NovelToon NovelToon
Pacar Idiotku Seorang MAFIA

Pacar Idiotku Seorang MAFIA

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Romansa / Mafia / CEO Amnesia / Tamat
Popularitas:628.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: Ratna Jumillah

Baca THE DEAD CINDERELLA, untuk mengikuti kisah ini dari awal..
___________________

Jatuh dari helikopter pribadinya hingga tidak di temukan oleh keluarganya, Justin Xander Edward rupanya di temukan oleh seorang gadis berambut perak bernama Qilin di tepian hutan.

Justin menjadi idiot dan hilang ingatan setelah mengalami kecelakaan, dan karena hal itu.. Qilin kesulitan mencari asal usul Justin.

Lambat laun, Qilin justru jatuh cinta pada pria idiot yang dia selamatkan. Akankah Justin ingat kembali dengan siapa dirinya dan memberi tahu identitas dirinya pada Qilin?

Dan akankah Qilin menerima Justin yang ternyata adalah seorang pemimpin MAFIA??

Ikuti kisah SERU mereka di sini, selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS. 5. Simpang jalan.

Qilin dan Justin berjalan menyusuri jalanan malam itu, hingga keduanya sampai di sebuah halte lalu mereka duduk di sana.

" Kamu lelah?" Tanya Qilin, dan Justin mengangguk.

" Maaf, ya.. aku tidak punya kendaraan. Kita akan menunggu angkutan umum tiba, tapi sepertinya akan sulit dapat karena sudah larut malam." Ujar Qilin.

Tatapan Justin saat ini terkunci dengan tukang jualan makanan yang menjual jajanan malam berupa bakar bakaran, seperti bakso bakar, sosis bakar dan lain lain. Baunya menggoda di hidung Justin.

Qilin mengikuti arah pandang Justin, lalu dia tersenyum melihat Justin yang terus memandangi penjual itu. Bukan penjualnya tapi pada makanan yang sedang di bakar penjual itu.

" Kamu mau?" Ujar Qilin.

" Wangi.." Ujar Justin.

Qilin mengalihkan pandangan Justin dengan membelokan wajah Justin untuk menatapnya.

" Justin, jika lapar, katakan lapar.. jangan tunggu aku bertanya. Karena perutmu kamu yang merasakan, oke?" Ujar Qilin.

" Lapar." Ujar Justin, dan Qilin terkekeh.

" Tunggu aku, aku akan beli. Kamu duduk saja di sini." Ujar Qilin, dan Justin mengangguk.

Qilin pun pergi menyeberangi jalan dan menghampiri penjual bakaran itu, Qilin mengeluarkan selembar uang dari amplop besar yang di berikan oleh ibu angkatnya untuk membeli makanan itu.

' Untung aku sudah punya uang.' Batin Qilin.

" Pak, beli ini dan ini, masing masing lima tusuk." Ujar Qilin.

" Oke." Sahut penjual itu ramah.

Qilin sesekali melihat ke arah Justin untuk memastikan Justin masih ada di sana. Dan saat ini ada pria yang duduk di sebelah Justin sambil memegangi ponselnya seolah sedang memfoto Justin.

" Pak, bisa tolong lebih cepat?" Ujar Qilin karena khawatir.

" Sebentar ya, kalau tidak matang merata tidak enak." Ujar penjual.

Qilin semakin panik karena tiba tiba pria yang tadi memfoto Justin, kini seperti menelepon seseorang.

' Apa dia penculik yang menjual organ tubuh manusia? Dia sangat mencurigakan.' Batin Qilin.

Sementara Justin hanya tersenyum manis melihat ke arah Qilin.

" Ini ka, silahkan." Ujar penjual.

" Terimakasih, pak." Ujar Qilin, dan berlari pergi.

Qilin memberikan uang pecahan 100 ribu itu tanpa meminta kembalian dan langsung berlari menyeberangi jalanan. Dan beruntungnya ada taksi yang lewat, Qilin langsung menghentikan taksi itu.

" Pak, berhenti." Ujar Qilin.

Taksi itu berhenti dan sang sopir membantu memasukan koper Qilin, sementara Qilin membantu Justin masuk ke dalam taksi sebelum pria yang sedang menelepon itu menyadari bahwa Justin hilang.

Taksi pun melaju pergi, dan Qilin menghela nafasnya lega.

" Qilin, kenapa lari?" Ujar Justin.

" Tidak apa apa, ini bakaran mu, makanlah.." Ujar Qilin sembari memberikan satu kantong bakaran yang dia beli dengan senyuman.

" Terimakasih, Qilin." Ujar Justin, dengan manis.

Justin senang dan memakan makanannya.

" Nona, maaf.. mau di antar kemana?" Tanya supir taksi.

" Mmm.. Jakarta pak." Ujar Qilin menyebut kota Jakarta.

" Baik." Ujar supir taksi.

Sementara itu, pria yang tadi sedang menelepon kini kebingungan karena Justin sudah tidak ada.

" Kemana perginya pria tadi? Aku yakin dia adalah orang kaya yang hilang itu." Ujar pria tadi.

Dan tak lama, ada beberapa pria yang datang salah satu diantaranya adalah Malvin, asisten Arthur.

" Apakah anda pria yang menghubungi saya dan mengatakan melihat keponakan saya?" Ujar Malvin.

" Iya, pak. Tadi dia duduk di sini, bersama saya. Tapi saat saya sedang menelepon bapak dan memberikan petunjuk arah, dia sudah tidak ada." Ujar pria itu.

" Seperti apa ciri cirinya?" Tanya Malvin.

" Dia memakai jaket hitam, ada dua kantong di depannya, lalu dia memakai kupluk berwarna merah maroon." Ujar pria itu.

" Oh, dia juga membawa koper besar." Ujar pria itu.

' Koper? Justin jatuh dari sky diving tidak mungkin dia membawa koper.' Batin Malvin.

" Ah, saya sempat memfoto dia, ini." Ujar pria itu dan memperlihatkan sebuah foto.

Malvin terkejut melihatnya, itu memang adalah Justin. Meski ada luka besar di wajahnya, tapi Malvin masih bisa mengenali bahwa itu Justin.

" Kemana dia pergi?" Tanya Malvin.

" Justru itu pak, dia menghilang saat saya sedang menghubungi bapak. Tadi dia di sini." Ujar pria tadi.

" Terimakasih untuk informasinya." Ujar Malvin.

Malvin memotret foto Justin yang di ambil pria tadi, lalu memberikan ponsel pria itu kembali.

" Ini untuk anda, terimakssih sudah memberikan informasi tentang keponakan saya." Ujar Malvin, sembari memberikan segepok uang di amplop tebal pada pria itu.

" Cari dan telusuri setiap jalanan di sekitar sini, tuan muda Justin menggunakan jaket hitam dan kupluk merah." Ujar Malvin pada anak buahnya, lalu langsung kembali menyebar.

Pria yang melihat Justin tadi tersenyum ketika mebdapat banyak uang, padahal dia hanya malihat saja, tapi di beri uang sebanyak itu.

" Wah.. memang orang kaya." Gumam pria itu.

Malvin mengirimkan foto Justin yang di ambil oleh pria tadi pada Arthur, lalu langsung kembali melakukan pencarian terhadap Justin.

Sementara itu, di kediaman Arthur.

Arthur membuka ponsel nya dan terkejut ketika melihat foto Justin yang Malvin kirimkan.

" Sayang, justin masih hidup." Ujar Arthur pada Sierra yang saat ini masih terus merenung memikirkan Justin.

" Apakah kamu serius, dad? Dimana dia, dimana Justin?" Ujar Sierra senang.

" Malvin menuliskan seorang pria melihat Justin di sebuah halte di kota Bogor. Tapi Justin hilang saat pria yang melihatnya sedang menghubungi Malvin." Ujar Arthur.

" Dad, ayo kita ke Bogor, mommy ingin mencari Justin juga." Ujar Sierra kembali berkaca kaca.

" Sayang, Malvin dan semua orang sedang mencari keberadaan Justin, kita tunggu saja kabar dari mereka." Ujar Arthur.

" Tidak, mommy mau mencari Justin, dad." Ujar Sierra kembali menangis.

" Daddy, lebih baik daddy bawa momny ke Bogor, kasian mommy jika hanya terus menangis di sini mengkhawatirkan kakak." Ujar Dustin.

Arthur menghapus air mata Sierra, lalu mengangguk.

" Baiklah, ayo kita ke Bogor. Dustin, kamu tetaplah disini, barang kali kakakmu pulang." ujar Arthur, dan Dustin mengangguk.

" Iya, dad. Oma dan opa juga sedang dalam perjalanan kemari dari LA." Ujar Dustin.

Akhirnya malam itu juga Arthur melakukan perjalanan ke Bogor. Arthur terus memeluk Sierra yang tak henti hentinya menangis karena menghawatirkan Justin.

" Sayang, sudah ya.. Justin madih hidup, itu adalah kabar baik. Setidaknya kita madih bisa menemukan dia nanti." Ujar Arthur.

" Iya, mommy hanya merindukan dia, dad." Ujar Sierra.

Mobil Arthur berhenti di lampu merah besar, dan di sebrangnya ada taksi yang juga berhenti di barisan paling depan, itu adalah taksi yang di naiki oleh Qilin dan Justin.

Mereka sudah masuk ke Jakarta, dan saat ini juga sedang melihat lihat jalanan kota Jakarta yang masih asing bagi Qilin.

Lampu hijau menyala, dan mobil Arthur melewati taksi yang di naiki Justin begitu saja. Padahal Justin saat ini sedang melihat keluar jendela.

Sementara di dalam taksi, Qilin bemar benar kebingungan, karena hari semakin larut dan argo taksinya sudah semakin mahal, sementara dia tidak tahu tujuannya kemana.

" Paman, apakah kiranya ada kontrakan yang bisa di tinggali di daerah sini?" Tanya Qilin.

" Kamu pendatang baru, dek?" Tanya supir taksi.

" Iya, dan saya tidak tahu Jakarta." Ujar Qilin.

" Astaga, saya antar ke kost kostan saja mau? " Tanya supir taksi.

" Boleh, paman. Apakah biayanya mahal?" Tanya Qilin.

" Saya akan antarkan kamu ke kost kost an yang harganya terjangkau." Ujar supir taksi.

" Terimakasih banyak, paman." Ujar Qilin senang.

" Dek, saat di tanya orang asing, jangan katakan bahwa kamu pendatang baru. Orang asing yang jahat bisa saja memanfaatkan kamu nanti. Katakan saja kamu orang asli Jakarta." Ujar supir taksi menasehati Qilin.

" Ah, baik paman, terimakasih." Ujar Qilin.

Beruntungnya Qilin bertemu dengan supir taksi yang jujur dan baik hati mau mengantarkan Qilin ke kost kostan yang aman.

Jakarta adalah kota besar, dimana di dalamnya terdapat banyak manusia dengan berbagai macam pola pikir dan sifat yang berbeda.

Tak lama akhirnya mereka sampai di sebuah kost kost an, di sana adalah kost kost an yang bisa di tinggali keluarga, bukan khusus pria atau wanita.

" Sebentar saya panggilkan pemilik kostnya dulu, dek." Ujar supir taksi itu.

" Iya, paman." Ujar Qilin.

Supir taksi itu pun mengetuk pintu, penjaga kost an itu menghampiri dan bercengkrama dengan supir taksi. Terlihat penjaga kostan itu langsung berlari kecil menghampiri Qilin.

" Adek mau tinggal di sini?" Tanya penjaga kostan.

" Iya, pak." Ujar Qilin.

" Lalu ini siapa nya adek?" Tanya Penjaga kostan.

" Kakak saya pak." Ujar Qilin berbohong, tidak mungkin dia mengatakan bahwa dieinya baru bertemu Justin kemarin.

" Oh.. mari saya antar ke dalam." Ujar penjaga kostan.

" Terimakasih pak." Ujar Qilin.

Qilin memberikan ongkos pada supir taksi, lalu kemudian dia dan Justin pun masuk ke dalam.

' Besok aku akan cari tempat tinggal lain, yang penting malam ini ada tempat tidur.' Batin Qilin.

TO BE CONTINUED..

1
love sick
gg
novita setya
mbulet ra kelar2
Little Fox🦊_wdyrskwt
aku mampir jangan lupa mampir juga iya/Determined//Determined//Determined/
Little Fox🦊_wdyrskwt: done iyaa🤗
total 2 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ceritanya kerennnnnnnn 👍👍👍👏👏👏😘😘😘💖💖💖
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kirain twins babynya
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
lama" Dustin jg akan takluk sama Jade
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
apa bakal jd turun temurun ya 🤭
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bagus J kamu hrs lbh tegas dan jngn mau kalah sama Dustin 💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ternyata hanya Justin yg bertindak Clins lngsng ketangkap 🤦🏻‍♀️😒
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
nanti bisa"nya Dustin yg bucin ke J
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
pantes Clins psikopat karna ayahnya saja penjahat kelamin
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
lolos lg capek deh
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
masa Justin meninggal
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
heran masa mafia sekelas Titanes bisa dipermainkan oleh Clins yg dr dulu gak bisa ngalahin Titanes 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ternyata ada pengkhianat
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
masa sistem di bobol dh lama gak ketahuan sih emang gak punya anak buah yg ahli dlm dunia hacker 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Justin dlm bahaya
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
makin tegang saja
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
apa ayahnya Clins itu Carol ya 🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
masa gak nyadar sih kl ada pengkhianat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!