NovelToon NovelToon
Istriku Mengubah Hidupku

Istriku Mengubah Hidupku

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ramirisss

Bumi mengalami kehancuran dengan munculnya banyak Monster melalui retakan dimensi, hingga bencana ini disebut sebagai The Chaos.

Manusia mulai beradaptasi dan berevolusi. Kini setiap manusia punya Status Window sebuah layar hologram mengambang yang hanya dapat dilihat oleh pemiliknya. Dan manusia pun disebut sebagai Userator. Namun tidak semua Userator itu kuat, karena syarat menjadi kuat adalah Awakening.

Arka adalah Userator biasa yang belum Awakening, ia bekerja sebagai kuli bangunan. Tiba-tiba dinikahkan dengan seorang gadis bernama Sisil untuk melunasi hutang Ibunya.

Siapa sangka setelah menikah—Arka malah Awakening, kekuatannya meningkat.

[Bahagiakan Istrimu untuk mendapatkan banyak keuntungan dan meningkatkan kekuatanmu!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ramirisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 5 Perburuan

​Malam itu, di dalam kontrakan yang terasa hangat—sebuah suasana yang sangat kontras dengan dunia luar yang dingin dan kejam—Arka masih terjaga.

Sisil tidur sangat pulas di sampingnya. Kepalanya yang mungil bersandar tenang di lengan Arka, memberikan kehangatan yang tak terlukiskan.

Napas Sisil teratur dan damai, menciptakan irama yang menenangkan di tengah kesunyian malam yang mencekam.

​Arka menatap langit-langit kamar yang temaram, pikirannya bekerja seribu kali lebih cepat. Ia menatap telapak tangannya, merasakan aliran energi yang berbeda dari sebelumnya.

Rentetan notifikasi misterius yang muncul tadi masih terbayang jelas di benaknya, menghantui kesadarannya dengan janji kekuatan yang selama ini hanya bisa ia impikan dalam tidur.

​Ting!

​Sebuah layar semi-transparan muncul kembali, bergetar lembut di udara. Cahayanya menyiram wajah Arka dengan rona keemasan yang berpendar.

​[Selamat, hari Anda sudah membahagiakan istri Anda!]

[Seluruh Atribut Stat dasar Anda meningkat!]

[Anda mendapatkan Skill Baru: 'Blink']

[Anda mendapatkan senjata Grade A]

​"Sepertinya setiap kali aku memberikan kebahagiaan untuknya, sistem ini memberikan imbalan yang jauh di luar nalar," bisik Arka dalam hati, takjub sekaligus bingung.

 Ia merenung sejenak, memikirkan bagaimana perubahan hidupnya dalam waktu singkat ini. Jika dulu ia hanya bisa bermimpi untuk bertahan hidup, harus memeras keringat sebagai kuli bangunan, sekarang ia bisa mencari uang dengan banyak dengan mudah.

​"Sepertinya aku bertambah kuat lagi," gumam Arka, matanya memicing. "Kemarin saja aku bisa dengan mudah mengalahkan monster kelas Common. Apakah sekarang aku sudah bisa dengan mudah mengalahkan kelas Elite ke atas?"

​Arka segera memanggil panel statistik miliknya melalui pikiran. Layar itu berkedip, memunculkan deretan data yang kini tampak lebih mengesankan daripada sebelumnya.

​Status Karakter

​Nama: Arkana Herssen

​STR: 120 | VIT: 100 | AGI: 115 | INT: 120 | DEF: 115

​MP: 3400

——

​Aktif Skill:

​[Dimensional Breach]: Dapat memasuki Dimensi berbeda dengan bebas. Tidak mengonsumsi Mana Poin.

​[Lightning]: Dapat menggunakan dan mengendalikan elemen petir.

​[Blink]: Dapat berpindah tempat dengan cepat. Hanya dapat berpindah di tempat yang pernah Anda kunjungi.

——

​Pasif Skill:

​[Kosong]

​Arka terdiam sejenak, matanya menyapu angka-angka tersebut satu per satu. Ia mencoba membandingkan angka statistiknya dengan rata-rata Userator yang ia dengar di berita atau di lingkungan serikat.

 "Apakah kekuatan Userator tingkat atas juga seperti ini? Pantas saja mereka dengan mudah mengalahkan monster," pikirnya.

​Ia kemudian membuka menu Inventory untuk melihat senjata baru yang diberikan sistem. Sebuah bayangan senjata muncul di layar—sebuah pedang lebar dengan aura yang mengintimidasi dan desain yang sangat futuristik.

​[Broad Blade: Dissord (Grade A)]

Efek: Menambahkan STR pengguna sebesar 20%. Menggunakan sihir elemen apa pun dapat mengurangi penggunaan MP secara signifikan.

​"Senjata ini juga cukup bagus," bisik Arka pelan, merasa puas. Ia membayangkan bagaimana pedang ini akan berpadu dengan elemen petirnya di medan pertempuran nanti.

​Keesokan paginya, matahari menembus jendela dengan cahaya keemasan yang terang. Arka sudah bersiap untuk kembali ke medan perburuan.

Sisil mengantarnya hingga ke depan pintu dengan wajah yang tampak segar dan ceria. Suasana rumah terasa begitu berbeda sekarang; bukan lagi sekadar tempat singgah yang suram, melainkan sebuah rumah yang sesungguhnya.

​"Aku pergi dulu, Sayang," ucap Arka sambil menatap istrinya.

​"Iya, hati-hati ya, Mas," jawab Sisil lembut, tangannya sedikit merapikan kerah baju Arka dengan perhatian penuh.

​Arka menyentuh ponselnya sejenak, mengirimkan sejumlah dana besar ke rekening miliknya yang kartu debit-nya saat ini diserahkan pada Sisil.

"Aku sudah transfer uang ke rekening biasanya... Kamu bebas pakai buat apa saja sayang," ucapnya sambil mengelus pipi lembut Sisil dengan penuh kasih.

​"Yaa, Mas," jawab Sisil tersenyum manis.

​"Yasudah, aku pergi dulu," ucap Arka lalu mencium bibir Sisil sebelum benar-benar beranjak pergi meninggalkan kontrakan, membawa tekad baru yang membakar di dadanya.

​Beberapa puluh menit kemudian, Arka sudah tiba di lokasi perburuan baru: sebuah stasiun kereta api bawah tanah yang sudah lama terbengkalai.

Tempat ini terlihat jauh lebih hidup dibandingkan area perburuan kemarin, dengan banyaknya Userator yang lalu-lalang menuju area gelap di dalam stasiun. Aroma debu, logam berkarat, dan sisa energi dimensi tercium pekat di udara.

​"Saatnya mencari uang yang banyak," ucap Arka penuh semangat. Ia segera melangkah masuk lebih dalam, menghabisi setiap monster Common yang ia temui dengan presisi tinggi.

Sepanjang perjalanan, ia tak berhenti memanen kristal dari monster-monster yang ia kalahkan.

​Di sebuah sudut area yang cukup tersembunyi, Arka mendengar suara pertempuran yang kacau. Ia menemukan seorang pria berusia sekitar 40 tahun yang sedang terdesak.

Pria itu diserbu oleh gerombolan monster berbentuk manusia, namun dengan bentuk kepala monster yang sangat aneh dan mengerikan—sebuah mutasi yang jauh lebih brutal dari apa yang ia lihat kemarin.

​"Kghh!!" Pria itu terpukul mundur, serangan monster mengenai perutnya dengan sangat keras hingga ia tersungkur di atas beton dingin.

​"Banyak sekali... kalau satu atau dua, aku pasti bisa mengalahkannya," batin pria itu, mulai putus asa melihat jumlah monster yang terus bertambah.

​Arka tidak tinggal diam. Ia segera menghampiri. "Apa Paman butuh bantuan?" tanya Arka melihat pria yang sedang dalam kesulitan itu.

​Pria itu menoleh dengan wajah penuh harap. "Ya! Tolong! Aku tidak mungkin bisa mengalahkan mereka sendirian dalam jumlah sebanyak ini!"

​Tanpa basa-basi, Arka meluruskan tangannya ke depan. Kilatan petir biru meledak dari telapak tangannya, menyambar gerombolan itu dengan kecepatan tinggi dan membuat mereka tumbang seketika. Tubuh-tubuh monster itu terlempar, hangus sebelum sempat menyentuh Arka.

​"Kamu hebat Nak, kalau begitu aku mengambil bagianku sesuai kemampuanku," ucap pria itu sembari maju dengan pedang di tangannya.

Pria itu lincah, namun ia butuh beberapa tebasan untuk membunuh satu monster. Sedangkan Arka, ia hanya berdiri santai sembari melepaskan petir dari posisinya.

​Setelah monster terakhir tumbang, pria itu tersenyum lelah. "Terima kasih Nak sudah membantu."

​"Tidak masalah Paman, kebetulan aku melihat Paman sedang kesulitan," ucap Arka.

​"Namaku Wald, siapa namamu Nak?" tanya pria itu sambil memperkenalkan diri.

​"Aku Arka," jawab Arka.

​"Nak Arka ya, kamu hebat sekali Nak bisa mengalahkan monster semudah itu," ucap Wald kagum. "Apa kamu baru Awakening? Soalnya aku baru melihatmu di sini."

​"Iya, baru beberapa hari ini aku mengalami Awakening, ini perburuan keduaku," jawab Arka jujur.

​"Pantas saja, aku sudah lama berburu di area monster kelas Common tapi belum pernah melihatmu," ucap Wald. "Aku berburu setiap hari demi mendapatkan uang, yah, meskipun aku tidak bertambah kuat, setidaknya aku bisa menghasilkan uang yang cukup dari sini, istri dan anakku jadinya bisa makan enak, hehe."

​"Paman Wald sangat bekerja keras ya," puji Arka tulus.

​Wald tertawa kecil, suara tawanya terdengar berat dan lelah. "Ahaha, kamu bisa saja, Nak. Maaf, aku jadi curhat. Kadang kalau capek begini, aku jadi teringat keluargaku di rumah."

​"Yah, kita sama kok Paman," Arka tersenyum tipis. "Sebelumnya aku hanya bekerja sebagai kuli bangunan, tapi setelah menikah dengan istriku, aku mengalami Awakening, jadi aku ingin membahagiakannya."

​"Wah, berarti istrimu membawa keberuntungan, Nak Arka," ucap Wald.

​"Iya, makanya aku sangat menyayanginya," ucap Arka mantap.

​"Hahaha, pengantin baru pasti lagi dalam masa mesra-mesranya," goda Wald. "Yasudah, aku ingin menjual bahan monster dulu. Apa kamu masih ingin lanjut berburu, Nak Arka?"

​"Iya, saya masih bisa mengalahkan banyak monster," ucap Arka bangga.

​"Hahaha baiklah, kalau gitu aku pergi dulu, kamu hati-hati ya, Nak Arka," ucap Wald sambil pergi menjauh.

​Arka pun melanjutkan perburuannya. Dengan kecepatan luar biasa, ia terus menghabisi banyak monster.

​Ting!

[Anda berhasil membunuh 113 monster kelas Common!]

[Hadiah Poin Toko Istri ditambahkan!]

​"Tidak terasa aku sudah mengalahkan sebanyak ini," ucap Arka sembari menyimpan kristal ke dalam tasnya.

Namun tepat di depannya, ia melihat titik keluar para monster: retakan dimensi berwarna merah yang berdenyut hebat.

​Arka segera mendekati retakan itu. "Aku baru pertama kali melihatnya sedekat ini, ternyata retakan dimensi itu cukup besar ya."

 Arka memusatkan konsentrasi. "Kalau tidak salah, aku punya skill Dimensional Breach."

​Arka memvisualisasikan energi di tangannya, dan melangkah maju. Berhasil! Ia kini berada di dalam dunia yang sepenuhnya berbeda.

Arka memutuskan untuk masuk berjalan lebih dalam menyusuri tempat didalam retakan dimensi tersebut.

 Di sana, pepohonan aneh dan semak-semak memenuhi pandangan, dan di pusatnya, sebuah batu kristal hijau raksasa terus memuntahkan monster ke dunia nyata.

​"Apa-apaan ini? Pantas saja monster tidak ada habisnya, ternyata dia bisa bangkit dengan mudahnya!" pikir Arka terkejut.

​Tanpa membuang waktu, Arka menggunakan Blink untuk melesat cepat ke arah segerombolan monster.

Ia menghunus pedang Grade A miliknya, melapisinya dengan petir hingga pedang itu memanjang, memancarkan aura kehancuran.

Arka menebas secara horizontal. SRAK! Dalam sekejap, monster-monster di sana hancur berkeping-keping.

​Namun, saat pedangnya mengenai batu kristal hijau itu, batu tersebut tetap kokoh. Arka mendekat dan menyentuh batu itu.

​Ting!

​[Ini adalah Kristal Sonoro, jantung dimensi dan sumber kehidupan para monster!]

[Anda bisa menjadikannya milik Anda!]

[Keuntungan: Anda menjadi pemilik Sonoro ini. Monster yang dihasilkan akan patuh pada Anda. Anda bisa membuka dan menutup portal sesuka hati.]

​"Jadi retakan dimensi itu adalah pintu keluar Sonoro, dan di dalam dimensi ini adalah Sonoro-nya," pikir Arka.

"Karena aku punya Dimensional Breach, aku bisa mengabaikan pintu satu arah itu. Ini cukup menarik."

​Arka menempelkan telapak tangannya dengan mantap. "Jadikan Sonoro ini milikku!"

​[Selamat, Anda telah mendapatkan Sonoro tingkat rendah!]

[Karena Sonoro ini sudah menjadi milik Anda, pintu keluar Sonoro otomatis ditutup. Anda bisa membukanya kapan saja.]

​Arka tersedot keluar dan berdiri tepat di depan retakan dimensi yang kini sudah hilang. Ia menatap telapak tangannya dengan seringai kemenangan.

"Kalau begitu, bukankah jika aku memasuki Sonoro lainnya dan menjadikannya milikku, maka monster yang selama ini berkeliaran bisa aku hilangkan?"

​Bersambung..

1
Alia Chans
lanjut thor😣
like+ bunga🌹✍️






kalo berkenan mmpir y thor😉
Arts: makasih udah mampir
total 1 replies
**Maulina**
lanjut thor💪
Arts: siap, ditunggu ya
total 1 replies
Zem Pioneer
namalu dapin bg?
Zem Pioneer: temen cewek gw baru putus namanya sisil ga lama ini,kali aja lu cowoknya yg gamon...sorry dah 🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Dell AliNka
up yg banyak Tor
Arts: ditunggu ya
total 1 replies
Nyxara_09
keren! btw semangat kak!
Nyxara_09: iya kak, maaf yaa🙏
total 2 replies
sakura
...
Kim Borahae
hii, ceritanya seru.. SUKAAAA😍 Semangat terus ya 💪.


Btw saya pun baru mula menulis novel, kalau ada masa boleh singgah profile dan like .. terima kasih /Grin/
Key Kastara
Halo author, smangat selalu buat cerita kerennya 😍👍
Arts: makasih
total 1 replies
Sahabat Oleng
Hadir thor☝️
Arts: thankyou udah hadir
total 1 replies
Ofu Madu
💪
Ofu Madu
bagus👍..up yg bnyk torr
Arts: ditunggu ya, makasih udah mampir
total 1 replies
Ofu Madu
lanjut 👍
cila_aa
ihh seruu next chapter selanjutnya thor/Smile/
Arts: makasih udah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!