NovelToon NovelToon
SISTEM PILIHAN ANGKA

SISTEM PILIHAN ANGKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Action
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Angka bukan sembarangan Angka, Angka yang di pilih semuanya menunjukkan hadiah besar kecilnya yang di dapat.

Tapi jika kamu beruntung, kau akan mendapatkan hadiah besar.

Dan itulah yang di alami oleh Alneo setelah ia mendapatkan penyiksanya oleh ayah jika ia tidak mendapat uang.

Bukan hanya itu, yang membuatnya murka adalah Adik perempuan ingin di jual ayahnya pada rentenir untuk membayar hutang, saat ia mencoba menghalangi, ia malah mendapatkan pukulan berat oleh ayahnya hingga pingsan.

Dan saat itulah, ia mendapatkan sebuah sistem misterius yang mengubah hidupnya.

Ia memenjarakan ayahnya karena sang ayah agar tidak menganggu kehidupan mereka lagi.

Dengan sistem pilihan angka, ia bagaikan menemukan jetpot di hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5 Misi Selesai

Sesuai petunjuk dari titik biru di layar hologramnya, mereka akhirnya berhasil keluar dari kebun dan tiba di tepi jalan raya.

Deru angin menerpa wajah mereka, membawa bau aspal dan asap kendaraan.

Riani menutup wajahnya karena kepanasan, wajahnya terlihat merah karena terik panas hari ini luar biasa.

Alneo segera melepas jaket kainnya yang agak usang lalu menyampirkannya ke bahu kepala Riani. "Pakai ini. Sebentar lagi kita cari kendaraan. Bertahanlah sebentar, ya?"

"Lalu Kakak bagaimana? Nanti Kakak kepanasan juga," protes Riani, mencoba mengembalikan jaket tersebut.

"Kakakmu ini sekarang punya tubuh sekuat baja, Riani. Jangan khawatir," canda Alneo sambil mengedipkan sebelah matanya.

Dalam hati, Alneo sebenarnya sedang memeriksa status tubuhnya melalui sistem.

[Status Pengguna: Alneo]

[Kondisi Fisik: Otot dan Saraf teregenerasi 85% setelah asimilasi sistem.]

[Efek Samping: Rasa lapar tingkat sedang.]

"Pantas saja aku merasa sangat bugar, meskipun perutku mulai berbunyi," batin Alneo.

Ia kemudian mengarahkan pandangannya ke jalanan, mencari taksi atau angkutan umum yang lewat.

Tak lama, sebuah angkot kosong melintas dan Alneo langsung melambaikan tangannya.

"Ayo naik," ajak Alneo sambil menuntun Riani masuk ke dalam angkot.

Di dalam angkot, Alneo kembali memfokuskan pikirannya pada layar hologram yang melayang di depan matanya, yang untungnya tidak bisa dilihat oleh sopir angkot maupun Riani.

"Sistem, cari informasi area kos-kosan terdekat yang aman, bersih, dan pemiliknya tidak banyak bertanya," perintah Alneo dalam hati.

[Memindai data sekitar dalam radius 3 kilometer...]

[Ditemukan: Kos-kosan 'Wisma Asri'. Jarak 1,5 km. Fasilitas: Kamar mandi dalam, keamanan 24 jam. Tingkat hunian: Kosong 2 kamar.]

[Rekomendasi Rute: Turun di pertigaan depan, jalan kaki 100 meter ke arah utara.]

Alneo tersenyum puas. Sistem ini benar-benar efisien.

"Kiri di depan, Bang," seru Alneo kepada sopir angkot.

Ia pun membayar uang angkot tersebut, lalu mereka pun turun di sebuah pertigaan yang agak sepi namun bersih.

Mereka berjalan kaki sebentar hingga tiba di depan sebuah bangunan dua lantai dengan pagar besi hitam.

Suasananya cukup tenang. Alneo mengetuk gerbang pos penjaga, dan seorang pria paruh baya dengan sarung tersampir di bahunya keluar sambil menguap.

"Cari siapa, Mas?" tanya penjaga kos itu, matanya meneliti Alneo dan Riani yang tampak sedikit berantakan.

"Permisi, Pak. Saya lihat di internet katanya di sini ada kamar kos yang kosong. Apa betul? Saya dan adik saya butuh kamar malam ini juga," ujar Alneo dengan sopan namun penuh percaya diri.

Penjaga itu mengerutkan dahi, menatap Riani yang bersembunyi di balik punggung Alneo.

"Ada sih yang kosong di lantai bawah. Tapi penyerahan kunci dan administrasi biasanya sama Ibu Kos besok pagi. Dan... biayanya harus dibayar di muka, Mas. Satu juta lima ratus per bulan."

Riani yang mendengar nominal itu langsung menarik-narik ujung baju Alneo, wajahnya tegang. "Kak... mahal sekali. Kita cari tempat lain saja..." bisiknya ketakutan.

Alneo memegang tangan Riani untuk menenangkannya, lalu kembali menatap si penjaga.

 "Saya bayar sekarang satu ulan di muka, Pak. satu juta lima ratus. Tapi tolong izinkan kami masuk malam ini karena adik saya sudah sangat kelelahan. Untuk urusan KTP dan administrasi dengan Ibu Kos, saya selesaikan besok pagi-pagi sekali. Bagaimana?"

Penjaga itu tampak bimbang, tergoda dengan tawaran uang tunai instan di malam hari. "Tapi, Mas... uangnya ada?"

Alneo mengeluarkan uang dari sakunya sekitar satu juta lima ratus.

Alneo mengangguk tenang.

Alneo meraba kantong celananya. Ada uang seratus ribuan yang masih kaku mendadak ada di kantongnya. Ia menarik uang itu keluar dan menghitungnya, lalu menyerahkan uang tersebut kepada penjaga tersebut.

"Ini uangnya, Pak. Pas satu juta, setengah. Tolong bantu kami," ucap Alneo datar.

Mata penjaga itu berbinar melihat segepok uang merah tersebut. Sikap ragunya langsung sirna.

 "Ah... baik, baik! Karena Mas kelihatan orang baik-baik dan kasihan juga adiknya sudah kecapen, mari saya antarkan ke kamarnya. Kebetulan kuncinya ada di saya."

Ting!

[Saldo Anda di potong 1.500.000]

[Sisa saldo Anda 500.000]

Saat gerbang dibuka dan mereka berjalan masuk, Riani menatap kakaknya dengan mata membulat sempurna.

"Kak Alneo..." bisik Riani setengah tidak percaya saat penjaga kos berjalan agak jauh di depan mereka.

 "Kakak... benar-benar punya uang sebanyak itu? Kakak tidak mencuri, kan?" tnya Riani curiga.

Alneo tertawa kecil. Ia merangkul pundak adiknya dengan hangat.

"Sudah Kakak bilang, kan? Mulai malam ini, kehidupan kita berubah. Kakak tidak mencuri, Riani. Ini adalah hasil dari... 'pekerjaan baru' Kakak. Mulai sekarang, kamu tidak perlu hidup kesusahan lagi. Mengerti?"

Riani menatap mata kakaknya. "Iya, Kak. Riani percaya pada Kakak."

Sistem, klaim misi sampingan! Eksekusi hadiah uang tunai!"

[Misi Sampingan: Temukan Tempat Berlindung — SELESAI.]

[Silakan pilih dari angka 1-10]

[Tentukan pilihan Anda]

"Aku pilih angka 8," kata Alneo dengan penuh semangat berharap dapat hadiah besar.

Ting!

[Pilihan jatuh angka 8]

[Selamat Anda mendapatkan uang 800.000]

[Selamat, Anda mendapatkan 8 buah laptop]

[Selamat Anda mendapatkan 800 poin]

[Selamat, Anda mendapatkan 8 pil Penenang]

[Sisa Saldo 1.300.000]

[Sisa poin: 2800]

"Eh, kenapa hadiah uangnya kecil?" tanya Alneo kebingungan.

[Angka besar tidak menunjukkan jika hadiahnya besar, ini ada sistem undian dan keberuntungan, jika Anda beruntung, Anda akan mendapatkan hadiah besar]

1
Ambu Rinddiany Thea
bakal seru lagi kalo pas d restoran ada manusia oleng lagi yg ngehina s alneo 🤣biiih seru lah
irena
lanjut thor
Wega Luna
bisa nyewa ruko buat food court beli tas 30 juta GK bisa 🤣🤣🤣🤣🤣, dasarnya si Roni itu pelit 🤭🤭🤭🤭,,takut duitnya habis diporotin ,
irena
lanjut thor
Ambu Rinddiany Thea
sekarang ambu yg balik ketawa paling keras ya roni Hahahahahaha, tuh di food court mba d bawah ,🤣🤣🤣🤣
irena
lanjut thor
Ambu Rinddiany Thea
alneooo tunggu ambuu ikut 🤭
Ambu Rinddiany Thea: hooh ih bt kan 😤😩
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
makan tuh jabatan supervisor Kevin,🤣🤣🤣
Wega Luna
adiknya ini terlalu kepo , jadi GK suka aku 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,
Ambu Rinddiany Thea: /Shhh//Shhh/
total 3 replies
irena
lanjut thor..
irena
banyakin upnya thor.. tak kasih vote nanti
Ambu Rinddiany Thea
gasss pooool ka lessss . makanan nya kan belum d makan masa udh pulng aja itu mana mahal2 iih sayang kaan😩
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuut ka leeeessss
Ambu Rinddiany Thea
borong riani borong , awas bawain ambu ya steak nya 😆
Ambu Rinddiany Thea: bialin haratis ini ath ka leesss 😆😆 mumpung ada yg bayalin 🤭
total 2 replies
Night Watcher
heleh Less... kebanyakan cerita yg digarap, jd upnya irit bin pelit wal sakndulittt...🤭🤭
Ambu Rinddiany Thea
hadeeeeeh dasar hama
Ambu Rinddiany Thea
beliin buat ambu juga alneo 1 aja ya , ada ga ukuran jumbo 😩🤣
Ambu Rinddiany Thea: /Grievance/
total 2 replies
irena
iya.. setelah dilunasi peringatkan untuk tidak meminjamkannya lagi.. krn setelah itu sudah bukan urusannya alneo klo ternyata dikasih pinjam lagi.. alneo harus tegas
irena
lanjut thor
less22: siapppp
total 1 replies
irena
si alneo harus dikasih pintar bisnis thor sama kuat.. supaya ga gampang ditindas dan dibegoin
less22: iya iya, namanya orang miskin baru pertama kali punya properti 🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!