini. Apa kalian sedang mencoba menjebakku dalam permainan identitas agar aku tidak bisa menyentuh organisasi kalian?"

Killian menegakkan kepalanya, membiarkan sisa-sisa air dingin menetes dari dagunya yang kokoh.

Sebuah senyuman tipis yang sinis terukir di sudut bibirnya saat memikirkan kata 'cinta' yang sempat ia ucapkan dengan begitu mudahnya beberapa saat lalu di depan wanita itu.

"Cinta?" ucapnya setengah berbisik, lalu terkekeh pelan—sebuah tawa dingin yang tidak mencapai matanya.

"Sedari awal aku menggunakan cara kasar padamu karena ingin kukirim ke neraka. Sialnya, kau terlihat sangat mempesona dengan ketangguhanmu itu saat menghadapiku. Harus kuakui itu."

Killian memiringkan kepalanya sedikit, meneliti garis wajahnya sendiri yang tampak lelah namun berbahaya.

"Michaela.... oh Michaela... Apa yang kau pikirkan di dalam otak jalananmu itu? Apa kau pikir... hanya karena kau masih bersegel, dan karena aku adalah orang pertama yang menyentuhmu, aku akan langsung bertekuk lutut dan memohon ampun di hadapanmu? Kau salah besar, Gadis bodoh."

Pria itu mendengus kasar, mengingat bagaimana detak jantungnya sempat berantakan saat Michaela menatap balik matanya dengan berani tanpa rasa takut di atas ranjang.

"Aku mengubah cara kasarku semalam semata-mata karena terlalu menggelikan melihatmu yang bahkan berani menatap balik mata seorang Killian Knight setelah apa yang kulakukan padamu. Kau menganggap itu cinta? Jangan naif."

"Apa kau pikir aku akan mencintai setiap wanita perawan kalau kutiduri semua? Begitu? Kau pikir harga diriku semurah itu?" tanyanya pada cermin, suaranya naik satu oktav penuh intimidasi tersembunyi.

"Aku membenci Cecilia Lynch sejak awal bukan karena nilai dolar yang dikeluarkan dari rekeningku. Uang itu tidak ada apa-apanya bagi keluarga Knight. Aku berniat membunuhnya dalam kecelakaan itu karena dia berani membohongiku! Dia mempermainkan kata-kata cinta di telepon untuk mengelabuiku!"

Bugh.

Hantaman tinju kecil Killian mendarat di dinding wastafel, tidak kuat namun cukup menciptakan gaung yang tegas.

"Dan kau! Kau datang dengan tubuh hancur, menerima wajahnya, dan tidak mengatakan kejujuran sedikit pun sampai pemilik aslinya datang menyeret rahasia ini ke depan wajahku. Itu dosa besar, Michaela!" ucapnya sambil tersenyum mengerikan, sebuah senyuman khas dari seorang sosiopat bisnis yang sah membawa darah murni keluarga Vale-Knight.

Ada rasa frustrasi yang mendalam di balik amarahnya.

Kenapa rasanya hidupnya, jalur takdirnya yang agung, seakan menjadi mainan yang dikendalikan oleh sekelompok gadis jalanan dari San Francisco?

Dia adalah predator, bukan mangsa yang bisa digiring masuk ke dalam skenario pernikahan palsu.

Killian memutar keran, mematikan aliran air sepenuhnya hingga menyisakan keheningan yang mencekam di dalam toilet.

Ia mengambil selembar handuk kecil putih, mengeringkan wajah dan tangannya dengan gerakan yang teratur dan dingin.

"Munafik!" ucapnya lagi, mencemooh pengakuan kepasrahan Michaela yang mengatakan tidak peduli meski ia mendesahkan nama wanita lain semalam.

"Kau tampak manis di depan, tapi penuh rahasia di belakang."

Killian berjalan perlahan menuju pintu kamar mandi, meletakkan tangannya di atas gagang pintu namun tidak segera membukanya.

Tatapannya tertuju pada lantai marmer, mengingat kembali cek-cok mereka di penthouse kemarin mengenai pil kontrasepsi yang sempat ditolak oleh Michaela.

Senyuman dingin yang sarat akan kelicikan kembali muncul di wajah tampannya.

"Kau tidak ingin minum kontrasepsinya?" gumam Killian dengan nada meremehkan.

"Kontrasepsi hanya bualanku untuk melihat seberapa jauh kau bisa berakting, Bodoh. Aku tidak akan pernah membiarkanmu Hamil benih seorang Vale-Knight dalam situasi sekacau ini sebelum semuanya benar-benar bersih dan Jelas."

Killian menarik napas dalam-dalam, mengingat bagaimana liciknya dia Sehari sebelum membawa pulang Michaela ke mansion mewahnya.

"Aku tidak bodoh untuk membiarkan takdir berjalan tanpa kendaliku. Tepat setelah kau akan keluar dari Rumah sakit waktu itu, aku sudah menyuruh dokter memberikan suntikan pencegahan kehamilan jangka panjang padamu, menyamar sebagai vitamin penguat imun yang disuntikkan ke cairan infusmu. Kau menolak atau menangis pun... itu sudah tidak ada gunanya lagi sekarang."

Dengan pemikiran yang kembali mengeras seperti batu, Killian memutar gagang pintu kamar mandi.

Sisi hangat dan penuh pengampunan yang ia tunjukkan di depan Michaela beberapa saat lalu kini telah runtuh, digantikan oleh dinding pertahanan seorang Knight yang bersiap untuk meneliti, menguji, dan memastikan bahwa wanita di atas ranjang luar sana tidak akan pernah bisa benar-benar mengendalikannya.

Sumpah altar baru besok pagi akan tetap terlaksana, namun kali ini, itu bukan lagi sekadar pernikahan cinta, melainkan sebuah ikatan kontrak mutlak di mana Michaela Hokked akan berada di bawah pengawasan dan kuasanya seumur hidup.

🌷🌷🌷

Happy reading Readers 😍

1
Nabila
cantik Micha . muka nya kalem ke ibu an . lembut pokok nya wanita cantik Gebryla cantik tapii terkesan glamor .
Nabila
Michaela wanita cerdas dan peka akan sikon pasti akan terbongkar cepat ke licikan mu Yin.. jagan memandang remeh wanita jalanan ini.
Nabila
Nah Dokter kembaran Michaela itu Si Gebryll darang muka nya pasti. mirip karna mereka kembar . kalau mau mengooerasi ulang wajah Michaela. coba cocokan dengan wajah jembaran nya.
Rosdianah 🌷: nggak identik ya Mereka kak
total 1 replies
Wanti Ajaa
Bagussss
Selalu baca smpe tuntas kl uda ada lambang end🤭
Biar ga penasaran
Sllu nunggu end dl🤭🙏🏻
Rosdianah 🌷: Hehe Ma'aciww ya kak🫶🥰
total 1 replies
Wanti Ajaa
Jiah
Gaby ga sama evander??🥲🥲🥲
Rosdianah 🌷: Huhuhu nggak ya kak reader 🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Mita Paramita
tamat ya kirain masih panjang nyeritain anggota keluarga knight lainnya 🫡 lagi di situ karya selanjutnya 🙏😉😉😉
Rosdianah 🌷: Author siapkan Judul baru lagi kak🫶
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍
Mita Paramita
Kiss kyle😍😍😍
Rosdianah 🌷: ma'aciww komentarnya kak reader 🥰🥰
total 1 replies
Mita Paramita
so sweet 😍😍😍
Putra jomblo
aduh Thor baca sedikit kok udah pusing dengan teka-teki kematian Cecilia y kasihan mikhaila melarikan diri dari beban hidup akibat penculik yg TDK dilakukan olehnya laaa kok dia hidup sebagai Cecilia akibat kesalahan pahaman kok ya tetap membawa beban hidup Cecilia yg hamil tanpa tau siapa ayahnya kok gini amat hidup mikhaila kasihan banget😭😭😭
Rosdianah 🌷: huhu author minta maap ya kak kalo Ceritanya Sedikit rumit 🤭😅
total 1 replies
Putra jomblo
Gabriella pasti menyuruh mikhaila pergi waktu ingin ikut ibunya karna dia tak ingin mikhaila seperti Gabriella hidup dari jual diri atas suruhan ibunya sendiri utk menyokong hidup hedonis ibunya apakah seperti itu maksud Gabriella pada mikhaila...???
Rosdianah 🌷: hihi semoga tetap menetap Ya kak 🥰 happy reading 🫶
total 1 replies
Devi..
penasaran knpa Millian tdk pernah muncul scra fisik d cerita ini??pdhal dia blm menikah dan disini yg diaebut cuma 4 paman, kan harusnya 5 paman🤔
Rosdianah 🌷: sudah dijelaskan disebelah ya kak, Dia Tinggal sama grandpa Xander–grandma Suzzy. nggak tinggal serumah sama mereka 🫶
total 1 replies
Devi..
knpa mrk memilih hidup rumit penuh drama daripada hidup tenang yaa??😅
Rosdianah 🌷: huhuhu dibuat rumit mereka kak🤣🤭
total 1 replies
Devi..
waaww plot twist sekali😬
Rosdianah 🌷: hihiji🤭
total 1 replies
Devi..
sepertinya Killian mengalami trauma dan krisis kepercayaan..semoga dia gk menyesal dg ending cerita yg dibuatnya..😌
Rosdianah 🌷: Ma'aciww komentarnya ya kak🫶
total 1 replies
Mita Paramita
keluarga bahagia 😍😍😍
Rosdianah 🌷: huwahh 🥰
total 1 replies
Devi..
knpa gk suruh saudara kembarnya utk menyelidi kehidupan Micha yg sebenarnya??🤔
Mia Camelia
haduh micha kau mengundang singa yg tertidur🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: hahah kak bisa aja🤣
total 1 replies
Mia Camelia
akhir nya micheala percaya juga ketulusan cinta killian, oh legaa nya😂🤣
Rosdianah 🌷: hihihi🤭
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut killian 🔥🔥🔥
Rosdianah 🌷: siap kak🫶😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!