NovelToon NovelToon
Ice Cream Boy

Ice Cream Boy

Status: tamat
Genre:Persahabatan
Popularitas:254.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Aulia Istik

Bagaimana jika manusia diibaratkan seperti es krim? Es krim itu dingin dan manis. Akan tetapi, itu adalah es krim dan es krim jelas berbeda dengan manusia yang memiliki hati dan emosi.

Bagaimana jika dingin dan manis, hati dan emosi itu dilebur menjadi satu? Kemudian dibumbui sedikit rasa traumatis yang begitu membekas hingga membuat kisahnya menjadi dramatis.

Ini adalah Ambar dan itu adalah Damar. Ambar adalah penikmat es krim yang sangat menyukai perpaduan manis dan dingin. Sedangkan Damar yang dingin tapi diam-diam manis dan dipenuhi emosi yang dramatis.

Ketika salah satu dari mereka menyadari keberadaan yang lain, itu hanya pertemuan singkat yang melibatkan sebuah kecelakaan kecil. Iya, itu hanya kecelakaan kecil. Namun, bagaimana jika selanjutnya mereka terlibat dalam serangan panik hingga percobaan bunuh diri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aulia Istik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

0 5. B r u i s e d

Begitu sampai rumah, Angga langsung merebahkan dirinya ke atas karpet biru yang digelar di ruang tamu. Di susul Ambar dan Lala yang menjadikan kedua lengan Angga sebagai bantalan. Setelahnya Ambar menyibukkan diri dengan mengecek giveaway kamera yang diikuti. Sedangkan Lala memilih memejamkan mata sambil memeluk tubuh Angga seolah lelaki itu adalah guling.

Sudah biasa bagi mereka hal seperti itu, karena mereka sudah bershabat sejak masih kecil. Jika dimata kebanyakan orang Ambar yang paling kekanan-kanakan dan manja, berbeda lagi jika mereka hanya bertiga. Yang paling manja adalah Lala. Sedangkan Angga sendiri dengan senang hati memanjakan kedua sahabatnya.

Sambil menguap, Lala mengerjapkan mata. Gadis itu mendongakkan kepala untuk melihat Angga yang ternyata juga sedang memejamkan mata. "Ang, gimana rasanya kuliah di luar negeri?"

Angga membuka mata, kemudian menatap Lala sambil mengangkat kedua alisnya. "Kesambet apa lo tiba-tiba tanya masalah pendidikan gue?"

Seketika Lala menepuk jidat Angga yang suaranya sampai membuat Ambar berhenti memainkan ponsel dan mengalihkan pandangan pada mereka berdua. "Kesambet-kesambet, enak aja. Gue gak pernah tanya buka berarti gak perduli, ya."

"Gak gitu, sayang. Maksud gue itu, lo aja gak perduli sama pendidikan sendiri. Kaget, lah, tiba-tiba lo tanya masalah pendidikan gue," jelas Angga.

"Gak apa-apa, sih. Pengen tau aja gimana rasanya."

"Cobain sendiri kalau pengen tau rasanya. Sekarang belajar yang bener, nanti nyusul gue ke London," ucap Angga sambil tersenyum.

Sedangkan Lala yang dari tadi diam, ternyata sedang memperhatikan bibir Angga yang seperti terdapat bekas darah mengering dan memar kemerahan yang ada di rahang bawahnya sebelah kanan. Ambar memperhatikannya sampai mengerutkan dahi.

"Ang, itu kenapa?" tanya Ambar sambil menunjuk memar merah yang sedari tadi gadis itu perhatikan. Angga dan Lala menghentikan percakapan mereka.

"Ada apa emang?" tanya Angga balik.

"Ada kayak memar gitu, warnanya merah terus kayak bekas digigit." Mendengar ucapan Ambar, Lala jadi ikut memperhatikan bagian yang Ambar tunjuk. Tak berselang lama, Lala mendudukkan dirinya.

"Lo habis ciuman, ya?" tanya Lala sambil memperhatikan bibir Angga.

Mendapati pertanyaan seperti itu, sejenak Angga hanya diam. Selang beberapa detik, barulah lelaki itu menggelengkan kepala. Tetapi Lala masih menatap Angga dengan tatapan yang sulit diartikan sampai lelaki itu menjawab, "Enggak, lah. Ciuman sama siapa? Sayang-sayangnya gue, kan, cuma kalian berdua."

Setelah mengucapkan itu, Angga memeluk kedua sahabatnya yang langsung dibalas pukulan dari Lala. Sedangkan Ambar hanya menghela napas. "Sialan, gue kira lo main rahasia-rahasiaan."

"Enggak, lah. Mana mungkin gue bisa sembunyiin sesuatu dari kalian," ucap Angga kemudian tertawa yang justru diberi cubitan oleh Lala.

"Sebentar, deh," gumam Ambar tiba-tiba. Yang walaupun terdengar pelan tapi membuat Lala dan Angga menghentikan kegiatannya. Angga bahkan menatap Lala dengan kedua alis terangkat. "Es krim gue mana? Gue lupa, tadi ada yang janjiin es krim."

"Masih inget aja. Minta Angga aja, deh. Gak ada duit gue. Gak dikasih uang jajan," ucap Lala sambil menatap Lala dan Angga secara bergantian.

"Yaudah, sebagai hadiah kepulangan, gue traktir kalian berdua es krim sepuasnya." Ambar tersenyum lebar, kemudian mengacungkan jempol.

"Nanti aku mau beli sekresek. Oke, sip." Selanjutnya gadis itu sudah ngibrit saja keluar dari rumah Angga. Ambar sudah bertekad, bahwa dia akan menguras dompet Angga untuk membeli es krim.

 

🍒🍒🍒

Angga dan Lala hanya bisa melihat saat Ambar benar-benar memborong es krim di minimarket yang mereka datangi. Satu kantong besar plastik yang isinya hanya es krim baru saja dibawa keluar Ambar dari mini market. Padahal mereka berjalan kaki, tapi Ambar tidak memperbolehkan siapapun membantunya membawa es krim-es krim tersebut. Sebegitu cinta dia pada es krim-es krim itu.

"Am, gue bantuin bawa, ya," tawar Angga sekali lagi karena tidak tega melihat Ambar membawa kantung plastik besar sendirian.

"Gak mau, ya. Nanti kalian minta." Ambar semakin mengeratkan pelukan pada plastik yang berisi es krimnya.

"Gemes gue lama-lama, Am. Gak, gue gak akan minta. Gue ambil semua," goda Lala yang lama-lama gemas karena melihat kelakuan Ambar.

Sedangkan yang digoda langsung berlari sambil berkata, "Gak boleh, La. Ini punya aku." Seolah Lala benar-benar akan mengambil es krimnya.

Di tengah keributan yang mereka buat, tiba-tiba terdengar suara seperti barang jatuh. Tau-tau Ambar sudah jatuh terduduk dengan es krim yang berserakan. Angga dan Lala spontan berlari menghampiri Ambar yang sudah menangisi es krimnya. Beberapa detik kemudian mereka baru sadar dengan keberadaan seorang lelaki yang terjatuh dengan sepedanya.

Melihat keberadaan lelaki itu, tangis Ambar seketika mereda. Sejenak melupakan es krimnya, Ambar langsung menghampiri seseorang yang dia yakini tanpa sengaja menabrak dirinya. "Kak Damar gak apa-apa?" tanya Ambar sambil berjongkok di depan Damar yang masih memegangi kakinya.

"Maaf, aku nggak sengaja," ucap Damar kemudian berdiri dan langsung pergi dengan sepedanya.

Ambar hanya mengerjapkan mata saat melihat Damar pergi begitu saja. Sedangkan Angga sudah berteriak karena mengira Damar tidak beratnggung jawab. "Woy, mau ke mana lo?!" teriak Angga.

"Biarin, Ang. Dia udah minta maaf," ucap Ambar mencegah Angga yang terlihat mengambil ancang-ancang untuk mengejar Damar.

Sambil terdiam, Lala memunguti es krimnya yang berserakan. Sambil terdiam, ambar berpikir, kenapa ada begitu banyak lebam membiru di kaki Damar?

 

1
Esih Mulyasih
semangat Ambar..💪😁 semoga Damar bs mjd teman akrab mu 😉
Ani Nur
Thor ko kty mau bkin cerita Angga SMA lala ko ga ada cerita,klw bsa sih ada judul Bru trs Ambar SMA damar ending nikah jg dceritay🤭
Bee Pen Wibu
otw baca dari awal
Rinna Al Malik
marathon baca nya inih maaa,, bagus banget soalnya
Rinna Al Malik
baru baca novel kakak...
bagus banget sumpah 😍😍
Neno
ini g ada sequelnya gitu,pdhal ceritanya seru,aku aza maraton bc nya
Anis🦕
semangat kak😍😍,jangan lupa mampir jg yuk ke ceritaku dan jangan lupa like dan komennya trimakasih🤗
Umi Sholihah
boleh banget, sekalian sisipin hubungan ambar ma damar, biar ada manis2nya gitu.
secara mereka LDR jd bisa buat pemanis cerita angga Nova n lala
Puput Tiara andreani
awalx aku bingung dgn crtax makin kesini terxata makin seru aq jdi ikut mewek
asna
ceritanya bagus
asna
pengen gue kasih sianida bapaknya damar
asna
mama nya ambar sakit apa y jadi deg degan
asna
kok gue geregetan
asna
berasa nonton drama jepang
asna
ditolong jangan ?
asna
kayaknya damar emang sering dimarahin ama dipukul singkatnya dianiaya orang terdekat kayak di drakor
asna
jangan jangan di gebugin babenya kayak aku dulu di getok sendok nasi sama emak gegara nilai mtk ku 3.5😁
asna
aku selalu gemes ama cowok pake kacamata
asna
gue ngakak pas baru loading abis maret april jadilah indoapril 🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣
girl_N.J
Cerita nya bagus aku suka👍😃
Rate-5 ku juga sudah mendarat ya🛬
Jangan lupa feedback ke karyaku 🥰🥰
❤"Meisya & Randi "❤
Kisah sahabat kecil jadi cinta 💕

Terima kasih🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!